CINTAI AKU OM !!!

CINTAI AKU OM !!!
Rumit


__ADS_3

Prov Regan


Saat ingin masuk kedalam restoran, tak sengaja aku bertabrakan dengan seorang gadis berseragam SMA, dan yang membuat aku sedikit terkejut ternyata gadis itu adalah sahabat dari Putri adik ku yang bernama Niken, saat melihat ku dia juga sedikit terkejut, entah kenapa saat melihatnya aku merasakan sesuatu yang aneh dalam diri ini.


Aku melihat gadis itu meringis seperti menahan sakit, ternyata dia terluka, dan dibagian lututnya ku lihat ada sedikit darah yang keluar, aku merasa sedikit bersalah padanya, lalu akupun berinisiatif untuk memberika saputangan ku padanya, bermaksud untuk membantunya, namun siapa sangka ternyata tanggapan yang diberikan gadis itu diluar dugaan, ternyata dia malah marah dengan ku, dan dia mengatakan jika dia tak butuh bantuan dari ku, jujur aku sedikit tersinggung, namun disaat yang bersamaan entah kenapa ada ketertarikan sendiri dalam diriku dengan gadis itu.Dengan sedikit menggerutu ia masuk kedalam restoran tersebut namun tiba-tiba saja langkahnya terhenti membuat ku merasa penasaran dengan apa yang dilihat oleh gadis itu, ternyata dia sedang melihat lelaki bernama Rayen Pramuja aku memang mengenalnya karna dia adalah patner kerja ku diperusahaan, namun aku hanya mengenalnya sebatas rekan kerja saja tak lebih, terakhir kali aku melihat nya bersama dengan Niken beberapa waktu yang lalu,,sepertinya mereka memang mempunyai hubungan khusus, dari situ aku menilai jika gadis tersebut adalah gadis yang tidak baik, seperti yang diceritakan Putri padaku, karna kalau dia memang baik tak mungkin dia mau berhubungan dengan lelaki yang jauh usianya dari dirinya, apa lagi yang ia cari kalau bukan uang dan juga kesenangan.


Aku kembali menegur gadis itu, namun ia sama sekali tak merespon, dia malah meninggalkan ku begitu saja.Aku yang awalnya berniat untuk mengisi perut langsung saja menuju kearah meja dan segera memesan sesuatu, saat melihat-lihat sekitar, tak sengaja mata ku kembali melihat sosok gadis yang tadi bertabrakan dengan ku, aku berkesimpulan mungkin dia datang kesini untuk memata-matai lelaki itu yang mungkin sekarang sedang menjalin hubungan dengan wanita lain.


Aku yang tak ingin ambil pusing memilih menikmati makanan yang sudah ada diatas meja, namun ditengah-tengah aku menikmati makanan tersebut, entah kenapa lagi-lagi mata ku menatap kearah gadis itu. Terlihat dia masih menatap kearah lelaki tersebut, akhirnya aku berinisiatif untuk memesankan minuman untuknya, singkat cerita, saat ini gadis itu sedang marah-marah dihadapan ku karna jus yang hendak ia minum tumpah mengenai pakaiannya dikarenakan ulah ku, sebenarnya aku memang sengaja melakukannya agar dia marah dan mengundang perhatian pengunjung yang ada didalamnya, dan itu berhasil, terlihat beberapa pengunjung menoleh kearah kami begitupun dengan Rayen dan juga wanita yang ada bersamanya saai ini.


Prov and


Terlihat Niken masih terus menggerutu sambil mengibas-ngibaskan baju nya yang sempat tersiram oleh minumannya.


''Maaf saya tidak sengaja ini pakai ini saja,'' ucap Regan sambil memberikan sapu tangan yang tadi ingin ia berikan sebelumnya.


''Makasih.'' ucap nya sedikit ketus yang terpaksa mengambil sapu tangan tersebut untuk membersihkan tumbahan jus dibajunya.


Sedangkan tak jauh dari mereka Rayen terus memperhatikan interaksi keduanya, ia menatap pada laki-laki yang saat ini sedang duduk bersama kekasihnya


Bukannya dia pak Regan? tapi kenapa dia bisa bersama Niken, ada hubungan apa mereka? apa sebelumnya mereka memamg sudah saling mengenal.


Batin Rayen bertanya-tanya.


Rayen yang semangkin penasaran segera berlalu dari tempat duduknya,setelah sebelumnya ia berpamitan sebentar pada Mika.


''Niken sedang apa kamu disini?'' ucap suara bariton yang sangat dikenali oleh Niken.


Niken yang tadinya masih mengelap bajunya langsung menoleh keasal sumber suara.

__ADS_1


''Om Rayen.'' gumam Niken tak menyangka Rayen akan datang padanya.


''Kamu baru pulang sekolah atau gimana? kenapa masih memakai seragam sekolah??'' tanya Rayen


''Oh, tadi aku habis jenguk Windy dirumah sakit tapi saat perjalanan pulang tiba-tiba aku merasa haus makanya aku mampir kesini.'' ucapnya asal,


Apa-apaan mereka berdua, kenapa mereka seolah tak menganggapku ada disini, dan apa tadi saya tidak salah dengar? kenapa bocah ini memanggilnya dengan sebutan om? apa jangan-jangan dia sugar babby nya pak Rayen? oh astaga kenapa saya jadi ikutan memikirkan hal ini.


Batinnya sambil memijit pangkal hidungnya yang terasa pusing.


Pandangan Rayen langsung tertuju pada Regan yang saat itu terlihat seperti merasa kurang nyaman, apa mungkin karna keberadaannya? entahlah, yang Rayen perdulikan saat ini adalah Niken, namun ada sedikit pertanyaan yang mengganjal di hatinya, kenapa dia bisa bersama dengan patner kerjanya, begitulah kira-kira yang ada dibenaknya saat ini. Lelah menduga-duga kemudian pandangan nya kembali beralih pada Niken.


''Apakah kamu kesini dengan pria ini?? maksud om dengan pak Regan??'' tanya Rayen sambil menatap Regan dengan tatapan sedikit tak bersahabat.


'' Dia ini abangnya Putri om.'' jawab Niken.


Batin Rayen.


''Apa kabar pak Rayen??'' ucap Regan berbasa-basi.


''Seperti yang anda lihat pak Regan saya baik.'' jawabnya formal.


''Om Rayen dan bang Regan saling kenal??'' tanya Niken sambil menatap keduanya satu persatu.


''Iya kami adalah patner kerja, tepatnya pak Regan dan papa kamu.'' jawab Rayen, karna memang dari awal Frans lah yang menerima tawaran kerja sama dengan perusahaan milik Regan.


Namun saat Niken akan menjawab tiba-tiba terdengar suara seorang wanita yang menyebut nama Rayen, membuat pandangan ketiganya beralih keasal sumber suara.


''Ray, ada apa ini? dan siapa gadis berseragam sekolah ini??'' tanya Mika sambil terus memperhatikan wajah Niken, setelah itu pandangannya beralih pada Regan yang berdiri tak jauh dari Niken.

__ADS_1


''Kalau tidak salah anda pak Regan dari PT.Cahaya Grub.'' ucap Mila yang memang pernah melihat Regan sebelumnya.


''Iya nona anda benar sekali.'' jawab Regan.


''Oya, perkenalkan saya Mika teman kuliah Rayen sekaligus patner kerjanya.'' jelas Mika sambil tersenyum.


''Saya Regan, sepertinya anda sudah tau tentang saya jadi sepertinya saya tidak perlu menjelaskannya lagi.'' ucap Regan dengan nada datar.Mika hanya tersenyum menanggapi ucapan Regan.


Ganteng sih, cuma dingin banget sikapnya, tidak seperti Rayen yang selalau bersikap ramah dan hangat pada semua orang.


Batin Mika sambil membandingkan Regan dan Rayen.


''Oya Ray kamu belum jawab pertanyaanku tadi siapa gadis ini?'' ulang Mika.


''Dia orang yang sangat berharga untuk saya,'' jawab Rayen tanpa memalingkan wajahnya dari Niken.


Mendengar itu Niken sempat merasa bahagia, namun itu hanya sebentar sebelum akhirnya Rayen kembali berucap.


''Maksud kamu Ray?'' Mika seperti sangat penasaran dengan hubungan Rayen dan juga Niken, yang terlihat sangat dekat hingga ia terus mendesak Rayen agar mengatakan tentang hubungan keduanya.


''Dia dia adalah Niken keponakan saya.'' ucap Rayen.


Degg


Tiba-tiba jantung Niken terasa berhenti berdetak saat mendengar ucapan Rayen yang sama sekali tak ingin mengakui hubungan mereka didepan wanita itu.


Niken menatap tajam pada Rayen, membuat lelaki itu segera memalingkan wajahnya dari tatapan Niken,sebenarnya maksud Rayen mengatakan itu hanya karna tak ingin orang tau tentang hubungan mereka, itupun juga karna atas permintaan Frans, dan Lidya yang ingin agar mereka merahasiakan hubungan keduanya dulu sampai waktu yang ditentukan, karna Frans takut orang akan mencibir putrinya karna sudah menjalin hubungan dengan omnya sendiri, ya walaupun bukan om kandung, namun itu bukan jaminan orang tidak akan menghujat mereka, karna dari awal yang mereka tau jika Niken dan Rayen adalah om dan keponakan, dan jika buruknya itu sampai terjadi mungkin saja bisa membuat mental Niken terganggu, dan otomatis bisa berpengaruh pada sekolahnya dan Frans tidak ingin itu terjadi, makanya ia meminta Rayen untuk merahasiakannya dulu mungkin sampai Niken lulus sekolah.Awalnya Rayen menolaknya namun ia juga tak ingin mengambil resiko kalau-kalau tiba-tiba abang angkatnya itu berubah pikiran dan menentang kembali hubungan mereka. Disaat Frans dan Lidya berkata untuk merahasiakan hubungan mereka dari orang lain, justru sepertinya gadis itu ingin semua orang mengetahui hubungan mereka agar tidak ada lagi yang berani mendakati calon suaminya tersebut.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2