CINTAI AKU OM !!!

CINTAI AKU OM !!!
Main Sampai Berapa Ronde Kalian Tadi Malam?


__ADS_3

Saat ini Putri dan Windy sedang dalam perjalanan menuju apartemen milik sahabat mereka, siapa lagi kalau bukan Niken, keduanya sengaja tak menberi kabar sama sekali bahkan mereka seharian ini gk ada membalas pesan dari Niken hingga membuat gadis itu kesal.


'' Loe yakin dia ada di atas?'' tanya Windy, saat ini mobil yang mereka tumpangi sudah berada diparkiran apartemen.


'' Gue yakin dia ada diatas, yaudah yuk kita naik, jangan lupa cemilannya Win!" ucap Putri mengingatkan, Windy mengangguk sambil mengambil bungkusan plastik yang berisikan cemilan yang sempat mereka beli tadi disupermarket.


Ting-tong


Terdengar suara bel berbunyi.


'' Siapa ya? sepertinya tidak mungkin mas Rayen deh, mana mungkin dia mencet bel, mungkin mama kali ya.'' akhirnya Niken pun bangkit lalu melangkah menuju lemari untuk mengambil baju yang bisa menutupi sebagian tubuhnya yang terbuka, setelah itu ia langsung keluar dari kamar untuk melihat siapa yang datang keapartemennya saat ini.


Sebelum membuka tak lupa Niken mengintip dari lubang kecil yang ada ditengah-tengah pintu apartemennya. Seketika senyum lebar menghiasi wajahnya saat mengetahui siapa yang berada dibalik pintu apartemennya tersebut tanpa menunggu lama ia langsung membuka pintunya.


'' Kalian datang guys?'' ucapnya dengan senyuman yang masih menghiasi wajah cantiknya.


'' Ya kami khawatir sama loe, habisnya tumben-tumbenan loe gk masuk sekolah, udah gitu gk kasih kabar lagi kekita, ya gk Win?'' ucap Putri


'' Tau nih, gk jekas banget.'' sambung Windy membuat ketiganya langsung tersenyum.


'' Aku kasih kabar, tapi kalian yang gk buka Wa dari aku, bikin kesel aja, yaudah yuk masuk!" ajak Niken yang diangguki keduanya.


'' Silahkan duduk guys aku mau ambil minum dulu buat kita.'' setelah mengatakan itu Niken langsung melangkah munuju dapur.


'' Apartemennya bagus juga ya?'' ucap Putri setelah Niken menikah dan pindah rumah baru kali ini Putri mengunjungi tempat tinggal sahabatnya itu begitu juga Windy, karna setiap kali mereka ingin bertemu ketiga nya lebih memilih bertemu diluar sambil hang out bareng.


'' Untung kalian datang, aku tuh udah merasa bosan baget tau gk.'' ucap Niken, sambil meletakan nampan berisi minuman dingin diatas meja, saat ini ketiga gadis tersebut sedang duduk diatas karpet diruang tamu sambil menikmati cemilan mereka.


'' Ya salah loe sendiri, ngapain libur sekolah, tumben-tumbenan, apa loe sakit?'' jawab Putri.


'' Iya, loe sakit ya Ken?'' sambung Windy

__ADS_1


'' Dikit badan ku rasanya pegal semua, makanya aku memutuskan libur.'' jawab nya


Putri dan Windy saling pandang, tiba-tiba tatapan kedua gadis tersebut tertuju pada leher Niken yang terlihat merah-merah ada juga terliat merah keunguan disana, dan tentu saja kedua sahabatnya itu tau jika itu adalah tanda cinta dari pasangannya, karna Windy maupun Putri juga pernah diberikan tsmanda seperti itu oleh pasangan mereka, namun tak sebanyak Niken saat ini.


'' Main sampai berapa ronde tadi malam Ken?'' goda Putri sambil menaik-turunkan alisnya.


'' Maksud kamu?'' Niken menatap Putri dengan dahi berkerut, karna ia sama sekali belum mengerti arah pertanyaan sahabatnya itu.


'' Maksud Putri, apa kalian melakukannya sampai pagi?'' sambung Windy yang juga ikut-ikutan menggoda Niken


'' Kalian ini ngomong apa sih? Gk jelas banget.'' Niken menggeleng pelan lalu melanjutkan ngemil kue kering yang ada diatas meja.


'' Ck, gk usah berlagak bego deh, emang loe gk ngaca ya gitu banyak bungan mawar bertebaran dileher loe itu.'' sindir Putri dan kali ini Niken baru mengerti maksud dari ucapakn kedua sahabatnya. Niken spontan merapatkan kemeja panjang yang ia gunakan ditubuhnya, membuat Putri kembali mencibirnya.


'' Yaelah, gk usah ditutup-tutupin kali, kita juga pernah mengalaminya ngapain musti malu.'' sambung Putri, membuat Niken langsung nyengir kuda.


'' Hehe, keliatan banget ya?'' tanya nya malu


'' Ya iyalah, ngerih juga ya laki loe, mesti kali pamer begitu banyak? gk mikir apa kalau loe itu masih sekolah,'' ucap Putri sedikit kesal


'' Putri benar sih Win, ini salah satu alasan aku gk sekolah.'' jawab Niken membenarkan ucapan Putri


'' Ya kan bisa ditutupi pakai foundation.'' jawab Windy


'' Kalian lanjut aja berdebat, gue mau pipis dulu, Ken dimana kamar mandinya?'' tanya Putri.


'' Dikamar aku aja Put, soalnya dikamar mandi itu kran airnya rusak belum sempat panggil tukang ledeng.'' jawab Niken


'' Yah masa kanar loe sih, gue gk enak lah, kalau hanya kamar loe aja gue gk masalah, tapi kan itu kamar pribadi loe sama suami loe, kan gk enak gue.'' ucap Putri yang memang merasa kurang nyaman.


'' Ya ampun Putri, ya gpp kali, memangnya mau sampai kapan kamu nahan pipis? bisa-bisa pipis dicelana lagi.'' ledek Niken

__ADS_1


'' Tau nih anak, udah sana, lagian kan gk ada om Rayen juga.'' sambung Windy yang diangguki oleh Niken.


'' Yaudah deh.'' Putri pasrah, lalu melangkah menuju kamar utama, yaitu kamar milik Niken dan suaminya Rayen.


Setelah selesai menuntaskan hajatnya, Putri segera melangkah keluar, namun sebelum itu tiba-tiba matanya tak sengaja melihat sesuatu yang membuat nya penasaran, karna rasa penasaran yang begitu besar Putri pun langsung mendekati benda tersebut, lalu mengambilnya, betapa terkejutnya Putri saat melihat apa yang ada dihadapannya saat ini.


'' I-ini beneran? aku gk salah lihat kan?'' tiba-tiba saja senyumnya tercetak dibibir nya, tanpa pikir panjang Putri langsung membawa benda tersebut keluar dari kamar Niken untuk menunjukannya pada kedua sahabatnya itu


Memang benar-benar ya Niken ini, masa kabar mengejutkan kayak gini gk kasih tau kami sih.


Gerutu Putri dalam hati


'' Niken loe bener-bener ya? keterlaluan tau gk.'' Putri keluar dengan ngomel-ngomel membuat kedua sahabatnya menatap aneh pada Putri.


'' Gk usah natap gue kayak gitu deh,'' sambungnya lagi saat kedua sahabatnya melihatnya dengan tatapan aneh.


'' Ya habisnya kamu aneh sih, begitu keluar langsung ngomel-ngomel gk jelas.


'' Tau nih Putri, ada apa emngnya? Loe lihat penampakan didalam?'' tanya Windy asal.


'' Iya, bahkan sangat nyata.'' jawab Putri membuat keduanya semangkin penasaran.


'' Apa sih loe Put? Gk jekas banget.'' sambung Windy


'' Loe bilang kata-kata gue gk jelas, tapi nih loe lihat, jelas banget kan?'' ucap Putri sambil menunjukan sesuatu membuat keduanya membelalakan mata tak percaya.


'' Hah? apaan itu Put?'' Niken yang kaget langsung berdiri ingin melihat lebih jelas benda yang dipegang oleh sahabatnya itu.


'' Ini?? dari mana kamu dapatkan Put??


'' Tentu aja dari kamar mandi kalian, ini gue temuin disudut kamar mandi, karna penasaran jadi gue ambil, eh gk taunya malah membuat gue terkejut, loe keterlaluan ya Ken, masa kabar seperti ini loe diam-diam bae, gk kasih tau kekita.'' ucap Putri tiba-tiba cemberut.

__ADS_1


'' Ini-ini beneran Put? Win? i-ini....'' Niken tak bisa berkata apapun, ia hanya bisa menatap benda tersebut dengan bibir yang terus tsrsenyum.


Next


__ADS_2