CINTAI AKU OM !!!

CINTAI AKU OM !!!
Menikahlah denganku!


__ADS_3

Melihat kejadian barusan membuat suasana cafe mendadak ricuh, beberapa orang bertanya-tanya apa yang telah terjadi, karna tak semua orang tau jika Rangga adalah pemilik dari cafe tersebut, sementara yang memang mengenal Rangga adalah pemilik nya ada yang berbisik dan mengatakan jika pemilik cafe tengah terbakar cemburu. Dan berita itu sampai ditelinga Niko.


'' Astaga ada apa ini? sebenarnya apa yang terjadi?'' Niko mencoba mencari sosok Rangga.


Sedangkan Alex langsung dibawa Sila kesudut ruangan.'' Kak kenapa bisa jadi begini? kak Alex gpp kan? coba lihat, aduh kak ini bibir kakak berdarah loh.'' ucap Sila panik.


'' Udahlah Sil, kakak gk apa-apa kok.'' jawabnya sambil memegangi wajahnya yang terasa sakit, sedangkan Ratu sejak tadi hanya diam, dikepalanya banyak pertanyaan-pertanyaan.


'' Sebenarnya Putri itu siapa? bukannya pacar kamu ya? terus kenapa Rangga malah memukul wajahmu?'' tanya Ratu, sebenarnya ia sudah bisa menebak sesuatu antara hubungan teman lama nya itu dengan gadis yang bernama Putri, hanya saja ia lebih ingin memastikan lagi.


'' Dia pacarnya kak Rangga.'' jawab Sila, membuat wajah gadis itu seketika nampak sedikit terkejut, namun secepat mungkin ia kembali merubah raut wajahnya, ternyata dugaannya memang benar, karna sejak tadi ia memperhatikan Rangga selalu menatap gadis itu saat sedang bersama dengan Alex.


***


'' Rangga kamu mau bawa aku kemana? tanganku sakit.'' Putri masih mencoba melepaskan tangannya yang digenggam erat oleh Rangga.


Pemuda itu membawa gadisnya kedalam ruangannya, tepatnya didalam kamar pribadinya, tempat yang biasanya untuk ia beristirahat, setelah menguncinya Rangga melempar tubuh Putri keatas tempat tidur.


'' Aaww..'' pekiknya saat Rangga melemparkan tubuhnya dengan kasar diatas tempat tidur.

__ADS_1


'' Rangga kamu apa-apaan sih?


'' Kamu yang apa-apaan, kenapa kamu mau waktu diajak berdansa sama laki-laki lain hah? Kamu suka ya tubuh kamu itu disentuh oleh laki-laki?'' ucap Rangga dengan mata yang memerah, pemuda itu sepertinya sangat marah.


'' Maksud kamu apa Rangga? kenapa kamu jadi nyalahin aku? sedangkan kamu sendiri gk perdulikan sama aku? dari awal aku datang, emangnya ada ya, kamu luangkan waktu buat aku? enggak kan?


'' Bukan aku yang gk meluangkan waktu, tapi kamu yang gk mau aku ajak keruanganku, begitukan?'' Rangga tidak terima jika Putri mengatakan jika dirinya tidak memberikan waktu kepada gadis itu, karna saat dirinya mengajak ketempat lain justru Putri lah yang menolaknya, itu semua karna Putri sudah terlanjur sakit hati saat melihat kedekatan kekasihnya itu dengan gadis lain.


'' Baiklah, terserah kamu mau bilang apa, terserah kamu mau ngapain pun dengan perempuan itu diruangan ini aku gk perduli.'' ucap Putri dengan nada tinggi, ia bangkit dan langsung melangkah menuju pintu ruangan tersebut, saat ini Putri ingin keluar dari sana.


'' Aku gk pernah membawa perempuan mana pun keruangan ini selain kamu, apa kamu gk ngerti juga.


'' Kamu benar-benar laki-laki egois Rangga aku benci sama kamu.'' teriak Putri gadis itu kembali melangkah menuju pintu namun lagi-lagi langkahnya dihentikan oleh Rangga


'' Lepasin akuu, aku benci kamu Rangga, aku mau kita putus.'' ucapnya dengan amarah yang memuncak.


'' Gk, gk, aku gk mau putus dari kamu aku cinta sama kamu Put, kamu gk bisa pergi dari hidupku setelah apa yang kita lalui bersama.'' ucap Rangga, ia tak ingin Putri pergi dari kehidupannya, tak pernah terpikirkan baginya jika tidak ada gadis itu dalam kehidupannya.


Sedangkan Putri juga terlihat syok dengan ucapannya sendiri, bagai mana bisa ia mengucapkan kata-kata itu, bagai mana bisa dirinya hidup tanpa pemuda itu,pikirnya, namun ia sudah terlanjur kecewa dengan Rangga, saat ini pikirannya pun sedang kacau, sungguh ia tak bisa berpikiran jernih.

__ADS_1


Melihat Putri yang terus memberontak Rangga menggelap, ia langsung menghempaskan tubuh gadis itu ketempat tidur, dan Rangga langsung menindihnya.


'' Aku gk akan biarkan kamu dimiliki oleh laki-laki lain, karna kamu hanya milikku.'' ucapnya sambil menatap tajam kearah mata Putri saat ini pemuda itu sudah berada diatas tubuh kekasihnya itu dan ia langsung menci*um rakus bibir gadis tersebut, awalnya Putri memberontak, namun tenaganya tak sebanding dengan tenaga Rangga yang memang memiliki tubuh atletis karna rajin berolah raga, tangan Putri ia taruh diatas kepalanya sambil terus ia pegang dengan tangan kirinya sedangkan tangan kanan nya sibuk membuka drees yang digunakan oleh Putri.


'' Rangga jangan Ga! ku mohon jangan lakukan itu.''


'' Kenapa? bukankah kamu yang selalu memintanya padaku? dan sekarang aku ingin kita melakukannya, aku akan mengabulkan permintaanmu selama ini, yang selalu coba kutahan, tapi sekarang aku gk akan bisa bertahan lagi, aku akan menjadikanmu milik ku seutuhnya dan gk akan ku biarkan kamu dimiliki oleh laki-laki lain.'' ucap Rangga, yang kemudian langsung membenamkan wajahnya diantara daging kenyal milik Putri yang memang sudah menggantung sempurna, karna Rangga sudah berhasil melepas atasan gadis itu hingga kini tubuhnya sudah polos dibagian atas. Setelahnya kekasihnya itu langsung melahap buah tersebut dengan rakus, menghi*sa*p dan menggigitnya hingga Putri meringis karna merasakan sakit, saat Rangga menggigit pu*ti*ng nya. Sungguh Putri sama sekali tak merasakan nik*mat sama sekali seperti yang ia rasakan seperti sebelum-sebelumnya, saat Rangga melakukannya, karna sepertinya pemuda itu berniat menyiksanya. Rangga memberika tanda merah disetiap sudut pa*yu*da*ra nya bahkan hampir disetiap jengkal tubuhnya.


Putri tak lagi memberontak, tenaganya terasa sudah habis, hanya air mata yang terlihat keluar dari pelupuk matanya.Rangga menyadari pergerakan tangan Putri yang melemah, yang tak lagi memberontak, namun laki-laki yang masih menikmati tubuh kekasihnya itu mendengar suara isak tangis dari bibir mungil gadis itu, Rangga mendongak untuk melihat wajah kekasihnya, sesak, itulah yang dirasakannya saat melihat orang yang dicintainya menangis karna nya, Rangga bangkit dan memperbaiki pakaian Putri yang berantakan karna ulahnya.


'' Maafkan aku, maaf karna sudah membuatmu terluka.'' ucapnya lirih, Putri hanya diam, gadis itu memperbaiki pakaiannya, lalu menyandarkan tubuhnya disandaran tempat tidur, matanya masih mengeluarkan air mata, lalu menyimpan wajahnya diantara keua kakinya, Rangga yang melihat semangkin merasa bersalah, sebenarnya ia sangat menyesal melakukan nya tadi, bahkan Rangga pun tak menikmatinya sama sekali, ia hanya ingin menghukum Putri dan memberitahu gadis itu, bahwa tubuhnya hanya miliknya seorang, hanya dia yang boleh menyentuh nya.


Rangga menatap Putri yang saat itu masih menelungkupkan wajahnya diantara kedua kakinya.


Rangga menarik nafas dan membuangnya perlahan.'' Menikahlah denganku!!


Next


Buat para pembacaku, otor gk masalah kalian mau berkomentar apapun itu hak kalian, mau dibaca ya alhamdulillah, mau ditinggalkan ya terserah, tapi tolong jangan mencaci maki karya orang lain, jadi penulis gk gampang loh, ya walaupun ini hanya cerita halu, tapi tetap ada alur ceritanya dan mikirinnya gk gampang loh, justru jika kalian semangkin menghujat maka membuat otornya akan semangkin down 😔

__ADS_1


Tapi gk masalah juga kok, justru itu akan menjadi semangat buat otor untuk membuat karya yang lebih baik kedepannya😊 setelah ini otor akan buat episode terakhirnya ya, karna memang otor nunggu sampai akhir bulan aja sih🤭


__ADS_2