CINTAI AKU OM !!!

CINTAI AKU OM !!!
Katakan! Apa Kamu Juga Memiliki Perasaan Yang Sama Denganku?


__ADS_3

Mendengar ucapan Regan Windy terpelongo membuat Regan menyentil kening gadis tersebut hingga membuat gadis itu meringis.


'' Bang Regan iihh, kok disentil sih? sakit tau, ucapnya mencebik.


'' Habisnya kamu melamun terus kalau ditanya, kenapa sih?


'' Itu karna aku merasa syok saat mendengarnya, lagian gk usah becanda deh bang, itu sama sekali gk lucu tau gk, lagi pula bukannya bang Regan sudah punya kekasih ya? lalu kenapa abang menyatakan cinta sama aku?''


'' Memangnya siapa yang bilang kalau saya punya kekasih?


'' Putri, lagian mana mungkin kan Putri bohong.'' ucap Windy


'' Jika misalkan dia memang bohong bagai mana?


'' Bohong? untuk apa dia membohongiku?'' ucapnya yang lebih terdengar seperti sebuah gumaman.


Atau mungkin karna memang Putri tidak ingin jika abangnya dekat denganku? Walau bagai mana pun aku kan seorang janda.


Batin Windy, menghadapi kenyataan jika dirinya adalah seorang janda membuat Windy menjadi minder dan tak percaya diri.


Tiba-tiba Windy mengalihkan pandangannya saat mendengar Regan menghela nafas panjang, membuat gadis itu mengerutkan dahi.


'' Bang Regan kenapa?


'' Lagi mikirin kamu, kenapa sih selalu melamun? sepertinya kamu banyak banget masalah ya?'' tanya Regan, ia melangkah menuju kursi rotan yang berada disamping jendela.


Sedangkan Windy memilih menyenderkan tubuhnya dibesi balkon dengan tubuh menghadap kearah Regan. Sebenarnya Windy hanya takut jika statusnya sebagai seorang janda akan menghalangi hubungan mereka nantinya.


'' Bang Regan marah??


'' Hanya kesal.'' jawabnya


'' Saya hanya bertanya apa susahnya sih kamu jawabnya? jika memang kamu tidak suka sama saya tinggal bilang saja, tidak usah banyak alasan.'' Regan sedikit kesal karna merasa Windy selalu mengulur waktu untuk menjawab pertanyaannya.

__ADS_1


'' Sebelum aku menjawab, aku mau bang Regan lebih dulu menjawab pertanyaan ku! abang tau kan jika aku ini adalah seorang janda? Apa bang Regan tidak malu jika mempunyai kekasih seorang janda? Aku hanya tak ingin membuatmu malu didepan teman-teman mu nanti bang, lagi pula Putri bilang abang itu punya pacar yang sedang kuliah diluar nengri, jadi aku merasa jika tidak mungkin aku merebut pacar orang lain itu saja.'' jelasnya


Sekarang Regan baru mengerti kenapa Windy terlihat ragu saat menjawabnya.


'' Diluar dari statusmu yang janda, apa itu artinya kamu juga memiliki perasaan yang sama dengan saya?'' Regan bangkit dari duduknya, ia melangkah mendekati Windy membuat gadis itu menjadi gugup.


'' Katakan! apa kamu juga memiliki perasaan yang sama denganku? tanya Regan, kini jarak mereka sudah sangat dekat, bahkan Windy dapat merasakan hembusan nafas laki-laki yang saat ini ada dihadapannya tersebut.


'' Dengar kan saya baik-baik! Saya sama sekali tidak perduli tentang statusmu, mau gadis atau janda saya sama sekali tidak perduli, yang saya mau itu hati dan cinta kamu, jadi mau apapun statusmu saya tidak perduli.'' jawab Regan serius, ia menatap mata Windy


Windy yang tak sanggup ditatap, langsung memejamkan matanya tak sanggup menatap mata Regan yang tajam kala menatapnya. Regan tersenyum tipis melihat ekpresi lucu wajah gadis yang ada dihadapannya itu, ingin sekali Regan mengecup bibir mungil gadis itu.


Dalam hati Windy sangat bahagia mendengar ucapan Regan, ia sama sekali tak menyangka jika Regan akan menerima statusnya sebagai seorang janda.


'' Sampai kapan kamu akan tutup mata seperti itu??'' mendengar ucapan Regan membuat Windy langsung membuka matanya. Gadis itu berpikir jika Regan sudah tidak berada didepannya tapi ternyata ia salah, Windy semangkin membelalakan matanya kala tiba-tiba merasakan sesuatu yang lembut dan dingin menempel dibibirnya, ya saat ini Regan sedang mencium gadis itu, awalnya Windy tidak membalas karna masih syok, namun lama kelamaan ia pun mulai membalas setiap sesapan yang diberikan oleh laki-laki tampan tersebut padanya, setelah merasa kehabisan nafas keduanya langsung menarik diri. Regan mengelap sisa salivanya disudut bibir Windy dengan jempol tangannya.


'' Manis, saya suka.'' ucap Regan sambil tersenyum.


'' Bang Regan curang, main cium aja,'' ucapnya mencebik


'' Apaan sih bang Regan.'' wajah Windy seketika merona kala digoda oleh Regan jujur ia sangat malu sekarang.


Laki-laki tampan itu membingkai wajah gadis yang ada dihadapannya lalu berkata'' Jadi gimana? Apa kamu mau jadi kekasih saya?'' tanya Regan sekali lagi


'' Tapi bagai mana dengan pacar nya bang regan?


'' Kamu masih mempertanyakan hal itu? Apa menurutmu saya akan mengungkapkan perasaan saya jika saya memiliki seorang kekasih?'' Regan balik bertanya.


' Ya mana aku tau, mungkin saja kan.'' jawab Windy asal


'' Iihh, kamu ini, apa kamu pikir saya lelaki yang seperti itu?'' ucap Regan sambil menarik hidung gadis manis itu karna merasa gemas.


'' Aaw sakit bang,'' dengusnya sambil mengusap hidung nta karna ditarik oleh Regan.

__ADS_1


'' Habisnya kamu bikin saya gemes, dengar saya baik-baik ya! Saya tidak pernah memiliki seorang pacar,dulu memang pernah, tapi itu tiga tahun yang lalu.


'' Benarkah? Tapi kenapa aku kurang yakin ya, laki-laki setampan bang Regan tidak punya seorang kekasih rasanya mustahil.'' Windy replek menutup mulutnya karna tak sengaja terang-terangan memuji Regan, pasti dia akan jadi besar kepala pikirnya.Namun Regan hanya tersenyum tanpa menaggapinya.


'' Memangnya selama ini kamu pernah melihat saya bersama dengan seorang wanita? tidak kan? Jadi gimana apa kamu mau terima perasaan saya??'' Regan bertanya untuk kesekian kalinya


'' Iya aku terima bang Regan, karna aku juga memiliki perasaan yang sama dengan abang.''


'' Benarkah? sejak kapan?


''Sudah sejak lama sih,


'' Oya ?? apa sejak kamu masih bersuami?


'' Iihh, apaan sih bang, ya gk lah, yang pasti sudah lama, sebelum bang Regan mengaku jika aku adalah kekasihnya abang pada kak Leo waktu itu, sebenarnya aku sudah menyukai bang Regan,'' jelas Windy


'' Sudah selama itu? Kenapa kamu gk bilang? Saya saja saat menyadari perasaan pada mu langsung bilang, karna saya bukan tipe orang yang bisa memendamnya terlalu lama, jika saya menyukai seseorang pasti akan langsung saya utarakan, kecuali gadis tersebut sudah memiliki pasangan.'' ucap Rayen membuat Windy langsung menatap wajahnya.


'' Maksud abang gadis itu Niken?


'' Kenapa kamu bisa berpikir seperti itu?


'' Aku tau jika bang Regan pernah menyukai sahabatku itu kan? apa sampai sekarang perasaan itu masih ada? jujur aku sangat penasaran, tapi aku gk berani bertanya.


'' Dulu iya, sebelum saya tau jika Niken ternyata sudah menikah dengan Rayen, jika kamu bertanya apakah sekarang perasaan itu masih ada, jawabannya tidak, karna sekarang saya sudah mendapatkan gantinya.'' ucap Regan membuat Windy tersenyum malu.


'' Sebaiknya kita keluar sekarang, saya yakin jika saat ini sahabatmu itu pasti sedang mencarimu,'' ucap Regan sambil menarik tangan Windy menuju pintu kamar, namun sebelum itu terjadi Windy tiba-tiba menarik tangan Regan membuat laki-laki tersebut langsung menoleh kearahnya, matanya terbelalak saat merasakan bibirnya dan bibir Windy sudah saling menempel, Windy ******* bibir tipis Rayen, memaksa menerobos untuk mendapatkan yang ia inginkan, Regan pun tak tinggal diam mendapat serangan seperti itu tentu saja membuat nyali nya merasa tertantang, dan akhirnya mereka pun saling membalas.


DITEMPAT LAIN..


Saat ini Frans sedang berada dikantor polisi, ia baru saja mendapat kabar mengenai kecelakaan yang menimpa Rayen dan juga Leo, ternyata mobil yang mereka gunakan sebelumnya memang sudah disabotase oleh tangan yang tak bertanggung jawab, dan sebenarnya sasaran utama nya adalah Rayen.


'' Jadi bagai mana hasil penyelidikannya pak?'' tanya Frans saat ini ia sedang duduk dihadapan polisi.

__ADS_1


Next


__ADS_2