CINTAI AKU OM !!!

CINTAI AKU OM !!!
Kehilangan


__ADS_3

Windy terus berlari menjauh dari Leo, ia berlari namun dengan kepalanya selalu melihat kearah belakang hingga tak sadar ada sebuah mobil yang melaju kearahnya hingga kecelakaan pun tak terhindarkan lagi.


Leo dan Putri berteriak saat Windy terkulai lemas diatas lantai dengan bersimbah darah disekujur tubuhnya.


'' Bertahanlah Windy.'' ucap Putri sambil mengikuti Windy yang sedang didorong oleh suster menggunakan stretcher atau yang biasa disebut brankar dorong. Terlihat Leo juga mengikutinya, namun Putri masih bersikap tak perduli pada lelaki tersebut, sementara Viona juga masih terlihat mengikuti dengan jarak yang lumayan jauh.


''Suku-sukur ma*ti tuh istrinya biar aku bisa bebas menjalin hubungan dengan Leo tanpa ada penggangu.'' gumamnya pelan.


Kini Windy sedang dalam penanganan dokter di ruangan IGD. Putri dan Leo terlihat cemas, Putri mondar-mandir didepan ruangan tersebut, sedangkan Leo terlihat meraup wajahnya kasar, terlihat sangat gelisah, hingga mengumpat dirinya sendiri.


Dasar bo*doh kamu Leo, akibat kelakuan kamu itu sekarang istri dan anak kamu harus celaka, aku tidak akan memaafkan diriku sendiri jika sesuatu terjadi pada mereka.


Batin nya frustasi


Putri yang saat itu masih berdiri didepan pintu ruangan tak sengaja melihat apa yang dilakukan Leo pada dirinya sendiri.


'' Mau kak Leo melukai diri sendiripun waktu gk akan kembali berputar, ingat ya kak baik-baik! jika terjadi sesuatu pada Windy dan anaknya aku gk akan pernah maafin kamu dan selingkuhanmu itu, atau jangan-jangan malah ini mungkin yang kalian mau, agar kalian bisa bebas gk ada yang menghalangi lagi iya kak Leo??'' sarkas Putri sambil menunjuk-nunjuk wajah Leo, namun lelaki itu hanya diam tak ingin menjawab ucapan sahabat dari istrinya itu, karna percuma, saat ini Putri masih dalam keadaan emosi, dan Leo tak ingin membuat semuanya semangkin kacau.


Tak lama terlihat kedua orangtua Windy dan kedua orang tua Leo datang bersamaan, terlihat wajah panik dari keempatnya.


'' Leo apa yang terjadi nak? kenapa Windy bisa kecelakaan? tanya Yuna ibunya Windy


'' Iya nak sebenarnya apa yang terjadi?'' sambung Wati ibunya Leo.


Namun Leo sama sekali tak menjawab, ia bingung harus mulai dari mana mengatakan semuanya pada keluarga nya


Tak jauh dari mereka Putri terus memperhatikannya, bahkan ia tersenyum sinis pada suami dari sahabatnya Windy.


Bagai mana mungkin dia bisa mengatakannya, mana berani dia, kan karna ulahnya Windy jadi seperti ini.


Batin Putri

__ADS_1


''Leo kenapa kamu diam saja? apa yang terjadi sampai Windy masuk rumah sakit seperti ini?'' sambung pak Cecep papanya Windy.


Melihat Leo yang masih diam membuat Pitri geram, ia pun langsung melangkah mendekati kedua keluarga teesebut.


'' Om, tante bagai mana mungkin kak Leo bisa menjawabnya, sebab karna dialah Windy mengalami kecelakaan.'' ucap Putri, membuat pandangan semuanya beralih pada gadis itu.


'' Putri, nak kamu disini juga? oya bukannya tadi kamu pergi sama Windy kan? lalu apa yang terjadi? dan kenapa kamu bilang Windy kecelakaan karna Leo? sebenarnya apa yang terjadi? bisa kalian jelaskan?! Leo, apa yang terjadi??'' tatapan Yuna kembali pada menantunya itu.


'' Tante Yuna, biar saya yang jelasin, karna percuma saja kalau tante bertanya dengannya dia gk akan bilang apa-apa.'' sambung Putri lagi.


'' Sebenarnya kamu ini siapa? dan maksud kamu apa menuduh jika kecelakaan Windy ini karna ulah anak saya Leo?'' ucap Wati ibunya Leo yang tak terima anaknya dituduh, karna yang ia tau jika Leo itu anak yang sangat baik dan juga penurut, dan ia juga tau putra semata wayangnya itu sangat mencintai istrinya.


'' Saya adalah sahabatnya Windy, dan sekaligus saksi mata atas semua kejadian yang dialami oleh Windy.'' jawab Putri sambil menjeda ucapannya


Semua orang masih menunggu lanjutan dari ucapan Putri. Sebelum melanjutkan ucapannya Putri sempat melirik kearah Leo yang kebetulan juga melihat kearahnya namun lelaki tersebut hanya diam mungkin dia pasrah jika saat ini Putri akan mengatakan semua tentang keburukannya pada kedua orangtuanya ataupun kedua mertuanya.


'' Hei kamu kenapa masih diam? atau jangan-jangan kamu memang hanya mengada-ada saja kan?'' ucap Wati ibunya Leo


'' Nak bicaralah, sebenarnya apa yang terjadi pada menantu kami?'' sambung pak Burhan.


'' Sebenarnya tadi saya dan juga Windy berencana jalan-jalan ke mall, namun saat diparkiran mall, kami berdua melihat kak Leo dengan wanita lain.


'' Apa wanita lain?? maksud kamu apa Putri? apa maksud kamu Leo selingkuh dari Windy?'' ucap Yuna,kini pandangannya tertuju pada Leo yang saat itu hanya menunduk.Wati memperhatikan putranya, yang memang sejak tadi tidak mengatakan sepatah katapun. Ia yang mengetahui sifat anaknya, tau jika putranya sudah diam begini itu menandakan semua yang dikatakan pastilah benar.


Sedangkan Yuna, benar-benar nerasa geram mendengar itu semua.


'' Leo, apa benar yang dikatakan Putri? apa benar kamu sudah berselingkuh dari Windy? katakan nak! kemana pikiran kamu? kamu tau kan istri kamu itu sedang mengandung anak kamu? bahkan kalian baru beberapa bulan menikah, tapi kamu sudah berani selingkuh, mama benar-benar gk habis pikir ya sama kamu, mama kecewa sama kamu Leo, mama pikir kamu adalah lelaki yang baik,dan bisa menjaga putri kami, tapi kenyataannya kamu malah menyakitinya dengan berselingkuh dengan wanita lain.'' ucap Yuna yang merasa marah kecewa dengan menatunya tersebut


'' Mah, sudah tenang lah, sekarang yang terpenting kita berdoa saja agar anak dan cucu kita baik-baik saja.'' ucap Cecep menenangkan istrinya.


Sedangkan Wati hanya diam mendengar omelan besannya pada anaknya, karna ia sadar jika Leo lah yang bersalah, karna sudah berselingkuh dari menantunya Windy hingga membuatnya kecelakaan seperti ini.

__ADS_1


'' Dengar Leo, jika terjadi sesuatu sama Windy mama gk akan maafin kamu.'' sambung Yuna lagi, yang masih tak terima atas perlakuan menantunya itu pada putri semata wayangnya.


Tak lama dokter keluar dari dalam ruangan, namun raut wajahnya sangat tegang.


' Maaf apa kalian keluarga pasien?'' tanya dokter tersebut


'' Iya dok, saya mamanya.'' jawab Yuna


'' Bagai mana keadaan anak saya dok?'' sambung Yuna dan semua nya ikut berkumpul disana ingin mendengar jawaban dokter tersebut, apa lagi raut wajah dokter itu sedikit gelisah, membuat semua yang berada disana menjadi tegang.


'' Begini bu, pak, keadaan pasien sekarang ini sedang kritis, pendarahannya cukup banyak, dan akibatnya--'' dokter menjeda ucapannya membuat semua orang bertambah tegang.


'' Akibatnya apa dok? kenapa dengan putri kami? tanya pak Cecep.


'' Maaf pak, akibat pendarahan yang terlalu banyak, membuat bayi yang ada dalam kandungan anak ibu tidak bisa kami selamatkan, anak ibu dan bapak mengalami keguguran.'' jelas dokter


Jeduuaarr....


Leo yang mendengar itu nyaris limbung, ia yang saat itu berdiri tak jauh dari orangtuanya hampir saja terjatuh mendengar ucapan dokter tersebut, kakinya tiba-tiba terasa lemas dan tak mampu lagi menahan bobot tubuhnya, untung ada pak Burhan, dengan sigap pak burhan membantunya untuk duduk dikursi tunggu.


''Pah anak kita pah mengalami keguguran, cucu kita meninggal pah, huhuhu....'' Yuna menangis dipelukan suaminya.


'' Sabar mah, kita harus kuat, agar bisa menguatkan Windy nantinya.'' ucap pak Cecep.


Ya Tuhan, Windy keguguran, kasian sekali kamu Win.


Batin Putri


'' Maaf kami harus melakukan kuret untuk membersihkan rahim putri ibu,dan bapak dan sebelum itu kalian harus menandatangi persetujuan ini dan juga menyelesaikan biaya atminitrasinya terlebih dahulu agar kami bisa secepatnya melakukan tindakan oprasi.'' jelas dokter.


Next

__ADS_1


__ADS_2