CINTAI AKU OM !!!

CINTAI AKU OM !!!
Digilir Preman


__ADS_3

'' Loh bukannya tadi anda nona yang sudah menghentikan mobil kami untuk meminta bantuan pada kami, iyakan ? dan sekarang kami siap kok membantu anda.


'' Tidak usah pak, terimakasih, sepertinya saya tidak jadi minta tumpangannya.'' jawab Viona lagi.


'' Baiklah kalau gitu saya kembali saja kemobil saya, kalian bisa lanjutkan perjalanan kalian.'' sambungnya sambil melangkah menuju mobil miliknya.


'' Hei nona, mana bisa begitu anda sudah menghentikan mobil kami, dan mengatakan ingin meminta tumpangan tadi benarkan? lalu kenapa sekarang berubah pikiran? ayolah kami akan membantumu, dan kami akan mengantarmu sampai tujuan benarkan teman-teman?'' ucap salah satu lelaki yang menghalangi langkah Viona


'' Tidak usah, biar saya menunggu teman saya saja.'' ucap Viona sambil ingin melewati lelaki yang sudah menghalangi jalannya tadi, namun sepertinya lelaki itu tak ingin membiarkan Viona melewatinya.


'' Maaf pak, tolong beri saya jalan!" ucap Viona sambil mencoba melewati lelaki tersebut.


Heei nona kenapa terburu-buru, jika kau tak ingin ikut dengan kami, maka kami akan menemanimu disini jadi jangan takut sendirian.'' ucap salah satu dari mereka


'' Nona anda sangat cantik, jauh lebih cantik dari yang saya lihat di majalah.'' ucapnya sambil mencoba menyentuh wajah Viona.


'' Hei pak jangan kurang ajar ya anda.'' ucapnya sambil menepis tangan lelaki tersebut.


'' Waah, ternyata wanita ini galak juga ya? aku sangat suka yang galak-galak begini pasti itunya sangat nikmat.'' sambung yang lainnya, diiringi gelak tawa preman-preman tersebut.


'' Jangan kurang ajar ya kalian, sebaiknya kalian cepat pergi dari sini, atau saya akan berteriak!" ancamnya, sambil menatap waspada dengan keempat lelaki yang ada dihadapannya.


'' Jangan galak-galak nona, santai saja lagi pula percuma juga anda berteriak disini sampai suara anda habis pun tidak akan ada yang mendengarkan teriakanmu, jadi sudahlah berdamai saja dengan kami dan layani kita-kita, kami jamin kamu akan puas dengan servis yang akan kami berikan.


'' Saya bukan wanita murahan jadi sebaiknya kalian jangan macam-macam dengan saya ya! atau saya akan lapor pada polisi!'' Viona kembali mengancam.


'' Jangan banyak bicara kamu, sebaiknya kau turuti saja kemauan kami atau kami akan memaksamu.

__ADS_1


'' Benar apa yang teman saya bilang nona, anda tinggal nikmati saja, saya yakin anda akan puas, dan ketagihan.'' ucap lelaki kepala botak sambil menatap liar tubuh Viona.


'' Tidak! jangan macam-macam kalian!" Viona berteriak menatap waspada pada keempat lelaki tersebut, kemudian ia langsung mencoba melarikan diri dari mereka, namun sayang langkahnya tak cukup jauh, sehingga dengan mudah mereka menangkap tubuhnya.


'' Lepaskan! mau apa kalian? cepat lepaskan saya sekarang juga!!" Viona terus memberontak saat kedua tangannya dipegang dengan kuat oleh lelaki yang ada disana.


'' Tenamglah gadis manis sebentar lagi kau akan merasakan kenikmatan dari hujaman keperkasaan kami diliang kewanitaan milikmu itu.'' ucap salah satu lelaki itu sambil tersenyum mesum pada Viona.


'' Tidak! jangan ku mohon lepaskan aku! aku tidak mau tolong jangan lakukan apapun padaku, aku akan memberikan apapun yang kalian mau, asalkan kalian lepaskan aku.'' ucap Viona yang masih mencoba bernegosiasi pada keempat lelaki yang bisa dikatakan seperti preman tersebut.


'' Maaf nona, sayangnya kami sama sekali tak membutuhkan uangmu atau apapun itu yang kau tawarkan, yang kami butuhkan saat ini hanyalah kepuasan dari tubuhmu yang indah ini, jadi sebaiknya nikmati saja apa yang akan kami lakukan terhadapmu.''


'' Sudahlah jangan banyak bicara sebaiknya bawa dia masuk kedalam mobil kita akan menikmati tubuhnya secara bergilir.'' ucap salah satu preman tersebut.


'' Tidak, komohon jangan lakukan apapun padaku, kumohon! huhuhuhu.....'' Viona mulai menangis dan terus berontak saat tubuhnya digiring masuk kedalam mobil mini bus milik preman tersebut.


'' Pak tolong jangan lakukan apapun padaku saya mohon!" ucap Viona mengiba berharap preman tersebut mau berbelas kasih padanya.


'' Makanya kamu jangan memberontak dengan apa yang akan saya lakukan jika tidak saya akan berbuat kasar padamu.'' ancam preman tersebut, yang mulai mendekati tubuh Viona, membuat wanita itu langsung mundur.


'' Tolong buka pintunya!" teriak Viona sambil terus berusaha membuka pintu mobil yang sayangnya sudah terkunci.


'' Sudah diam, jangan berteriak terus kamu.'' ucap preman itu yang langsung menarik pakaian yang Viona gunakan hingga robek dibagian lengannya.


'' Tolong-tolong, siapa saja tolong aku!!" teriak nya kuat.


Preman tersebut yang sudah mulai emosi langsung menampar wajah Viona dengan kuat.

__ADS_1


Plaak! plaakk!!


''Aakkhhh,'' Viona memekik kesakitan sambil memegangi kedua pipinya yang terasa panas akibat tamparan preman tersebut, bahkan sudut bibirnya terlihat mengeluarkan darah segar


'' Sudah saya katakan untuk diam dan jangan macam-macam, tapi kau masih saja berteriak jadi rasakan itu.


'' Saya mohon pak jangan lakukan itu pada saya,'' ucapnya lirih dan terus memohon.


Namun sepertinya preman tersebut sama sekali tak menghiraukan ucapan Viona dengan kasar dan penuh nafsu ia mulai menciumi wajah wanita itu.


'' Aahh jangan, hentikaann!!" teriaknya sambil memberontak membuat preman tersebut lagi-lagi harus memukul wajahnya untuk yang kesekian kali, membuat wanita itu langsung terkulai lemas, akhirnya tanpa perlawanan preman tersebut melakukan aksinya yang sejak tadi ingin ia lakukan pada tubuh Viona.


Saat ini tubuh Viona sudah polos tanpa sehelai benang pun, ia merasakan tubuhnya sedang dinikmati oleh preman tersebut, namun ia yang merasa sudah tak berdaya hanya bisa pasrah saat merasakan area pribadinya dinikmati oleh preman tersebut.


'' Aahh, milikmu sangat nikmat sayang, aku sangat puas meraskan milikmu ini.'' ucap preman tersebut sambil terus menghujami tubuh bagian bawah Viona dengan kasar, hingga membuat Viona sedikit meringis.


Hampir satu jam lamanya preman tersebut menggagahi tubuh Viona, tak lama setelah itu terdengar erangan panjang dari dalam mobil, menandakan bahwa lelaki tersebut telah sampai pada puncaknya. Setelah puas ia langsung keluar dari dalam mobil tersebut.


'' Lama sekali bos, kami sudah tak sabar menunggu giliran ini, ingin merasakan juga tubuh mulus wanita itu.'' ucap salah satu preman yang sudah merasa tak sabar ingin segera mencicipi tubuh Viona.


'' Haha,, habisnya tubuhnya sangat nikmat, aku tak bisa berhenti menikmatinya, yasudah sana lakukan sepuas kalian!" ucap pria bertato tersebut sambil memberi jalan untuk temannya masuk.


Satu persatu preman tersebut berhasil menikmati tubuh Viona, bahkan terlihat cairan mereka membasahi tubuh wanita itu saat ini Viona nyaris pingsang, tubuhnya lemas tak berdaya inti miliknya terasa kebas, dan mungkin sudah berapa kali benih dari preman-preman itu menyembur masuk kedalam rahimnya, saat ini bagian tubuhnya dipenuhi oleh tanda merah keunguan disetiap sudutnya, bahkan ia juga merasa area pribadinya terasa sakit dan lecet akibat perbuatan preman tersebut membuat Viona hanya bisa menangis dalam diam.


Next


Kira-kira kalian merasa puas gk dengan apa yang sudah menimpa pada sang pelakor?

__ADS_1


jangan lupa like dan komen nya ya!!


__ADS_2