CINTAI AKU OM !!!

CINTAI AKU OM !!!
Terbongkar


__ADS_3

Misya memegangi pipinya yang terasa panas karna tamparan yang Putri berikan padanya.'' Kalian semua lihatkan, bagai mana bar-barnya gadia ini? dia menamparku,'' teriak Misya seolah meminta keadilan.


'' Putri kenapa kau menampar Misya, sepertinya saya akan benar-benar memberikan hukuman sama kamu,'' ucap pak Gibran, sementara kedua orangtua Putri masih syok dengan apa yang dilakukan putri mereka pada teman sekolahnya, mereka benar-benar tak habis pikir ternyata putri mereka bisa bertindak anarkis seperti itu.


'' Dia pantas mendapatkan itu semua, asal kalian tau, dia adalah seorang ja*la*ng, dan gue sangat benci sama loe Misya, selama ini gue mencoba menahannya, itu semua demi Rangga, gue mencoba bersabar, tapi sekarang tidak lagi.


'' Nak, Putri, sudah jangan lakukan itu,'' Ambar merengkuh tubuh putrinya saat gadis itu kembali ingin menyerang Misya.


'' Mah pelakor ini pantas mendapatkannya, wajahnya memang terlihat polos, tapi itu hanyalah kedoknya saja, dia bukan hanya mencoba menfitnahku, tapi dia juga berusaha merebut Rangga dariku.'' ucapnya sambil menatap tajam kearah Misya.


'' Putri aku tau kamu benci sama aku, tapi kenapa kamu harus mengatakan kalau aku adalah ja*la*ng? aku bukan perempuan seperti itu, bukannya kamu yang ku lihat lebih pantas disebut j*al*a*ng karna sering me--,


Plaakkk...


Lagi-lagi Putri menampar wajah Misya, gadis itu tak akan membiarkan mulut Misya terus memaki dirinya, sudah cukup semua ini pikirnya.


'' Gue benar-benar muak dengar semua sandiwara loe pelakor, sekarang akan gue perlihatkan siapa loe sebenarnya pada semua orang.'' setelah mengatakan itu Putri langsung mengambil ponsel nya dari saku bajunya lalu membuka galeri, saat Putri sibuk dengan ponselnya Misya terlihat mulai gelisah, sepertinya gadis itu sudah menyadari sedang apa Putri dan Rangga tadi berada dibelakang ruang kepala sekolah.


Apa yang Putri ingin perlihatkan? apa mungkin Putri dan Rangga tadi bermaksud untuk mengintip apa yang kulakukan bersama pak Gibran, jika sampai Putri memiliki bukti perbuatan kami maka tamatlah riwayatku.

__ADS_1


'' Ada apa denganmu? kenapa kau kelihatan pucat, padahal gue belum memperlihatkan kebusukan loe itu kan, tapi wajah loe udah seperti mayat hidup begitu.'' cibir Putri


'' Ada apa? apa yang ingin kamu tunjukan sama mereka dek?'' tanya Regan yang penasaran, ia pun langsung melihat isi dari ponsel yang ditunjukan oleh Putri, yang seketika membuat mata Regan membelalak kaget.


'' Ini seriusan?'' tanya Regan yang masih terlihat tak percaya, bisa-bisanya kepala sekolah itu membuat skandal dengan muridnya sendiri pikir Regan.


Setelah beberapa saat terdengar suara notif dari semua guru yang ada disana, tak terkecuali Misya dan kepala sekolah. Bahkan kedua orangtua Putri dan Rangga juga mendapatkan pesan tersebut. Mereka yang heran karna mendapat pesan yang secara bersamaan langsung membukanya, dan alangkah terkejutnya semua orang yang berada disana saat melihat video berisikan perbuatan asusila antara kepala sekolah yaitu pak Gibran dan murid sekolah tersebut yaitu Misya.


'' Apa-apaan ini? Ini semua tidak benar.'' sangkal pak Gibran, ia menatap tajam pada Putri.


'' Pak Gibran apa nya yang tidak benar, ini jelas-jelas adalah anda dan murid anda sendiri, saya tidak menyangka anda benar-benar pedofil, memalukan.'' ucap pak Johan, yang dibenarkan oleh semua guru.


'' Kami sebagai guru-guru disekolah ini sangat malu mempunyai pimpinan seperti anda,


'' Masih menyangkal lagi, lihat warna baju yang bapak gunakan, bukannya sama seperti didalam video tersebut, oh itu artinya ini baru saja terjadi? astaga saya benar-benar tidak menyangka, dan kamu Misya, saya nyesel tadi sudah membela kamu, benar-benar buat malu sekolah saja.'' ucap guru tersebut menayap sinis pada Misya.


'' Tidak itu semua bukan saya, saya pasti dijebak, Putri tega sekali kamu menuduh ku,'' ucap Misya sambil menatap tajam pada Putri.


'' Heeii bangun, jangan mimpi terus loe, saat ini kebusukan kalian berdua sudah terbongkar, bahkan seisi sekolah juga sudah tau kebusukan loe, jadi buat apa lagi loe mengelaknya.'' ucap Putri yang tak habis pikir, jika gadis yang ada didepannya sat ini masih akan menyangkalnya.

__ADS_1


Maaf pak Gibran seperti nya saya akan melaporkan semua ini pada kepala yayasan.'' ucap pak Johan


'' Bukan hanya pada kepala yayasan pah, tapi kita juga harus melaporkan perbuatan asusila ini terhadap pihak yang berwajib,'' sambung Regan


'' Jangan pak Johan, saya mohon jangan laporkan saya, saja benar-benar dijebak oleh Misya, dia yang menggoda saya dan meminta sejumblah uang kepada saya.'' ucap pak Gibran


'' Apa bapak bilang, saya yang menggoda bapak? enak saja, saya yang korban disini, bukannya bapak yang menggoda saya, dan bilang akan terus melanjutkan beasiwa saya sampai tamat jika saya hendak melayani bapak, bahkan bapak berjanji akan memberikan banyak uang jika saya bisa memuaskan bapak, lalu kenapa sekarang bapak bilang kalau bapak dijebak?'' ucap Misya sengit, tanpa mereka sadari mereka telah mengakui semua berbuatan asusila tersebut. Semua orang yang ada disana melongo mendengarnya, tak terkecuali Rangga, pemuda itu benar-benar tidak menyangka jika wanita yang ingin ia tolong agar kebutuhan ekonominya terpenuhi ternyata hanya seorang wanita yang buruk, sungguh ia benar-benar menyesal karna sudah tak mau mendengarkan ucapan Putri saat itu.


Putri melirik kearah Rangga yang tertunduk, entah apa yang dipikirkan pemuda itu saat ini, yang jelas Putri melihat pemuda itu menyesali sesuatu.


'' Sudah-sudah kalian akan kami tindak lanjuti sekarang ikut kami kalian harus mempertanggung jawabkan semuanya.'' ucap guru-guru yang ada disana.


''Ayo Misya kamu ikut dengan ibu, kau juga harus diberikan hukuman.'' ucap salah satu guru wanita sambil menarik tangan Misya.


'' Tidak aku tidak mau, aku gk salah, lepaskan aku,'' ucap nya memberontak.


'' Udahlah Misya terima aja hukuman yang akan mereka berikan sama loe, dan satu lagi sekarang terbuktikan siapa yang sudah melakukan perbuatan mesum disekolah ini?'' Putri tersenyum remeh pada gadis yang ada didepannya.


'' Kau? lihat saja suatu saat aku akan balas semua ini Putri, kau tidak akan pernah hidup bahagia selama aku masih hidup.'' ancam Misya, membuat Regan langsung pasang badan untuk sang adik.

__ADS_1


'' Berani kau sentuh adik saya seujung kuku saja, maka jangan salahkan, jika kau akan menanggung akibatnya bersama orangtuamu.'' ancam Regan, ia sengaja membawa nama orangtua Misya agar gadis itu berpikir dua kali untuk menyakiti adiknya Putri.


Next


__ADS_2