CINTAI AKU OM !!!

CINTAI AKU OM !!!
Siapa Yang Dijodohin?


__ADS_3

Didalam cafe tak sengaja Rangga melihat kedatangan Regan dan juga Windy, setelah menyelesaikan sedikit pekerjaannya ia langsung menuju kearah Regan dan Windy untuk menyapa keduanya.


'' Hai bang Regan, hai Windy,'' sapa Rangga setelah sampai didepan keduanya


'' Hai Rangga, rame banget ya hari ini?'' sapa balik Regan sampai memperhatikan pengunjung cafe yang kebanyakan dari kalangan remaja.


'' Alhamdulillah,'' jawabnya


'' Kok Putri lama banget ya bang, tadi katanya hanya ngangkat telpon doang, masa lama banget sih.'' ucap Windy sedikit cemas


'' Putri ikut juga?


'' Iya, tadi pas mau masuk tiba-tiba ponselnya berdering, dan dia bilang mau angkat panggilan dulu, setelah itu baru nyusul kedalam.'' jelas Windy


'' Yasudah biar saya yang susul dia diluar.'' ucap Rangga yang mendapat anggukan dari keduanya. Rangga keluar dan langsung melangkah menuju parkiran mobil, disana ia melihat Putri sedang bicara dengan seorang pemuda yang tak asing baginya, seketika matanya melebar saat mengingat jika pemuda tersebut adalah orang yang pernah merayu kekasihnya itu, dengan langkah cepat ia pun langsung mendekati keduanya.


'' Putri ada apa ini? mau apa lagi dia?'' kini Rangga sudah berada disamping sang kekasih sambil menatap tak suka pada laki-laki yang ada didepannya.


'' Apa dia menyakitimu?'' sambung Rangga


'' Gk kok yasudah yuk, jangan perdulikan dia, kita masuk aja kedalam.'' ajaknya sambil menarik tangan Rangga, sebenarnya dibenaknya Rangga, masih ada pertanyaan, sungguh ia masih penasaran, karna yang ia lihat, tadi jika Putri juga menatap pemuda tersebut dengan rasa penasaran.


Kini Rangga dan Putri sudah bergabung bersama dengan Windy dan juga Regan.


'' Lama banget Put? Memangnya siapa yang nelpon?'' tanya Windy


'' Gk tau orang yang gk di kenal,'' jawab Putri, Rangga memperhatikan mimik wajah kekasihnya yang sepertinya sedang memikirkan sesuatu.


'' Siapa pemuda yang bernama Alex tadi Putri?'' tanya Rangga membuat ketiga nya menatap kearahnya. Sejujurnya Rangga juga merasa penasaran tadi, karna menurut nya sebelum ia datang Putri dan pemuda itu sepertinya sudah saling bicara.

__ADS_1


'' Kamu tau? apa kamu mendengar semuanya tadi?'' Putri menatap lekat Rangga.


'' Sedikit, hanya saat ia memperkenalkan namanya saja.'' jawab Rangga


Rangga dan Windy yang sejak tadi menjadi pendengar juga merasa penasaran, siapa pemuda yang mereka maksud.


'' Kalian ini sedang bicarakan siapa sih? Gue jadi penasaran, siapa memangnya pemuda yang bernama Alex itu Put?'' tanya Windy kepo, sedangkan Regan hanya diam menikmati makanan miliknya, ia tak ingin ikut campur urusan anak remaja yang menurutnya hanya membuat kepalanya akan bertambah pusing.


'' Kalian tanyakan saja sama bang Regan, sepertinya dia mengenal pemuda itu.'' jawab Putri sambil melirik kearah abangnya. Regan yang saat itu mengunyah makanannya otomatis tersedak saat mendengar ucapan Putri


Uhuk-uhuk


'' Loh bang kamu kenapa? Ini minum dulu!" ucap Windy sambil memberikan segelas air putih, yang langsung diraih oleh Regan dan meneguknya hingga tandas setengah. Setelahnya ia menatap pada sang adik yang terlihat seolah tak bersalah.


'' Apa hubungannya sama abang Put? Abang aja gk tau siapa yang kalian bicarakan?'' ucap Regan sedikit merasa kesal


''Aku gk tau bang, tapi dia kenal abang dan yang buat aku gk habis pikir dia juga kenal sama papa dan tau jika aku adalah anak papa, soalnya dia sempat sebut nama papa tadi.'' jelas Putri, Regan yang mendengar itu langsung menatap serius pada adiknya.


'' Atau jangan-jangan apa bang?'' tanya Putri tak sabar


'' Iya kenapa bang?'' sambung Windy, sedangkan Rangga hanya diam, walaupun sebenarnya ia juga merasa penasaran.


'' Tadi kamu bilang namanya Alex bukan? Abang berpikir jangan-jangan pemuda itu yang akan dijodohkan papa sama kamu.'' ucapnya santai, namun membuat ketiga remaja yang berada dihadapan ya membelalakan matanya menatap Regan.


'' Apa?? Maksud bang Regan apa??'' tanya mereka kompak, membuat Regan kembali tersedak ludahnya sendiri.


'' Wow kalian ini ternyata bisa sekompak ini ya?'' ucap Regan yang masih terlihat santai.


'' Bisa abang jelaskan? maksud bang Regan tadi apa? dijodohin, siapa yang dijodohin?'' tanya Putri sedikit gusar

__ADS_1


'' Iya bang, apa maksud bang Regan dengan berkata jika Putri sudah dijodohkan dengan laki-laki itu??'' sambung Rangga yang tiba-tiba merasa tak tenang.


'' Ck, Rangga kamu jangan ngomong kayak gitu dong, mana mungkin aku mau dijodohkan dengan orang lain, aku itu maunya hanya kamu, dan jika menikahpun tetap harus dengan kamu.'' ucap Putri yakin, lalu pandangannya kembali pada Regan, ia menatap tajam pada abangnya tersebut, membuat Regan bergidik ngerih, karna ia tau jika adiknya ini sangat nekat orangnya.


'' Gk usah bercanda deh bang, aku tu masih kecil bangai mana mungkin papa mau jodohin aku, yang ada itu abang kali, abangkan udah tua, jadi ya abanglah yang harusnya nikah duluan bukannya aku.'' ucap Putri kesal. Regan yang mendengar hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya, sebenarnya ia tadi hanya bercanda tentang perjodohan tersebut.Namun tentang rasa suka Alex dengan adiknya itu memang benar adanya.


'' Ok, abang akan jelasin siapa pemuda yang bernama Alex tersebut.'' ucap Regan


Dan akhirnya Regan pun menceritakan semua tentang pemuda yang bernama Alex tersebut. Pemuda itu bahkan terang-terangan bilang jika dirinya menyukai Putri saat pertama kali melihat potonya dimeja kerja Johan saat ia dan papanya datang kekantor orangtua nya.


'' Hah serius dia bilang seperti itu bang? To the point banget ya dia.'' kali ini Windy yang bicara.


'' Oh jadi dia anak teman papa, tapi dia kok bisa tau nomor ponsel aku dari mana coba? Apa bang Regan yang kasih taunya?'' Putri menyipitkan matanya pada Regan.


''Eeh ya gk lah, kalau itu abang gk tau, bagai mana mungkin abang obral nomor kamu tanpa ijin sang pemilik, bisa-bisa entar abang kena batunya kayak kemarin.'' ucap Regan yang memang tak memberikan nomor tersebut.


'' Terus siapa yang kasih? masa iya papa?'' ucapnya pelan


'' Mungkin saja Put, kan bang Regan bilangnya kalau dia suka sama kamu, eh tapi kok kamunya biasa aja sih dengarnya?'' tanya Windy


'' Maksudnya yang mana?'' tanya balik Putri.


'' Yaelah, Put, bukannya tadi bang Regan bilang kalau laki-laki yang bernama Alex itu suka sama kamu, kok kamunya biasa aja? Memangnya gk tampan ya?'' goda Windy membuat Rangga yang mendengar mendengus sebal. Windy yang menyadari itu terkikik geli mendengarnya, sepertinya Rangga sudah mulai bucin pada sahabatnya itu, begitulah yang ada dipikirannya saat ini.


'' Astaga Windy, mau tu cowok seganteng apa pun juga aku gk perduli, bagi gue hanya Rangga seorang yang ada didalam sini.' jawab Putri sambil menyentuh dadanya, membuat Regan berdecih mendengarnya, sedangkan Rangga hanya senyum-senyum mendengarnya,


'' Jangan kebanyakan senyum kamu Ga, ntar ujung-ujungnya nangis loh.'' ucap Regan asal, membuat Rangga langsung menetralkan mimik wajahnya.


'' Apaan sih bang Regan gk asik banget, udah sayang jangan didengarin ucapan resek bang Regan.'' sambung Putri yang dibalas dengan dengusan oleh Regan.

__ADS_1


Next


__ADS_2