CINTAI AKU OM !!!

CINTAI AKU OM !!!
Kebusukan Mika


__ADS_3

Saat ini Rayen dan Frans sedang dalam perjalanan menuju pulang, sepanjang perjalanan Rayen hanya diam, ia masih sangat kepikiran dengan apa yang baru saja ia dengar beberapa saat yang lalu.


Flasback on


Rayen terus meminta Mika untuk menjelaskan apa sebenarnya alasan wanita itu melakukan semua ini, walaupun polisi sudah memperingatkan jika jam besuk sudah habis, namun Rayen tetap keukeh ingin mendengar penjelasan wanita itu, ia juga memohon pada pak polisi agar sekira nya memberikan waktu beberapa saat lagi, agar ia tidak mati karna penasaran, Frans yang melihat Rayen terus memohon pada polisi merasa tidak tega, akhirnya ia juga meminta polisi tersebut agar kiranya memberikan waktunya sedikit lagi, karna memang polisi tersebut juga kenalan Frans, maka ia akan memberikan waktu pada tersangka menjelaskan alasan semuanya pada Rayen.


'' Cepat kau jelaskan semuanya padaku Mika! Kenapa kau sampai melakukan ini semua!" ucap Rayen penuh dengan penekanan, sungguh rasanya ingin sekali ia mencekik wanita yang ada dihadapannya saat ini karna sejak tadi hanya diam.


Tiba-tiba Frans dan Rayen terkejut saat mendengar suara tawa dari mulut Mika, sambil menatap tajam pada Rayen, membuat Rayen semangkin merasa penasaran dibuatnya.


'' Kamu ingin tau kenapa aku melakukan ini semua Rayen? aku melakukannya karna aku mencintaimu, jika aku tidak bisa memilikimu maka tidak ada orang lainnyang bisa memilikimu termasuk Niken keponakanmu itu, aku tau kamu sudah menikahi gadis kecil itu bukan? Aku tau itu, karna saat itu akutak sengaja mendengar pembicaraan mu dan Leo waktu itu, kenapa Ray? kenapa kau harus memilihnya? aku benar-benar sakit hati, dan aku tidak dapat menerimanya, kamu tau kan aku sangat mencintaimu, tapi kenapa kau malah menikahi bocah itu? Kenapa bukan aku saja yang kau nikahi? bahkan aku lebih segala-galanya dari bocah itu.'' ucap Mika lantang, tentu saja Frans yang mendengar itu tidak terima, mana ada seorang ayah yang ingin mendengar anaknya dijelekan oleh orang lain apa lagi seorang pidana.


'' Jaga bicaramu Mika! Bicara sekali lagi yang menjelekan putri saya, maka kau akan tanggung akibatnya, atau setelah ini saya akan pastikan perusahaan yang dikelola ayahmu dengan susah payah akan hancur begitu saja, kamu pikir saya tidak tau jika selama ini kamu berbuat curang diperusahaan kami, kamu pikir saya bodoh, saya memang belum melaporkan mu karna memang saat itu belum cukup bukti, tapi sekarang saya sudah mengantongi bukti atas kecurangan yang perusahaanmu lakukan.'' jelas Frans membuat wajah Mika seketika terlihat pias.


Flasback off


'' Kenapa masih melamun? Masih kepikiran ucapan wanita gila tadi?'' tanya Frans sambil sekilas menatap Rayen yang ada disampingnya, lalu pandangannya kembali fokus kedepan, sambil memegang kemudinya

__ADS_1


'' Saya hanya berpikir, untung saja bukan Niken yang Mika celakai, saya benar-benar tak habis pikir, semua kejadian ini benar-benar membuat saya merasa lelah, apa yang akan saya katakan nanti pada kedua orangtua Leo? sebab karna saya anak mereka menjadi korban.'' sesal Rayen


'' Sudah kamu tidak usah merasa bersalah seperti itu, itu bukan kesalahan mu, ini adalah musibah, lagi pula ini juga sudah jalan takdir Leo, jadi sebaiknya kamu jangan terlalu memikirkan hal itu, dan juga jangan menyalahkan dirimu sendiri, pikirkan saja istrimu yang saat ini sedang hamil itu.'' Frans tersenyum, saat membahas putri nya, membuat Rayen juga ikut tersenyum.


DITEMPAT LAIN..


Terlihat disebuah ruangan seorang pria tengah sibuk dengan ponsel miliknya, sejak tadi ia mencoba untuk menhubungi kekasihnya, namun sampai saat ini telponnya masih belum bisa terhubung.


'' Kenapa sejak tadi ponselnya masih belum bisa dihubungi?'' gumamnya, ia menoleh kearah jam tangannya yang sudah menunjukan pukul dua belas siang.


'' Ini kan sudah waktunya jam istirahat, kenapa ponselnya masih belum aktif?'' gumamnya lagi, dan laki-laki tersebut tak lain adalah Regan, semenjak tadi malam ponsel Windy sama sekali tidak bisa dihubungi, Regan yang merasa tidak tenang, ia pun memutuskan untuk pergi ketempat dimana kekasihnya itu sedang menimba ilmu.


'' Wow cepat banget kamu nyampenya Re? apa karna sudah tidak sabar ya ingin bertemu denganku?'' ucap orang tersebut dengan PD nya, dan siapa lagi kalau bukan Sesil, wanita itulah yang tadi menghubunginya dan meminta Regan untuk datang ke cafe, tadinya Regan sempat menolak, namun Sesil mengancamnya akan memberitahukan tentang hubungan yang pernah terjalin diantara mereka pada Windy, makanya Regan mau menemuinya.


'' Cepat katakan! untuk apa kamu ingin bertemu denganku?'' tanya Regan to the point.


'' Buru-buru amat sih Re, santai aja kenapa sih, lagian emang kenapa buru-buru? Kamu ada janji ya sama adek aku? saat ini dia masih disekolah, sedang belajar, kamu masih bisa menemuinya nanti, tapi bukan sekarang.'' ucap Sesil

__ADS_1


'' Windy masih disekolahan?'' tanya Regan untuk kembali memastikan, sebenarnya ia takut terjadi sesuatu pada Windy, entah dia sakit atau apapun itu, karna sejak tadi malam handphone nya tidak aktif, makanya Regan merasa sangat khawatir pada kekasihnya tersebut.


'' Kamu ini aneh deh, yaialah dia masih disekolah ini kan masih jam istirahat, aku baru saja menghubunginya.'' sambung Sesil lagi.


'' Memangnya handphone nya aktif? Soalnya sejak tadi aku hubungin nomornya gk aktif.'' jelas Regan tanpa sadar.


'' Loh dia kan ganti nomor ponsel, memang kamu gk tau? jangan bilang kalau kata-kataku itu benar ya?'' ledek Sesil sambil menatap remeh pada lelaki tampan tersebut.


Windy ganti nomor ponsel? tapi kenapa? Dan kenapa dia sama sekali tak memberitahukannya padaku?


Batin Regan bertanya-tanya.


'' Heii, kok bengong? Jangan-jangan benar lagi, kamu memang gk tau jika Windy ganti nomor? Is is is, kasian banget sih kamu Re.'' cibir Sesil membuat lelaki tampan itu mendengus sebel.


'' Bukan begitu, tentu saja aku tau jika kekasihku itu ganti nomor, hanya aku lupa, dan tadi menghubungi nomornya yang lama, makanya gk tersambung.' jelasnya, dan tentu saja itu adalah suatu kebohongan saja untuk menutupinya dari Sesil, ia tak ingin Sesil mengira jika hubungannya dengan Windy ada masalah, karna diantara mereka memang sedang tidak ada masalah, tapi kenapa saat Windy mengganti nomor ponselnya ia sama sekali tidak mengetahuinya, apa karna kekasihnya itu lupa? tapi mana mungkin, pikir Regan.


'' Sesil sebenarnya apa tujuanmu menyuruhku untuk datang ketempat ini? Kalau memang tidak ada yang penting sebaiknya aku pergi saja.'' ucap Regan yang hendak beranjak.

__ADS_1


'' Kenapa sekarang kamu sepertinya malas banget sih Re? untuk ketemu sama aku? Padahal dulu setiap saat kamu selalu ingin berada didekatku, tapi sekarang? kamu benar-benar sudah berubah Re.''


Next


__ADS_2