CINTAI AKU OM !!!

CINTAI AKU OM !!!
Salah faham


__ADS_3

Jam sudah menunjukan pukul tujuh malam, didalam kamarnya Putri sedang bersiap karna malam ini ia memutuskan akan kembali lagi ke cafe, ia tak akan membiarkan pelakor berkeliaran disekeliling kekasihnya itu.


'' Cantik banget sih aku malam ini?'' pujinya pada diri sendiri, setelah dirasa pas Putri pun langsung meraih ponsel dan tas selempang miliknya.


'' Semoga saja bang Regan tidak tau.'' gumamnya sambil turun dengan mengendap-endap, setelah pulang tadi sore Putri memang belum ada bertemu dengan abang nya itu, dirinya memang sengaja menghindar agar tidak dihukum oleh abangnya tersebut.


'' Akhirnya bebas juga.'' gumamnya walau pun sempat sedikit cekcok dengan satpam akhirnya Putri bisa keluar juga.


'' Untung saja aku telpon mama untuk meyakinkan pak satpam, kalau tidak mana bisa aku keluar, aku yakin pasti bang Regan yang menyuruh pak satpam untuk melarangku pergi, dasar abang nyebelin.'' gerutunya, tak mau terlalu lama berada dirumah, Putri pun langsung menyetop taksi yang lewat didepan rumahnya itu.


Dua puluh menit kemudian, Putri pun sampai didepan cafe Rangga, setelah membayar ongkos taksi Putri langdung turun dan berjalan masuk menuju cafe kekasihnya itu.


'' Woow malam ini rame banget, kira-kira dimana pacar gue ya? Padahal baru dua jam yang lalu pisah, udah kangen aja.'' gumamnya pelan sambil tersenyum.


'' Hai Putri,'' tiba-tiba saja Putri mendengar namanya dipanggil seseorang. Ia pun langsung berbalik melihat siapa yang telah memanggilnya itu.


'' Loe? ngapain loe ada di sini?'' tanya Putri sambil mengrenyit kan dahi


'' Kamu ini aneh sekali, ini adalah tempat umum, siapa saja boleh datang, kalau gk ada yang datang bisa bangkrut yang punya cafe.'' ucap orang tersebut dan dia adalah Alex, pemuda yang selalu mengganggu Putri.


'' Terserah loe,'' Putri meninggalkan Alex ia tak ingin menanggapi pemuda yang menurutnya sangat menyebalkan itu.


'' Dimana sih Rangga, kok gk kelihatan sejak tadi, Niko juga gk kelihatan,'' gerutu gadis cantik itu.


'' Mba Putri pasti cari mas Rangga ya?'' tanya salah satu pelayan cafe


'' Eh iya, kamu ada lihat?'' tanya Putri


'' Tadi ada dibelakang kak, katanya cari Misya tadi.


'' Hah? cari Misya untuk apa dia dicariin sama Rangga?


'' Mas Rangga tadi bilang nya mau ambil ponsel miliknya yang dipinjam Misya.'' jelas pelayan tersebut.

__ADS_1


'' Oh yaudah makasih ya.'' Putri langsung menuju ketaman belakang, entah kenapa perasaan nya tidak karuan, jantungnya tiba-tiba berdebar gelisah, setelah sampai diluar pandangan Putri langsung mengedar keseluruh taman tersebut.


Rangga dimana kamu, apa yang sebenarnya kamu lakukan disini?


Batin nya, matanya terus menyapu seluruh tempat untuk mencari sosok Rangga ditengah gelapnya malam, karna dibelakang hanya ada beberapa lampu temaran,hingga membuat pandangannya sedikit terbatas.


'' Sepertinya Rangga memang tidak ada disini,'' gumamnya, Putri memilih untuk pergi dari taman belakang tersebut, namun baru saja kakinya berjalan beberapa langkah, samar-samar telinganya mendengar suara orang bicara. Putri yang merasa penasaran langsung mencari asal suara tersebut,


'' Sepertinya dari sini suaranya tadi, tapi kok udah hilang ya? masa sih aku salah dengar? Namun beberapa saat kemudia suara itu kembali terdengar.


'' Ah Rangga aku sangat mencintai kamu, kumohon terima aku menjadi pacarmu, jadikan aku yang kedua aku juga tidak masalah, aku rela.'' ucap suara seseorang yang sangat ia kenal.


Mata Putri melotot sempurna, jantungnya seakan berhenti berdetak, kala menyaksikan yang terjadi didepan matanya, walaupun tidak terlalu jelas, namun Putri bisa melihatnya, saat ini kekasihnya Rangga sedang berciuman dengan wanita yang sangat ia benci, ya dia lah Mika, walau pun Putri melihat Mika lah yang lebih mendominasi namun tetap saja bagi Putri ini ada sebuah pengkhianatan.


Tangan gadis itu terkepal kuat, rasanya darahnya mendidih dengan dada yang naik turun menandakan jika saat ini dia sangat marah.


'' RANGGAA !!!!


'' Putri.'' Rangga terlihat syok dan ketakutan,'' Sayang ini tidak seperti yang kamu lihat, ini hanya salah paham.'' ucap Rangga mencoba menjelaskan, pemuda itu melangkah mendekati kekasihnya yang masih mematung.


'' Sayang aku ti--,''


PLAAKKK !!


Satu tamparan mengenai wajah Rangga, membuat pemuda itu meringis pelan,


'' Aku sama sekali gk nyangka sama kamu Ga, aku gk nyangka, kamu tega main dengan cewek murahan itu dibelakang aku,kenapa kamu setega ini sama aku? Apa salah aku?? Aku benci sama kamu Rangga, aku BENCII !!!'' jerit Putri setelah itu ia langsung pergi meninggalkan Rangga yang masih syok.


'' Putri! Putri tunggu aku! Kamu salah paham.'' teriak Rangga sekali lagi, ia mendesah frustasi, namun ia tak ingin menyerah, Rangga harus menjelaskan semuanya, ia takut Putri akan meninggalkannya karna kejadian ini.


Dibelakang Rangga masih ada Misya yang tersenyum licik, ternyata usahanya untuk menghancurkan hubungan Putri dan Rangga tidak sia-sia.


Ini belum seberapa, atas apa yang kau lakukan padaku, hinaan itu tidak akan pernah aku lupakan, aku akan lebih membuat hidupmu menderita, aku pastikan Rangga akan meninggalkanmu dan menjadi milikku selamanya.

__ADS_1


Batin Misya


'' Hai Putri kamu datang lagi?'' Niko melihat Putri yang baru saja masuk dari pintu samping.


'' Tunggu kamu kenapa? ada apa Putri? Kamu kok nangis?'' cerca Niko saat melihat mata Putri yang masih berlinang air mata.


'' Gue gpp, Ko bisa gk loe bawa gue pergi dari tempat ini?''


'' Hah? tapi Rangga?'' gimana nanti dia nyariin kamu gimana?'' tanya Niko yang memang belum tau masalahnya.


'' Kalau kamu gk mau aku pergi sendiri.'' ucap Putri sambil meninggalkan Niko


'' Putri, tunggu! Ok biar aku antar kamu.'' ucap Niko, ia tak tau apa masalah yang menimpa Putri, yang pasti Niko bisa melihat kesedihan dimata gadis itu.


Saat hendak keluar tak sengaja matanya bertatapan dengan Alex, pemuda itu masih disana, ia melihat wajah Putri yang terlihat sembab. Putri mengalihkan pandangannya dan langsung melanjutkan langkahnya.


'' Putri! putri tunggu sayang aku bisa jelasin, semuanya salah paham,'' ucap Rangga yang tiba-tiba datang dan langsung menarik tangan kekasihnya itu, membuat Putri menatap tajam pada pemuda tersebut.


'' Lepas!!! Teriak Putri sambil menarik tangannya, namun sepertinya Rangga tak ingin melepaskannya, sebelum kekasihnya itu mendengarkan ucapannya.


Putri meringis menahan sakit akibat tarikan tangan yang mereka lakukan. Membuat Niko bingung harus berbuat apa?


'' Rangga sebaiknya lepaskan tangan Putri, ia merasa kesakitan.'' jelas Niko, Rangga yang baru menyadari pergelangan tangan Putri memerah langsung melepaskan tangannya.


'' Maaf aku gk sengaja sayang, tadi ini sungguh tidak seperti yang kamu bayangkan aku dan Misya tidak melakukan apapun, aku hanya berniat mengambil ponselku yang ada ditangannya saat itu, dan aku ti--,''


'' STOOPP!!! Aku gk mau mendengar penjelasan apapun Ga, karna semuanya sudah jelas, aku lihat dengan mata kepalaku sendiri kalau kamu dan perempuan kampungan itu berciuman dibelakang.'' ungkapan Putri sontak membuat Niko menatap kearah sepupunya itu, bagai mana bisa, rasanya tak mungkin pikirnya.


'' Itu semua gk benar, semua itu salah, aku gk tau kenapa tiba-tiba dia bisa menyerang dan menciumku, percayalah, aku hanya mencintaimu Putri.'' ucap Rangga dengan suara lirih, sungguh ia tak tau lagi caranya untuk menjelaskan pada gadisnya itu, jika itu benar-benar suatu ketidak sengajaan.


Next


Pliis jangan buly dulu ya guys, karna ini suatu ketidak sengajaan kata Rangga, jadi kalian harus dengarkan penjelasan otor juga 😁

__ADS_1


__ADS_2