Spirit Hunter System

Spirit Hunter System
Five Colored Blood Spider


__ADS_3

Tanpa terasa, satu minggu berlalu begitu saja.


Sekarang Nam sudah mulai membiasakan diri dengan lingkungan dan akrab dengan semua penghuni markas Departemen Misteri cabang Kota B. Bocah itu juga diperlakukan baik oleh penghuni lain.


Selain karena dia adalah murid dari sosok Blood Owl yang terkenal dan misterius, bocah itu sangat pekerja keras. Selain belajar membaca dan latihan fisik, Nam juga selalu membantu pekerjaan rumah. Hal itu membuat James merasa malu.


Tidak apa-apa jika Jasmine atau Carole yang mengurus rumah. Mereka berdua perempuan dan cukup dewasa, cocok untuk pekerjaan semacam itu. Sementara Nam, bocah itu membuatnya tidak nyaman. Melihat bocah yang membantu tetapi dia malas-malasan, James tampak bersalah.


Dalam satu minggu ini, tidak ada sesuatu yang aneh terjadi. Selain melatih Nam, sosok Blood Owl selalu menghabiskan waktunya di ruang belajar. Tampaknya sedang meneliti sesuatu yang penting.


Selain itu, ruang bawah tanah yang awalnya dipersiapkan untuk ruang rahasia penyimpanan arsip dan beberapa benda rahasia malah digunakan untuk menyimpan kotak-kotak yang berisi telur Rose Pattern Blood Spider. Membuat kepala para penghuni Departemen Misteri kesemutan.


Yang mereka ketahui, Rose Pattern Blood Spider itu adalah makhluk ganas yang memakan manusia sebagai mangsanya. Membayangkan tiga puluh laba-laba yang merangkak dari ruang bawah tanah dan menggerogoti kepala mereka jelas membuat orang-orang itu ketakutan. Namun mereka sebenarnya salah.


Menurut buku catatan tentang Rose Pattern Blood Spider, makhluk itu sebenarnya memakan binatang lain di alam liar. Jarang memangsa manusia atau makhluk dengan kecerdasan tinggi lainnya. Kecuali ...


Makhluk itu dibudidayakan secara khusus.


Rose Pattern Blood Spider yang dibudidayakan secara khusus memiliki racun yang lebih kuat dan kemampuan bertarung yang dianggap kuat di kelasnya. Benar-benar lebih berharga daripada versi normalnya.


Setelah menemukan catatan itu, Adam tahu bahwa dia telah merusak rencana seseorang yang sengaja memelihara makhluk itu. Namun dirinya sama sekali tidak takut.


Selain dari apa yang dia bawa, Adam juga mendapatkan banyak bonus dan pujian dari pihak atas. Hanya saja, pemuda itu tidak peduli karena sekarang dia fokus terhadap hal lain.


Ya ... Adam berusaha menetaskan telur Five Colored Blood Spider.


Karena masih dalam telur dan berkembang, dia dengan mudah membuat kontrak dengan makhluk tersebut. Hanya saja, masih membutuhkan waktu untuk membuat telur itu menetas dengan sempurna. Belum lagi, caranya cukup aneh.


Hari pertama, jatuhkan satu tetes darah ke telur. Hari kedua, jatuhkan dua tetes darah ke telur. Hal semacam itu terus dilakukan sampai hari ketujuh.


Menyerap darah tuannya, setelah menetas, Five Colored Blood Spider akan memiliki tingkat keintiman tinggi dengan tuannya. Membuatnya sedikit lebih buruk daripada Spirit Beast yang Adam dapat dari sistem. Sedangkan Kyoko ...


Dia makhluk aneh yang bahkan tidak bisa banyak berpikir, jadi tidak masuk hitungan.


Melihat cangkang telur yang retak di atas meja, mata Adam menyempit.


"Akhirnya menetas juga."


Beberapa waktu berlalu. Cangkang akhirnya dipecahkan dan sosok laba-laba sebesar bola pingpong merangkak keluar dengan gerakan canggung.


Kecuali mata dan ruas tubuh, seluruh bagian lain berwarna putih bersih. Sedangkan mata dan ruas tubuh itu berwarna merah darah. Tidak ... lebih tepatnya warnanya berubah-ubah dengan ajaib.

__ADS_1


Seperti kaca yang memantulkan berbagai warna berbeda ketika terkena cahaya, ruas tubuh makhluk itu juga memiliki warna berbeda ketika terkena cahaya. Tampak aneh, tetapi juga menakjubkan.


Melihat ke arah Adam, laba-laba itu bergerak dengan buru-buru dan canggung. Tidak memerhatikan di depannya, makhluk itu hampir jatuh dari meja tetapi berhasil ditangkap oleh Adam.


"Bocah ini benar-benar ceroboh," ucap Adam ketika melihat laba-laba kecil yang sembrono.


Makhluk kecil itu tampaknya tidak peduli. Dia kemudian menggosok wajahnya ke telapak tangan Adam dengan intim.


Pemuda itu sama sekali tidak terlihat marah atau jijik. Karena Five Colored Blood Spider sudah menjadi makhluk keempat yang dia kontrak, dia juga sangat menghargai makhluk itu.


Ketika Adam melamun, ada gerakan dari tangannya. Gelang perak yang indah bergerak, dari wujud perhiasan indah menjadi ular yang hidup. Merayap keluar dari balik pakaian Adam, dia melihat ke arah laba-laba kecil dengan ekspresi penasaran.


Selain ayam bodoh dan si jelly aneh, Tuan memilih untuk mengambil yang lain? Berarti ... itu adalah adik junior?


Yuki melata sampai di telapak tangan, tetapi akhirnya tercengang. Awalnya tubuhnya kecil seperti cacing dan hanya bisa menjadi cincin. Setelah naik ke level silver, dia menjadi lebih besar ... naik menjadi gelang. Namun dia benar-benar masih lebih kecil daripada adik junior yang baru menetas!


Laba-laba kecil menatap ke arah ular putih indah di depannya dengan penasaran. Merasakan hubungan khusus dengan tuannya, dia sama sekali tidak memusuhi ular itu.


Meski masih memiliki kecerdasan tertentu, pikiran Five Colored Blood Spider benar-benar masih sangat sederhana. Bisa dibilang polos dan bodoh. Lagipula ... dia baru menetas, dan menetas secara alami. Berbeda dengan Nix dan Yuki.


Sementara keduanya tampaknya mulai berkomunikasi, Adam malah melihat panel statusnya dengan kagum.


***


Name : Adam Bladefield


Level : Silver Spirit (High)


Cultivation Technique : Golden Sun and Silver Moon


Battle Skill : Autumn Sword (proficient), Spring Sword (proficient)


Other Skill : Elemental Seal (competent), Basic Alchemy Art (competent)


Spirit Beast :


- Black-gold Chicken (Mid-Silver)


- Shadow Beast (Low-Silver)


- Lesser White Sneak (High-Silver)

__ADS_1


- Five Colored Blood Spider (Low-Bronze)


Beast Skill :


- Suzaku’s Cry (Silver), Suzaku’s Golden Talons (Silver)


- Shadow Stealth (Silver), Shadow Clone (Silver)


- Ice Control (Silver), Seiryuu’s Azure Scales (Silver)


- Blood Threads (Bronze)


Items Bag :


...


***


Benang darah?


Memikirkan skill barunya, Adam merasa agak senang.


Apakah aku bisa menggunakannya untuk berayun dari gedung ke gedung lainnya dengan jaring? Menjadi manusia laba-laba?


Adam kemudian menurunkan Yuki dan Five Colored Blood Spider ke atas meja. Dia kemudian mulai berlatih skill baru miliknya.


Tanpa terasa, beberapa jam berlalu begitu saja.


"Tingkat bronze, tetapi begitu kuat."


Adam bergumam pelan. Melihat ke tangannya, lebih tepatnya di ujung jari-jarinya, terdapat benang tipis berwarna merah yang menari di udara.


Jangan meremehkan benang tipis yang tampak sepele itu. Jika diperpanjang dan disuntik dengan energi Qi, benang merah itu bisa menjadi sekuat kawat baja yang sangat tipis, benar-benar cukup tajam untuk memutilasi tubuh orang.


Belum lagi, Blood Threads sendiri memiliki atribut jahat yaitu racun darah yang berbahaya.


Mengingat skill yang dia dapat dari Kyoko lalu Five Colored Blood Spider, sudut bibir Adam berkedut. Kemampuannya benar-benar sedikit condong ke arah jahat. Benar-benar tidak kalah mengancam daripada para Kultivator Jahat.


Belum lagi, kedua makhluk itu memang dipilih Adam karena bakat yang bagus untuk dikembangkan. Hanya saja, dia tidak tahu mereka memiliki kemampuan semacam itu. Membuat dirinya tidak bisa tidak berpikir.


Ini hanya kemampuan, bukan berarti aku akan berpindah jalur ... kan?

__ADS_1


Pikir Adam penuh dengan keraguan.


>> Bersambung.


__ADS_2