CINTAI AKU OM !!!

CINTAI AKU OM !!!
Penawaran Viona


__ADS_3

Viona terus berada diruangan Rayen membuat lelaki itu tak bisa berkonsentrasi dalam bekerja, bahkan Viona dengan berani menggerayangi tubuh Rayen yang saat itu masih fokus pada pekerjaannya membuat pria itu seketika menggeram karna tingkah mantan kekasihnya itu.


''Viona bisakah kau hentikan semua kelakuanmu itu?!" sentak Rayen sambil menepis kuat tangan nya membuat Viona seketika tersentak kaget.


''Mas Rayen, kamu kok kasar banget sih sekarang sama aku? dulu aja kamu itu selalu menyanjung-nyanjungku sekarang kamu setelah mendapatkan yang baru kamu mencampakanku begitu saja.'' ucapan yang dilontarkan Viona sontak membuat Rayen menatap kearah wanita itu.


''Apa maksud kamu? wanita yang mana? dangar Vio! aku putus dari kamu bukan karna ada wanita lain, tapi memang karna perasaanku buat kamu itu sudah tidak ada lagi.'' jelas Rayen.


Viona tersenyum sinis mendengar ucapan Rayen.


''Gk usah munafik kamu mas, kamu kira aku gk tau apa, kalau selama ini kamu gantiin posisi aku sama anak ingusan itu.'' ucap Viona yang kini susah duduk dikursi depan Rayen.


''Kamu ini bicara apa?? sebaiknya kamu gk usah mutar-mutar Viona, ke intinya saja maksud kamu apa?'' walaupun sebenarnya Rayen mulai mengerti arah pembicaraan Viona namun Rayen harus memastikan lagi.


''Aku tau setelah putus dari ku kamu menjalin hubungan kan dengan keponakanmu itu?'' kata-kata yang dilontarkan Viona sempat membuat Rayen terkejut, namun sebisa mungkin Rayen bersikap biasa agar Viona tidak berpikir untuk memanfaatkan kesempatan yang ada.


''Vio kamu itu bicara apa? Niken adalah keponakanku bagai mana mungkin aku menjalin hubungan dengan keponakanku sendiri.'' elaknya, Rayen mencoba untuk sesantai mungkin.


''Sialan kenapa dia santai banget, baiklah mas Rayen,apa setelah aku tunjukin bukti kamu akan masih bisa menghindar.


Dalam hati Viona tersenyum sinis.

__ADS_1


''Mas.mas. sudahlah gk usah kamu tutup-tutupi lagi perbuatan mu itu,aku sudah tau semua, aku hanya gk nyangka aja, kok kamu bisa-bisanya menyukai keponakan sendiri, dasar munafik kamu mas,'' Viona menatap Rayen dengan tatapan remeh.


''Saya ingatkan sekali lagi, jangan bicara sembarangan kamu Vio, sebaiknya kamu buang jauh-jauh pikiran burukmu itu.


''Aku punya buktinya kok, bukti yang mengatakan hubungan kalian bukan hanya sekedar paman dan keponakan tapi juga sebagai sepasang kekasih.'' Viona membuka tas miliknya untuk nengambil sesuatu setelah Viona mendapatkannya ia langsung melemparnya diatas meja kerja Rayen.


''Apa itu? tanya Rayen sambil terus menatap sebuah amplop yang ada diatas mejanya.


''Buka saja, dan lihat!"


''Aku yakin setelah melihat ini kamu akan menuruti semua yang aku mau mas,''


Viona membatin


''Apa ini, kenapa bisa ada poto-poto seperti ini dari mana ia mendapatkannya, apa jangan-jangan selama ini Viona menyelidiki kegiatanku.batin Rayen


''Viona, apa maksud semua ini? kamu mengintai kehidupan pribadiku??'' Rayen berucap dengan nada yang cukup tinggi hingga membuat Viona sedikit kaget.


''Sayang kamu kok marah-marah sih? aku kan hanya memperlihatkan kebenaran sama kamu? memangnya sampai kapan kamu akan menutupinya dari semua orang? dan oya,,kira-kira kalau pak Frans melihat ini dia bereaksi seperti apa ya? aku jadi penasaran.'' kata-kata Viona membuat Rayen semankin geram.


''Vio, aku ingatkan sama kamu,jangan ikut campur masalah kehidupanku lagi, kita sudah berpisah dan kuharap jangan pernah mencoba untuk berbuat sesuatu diluar batasanmu!" ucap Rayen serius

__ADS_1


''Mas kamu tenang aja, aku tidak akan beritahu pada siapapun termasuk mba Lidya, asal kamu menuruti semua keinginanku?


''Langsung saja, apa maumu?'' tanya Rayen geram


''Mudah saja, aku hanya ingin kamu kembali kepelukanku, kamu tau aku masih sangat mencintai kamu mas, aku akan memuaskan setiap kebutuhan batinmu, karna aku yakin gadis kecilmu itu tidak mungkin bisa memberikannya, maksudku pasti kamu tidak mungkin sanggup untuk merusaknya kan? kamu tenang saja, aku tidak akan memintamu untuk putus dengannya, yang ku inginkan hanya kebersamaan kita seperti dulu mas.'' jelas Viona penuh harap.


''Kau gila Vio, bagai mana mungkin aku kembali denganmu, itu tidak akan pernah terjadi,lagi pula aku sudah tidak memiliki perasaan lagi sama kamu, jadi jangan pernah berharap hubungan kita akan seperti dulu.'' sentak Rayen


Mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Rayen membuat hati Viona terasa sakit, tadinya ia sangat berharap Rayen akan memenuhi keinginan nya untuk kembali bersama dengan nya setelah dia menunjukan poto tersebut, poto yang berisi tentang kemesraannya dengan Niken, bahkan disana juga terlihat ada sebuah poto dirinya yang mencium mesra pipi Niken, Rayen sendiri bingung dari mana Viona bisa mendapatkan poto seperti itu, yang pasti jika sampai Frans melihatnya Rayen yakin abangnya itu akan langsung menjauhkannya dengan Niken, dan pasti akan mengirimnya kembali untuk mengelola perusahaan yang ada diluar kota, tempat dimana dulu dirinya menghabiskan waktu untuk mengurusi anak perusahaan yang ada dikota tersebut.Dan jika itu terjadi maka Rayen akan sulit bertemu dengan Niken, dan Rayen tidak mau kalau sampai itu terjadi.


''Bagai mana ini, aku yakin Viona tidak akan main-main tentang ancamannya, apa sebaiknya aku beritahu saja semua tentang hubungan ku dengan Niken pada bang Frans, dari pada aku harus berhubungan lagi dengan Viona aku tidak mungkin melakukannya, aku juga tidak ingin kembali membuat Niken terluka,tapi bagai mana jika bang Frans menentang hubungan kami? Ya Tuhan apa yang harus aku lakukan sekarang? batin Rayen bingung.


''Mas, bagai mana? apa keputusanmu?aku ingin mendengarnya sekarang,


Rayen menatap Viona dengan tajam, sungguh ia tak habis pikir bagai mana bisa Viona sejahat ini, Rayen mengira setelah putus dengannya Viona akan segera move'on darinya namun kenyataannya yang terjadi sekarang malah seperti ini.


Viona menatap wajah Rayen yang terlihat bingung, ia yakin sebentar lagi mantan kekasihnya itu akan menerima tawarannya itu, jika sampai itu terjadi, maka Viona tidak akan menyia-nyiakannya, dan yang pasti dirinya akan langsung menyingkirkan gadis kecil itu, yang meturutnya menjadi penyebab Rayen memutuskan dirinya.


''Baiklah mas, aku tidak akan meminta jawabanmu sekarang, akan ku beri waktu kamu sampai besok siang,aku harap kamu mengambil keputusan yang bijak, jika tidak bersiaplah sesuatu yang buruk akan terjadi, ya,, buruknya mungkin kamu akan kehilangan gadis kecilmu itu.'' ucap Viona berusaha membuat Rayen takut.


Namun Rayen tidak bicara apapun, saat ini pikirannya benar-benar kacau, Rayen memang pernah berpikir untuk memberitahukan tentang hubungannya dengan Frans, dan menerima resiko apapun, namun entah kenapa sekarang kebetanian itu seolah hilang begitu saja.

__ADS_1


NEXT


__ADS_2