CINTAI AKU OM !!!

CINTAI AKU OM !!!
Masih Dirumah Sakit


__ADS_3

Kini mobil yang dikendarai Niken sudah berada didepan pintu masuk rumah sakit.Niken keluar dengan cepat untuk mencari bantuan pada suster.


''Sus tolongin teman saya yang ada didalam mobil!" ucap Niken sambil membuka pintu belakang kendaraan.


Saat ini Niken sedang duduk diruang tunggu rumah sakit,tepat disamping ruangan dimana saat ini Windy sedang ditangani oleh dokter.


Saat Niken bingung dan jugq cemas dengan keadaan sahabatnya, tiba-tiba terdengar suara dering ponsel yang berada didalam tas milik Windy.Dengan cepat Niken mrmbuka tas tersebut untuk melihat siapa yang menghubungi sahabatnya itu.


''Kak Leo,'' gumam Niken yang langsung menggeser tombol warna hijau.


''Hallo kak Leo, ini aku Niken, saat ini Windy sedang berada dirumah sakit kak, kak Leo bisa kesini sekarang? iya kak,sekarang Windy berada dirumah sakit Husada.'' jelas Niken setelah itu sambungan nya langsung terputus.


DITEMPAT LAIN


Saat ini disebuah pantai ada sepadang remaja sedang menikmati angin sore yang sepoi-sepoi di dalam sebuah restoran yang terdapat dipinggir pantai tersebut.


''Ini sangat nyaman, iya kan sayang?'' ucap gadis tersebut sambil menyeruput es kelapa muda miliknya.


''Apa kita akan menghabiskan malam ini ditempat ini sayang?'' tanya gadis tersebut lagi yang ternyata adalah Putri dan pasangannya siapa lagi kalau bukan Rangga.


Mendengar ucapakan kekasih mesumnya itu membuat Rangga terkekeh pelan, diiringi dengan gelengan kepala.


'Kok kamu ketawa? memangnya ada yang lucu ya?'' tanya Putri merasa heran.


''Gk ada kok, hanya saja kamu itu orangnya to the point banget ya? gk ada basa-basinya, kalau ngomong langsung saja keintinya,'' jelas Rangga


''Ya itu karna aku memang orangnya gk jaim, bukan seperti kebanyakan orang diluaran sana, ngakunya suka, tapi malu ungkapin perasaan, pengennya ditembak duluan, ia kalau tuh cowok peka, kalau gk bisa jamuran kan, mendam rasa itu gk enak banget tau gk.'' ucap Putri sambil mengingat kembali masa-masa dirinya tak bisa mengungkapkan rasa cintanya dulu, karna takut ditolak.


Rangga hanya diam sambil mendengarkan ucapan Putri.


''Kamu mau kita sampai malam ditempat ini?'' Rangga memastikan

__ADS_1


''Iya, kalau bisa sekalian aja kita cari penginapan.'' ucapnya tanpa malu, secara tidak langsung ia ingin mengajak Rangga bermalam ditempat yang sama dan pastinya dengan kamar yang sama pula.


Kembali kerumah sakit..


Tak-tak-tak


Terdengar suara sepatu disertai langkah kaki seseorang,yang menuju kearah dimana saat ini Niken berada.


''Kak Leo,'' ucap Niken sambil berdiri dari duduknya.


''Niken sebenarnya apa yang terjadi? kenapa Windy bisa masuk rumah sakit?'' tanya Loe panik.


''Aku juga gk tau kak, tadi sepulang sekolah tiba-tiba saja dia bilang perutnya sakit, karna melihat wajahnya sangat pucat aku panik dan khawatir tanpa pikir panjang aku langsung saja membawa Windy kerumah sakit.'' jelas Niken.


''Sakit perut?'' ucap Leo


''Iya kak, aku rasa karna Windy tadi makan sambel terlalu banyak deh, diakan gk bisa kalau makan sambal terlalu banyak pasti perutnya langsung sakit.


Belum sempat Leo menjawab tiba-tiba dokter keluar dari ruangan tersebut, membuat perhatian keduanya langsung beralih pada sang dokter.


''Iya dok bagai mana keadaan teman saya?'' sambung Niken


''Keadaan pasien masih lemah,saya harap kalian bisa memberitahu pada pasien agar bisa menjaga makanan nya, karna apa pun yang dikonsumsi olehnya akan mempengaruhi janin yang dikandung oleh pasien, untung saja kalian cepat membawanya kerumah sakit, jika tidak mungkin sesuatu yang buruk bisa menimpa bayinya.'' jelas dokter.


''Apa dok hamil?? teman saya hamil?


''Iya, teman anda sekarang sedang hamil, saya perkirakan usia kandungannya masih berjalan 4 minggu.'' jelas dokter.


''Tapi bayinya baikb-aik saja kan dok?'' tanya Leo yang masih terlihat cemas


''Alhamdulillah ibu dan bayinya sekarang sudah lebih baik, walaupun kondisi nya masih sangat lemah, tapi kami sudah memberikan suntikan penambah tenaga dan juga vitamin penguat kandungan.'' jelas dokter.

__ADS_1


''Dok apa kami sudah boleh masuk?''


''Boleh, tapi saya harap jangan terlalu lama, karna pasien butuh ketenangan.'' jelas dokter lagi.


''Iya, dok sebelumnya terimakasih.''


''Iya sama-sama pak, kalau gitu saya permisi dulu.'' ucap dokter tersebut, sambil berlalu dari hadapan Niken dan juga Leo.


''Kak, bisa kamu jelaskan sama aku? apa benar kalau Windy sedang hamil? dan bayi yang ada dikandungannya itu apa anak kak Leo??'' tanya Niken serius


''Iya Niken, itu semua memang benar, Windy sedang mengandung anak saya.'' ucapan yang keluar dari mulut Leo tentu saja membuat Niken terkejut, bagi Niken ini adalah suatu berita yang besar, namun dalam pikiran Niken masih bertanya-tanya, kenapa sahabatnya itu menyembunyikan semua itu darinya.


''Niken, kamu baik-baik saja?'' tanya Leo yang melihat Niken melamun


''Iya kak, aku gpp kok, kak Leo kalau mau masuk duluan masuk aja, aku mau kabari Putri dulu, oya kak, apa Leo sudah mengabari keluarga Windy kalau saat ini Windy sedang dirawat dirumah sakit?


''Sudah, mungkin mereka sebentar lagi juga datang.'' jelas Leo.


Niken mengangguk tanda mengerti,sementara dilain tempat terlihat seorang lelaki yang sejak tadi berusaha menghubungi seseorang.


''Kemana sih sejak tadi ditelponin gk diangkat juga ponselnya.''' gerutu lelaki tersebut,namun saat ia kembali ingin menghubungi kenomor yang sama, tiba-tiba ada telpon yang masuk ke ponselnya.


''Ya hallo Ta, ada apa?'' tanya lelaki tersebut, dan kalian sudah bisa menebak siapa lelaki itukan? ya dia adalah Rayen, saat ini ia sedang menerima panggilan telpon dari asisten Viona bernama Tata, dan Tata mengatakan jika Viona ingin bertemu dengan nya sekarang dirumah sakit, awalnya Rayen menolak, namun saat Viona sendiri yang memintanya dan berbicara dengan memohon dan mengiba membuat Rayen tak tega, dan akhirnya mau menemuinya dirumah sakit.


''Sepertinya tidak ada salahnya aku menemui Viona sebentar dirumah sakit.'' gumamnya dan Rayen pun langsung menuju rumah sakit dimana Viona sedang dirawat.


Dua puluh menit kemudian Rayen sampai dirumah sakit tersebut, setelah memarkirkan mobilnya ia langsung masuk kedalam,sebenarnya Rayen sedikit ragu apakah keputusannya untuk menemui Viona dirumah sakit sudah benar.


''Rasanya jika ku temui sebentar saja tidak akan jadi masalah, ya sebaiknya ku temui sebentar.'' monolognya,sambil kembali melangkahkan kakinya menuju lorong rumah sakit, namun saat Rayen ingin menuju ruangan Viona tak sengaja matanya menangkap sosok gadis yang sejak tadi selalu coba ia hubungi.


''Niken, sedang apa dia dirumah sakit.'' gumamnya.Rayen tiba-tiba menjadi khawatir,dengan langkah cepat ia langsung menuju dimana saat ini niken berada.

__ADS_1


''Niken apa yang terjadi sayang sedang apa kamu disini?


NEXT


__ADS_2