
Windy masih enggan pergi dari tempat tersebut, ia masih menunggu Viona untuk berkata jujur padanya.
'' Sayang sudahlah ayo kita masuk! kamu jangan percaya dengan semua kata-katanya, itu semua tidak benar sayang, kamu percaya kan sama aku? kamu istri aku loh, masa iya kamu lebih percaya dengan yang dia katakan dari pada suami kamu sendiri? sudah lah ayo, kita masuk!" ucap Leo sambil kembali merangkul tubuh istrinya untuk masuk kedalam rumah sakit tersebut. Dan akhirnya tanpa bertanya lagi Windy ikut bersama suaminya masuk kedalam rumah sakit tersebut, namun dalam pikiran yang terus tertuju pada ucapan yang baru saja ia dengar.
Apa benar yang dikatakan oleh wanita itu? apa benar kak Leo sudah berselingkuh? tapi dengan siapa? apa mungkin dengan wanita itu? jika kalau tidak, untuk apa dia repot-repot mengatakan hal itu, dan apa untungnya bagi dia jika rumah tangga kami hancur. Ya Tuhan apa yang harus aku lakukan? haruskah aku tanyakan kembali pada kak Leo, tapi mana mungkin dia mengiyakan semua itu.
Batin Windy, sungguh memikirkan semua itu membuat nya stres, bagai mana mungkin ia tidak memikirkan semua itu, walaupun yang ia tau Viona bukan orang yang baik, tapi buat apa dia berbohong, dan mengarang semua cerita itu apa untungnya bagi Viona begitulah kira-kira yang dipikirkan kan Windy saat ini, hingga semua itu berpengaruh bagi kesehatan nya dan juga bayi yang ada didalam kandungannya.
...----------------...
'' Kak, bisa tinggalkan aku? saat ini aku mau istrirahat.
''Gk sayang, aku gk akan pergi sebelum kamu memakan makanan mu itu.'' ucap Leo, membuat Windy menghela nafas dalam.
''Baiklah, aku akan makan sekarang.'' sambung Windy sambil mengambil piring yang berisi makanan tersebut, kemudian memakannya tanpa bicara ataupun menatap kearah suaminya itu.
Sepertinya Windy masih memikirkan ucapan Viona tadi, sialan wanita itu, sepertinya aku harus benar-benar memberinya pelajaran.
Batin Leo
'' Makananku udah habis kak, sekarang aku mau istirahat.'' ucap Windy.
''Yasudah kamu istirahat ya?! aku mau keluar sebentar ada yang harus aku urus.'' ucap Leo, setelah itu dia langsung melangkah menuju pintu kamar, namun sebelum itu ia mencium pucuk kepala istrinya, membuat Windy memejamkan matanya.
Sifatmu tak ada yang berubah kak, ingin rasanya aku mempercayaimu, tapi kenapa hati ini masih ragu, aku butuh kamu lebih meyakinkan aku bahwa kamu memang tidak memiliki wanita lain diluar sana.''
__ADS_1
Batin Windy, sambil terus menatap kepergian suaminya hingga menghilang dibalik pintu kamar.
Sedangkan Leo saat ini sedang dalam perjalanan menuju apartemen Viona, ia berpikir akan memberkan pelajaran sedikit pada wanita nakal tsrsebut.
Setelah selama dua puluh menit akhirnya Leo sampai diapartemen milik Viona.
Ting-tong
Bel apartenen terus berbunyi, membuat penghuni didalamnya menggerutu kesal sambil terus melangkahkan kakinya menuju pintu masuk.Sebenarnya tadi Viona sedang mandi, namun karna mendengar bel yang terus berbunyi membuatnya cepat-cepat menyelesaikan acara mandinya, dengan hanya memakai handuk ia langsung melangkah menuju pintu apartemennya untuk membukakan pintu tersebut.Tanpa mengintip terlebih dahulu siapa yang datang Viona langsung membukanya.
Cekleek.
Terdengar suara pintu apartemen terbuka.
''Leo, akhirnya kamu datang juga sayang, aku sudah menunggumu sejak tadi, masuklah!" ucap Viona sambil menarik tangan Leo, setelah itu langsung memeluknya.
''Kamu itu apa-apaan sih Viona? apa maksudmu dengan menceritakan tentang hubungan terlarang itu pada istriku?'' ucap Leo, tatapannya tajam mengarah pada wanita itu.
Viona tersenyum miring mendengar ucapan Leo, entah kenapa ia semangkin tertantang untuk mendapatkan Leo saat ini, sepertinya Viona memang benar-benar sudah jatuh cinta pada laki-laki yang ada didepannya saat ini.
'' Leo sayang kamu jangan marah dong, aku kan gk bilang sama dia kalau itu kamu, lagi pula bukankah aku udah peringati kamu, jika kamu tidak ingin ketahuan istrimu itu, maka kamu harus menjadikan aku kekasihmu, dan aku tidak mau kau mengakhiri hubungan kita. Lagi pula,, bukankah kita kemarin sudah sepakat untuk saling memuaskan waktu itu? dan aku merasa sangat ketagihan sama pedang punya kamu ini sayang, punya kamu yang sedikit bengkok, membuat intiku terasa geli saat pedang kamu itu menghujam milikku, Leo asal kamu tau, membayangkan itu saja sudah membuat milikku basah.'' ucapnya lirih, terlihat mata Viona sudah dipenuhi dengan kabut gairah.
DTEMPAT LAIN..
Setelah istirahat sebentar dikamar hotel sepasang suami istri tersebut kini berjalan menuju pantai yang tak jauh dari hotel tersebut.
__ADS_1
'' Waahh, ini benar-benar indah sekali pemandangannya mas, air lautnya sangat biru jadi pengen mandi deh.'' ucap Niken sambil berlari disekitaran pantai tersebut.
'' Kalau mau mandi didalam hotel aja sayang, jangan dipantai! mas gk rela jika banyak mata yang melihat kamu mandi disini.'' ucap Rayen
Niken tersenyum menanggapi ucapan yang bernada cemburu dari suaminya itu.
''Yaudah, nanti aku mandinya cuma didepan kamu aja kok, oya mas kita jadi gk snorkeling dibawah laut?'' tanya Niken
''Jadi dong sayang, tadi mas udah bilang sama salah satu pegawai hotel yang memang menangani untuk para tamu yang ingin menyelam, mereka sedang mempersiapkan peralatannya sekarang, jadi kita harus sabar menunggu ok?!
Niken hanya mengangguk, lalu menggandenga tangan suaminya sambil terus menikmati pemandangan alam yang sangat indah tersebut.
SATU JAM KEMUDIAN..
Saat ini Niken dan Rayen sudah berada diatas perahu, lengkap dengan pakaian selam mereka, kini saatnya mereka akan menyelam dipermukaan laut untuk melihat keindahan dibawah sana, setelah memastikan semuanya, kini mereka mulai turun satu persatu kedalam laut. Niken dan Rayen terus menyelam secara beriringan, mereka ingin melihat beberapa spesies ikan hias dan juga terumbu karang yang sangat indah, dan masih sangat terjaga kelestariannya.
Hampir satu jam lama nya sepasang suami istri itu melakukan snorkeling, kini keduanya memutuskan untuk naik kepermukaan.
''Hhuuuhh,, ini benar-benar menyenangkan mas.'' ucap Niken setelah sampai dipermukaan, kini mereka sudah berada diatas sampan tempat mereka sebelum menyelam tadi.
'' Mas besok kita snorkeling lagi ya? ini asik banget loh.'' sambung nya lagi.
''Iya asal kamu senang, mas akan turuti.'' ucap Rayen.
Setelah nya mereka langsung kembali, dengan menggunakan sampan hingga sampai ditempat mereka pertama kali datang untuk snorkeling.
__ADS_1
Setelah mengganti pakaian, keduanya memutuskan untuk langsung ke cafe yang terdapat didalam hotel, karna setelah menyelam tadi membuat perut keduanya terasa keroncongan.
NEXT