
Duduk di depan rumah kayu sambil menatap kolam, ekspresi Adam tampak serius.
Pemuda itu membuka tangannya, melihat sebuah tanda bunga hitam di tengah telapak tangannya.
Pada malam sebelumnya, Adam mempertanyakan semua informasi yang membuatnya curiga dari Guren. Menurut roh wanita cantik itu, kebakaran ...
Kasus kebakaran yang terjadi tiga puluh tahun yang lalu bukanlah kecelakaan, tetapi sebuah kejadian yang disengaja.
Wanita itu meminta dirinya untuk menemukan penjahatnya. Membuat para korban tenang sehingga mereka bisa pergi ke alam berikutnya.
Pada awalnya, Adam berencana untuk menolak karena itu tidak ada hubungannya dengan dirinya. Namun, apa yang dikatakan oleh Guren membuatnya tidak bisa menolak.
Menurut wanita itu, pada purnama berikutnya, makhluk itu akan memiliki kekuatan untuk memecah penghalang. Ketika keluar, dia pasti akan menyerang Guren dan menjadikan dirinya sebagai bagian dari MEREKA.
Jika itu terjadi, kekuatan makhluk itu akan menembus ke level Platinum Spirit!
Parahnya lagi, jika makhluk itu benar-benar turun dari bukit. Tampaknya makhluk itu akan mengincar keluarga atau keturunan mereka. Jika hal itu sampai terjadi, bukan hanya Yui dan Hikari tidak aman, pasti akan terjadi kasus pembantaian yang lebih parah daripada kasus Blood Moth sebelumnya.
Hal itu juga akan menjadi tanggung jawab Departemen Misteri cabang Kota B!
Memikirkan makhluk level Platinum yang entah bagaimana cara menghadapinya, kulit kepala Adam menjadi mati rasa
Itu juga alasan kenapa Guren menandai Yui. Berharap kalau Yui segera meminta bantuan Adam, tetapi hal itu malah tertunda.
Waktu beberapa bulan untuk mencari langsung turun menjadi tiga minggu lebih sedikit. Jika terlambat, dia pasti akan lebih sakit kepala!
"Terima kasih kepada James. Tanpa orang itu, aku pasti dalam masalah besar."
Adam bergumam pelan.
Mencari seseorang di sebuah kota besar dengan populasi yang begitu banyak bukanlah hal mudah. Bahkan bisa dibilang sangat sulit.
Untung saja, sekarang dia berada di Departemen Misteri. Meski kurang benar, pemuda itu berencana menggunakan jabatannya untuk mencari dan menemukan orang yang terduga sebagai pelaku utama.
"Ugh ... Bukankah mereka bilang perlu ratusan atau ribuan tahun agar roh jahat tumbuh kuat? Kenapa makhluk itu hampir mendekati level Platinum dalam tiga puluh tahun?
Mereka bahkan tidak punya System!"
Gumam Adam dengan ekspresi tidak puas. Dia juga mengingat Guren yang berada di level sama. Memikirkan hal rumit yang membuat sakit kepala, pemuda itu akhirnya mencoba menyingkirkan pikiran itu dan fokus untuk pencarian.
Tidak peduli apa ... Hal itu adalah sesuatu yang bisa dia lakukan sekarang.
"Yah ... Sepertinya aku benar-benar harus bekerja lembur tanpa bayaran."
Melihat langit biru tanpa awan, Adam menghela napas panjang.
__ADS_1
***
Sore harinya, Adam akhirnya muncul di markas Departemen Misteri cabang Kota B.
"Akhirnya kamu muncul juga, Mr Owl."
Melihat kedatangan Adam, bukan hanya James, anggota Dark Wings lainnya juga tampak begitu lega. Hal itu jelas membuat Adam merasa agak curiga.
"Ada apa?"
"Ada kasus yang harus diselesaikan. Tampaknya, kasus ini cukup rumit."
James berkata dengan ekspresi masam di wajahnya. Tampaknya dia benar-benar cukup bergantung kepada Adam untuk menyelesaikan hal-hal sulit. Hanya saja, ucapan Mr Owl itu membuat mereka semua terkejut.
"Maaf, kali ini aku tidak ikut ambil bagian dalam kasus tersebut. James, sebagai wakil ketua, kamu juga harus bisa memimpin orang-orang untuk menyelesaikan kasus."
"Tapi ini kasus yang terbilang sulit, Mr Owl."
"Maaf, aku benar-benar harus mengurus sesuatu yang penting sekarang. Bahkan, ini juga berbahaya."
"Apakah itu juga menyangkut keselamatan orang-orang, Mr Owl? Kamu tahu, kasus ini—"
"Jika terlambat, belasan, bahkan puluhan orang tidak bersalah akan mati, James. Salah satu dari mereka juga orang yang aku kenal.
Jadi kali ini maaf, aku tidak bisa membantu."
"Jika itu kasus yang penting, aku harap kalian juga bisa segera menyelesaikannya. Jika tidak, atau kalian kesulitan dalam menangani itu ... Aku akan ikut campur setelah tiga minggu.
Yah ... aku usahakan lebih cepat."
Melihat kalau Adam benar-benar mengejar waktu, anggota Dark Wings lainnya sama sekali tidak memaksa. Mereka paham kalau Mr Owl pasti tidak bercanda, dan tidak berencana untuk meninggalkan tugas jika memang tidak terlalu penting.
"Kalau begitu kami akan berusaha mengatasi masalah itu sendiri, Mr Owl. Kami akan menunjukkan, bahkan tanpa kamu ...
Kami masih bisa diandalkan. Tidak hanya makan nasi lunak dan bergantung kepadamu!"
James berkata dengan ekspresi tegas. Dia juga melihat tatapan penuh tekad rekan-rekannya. Karena memang, dibandingkan dengan nama Dark Wings, pihak atas lebih mengenal nama Blood Owl. Belum lagi Fire Imp atau lainnya. Mereka jelas tidak kenal.
Jadi, sekarang sudah waktunya bagi Dark Wings untuk tampil dan menunjukkan bakat mereka!
Melihat ke arah rekan-rekannya yang begitu bertekad, Adam mengangkat sudut bibirnya.
"Maaf dan terima kasih, Teman-teman. Aku harap misi kalian berjalan dengan lancar."
Mereka semua langsung memberi hormat sembari menjawab.
__ADS_1
"Serahkan saja pada kami, Pak!"
***
Tanpa terasa, dua hari kembali berlalu begitu saja.
Di ruang buku markas Dark Wings, tampak sosok Adam sibuk membalik banyak dokumen. Tampak kertas menumpuk di sana-sini. Baik dari koran tentang kebakaran tiga puluh tahun yang lalu, sampai laporan dari pihak kepolisian.
Pemuda itu benar-benar lembur dan bekerja keras selama dua hari ini. Namun tidak bisa disangkal, entah itu karena kecerdasan atau keberuntungan pemuda itu ... dia benar-benar telah mengumpulkan banyak informasi.
Nama seluruh korban, kerabat beserta tempat tinggal sekarang. Ya, termasuk data tentang Yui dan Hikari.
Adam benar-benar fokus ke kelas XII A, tempat kebakaran itu berada. Lengkap dengan anggota keluarga guru.
Pada saat itu, Adam melihat ke arah James dan rekan-rekan lainnya. Melihat mereka kembali dengan wajah buruk, dia hanya bisa menghela napas panjang.
"Benar-benar tidak ditemukan?"
Mendengar pertanyaan Adam, James menoleh. Ekspresinya tampak kusam. Tampaknya dia kurang tidur. Meski namanya mirip dengan agen legendaris di serial film dalam kehidupan Adam sebelumnya, kemampuan mereka memang berbeda.
"Sulit." James menggelengkan kepalanya. "Pembunuh itu benar-benar licin dan sulit ditangkap."
Pada saat itu, Douglas menambahkan.
"Bukankah itu urusan kepolisian atau detektif? Kenapa kita juga harus ikut campur? Benar-benar tidak masuk akal!"
"..."
Adam berbicara dengan James beberapa waktu. Dia juga memberikan sedikit tips yang mungkin berguna untuk mereka. Lengkap dengan tips ketika mencoba menangkap penjahat tersebut.
Setelah berbicara, mereka akhirnya makan siang bersama.
Sore harinya, Adam yang telah mencatat banyak petunjuk akhirnya fokus ke sebuah nama.
Jimmy Bulbie, laki-laki, 47 tahun. Bekerja di PT XX, Kota D.
Sudut bibir Adam terangkat. Dia kemudian mengemasi semua dokumen.
Setelah mengembalikan dan menyimpan mereka dengan baik, Adam membawa sebuah buku yang berisi catatan sambil berpikir.
'Tampaknya besok aku harus berkunjung ke Kota D.'
Adam menghela napas panjang.
'Aku harap itu tidak akan berakhir merepotkan.'
__ADS_1
>> Bersambung.