CINTAI AKU OM !!!

CINTAI AKU OM !!!
Kalau Aku Gk Mau Gimana?


__ADS_3

Saat ini didalam kelas Rangga sedang duduk bersama dengan Niko, entah apa yang sedang mereka bicarakan saat ini yang pasti keduanya terlihat sangat asik, hingga seseorang datang dan langsung menyita perhatian keduanya.


'' Hai Rangga, nama ku Misya dari kelas sebelah, a-aku datang kesini mau ngasih kamu ini.'' ucap nya gugup, saat ini seorang gadis manis sedang berdiri dihadapan Rangga dan juga Niko, sambil membawa kue tart mini, sebenarnya ia sedikit ragu. takut jika Rangga akan menolaknya.


Seketika Rangga dan Niko saling pandang,


'' Tapi hari ini saya tidak sedang berulang tahun.'' jawab pemuda tersebut.


'' Aku tau, aku hanya ingin membaginya padamu karna hari ini aku berulang tahun.'' jawab gadis itu.


'' Benarkah? baiklah kalau begitu saya akan menerimanya, dan saya juga mengucapkan selamat ulang tahun ya untukmu.'' ucap Rangga sambil tersenyum.


'' Terimakasih Rangga.'' jawabnya sambil memberikan kue tersebut kepada Rangga.


'' Apa hanya Rangga yang mendapatkannya? saya tidak?'' tanya Niko yang berpura ngambek.


'' Oh, maaf Niko, aku lupa.'' sesal gadis tersebut.


'' Gpp saya hanya bercanda.'' sambung Niko lagi.


'' Santai bro, gue masih bisa membaginya denganmu.'' ucap Rangga, seketika membuat ketiganya tersenyum. Tanpa mereka sadari ada seseorang yang sejak tadi memperhatikan ketiga nya, dan dia adalah Putri, tadinya Putri ingin mengajak Rangga makan dikantin, karna memang saat ini sudah jam istirahat, namun saat sampai didepan kelas ia melihat seorang gadia masuk dengan membawa kue, Putri yang merasa penasaran langsung mengintip dari luar. Namun seketika darahnya mendidih saat melihat gadis tersebut memberikan kue tersebut pada kekasihnya Rangga, dan yang membuat Putri semangkin marah karna Rangga langsung menerima kue tersebut.


Si Rangga apa-apaan sih? Buat apa coba dia nerima kue dari gadis kegatelan itu, itukan sama saja memberi harapan padanya, karna aku sangat tau gadis itu pasti menyukai nya, karna jika tidak mana mungkin ia hanya memberikan kue itu pada Rangga saja, padahal kan masih ada Niko disana.


Batin Putri yang merasa geram.


'' Rangga dimakan dong kuenya itu aku sendiri loh yang buat.'' ucap gadis yang bernama Misya tersebut.


'' Benarkah baiklah saya akan mencobanya.'' ucap Rayen, belum lagi Rangga memasukan kue tersebut kedalam mulutnya tiba-tiba Putri langsung mengambil dan menjatuhkan kue tersebut diatas lantai.


'' Putri apa yang kamu lakukan?'' tanya Rangga yang tidak percaya jika kekasihnya itu akan melakukan hal seperti itu, saat ini kue pemberian dari Misya sudah jatuh dilantai karna dibuang oleh Putri.

__ADS_1


'' Rangga kue kayak gini tuh gk ada enak-enak nya tau gk, aku bisa kok buatin yang lebih lezat jika kamu mau.'' ucap Putri tanpa rasa bersalah.


Namun Rangga tak menghiraukan ucapan Putri, sebab ia merasa tak enak hati pada gadis yang telah memberikannya kue tersebut, saat ini Rangga dapat melihat kesedihan dimata gadis itu.


'' Misya saya minta maaf karna telah menjatuhkan kue pemberianmu.'' sesal Rangga sambil menatap wajah Misya yang saat itu pandangannya masih tertuju pada kue yang ada diatas lantai tersebut yang kini sudah tak berbentuk lagi.


'' Rangga buat apa kamu minta maaf sama dia? Kan aku yang jatuhin kue nya bukan kamu.'' ucap Putri


Mendengar ucapan Putri Rangga langsung menatap kearah kekasihnya itu dengan tajam.


'' Tau kamu yang salah? tapi kenapa gk mau minta maaf? lagi pula buat apa kamu buang kue itu? aku gk nyangka kamu bisa sejahat ini Putri.'' ucap Rangga yang terlihat kecewa.


'' Sudahlah Rangga aku gpp, mungkin dia gk sengaja, kalau gitu aku permisi dulu.'' setelah mengatakan itu Misya langsung keluar dari ruang kelas tersebut.


'' Eh tunggu!" Rangga memanggil gadis tersebut, karna memang merasa tidak enak.


'' Rangga kamu ngapain sih manggil dia? Emangnya dia siapa? gk penting banget.'' ucap Putri bette karna Rangga terlihat perduli dengan gadis tersebut.


'' Rangga kamu kok gitu sih? Jadi kamu lebih belain gadis miskin itu dari pada aku pacar kami sendiri gitu?'' ucapnya kesal.


Mendengar ucapan Putri Rangga langsung menghentikan langkahnya.


'' Aku mau kamu segera minta maaf sama Misya.'' ucap Rangga sambil menatap mata kekasihnya itu.


'' Kalau aku gk mau gimana?'' tantang Putri


'' Terserah, tapi jangan temui aku sebelum kamu melakukannya.'' setelah mengatakan itu Rangga kembali melanjutkan langkahnya.


'' Rangga! Ranggaa!! iihhh, kok nyebelin banget sih, semua ini gara-gara perempuan miskin itu.'' ucapnya marah.


Putri memang mengenal Misya, ia tau gadis itu adalah salah satu yang mendapatkan beasiswa disekolah elit tersebut, karna ia pernah melihat beberapa kali melihatnya keluar dari ruang kepala sekolah, saat itu Putri baru keluar dari ruangan guru untuk mengumpulkan hasil tugas nya bersama salah satu temannya, dan temannya tersebut memang mengenal Misya, dan temannya itulah yang mengatakan jika Misya adalah gadis dari keluarga yang kurang mampu dan bisa bersekolah disekolah tersebut karna mendapatkan beasiswa.

__ADS_1


...----------------...


'' Rangga apa menurutmu Putri mau meminta maaf pada gadis itu?'' tanya Niko saat ini kedua pemuda tampan itu sedang duduk di kantin sekolah.


'' Entahlah, tapi yang pasti gue tidak akan menemui nya jika dia belum meminta maaf dan menyadari kesalahannya.'' jawab Rangga, Niko mengangguk pahan, ia tak akan membela Putri karna yang dilakukan kekasih dari sepupunya itu memang salah.


Sedangkan Putri terlihat sangat kesal, saat ini gadis tersebut sedang berjalan menuju kantin. Dari jauh Niko melihat Putri sedang melangkah kearah kantin, namun ia melihat pandangan gadis itu terlihat tidak fokus.


'' Ga, itu cewek loe kayaknya menuju kesini.'' ucap Niko sambil menunjuk dengan dagunya, Rangga mengikuti arah pandang Niko, sebenarnya Rangga tidak tega melakukan nya pada gadisnya itu, namun sesekali sepertinya ia harus sedikit tegas padanya agar kekasihnya itu tak selalu bersikap seenaknya.


Langkah gadis itu semangkin dekat, namun masih belum menyadari keberadaan Rangga dan Niko yang ternyata duduk tak jauh dari keberadaannya, sampai akhirnya..


'' Ekhem,'' Niko sengaja berdehem untuk membuat Putri menyadari keberadaan mereka, namun justru kena sikutan oleh Rangga membuat Niko meringis pelan.


'' Sakit Ga,'' protesnya, namun Rangga seolah tak perduli.


'' Rangga,'' gumam Putri saat melihat keberadaan kekasihnya itu ditempat yang sama dengan nya saat ini.


Saat Putri hendak melangkah menuju mereka tiba-tiba Rangga langsung bangkit dari duduknya, berniat pergi dari meja tersebut.


Rangga apa sebegitu marahnya kamu sama aku hanya karna gadis miskin itu?


Batin Putri geram.


'' Rangga aku mau bicara sama kamu.'' ucap Putri


'' Gk ada yang perlu dibicarakan.'' jawab Rangga datar


'' Kamu kok gitu sih Ga? cuma karna gadis itu kamu bersikap seperti ini sama aku, lagian itu kan hanya masalah sepele, kita bisa bicara baik-baik ngapain harus seperti ini, atau jangan-jangan kamu suka ya sama dia?


Next

__ADS_1


__ADS_2