CINTAI AKU OM !!!

CINTAI AKU OM !!!
Niko Sepupu Rangga


__ADS_3

Saat ini Leo masih berada didalam cafe, namun hanya seorang diri, sedangkan Windy setelah selesai mengatakan apa yang ingin dia katakan pada Leo, ia langsung pergi meninggalkan suaminya disana sendiri, ia tak ingin berlama-lama dengan Leo disana, sebab nantinya hanya akan membuat tekatnya melemah, karna jujur sana, saat bertemu kembali dengan suaminya itu setelah satu minggu lqmanya tak bertemu jujur saja, itu sangat membuatnya merasa iba dengan suaminya tersebut, bagai mana tidak, saat Windy melihatnya setelah beberapa waktu penampilan Leo sangat tidak terurus, dengan jambang yang tidak dicukur, serta penampilan yang biasanya selalu rapi, kini sangat berantakan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ ...


Apakah pernikahanku ini sudah berakhir? bagai mana mungkin aku bisa tanpa kamu Windy, aku sangat mencintaimu, dan aku tidak akan bercerai darimu, gak akan pernah.


Ucap batin Leo


Memang saat pembicaraan mereja berdua tadi Leo mengatakan jika dirinya tak akan menceraikan Windy, namun Windy tetap keukeh ingin mereka segera bercerai, dan Windy juga mengatakan jika besok dia dan kedua orangtuanya akan mengajukan kasus perceraian mereka kepengadilan agama, mendengar ucapan istrinya itu Leo sempat geram, namun dirinya tak ingin membuat Windy semangkin membencinya nanti, maka itu Leo hanya bisa memelas dan terus membujuk, agar Windy mengurungkan niatnya untuk bercerai dengan dirinya, walaupun sepertinya semua nya akan sia-sia saja. Karna Leo tau, walau pun ia baru beberapa bulan menikah dengan Windy, namun ia cukup tau sifat keras istrinya itu.


''Apa yang harus kulakukan sekarang? sepertinya aku harus menemui Rayen dan juga Niken, ia aku harus menemui mereka dan membujuk keduanya agar mau membantuku untuk membujuk Windy agar membatalkan niatnya untuk bercerai denganku.'' monolognya


Jam sudah menunjukan pukul dua belas siang, terlihat siswa-siswi Nusa Bangsa baru saja keluar dari kelas masing-masing untuk beristirahat sejenak dari buku-buku pelajaran mereka.


'' Hai Ken, mau kekantinkan? barengan ya?'' ucap seorang pemuda tampan yang tak lain adalah Niko


Niken hanya mengangguk menanggapi ucapan Niko.


Tak jauh dari mereka, ada Putri yang sedang memperhatikan keduanya.


'' Wah-wah-wah, kayaknya ada yang lagi PDKT nih.'' gumamnya sambil tersenyum penuh misteri.


Putri yang merasa cukup penasaran langsung menyusul Niken kekantin.


'' Aku duduk sama kamu gpp kan Niken?'' tanya Niko, sambil mengambil posisi didepan gadis itu.


'' Iya duduk aja Ko, lagi pula ini kan kantin sekolah, jadi terserah siapa saja mau duduk dimana.'' ucap Niken sebenarnya dia sedikit risih dengan sikap Niko yang menurutnya terus mengikutinya sejak tadi, bukan karna ia tak menyukai Niko dan tak ingin berteman dengannya, namun jika Rayen tau jika disekolah istrinya terus ditempelin seorang pemuda pasti ia mendapat hukuman karna itu.


'' Kamu kenapa sih Niken? aku perhatiin kamu gelisah sekali? apa kamu merasa terganggu ya ada aku disini?'' tanya Niko yang terlihat sedikit kecewa.


'' Aku ha--,,''


''Niken merasa risih jika selalu didekati oleh laki-laki, sebab omnya sangat galak, dan ia tak ingin mendapat masalah nantinya.'' jawab Putri yang tiba-tiba datang sambil menyela ucapan Niken.


'' Oya? benarkah itu Niken?'' tanya Niko memastikan.

__ADS_1


'' I-iya Ko, aku hanya tak ingin mendapat masalah dari om ku.'' jawab nya, sedikit tak enak hati.


Niken melirik pada sahabatnya Putri, sedangkan Putri yang merasa diperhatikan oleh Niken langsung tersenyum sambil menaik turunkan alisnya, dan Niken sangat paham arti dari tatapan menggoda sahabatnya itu.


'' Maaf, kamu Putri kan? pacarnya Rangga teman sekelas saya?'' tanya Niko memastikan.


'' Kok loe tau? memangnya kamu kenal ya sama Rangga?'' tanya Putri penasaran.


'' Saya adalah sepupunya Rangga, dan untuk sementara saya tinggal dirumah nya, karna rumah kami sedang direnovasi.'' jelas Niko.


'' Pastesan aja wajahnya mirip, maksud gue sama-sama tampan, ya kan Niken?'' ucap Putri, sedangkan Niken hanya mengedikan bahunya merasa kurang tertarik dengan ucapan sahabatnya itu.


'' Oya Niko, memangnya kenapa kamu pindah kesekolah ini?'' tanya Niken penasaran.


'' Kebetulan kedua orangtua saya kerjanya dipindahkan kekota ini, jadi mau tak mau akhirnya saya juga harus ikut dengan mereka.'' jelas Niko dan kedua wanita itu mengangguk paham.


*


*


*


'' Gk tau juga sih Put, dan aku juga males mikirin itu,gk penting juga kan?.'' jawab Niken, yang memang tak perduli.


Sedangkan Putri hanya memperlihatkan wajah cengoknya saja, mungkin dalam hati, ia berpikir sayang banget cowok bening seperti Niko diangguri, tapi ia juga paham jika sahabatnya itu sudah menikah dan sangat mencintai suaminya.


Sepulang sekolah Niken dan Putri berjalan menuju parkiran, dan saat itu juga terlihat Rangga dan Niko melangkah kearah mereka.


'' Putri, Niken,'' sapa Rangga dengan senyum manisnya.


'' Hai sayang,'' sapa balik Putri


'' Kamu sama Niko?'' sambungnya sambil menoleh kearah Niko yang berada disamping Rangga.


'' Hai Putri, hai Niken.'' Niko ikut menyapa

__ADS_1


'' Hai cowok ganteng.'' jawab Putri menggoda, sedangkan Niken hanya tersenyum sebagai balasan sapaan Niko


'' Gk usah ganjen jadi cewek, entar kalau cowoknya ngambek baru tau rasa.'' sindir Rangga pada Putri, membuat gadis itu langsung tergelak.


'' Ya ampun pacar aku, ternyata cemburu ya? huluh-huluh...,,jadi mangkin gemas deh.'' ucap Putri gemas.Sedangkan Rangga hanya mendengus.


''Udah dong sayang ngambeknya, aku kan hanya becanda, mana mungkin aku pindah kelain hati, lagi pula cintaku itu udah mentok sama kamu.'' sambung Putri lagi.


'' Udah pintar banget ya ngegombalin pacarnya?'' balas Rangga


'' Bukan ngegombal, tapi itu adalah fakta dan realitanya, jadi itu bukan hanya sekedar rayuan yang hanya ingin menyenangkan hati pasangan semata.'' jawab Putri jujur


'' Iya-iya, aku percaya.'' sambung Rangga.


'' Udah mesraannya? gk kasian apa liat kami disini udah kayak kambing congek.'' protes Niko.


'' Iya nih, kayaknya kami udah gk dianggap lagi ya? serasa dunia milik berdua aja.'' protes Niken


'' Udah gk usah jealous kan ada pasangan masing-masing.'' ucap Putri.


'' Eh, sayang si Niko ini masih jomblo loh,'' sambung Rangga


'' Benarkah? duuh sayang banget ganteng-ganteng jomblo, mau gue carikan cewek gk Ko? gue banyak kenalan cewek cantik loh.'' tawar Putri.


'' Kayaknya gk deh Putri saya masih bisa cari sendiri.'' tolaknya halus.


'' Oh gitu, yaudah deh kalau gk mau.'' jawab Putri sedikit kecewa, karna gagal menjadi mak comblang.


'' Oya, tadi saya sempat dengar kamu bilang disini udah ada pasangan masing-masing kecuali saya, apa itu artinya Niken juga udah punya pasangan??'' tanya Niko, kini pandangannya jatuh pada wajah cantik Niken yang selalu membuatnya berdebar, sejak pertama bertemu.


Baru saja Niken hendak menjawab, Putri lebih dulu menyela ucapannya, untuk menjawab pertanyaan Niko yang dilontarkan untuk Niken.


'' Sayangnya sahabat gue yang satu ini udah punya kekasih, loe terlambat kalau memang mau ngincar dia.


Next

__ADS_1


__ADS_2