CINTAI AKU OM !!!

CINTAI AKU OM !!!
Berbaikan


__ADS_3

Rangga terus memperhatikan interaksi keduanya dari jarak yang lumayan dekat, namun masih terhalang oleh tembok yang berada diruangan tersebut.


'' Aku gk akan membiarkan kamu diambil laki-laki lain, kamu hanya milikku Putri,'' gumamnya sambil melangkah menuju ruang tamu, dimana saat ini Putri dan Alex berada.


'' Ekhem,'' Rangga sengaja berdehem untuk mengalihkan pandangan keduanya.


'' Rangga,'' Putri yang kaget melihat tiba-tiba ada Rangga, langsung berdiri, ia tak ingin kekasihnya itu salah paham dengannya, apa lagi melihat ada Alex disana.


Kenapa aku yang jadi ketakutan ya? aku kan gk melakukan apapun dengan Alex, apa dia akan marah karna itu? sudahlah biarkan saja, lagi pula sepertinya ini kesempatanku untuk menguji cintanya.


Batin Putri.


'' Rangga sejak kapan kamu datang?'' tanya Putri saat ini gadis itu masih berdiri sambil menatap Rangga.


'' Sejak tadi, pintunya terbuka, tapi saat aku ucapkan salam gk ada yang jawab, jadi aku langsung aja masuk, gk tau nya ternyata yang punya rumah asik bersenda gurau dengan tamunya.'' sindir Rangga pedas


Ya ampun Rangga, aku gk nyangka ternyata mulutnya pedas juga.


Batin Putri.


'' Apa aku mengganggu kalian?'' tanya Rangga sambil melirik Putri dan Alex bergantian.


'' Tidak, duduklah Ga!'' ucap Putri, sambil kembali duduk ditempatnya, Rangga menggangguk sambil melangkah menuju tempat dimana saat ini Putri berada.


Tiba-tiba Putri terjengkit kaget saat Rangga duduk berdempetan disampingnya, hingga tidak ada jarak diantara mereka.'' Rangga kamu terlalu dekat.'' protes Putri, bukan karna ia tak suka Rangga dekat dengannya hanya saja saat ini bukan hanya ada mereka saja diruangan tersebut, tetapi juga ada Alex yang sejak tadi memperhatikan mereka, dan itu membuat Putri risih.


'' Kenapa? kamu gk suka kalau aku deket kamu duduknya? bukankah biasanya kamu yang mepet-mepet sama aku ya? bahkan kamu sering duduk diatas pangkuan aku juga akunya gk protes.''jelas Rangga sambil matanya melirik kearah Alex, sedangkan Putri jangan ditanya, gadis itu sekarang wajahnya sudah sangat memerah bak kepiting rebus, karna ucapan Rangga.


'' Rangga kamu apa-apaan sih ngomong kayak gitu? maksud kamu apa coba?'' Putri mencebik.

__ADS_1


'' Kenapa? apa ada yang salah dengan ucapanku?'' Rangga menatap wajah Putri intens membuat gadis itu salah tingkah.


Rangga kenapa sih, kenapa dia nyebelin banget hari ini.


Batin Putri sambil melirik Rangga yang ada disebelahnya. Sedangkan Alex merasakan hawa sekitar ruangan tersebut semangkin membuat nya gerah.


Sialan, sepertinya dia sengaja membuatku seperti orang bodoh disini.


Batin Alex


'' Oya Putri sebenarnya kedatanganku kesini ingin mengundangmu diacara ulangtahunku yang akan diadakan besok malam.'' ucap Alex, yang tak ingin terlalu lama melihat kemesraan keduanya, walaupun mereka kelihatan bertengkar, namun entah kenapa itu terlihat mesra dimata Alex.


Sebelum menjawab Putri melirik kearah Rangga, namun pemuda itu seolah tak perduli.'' Baiklah gue akan datang, jam berapa acaranya?'' tanya Putri, sedangkan Rangga yang mengira jika Putri akan menolak undangan Alex, langsung mengepalkan tangannya.


'' Terimakasih, aku sangat senang jika kamu datang.'' ucap Alex


'' Kenapa begitu? Putri benarkah yang dia katakan? apa kamu tidak akan datang kepestaku?'' tanya Alex memastikan.


'' Bukan begitu maksud Rangga, maksudnya adalah gue akan datang jika bersama dengannya, bukan begitu Rangga?'' ucap Putri sambil tersenyum paksa kepada pemuda itu.


'' Tentu.'' jawabnya singkat


Sebenarnya Alex cukup kecewa dengan jawaban Putri, tadinya ia hanya ingin Putri saja yang datang, tapi mau bagai mana lagi, yang ia tau pemuda yang ada dihadapannya ini adalah kekasih dari gadis yang ia suka, tidak mungkin Putri mau datang jika tidak bersama Rangga, pikirnya.


***


Setelah kepergian Alex diruang tamu hanya tinggal Putri dan Rangga.'' kamu kenapa bersikap seperti itu tadi sama Alex?'' tanya Putri setelah beberapa saat mereka saling diam.


'' Haruskan membicarakan orang lain, disaat hanya ada kita berdua disini?'' tanya Rangga sambil menatap serius wajah Putri. Karna Rangga tak ingin disaat dengannya Putri membawa nama pria lain.

__ADS_1


'' Bu-bukan begitu Rangga, aku hanya--,'' Putri merasa ia kehilangan kata-kata saat berhadapan dengan Rangga, padahal tadi niatnya ingin membuat pemuda ini mendapatkan sedikit pelajaran, tapi kenapa malah dia yang seolah terintimidasi duluan pikirnya


Rangga sedikit memperbaiki posisi duduknya,kini duduk mereka sudah saling berhadapan.


'' Besok gk usah datang keacara itu, aku gk mau kamu datang!'' ucap Rangga sambil menjeda ucapannya, lalu kembali berkata.'' Putri sebenarnya kedatanganku kesini ingin minta maaf atas semua yang terjadi, aku tau mungkin aku sering menyakitimu secara tidak langsung, dan mungkin aku terlalu bodoh tidak bisa membedakan orang yang mungkin hanya ingin memanfaatkan ku saja, tapi terlepas dari itu semua aku ingin kita kembali lagi seperti dulu, aku benar-benar sayang sama kamu dan gk bisa jauh dari kamu sayang.'' ucap Rangga, tangannya terangkat untuk membelai wajah kekasih yang sangat ia rindukan beberapa hari ini, Putri memejamkan matanya menikmati sentuhan tangan Rangga diwajahnya.


Sebenarnya Putri memang sudah tidak tahan terus berjauhan dengan Rangga, beberapa hari ini ia mati-matian mencoba menghindar, karna memang ia ingin fokus untuk menyelidiki Misya, ia juga ingin tau seberapa besar perasaan yang dimiliki Rangga untuknya, Putri bahkan sempat mencaritahukannya dengan menanyakan pada Niko, dan Niko bilang jika selama mereka berjauhan Rangga sering sekali murung dan tidak fokus dalam pekerjaannya, Niko juga bilang jika saat itu Rangga pernah bilang pada nya bahwa dia sangat mencintai Putri, walau ada sedikit rasa sakit dihati Niko mendengar pengakuan cinta Rangga pada Putri, namun sebagai saudara yang baik tentu ia juga ingin melihat saudaranya bahagia.


'' Putri kamu mau kan maafin aku dan memulai semuanya lagi?'' tanya Rangga sekali lagi


Putri yang memang masih mencintai Rangga tentu saja ingin hubungan mereka kembali seperti dulu, Putri pun langsung mengangguk setuju, membuat Rangga tersenyum senang dan replek memeluk sang kekasih. Tanpa mereka sadari ada dua pasang mata yang memperhatikan mereka sejak tadi.


'' Apa-apaan ini??'' terdengar suara bariton seseorang, membuat Putri dan Rangga langsung saling melepas pelukan mereka.


'' Papa, mama.'' pekiknya kaget melihat kedua orangtuanya tiba-tiba sudah ada didepan mereka.


'' Om, tante.'' Rangga langsung berdiri, ia sedikit menundukan pandangannya saat pak Johan menatapnya tajam.


'' Bisa kalian jelaskan sama kami tentang hubungan kalian berdua?'' kali ini Ambar yang bertanya, ia menatap sepasang remaja yang ada didepannya.


Putri memang tidak pernah menceritakan apapun tentang Rangga kepada kedua orangtuanya, jadi ia tidak tau tanggapan mereka tentang Rangga, karna menurut Putri percuma saja ia bicara, toh papa mamanya tidak akan perduli, apa lagi selama ini mereka jarang dirumah pikirnya.


'' Putri, bisa kamu jelasin sama mama dan papa?!" tanya Ambar sekali lagi.


'' Emm, itu mah, pah, sebenarnya--,''


'' Maaf tante, om, sebenarnya saya menyukai anak tante dan om, saya mencintai nya dan saat ini kami sedang menjalin hubungan, saya berharap tante dan om akan merestui hubungan kami.'' jelas Rangga langsung menyela ucapan Putri, rasa nya tidak pantas jika gadis itu yang menjelaskannya, karna sebagai lelaki ia ingin kedua orangtua kekasihnya itu tau kalau dirinya adalah pria yang gentleman.


Next

__ADS_1


__ADS_2