
Note :
Karena bab sebelumnya terasa begitu pendek, jadi Author tambah lagi. Agar lebih jelas, tolong baca ulang bab 172. Terima kasih.
---
Nix si ayam yang selalu menganggap dirinya tampan membuka mata. Dia berpikir kalau pemiliknya yang bau akhirnya berencana untuk mengeluarkan dirinya untuk jalan-jalan dan makan jagung manis. Namun ayam itu benar-benar langsung tercengang ketika melihat pemandangan di sekitarnya.
Bangunan gelap serta suram, bau menjijikkan yang tidak tertahankan, juga ... sosok gadis bergaun hitam dengan ekspresi terdistorsi di wajahnya.
Nix yang tidak puas langsung menoleh ke belakang. Melihat ke arah pemilik bau yang men-summon dirinya, sekali lagi si ayam tercengang.
Sosok Adam benar-benar tampak babak-belur!!!
Menurut Nix, tuannya adalah B-jingan berkelas yang ganas. Memukuli dirinya tanpa memiliki kesempatan untuk melawan. Sosok yang mengerikan dan ingin membuat dirinya ingin menjauh jika bukan Spirit Beast milik tuan bau itu.
Melihat Adam yang tampak berantakan, sebuah ide muncul di kepala Nix.
'Si kejam ini tidak akan mengeluarkan aku untuk dijadikan umpan meriam agar bisa kabur, kan?'
Melihat Adam tersenyum lembut ke arahnya, Nix yang biasanya diperlakukan kasar langsung bergidik. Si ayam merasa kalau tuannya benar-benar bertingkah aneh. Sama sekali tidak tampak baik baginya!
"Karena sudah banyak menimbun lemak, kelihatannya kamu perlu olahraga, Nix!"
Mendengar ucapan tuannya, si ayam langsung menatap ke arah Adam lalu roh Melly, lalu ke arah Adam lagi. Dia kemudian langsung berteriak dalam hati.
__ADS_1
'Tuan Nix ini sudah menduga kalau Si Kejam ini tidak berniat baik!!!'
***
Adam melihat ke arah ayam hitam yang menunjuk dirinya dengan sayap, berkokok dengan ekspresi penuh keluhan.
Merasa agak tidak puas, Adam yang awalnya penuh semangat juang langsung menunjuk ke arah Nix dengan pedangnya.
"Hey, Ayam Konyol! Aku tidak peduli apakah kamu keturunan Thunderbird, Suzaku, atau Phoenix!
Aku membesarkan kamu untuk menjadi pejuang! Bukan menjadi ayam pedaging yang bisa direbus dengan ginseng untuk menghangatkan diri di musim dingin!"
Setelah berteriak, Adam melihat si ayam tampak tertegun di tempatnya. Tampaknya Nix merasa kalau dirinya telah menginjak harga diri si ayam, jadi tiba-tiba Nix terus berkokok ... penuh dengan keluhan!
Swoosh!
Pada saat itu juga, Adam tiba-tiba melesat ke depan dengan pedang yang dilapisi energi qi.
Muncul di depan Nix, Adam langsung menebas dengan ekspresi dingin di wajahnya.
Slash!
Luka panjang langsung muncul di tubuh ular itu. Dalan beberapa napas, tampaknya mulai kembali beregenerasi, tetapi ...
Sosok Nix tiba-tiba melompat dari belakang Adam. Cakar kanannya dilapisi dengan energi Qi yang kuat, bahkan juga sedikit melapisi seluruh bagian tubuhnya.
__ADS_1
Suzaku's Golden Talons!
Energi Qi langsung membentuk cakar besar ... mencengkeram lalu meledakkan kepala ular itu dengan mudah.
Mendarat di lantai, si ayam langsung menoleh ke arah Adam dengan tatapan jijik. Tampaknya telah meremehkan dirinya karena terluka karena melawan makhluk 'lemah' seperti itu.
Sudut bibir Adam tidak bisakah tidak berkedut ketika melihat Nix yang sombong.
'Ayam bodoh ini ...'
Adam menggertakkan gigi. Jelas merasa agak marah karena diejek oleh ayam yang cuma bisa makan dan tidur.
Tidak seperti tanaman rambat dan roh Melly yang tampaknya berada di puncak level silver, bahkan hampir menyentuh level gold ... jelas ular besar itu hanya berada di level bronze!
Jika bukan karena bersembunyi di bayangan dan menyerang secara tiba-tiba, Adam pasti telah menghabisinya sejak awal. Namun hal itu malah membuat si ayam mengejek dirinya karena dianggap payah dan tidak kompeten.
Melihat ke arah ular yang menggeliat setelah kehilangan kepalanya sebelum akhirnya benar-benar musnah, Adam menghela napas lega. Dia kemudian menatap ke arah roh Melly dengan ekspresi serius sebelum bergumam.
"Tetap waspada, Nix. Mungkin saja ada masih ada ular lain ... mungkin puluhan?"
Adam mengingatkan Nix, tetapi si ayam malah meliriknya dengan ekspresi konyol. Hal itu membuat dia tidak bisa tidak mengeluh dalam hati.
'Aku akan menyelesaikan akun ini ketika kembali ke rumah!'
Nix yang awalnya tampak sombong tiba-tiba merasa dingin. Menatap ke arah tuannya yang tersenyum 'ranah' ...
__ADS_1
Si ayam percaya kalau dia sedang dalam krisis!
***