
Saat ini motor yang mereka kendarai sudah berada dihalaman rumah Putri, setelah turun Putri langsung mengucapkan terimakasih pada Rangga.
'' Aku masuk ya?''
'' Hanya itu? kamu melupakan sesuatu Putri.'' ucap Rangga membuat gadis itu mengerutkan dahi.
'' Oh maaf jaket kamu belum aku kembalikan ya?'' ucapnya sambil membuka jaket tersebut, karna ia berpikir ia lupa mengembalikan jaket Rangga.
'' Siapa yang minta jaketnya?'' ucapan Rangga membuat Putri menghentikan kegiatannya untuk melepas jaket tersebut ditubuhnya, karna jujur saja rasanya ia juga tak ingin melepaskan nya saat ini.
'' Terus minta apa emang??'' tanya Putri yang memang benar-benar lupa, Rangga turun dari motornya, dan langsung menarik tangan Putri agar lebih dekat dengannya lalu tiba-tiba
Cup
Rangga mengecup kening gadis itu, membuatnya seketika mematung dan sedetik kemudian gadis itu langsung memejamkan matanya merasakan ciuman lembut dan penuh cinta dari Ranga untuknya.
'' Kamu melupakan itu sayang.'' ucapnya sambil mengacak lembut rambut gadis itu, membuat Putri tersenyum lebar, kekasih nya itu sungguh sangat manis.
'' Aku masuk ya?'' ucap Putri
'' Masuklah, istirahat, dan jangan lupa diminum obatnya ya? aku pulang dulu.'' ucap Rangga Putri hanya mengangguk sebagai jawaban.
Sore harinya saat Putri sedang istirahat tiba-tiba saja ada yang mengetuk kamarnya
Tok-tok-tok
'' Ya masuk gk dikunci.'' jawab Putri dari dalam, gadis itu memang baru saja bangun dari tidur siangnya.
'' Hai kak Putri.'' ucap seorang gadis yang ternyata adalah Sila.
'' Loh Sila loe ada disini?
'' Iya kak, kak Putri gimana udah sehat?
'' Udah, loe sama siapa kesini?'' tanya Putri sambil menyandarkan tubuhnya disandaran tempat tidur.
'' Aku datang sama kak Alex, dia mau ketemu kak Putri pengen tau keadaannya kakak katanya.
'' Oh,'' jawabnya singkat
'' Oh apa kak? yuk turun kasian loh kak Alex nungguin dibawah itu.'' ucap Sila, Putri yang merasa tidak enak akhirnya mengiyakan ajakan Sila dan mereka akhirnya keluar dari kamar tersebut.
'' Tuh dia orangnya.'' ucap Regan, saat ini abangnya itu sedang menemani Alex dibawah.
'' Loh bang, tumben jam segini udah ada dirumah?
'' Kenapa emang, gk suka kamu liat abang ada dirumah?
__ADS_1
'' Ya bukan gitu juga bang.''
'' Abang itu sengaja pulang cepat, Rangga bilang tadi sama abang, kalau kamu masuk rumah sakit, karna ganguan pencernaan, dan saat dirumah juga Alex bilang hal yang sama, kok bisa? bukannya abang udah sering ingetin kamu ya dek, kalau makan itu jangan sembarangan,'' ucap Regan, ada kekesalan dalam nada bicaranya.
'' Iya bang aku minta maaf, udah dong, masa didepan tamu abang marah-marah gitu sama aku.'' ucapnya mencebik.
'' Kalau yang aku lihat kayaknya kamu memang sudah lebih baik deh.'' sambung Alex tiba-tiba.
'' Ya seperti yang loe lihat, gue udah lebih baik kok.'' jawab Putri
'' Gimana kalau kita jalan keluar?'' ajak Alex
'' Iya kak yuk ke cafe kak Rangga, katanya disana ada penyanyi baru loh.'' sambung Sila
'' Penyanyi baru? maksudnya?
'' Emang Rangga gk bilang? kalau malam ini ada penyanyi baru yang mengisi acara disana? temanku bilang orangnya lumayan cantik loh.'' ucap Alex, Regan yang mendengar hanya menggelengkan kepala. Selagi tidak ada yang dirugikan maka Regan tidak akan ikut campur masalah cinta segitiga itu, namun jika menurutnya sudah tidak wajar maka ia akan turun tangan mengatasinya.
'' Yakalau penasaran pergi saja dengan mereka.'' ucap Regan tiba-tiba membuat Putri langsung menatap kearahnya.
'' Seriusan bang?'' tanya gadis itu seolah tak percaya, sebab biasanya abangnya itu tidak akan memberikan ijin padanya untuk pergi keluar rumah setelah sakit. Walaupun ia mengatakan jika dirinya sudah sehat, abang nya itu akan tetap melarangnya namun sekarang kenapa Regan mengijinkannya? apa karna ia pergi bersama Alex makanya diberi ijin, pikirnya
Saat ini mereka sedang dalam perjalanan menuju cafe, sepanjang jalan Sila terus bercerita tentang penyanyi yang akan mengisi acara dicafe Rangga tersebut, Sila juga mengatakan jika suara penyanyi itu bagus dan merdu karna ia pernah sekali melihatnya tampil disuatu acara,
'' Kalian kok bisa tau jika malam ini dia yang tampil disana?'' tanya Putri penasaran
***
'' Waah rame banget malam ini kak. Yang datang juga cowok cakep semua deh kayaknya.'' ucap Sila sangat antusias.
Sedangkan Putri sama sekali tak perduli, matanya terus mencari sosok pemilik cafe tersebut.
Kemana dia, kok gk kelihatan? apa mungkin diruangannya kali ya.
Batin nya.
'' Lex, Sila, gue ketoilet dulu ya.'' ucapnya yang langsung melangkah menuju toilet, beberapa menit kemudian setelah keluar dari toilet Putri berniat menemui Rangga, karna jujur saja setelah perpisahannya tadi siang ia sudah kembali rindu dengan pemuda tersebut.
Kini Putri sudah berada didepan pintu ruangan Rangga, ia melihat pintu tersebut sedikit terbuka, bahkan samar-samar Putri mendengar ada suara seorang wanita didalam sana, dengan rasa penasaran dan rasa was-was ia pun langsung membuka sedikit lebih lebar lagi pintu tersebut, matanya melebar sempurna saat melihat Rangga sedang duduk santai bersama dengan seorang gadis cantik, mereka terlihat asik mengobrol bersama hingga tak menyadari kedatangannya. Tiba-tiba saja jantung Putri berdetak kencang, hatinya sakit saat melihat pemuda yang dicintainya tertawa bersama dengan gadis lain.
Inikah salah satu alasanmu menolak saat aku mengajakmu menikah Rangga? apa kamu masih ingin bebas dan tak mau terikat makanya kamu menolakku saat itu? jika memang benar baiklah, mulai sekarang aku tidak akan pernah meminta apapun padamu lagi , biarlah kujalani semuanya seperti air yang mengalir.
Ucap batin Putri, perlahan ia pun meninggalkan tempat itu dan menuju tempat dimana Alex dan Sila berada.
Aroma ini? Putri apakah dia baru saja berada ditempat ini? apa gadis itu ada disini?
Batin Rangga.
__ADS_1
'' Ada apa Rangga? Kamu cari siapa?'' tanya gadis yang berada dalam satu ruangan yang sama dengannya.
'' Tidak, oya bukankah ini saatnya kamu tampil? sudah sana mereka pasti sudah menunggumu.'' ucap Rangga
'' Iya kamu benar, baiklah aku akan segera kesana.'' ucap gadis tersebut dan dia adalah Ratu yang akan mengisi acara cafe Rangga malam ini, Ratu juga adalah teman lama Rangga yang baru bertemu sekarang setelah sekian lama tak bertemu, makanya tadi mereka terlihat sangat akrap.
'' Kak lama banget ketoiletnya?'' tanya Sila
'' Iya ngantri soalnya tadi.'' jawabnya, sedangkan Alex hanya melirik saja tanpa ingin bertanya.
'' Eh kak itu dia Ratu.'' ucap Sila membuat Putri langsung mengalihkan pandangannya.
Dia kan yang tadi berada didalam ruangan Rangga, jadi dia yang namanya Ratu, apa Rangga selama ini mengenalnya, bahkan tadi mereka sangat akrab saat ku lihat diruangannya.
Batin Putri sambil terus memperhatikan gadis tersebut.
Saat ini Rangga sedang berada diruangan cafe, berbaur dengan para pengunjung yang datang, sesekali matanya memperhatikan pengunjung cafe yang baru masuk mau pun yang sudah duduk santai dimeja cafe, hingga matanya menangkap sosok yang sangat ia kenali sedang tertawa bersama dengan pria lain.
'' Putri, dia disini bersama laki-laki itu,'' gumamnya dengan tangan terkepal, entah kenapa setiap ia melihat Putri dekat dengan laki-laki lain darahnya selalu saja mendidih, sama seperti saat gadis itu tengah digoda laki-laki lain ia merasa sangat marah. Dengan langkah lebar Rangga pun langsung melangkah menuju kearah meja yamg mereka tempati.
'' Putri kamu disini??'' tanya langsung pemuda tersebut dengan nada dingin.
'' Rangga, maaf ya aku gk ngabarin kamu dulu kalau mau datang,'' jawab Putri santai
'' Bersama dia?'' Rangga melirik pada Alex, namun pemuda itu seolah tak perduli.
'' Iya, sama Seli juga, duduklah jangan terlalu lama berdiri gk baik untuk kesehatan.'' candanya
'' Penyanyinya cantik ya Ga? baru ya kok aku gk pernah lihat?'' tanya Putri sambil pandangannya terus tertuju pada Ratu yang saat itu masih betnyanyi diatas panggung.
'' Namanya Ratu, dia teman lama aku dan kami baru bertemu kembali setelah sekian tahun tidak bertemu.'' jelas Rangga sedangkan Putri hanya menganggukan kepalanya pertanda ia paham.
'' Kamu kok kesini? apa sudah sehat?
'' Kalau masih sakit gk mungkin aku berada di cafe ini dan menikmati suara merdu teman lama mu itu.'' jawabnya lagi.
' Bang Regan tau kamu kesini?
''Justru bang Reganlah yang menyuruhku untuk membawa Putri jalan keluar.'' kali ini Alex yang menjawab pertanyaan Rangga.
'' Benarkah Putri?'' tanya Rangga memastikan, seolah tak percaya dengan ucapan Alex, sama seperti Putri pada awalnya
'' Iya, tadinya aku juga heran kenapa bang Regan mengijinkanku pergi, mungkin karna bersama Alex makanya bang Regan kasih ijin kali, entahlah aku juga kurang yakin.'' jawab Putri seolah tak terlalu perduli.
Mendengar jawaban Putri entah kenapa ada rasa tidak tenang dalam dirinya, ia takut abang dari kekasihnya itu benar-benar ber maksud untuk menjodohkan Putri dan Alex, buktinya kenapa Regan mengijinkan adiknya itu pergi bersama pemuda lain, sementara ia sudah memiliki kekasih, pikirnya.
Next
__ADS_1