CINTAI AKU OM !!!

CINTAI AKU OM !!!
Kenyataan Yang Membuat Regan Patah Hati


__ADS_3

Sepulang sekolah, Putri langsung menuju kamar milik Regan untuk mencari abangnya itu.


'' Sepertinya bang Regan belum pulang deh.'' gumamnya sambil keluar kembali dari kamar Regan.


'' Sedang apa kamu dari kamar abang?'' Putri yang baru menutup pintu terkejut saat tiba-tiba sudah melihat Regan dihadapannya.


'' Bang Regan ngagetin aja deh.'' jawab Putri sambil memegangi dadanya.


'' Kamu belum jawab pertanyaan abang? sedang apa kamu dari kamar abang?'' ulang Regan


'' Lagi nyariin abang lah, tadinya aku pikir abang udah pulang, eh ternyata ini baru aja pulang.'' jawabnya


'' Memang mau ngapan? tumben cariin abang?


'' Gk ada sih, emangnya perlu alasan ya jika adik sendiri mau ketemu abangnya?'' ucap Putri sambil mengikuti langkah Regan yang sudah masuk kedalam kamarnya.


Putri duduk dipinggir tempat tidur, sambil menunggu Regan yang saat itu masih berada didalam kamar mandi. Tak lama Regan keluar dengan pakaian yang lebih santai, ia heran melihat adiknya hari ini, karna tidak biasa-biasanya adiknya itu mau datang kekamar miliknya pasti ada sesuatu pikirnya.


'' Katakan, sebenarnya ada apa?'' ucap Regan to the point.


'' Apa nya bang?


'' Ya kamu nya, gk biasanya kamu main kekamar abang, pasti ada sesuatukan?'' tuduh Regan


'' Ck, abang ini main tuduh aja, sebagai adik yang baik kan aku mau dekat juga sama abangku sendiri kayak temanku yang lainnya.'' ucapnya beralasan.


Regan tak lagi menjawab, namun matanya masih menyipit saat menatap kearah sang adik, membuat Putri menghela nafas panjang.


Regan duduk disalah satu kursi sigle yang berada didalam kamarnya sambil menatap layar ponselnya.


'' Bang aku mau tanya, kalau menurut abang diantara kedua sahabat aku Niken dan Windy abang lebih suka yang mana?


Mendapat pertanyaan seperti itu membuat Regan hampir saja menjatuhkan ponsel mahal miliknya, karna kaget.


'' Kamu itu ngomong apa sih? pertanyaannya ada-ada saja,'' ucap Regan yang masih merasa terkejut karna tiba-tiba saja adiknya itu bertanya demikian.


'' Akukan cuma tanya bang, tinggal jawab doang apa susah nya sih, kedua sahabat aku canti-cantik loh, masa iya abang gk tertarik dari salah satunya.


'' Maksud kamu itu sebenarnya apa sih Putri? kamu mau menjodohkan abang dengan salah satu temanmu itu? iya?'' tanya langsung Regan


'' Ya enggak lah, Windy janda, sedangkan Niken udah punya suami mana mungkin aku menyuruh abang merebut nya dari om Rayen.


Sekali lagi ucapan yang dilontarkan adiknya itu membuat Regan merasa terkejut hingga membuat ia tersedak oleh ludahnya sendiri.

__ADS_1


Uhuk-uhuk-uhuk


'' Bang Regan gpp?


'' Gk, abang gpp kok, tadi apa kamu barusan bilang? Niken udah nikah? dan pak Rayen suaminya,? begitukah?'' tanya Regan kembali memastikan.


Putri yang baru sadar langsung menepuk mulutnya sendiri karna sudah keceplosan dalam berucap.


'' Jawab abang Putri! apa benar Niken sudah menikah dengan omnya itu?'' desak Regan lagi.


'' Sebenarnya sih ia mereka sudah menikah bang.'' jawab Putri.


'' Kapan?'' tanya Regan berusaha mengendalikan perasaannya, tiba-tiba saja dadanya terasa sesak, bagai dihimpit batu.


'' Dua minggu setelah Windy menikah dengan kak Leo asistennya om Rayen.'' jawab Putri, membuat Regan kembali dikejutkan dengan kenyataan yang ada.


Jadi mereka sudah menikah? pantas saja selama ini aku merasa hubungan mereka terlalu jauh, ternyata karna mereka memang sudah memiliki sebuah ikatan.


Batin Regan


***


'' Sepertinya suamiku ini masih kesal ya? tentang kejadian tadi?'' saat ini Niken dan Rayen baru saja keluar dari gedung bioskop.


'' Sudahlah mas, jangan marah terus, tadi katanya mas mau ajak aku belanja, jadi gk?'' tanya Niken


'' Iya jadi yaudah yuk.'' ajak Rayen sambil memeluk pinggang Niken posesif.


Setelah puas belanja, sepasang suami istri itu memutuskan untuk pulang, namun sebelumnya mereka membeli beberapa makanan untuk makan malam, karna Rayen tak ingin hari ini melihat istrinya memasak didapur.


'' Sayang nati setelah mandi jangan lupa kamu gunakan ya pakian yang mas belikan tadi untukmu?'' ucap Rayen


'' Itu sih bukan pakaian mas, tapi dale*man, masa aku harus pakai kayak gitu sih? emangnya mas gk takut aku masuk angin apa?'' tanya Niken kesal.


'' Sayang kita kan sudah sepakat sebelumnya tentang ini dan kamu gk boleh protes.'' ucapnya kembali mengingatkan.


'' Iya-iya.'' jawab Niken pasrah.


Setelah sampai diapatemen Niken langsung meletakan makan yang mereka beli diatas meja, setelah itu ia langsung menuju kamar untuk membersihkan diri.


Tak lama Niken keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk ditubuhnya, lalu ia melangkah menuju paperbag untuk mengambil pakaian yang tadi ia beli bersama suaminya untuk ia pakai.


'' Mas Rayen ada-ada saja, masa ia aku harus pakai ini, bisa-bisa masuk angin nanti akunya'' gumamnya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya pelan.

__ADS_1


(Kira-kira kayak gini ya guys baju yang dipilihkan Rayen untuk Niken, lebih tepatnya lingerie 😁)



Tak lama terdengar suara pintu kamar dibuka, bersamaan itu masuklah Rayen, lai-laki itu tersenyum saat melihat istrinya mengenakan pakaian yang sudah ia pilihkan tadi, dan itu semangkin membuat Niken terlihat seksi.


Rayen memeluk istrinya erat dari belakang, lalu meletakan wajahnya dibahu Niken.


'' Kamu cantik sekali sayang, tubuhmu ini sangat indah, mas merasa sangat beruntung memiliki istri seperti kamu.'' ucapnya sambil mengecup tengkuk sang istri, hingga membuatnya mengeliat karna geli.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ ...


Hari ini adalah hari minggu, Putri sengaja mengundang kedua sahabatnya untuk menemaninya dirumah, karna merasa bosan, sedangkan Regan sedang berada diluar kota.


'' Mas ini aku mau kerumah Putri sekarang boleh kan? sama Windy juga, nanti sore juga udah pulang.'' ucap Niken membujuk suaminya.


Rayen yang tadinya masih bergelut dengan selimut langsung bangun saat mendengar ucapan sang istri.


'' Memangnya jam berapa sih ini? kok pagi banget kamu perginya?'' tanya Rayen sambil bersandar disandaran tempat tidur, rasanya matanya masih sangat berat untuk dibuka.


'' Kamu kok udah segar aja sayang? mas aja masih ngantuk banget.'' sambungnya lagi. Karna tadi malam mereka bertempur diatas ranjang hingga menjelang pagi, pukul empat pagi mereka baru bisa tertidur.


'' Sebenarnya sih masih ngantuk, cuma gk enak sama Putri, kan tadi malam udah janji.'' jelas Niken


'' Tapi benarkan dirumahnya gk ada Regan?'' tanya Rayen kembali memastikan, karna Niken bilang jika mereka bertiga akan berenang dirumah sahabatnya itu, dan jika ada Regan disana pasti Rayen tidak akan tenang, bagai mana jika laki-laki itu melihat istrinya saat dalam memakai pakaian renang, kan bisa gawat, makanya ia memastikan sekali lagi.


'' Iya mas, Putri bilang bang Regan sedang keluar kota dan besok baru pulang.'' jawab Niken kembali meyakinkan.


Rayen mengangguk paham.


'' Kamu naik apa? mau mas antar?''


'' Gk usah mas, aku dijemput sama Windy kok, yaudah ya aku pergi dulu, sarapan nya sudah aku siapkan diatas meja.


Namun saat Niken hendak bangkit dari duduknya tiba-tiba Rayen menarik tangannya hingga ia jatuh diatas tempat tidur.


'' Aaw, mas ih apa-apaan sih?''


'' Sorry nariknya terlalu kuat ya? mas hanya ingin cium kamu sebelum pergi.''


'' Ya ampun mas itu doang pakai acara tarik tanganku segala.'' gerutu gadis cantik tersebut


Next

__ADS_1


__ADS_2