CINTAI AKU OM !!!

CINTAI AKU OM !!!
Bertemu Mantan Mertua


__ADS_3

Sesil masih menatap perempuan yang ada didepannya, wanita itu sudah memakai bajunya dengan lengkap.


'' Sebenarnya apa yang ingin kamu bicarakan dengan ku Sesil? cepat katakan, karna aku tidak mempunyai banyak waktu.'' jelas Regan.


Sesil melirik kepada adiknya Windy, lalu tatapannya kembali pada Regan,'' Tadinya ada yang ingin aku bicarakan sama kamu, tapi setelah kupikir itu sudah tidak perlu.'' ucapnya. Tatapannya kembali ia tujukan pada sang adik.


'' Windy aku gk nyangka, ternyata kamu sangat mencintai Regan, sampai dia datang kesini pun kamu ikut, apa sebegitu takutnya kamu jika pacar kamu ini direbut sama kakakmu ini hem?'' ucap Sesil seolah mengejek.


'' Sebenarnya aku tidak sengaja ikut kak, kebetulan tadi aku main kekantornya bang Regan, dan saat ingin pulang bang Regan menawarkan ku untuk ikut bersamanya, dia bilang mau keapartemennya kak Sesil ya menurutku tidak ada salahnya, lagi pula aku merasa penasaran aja, kira-kira apa yang mau kak Sesil bilang sama bang Regan hingga menyuruhnya untuk datang kesini? Bukankah restoran atau cafe masih banyak ya? kenapa harus pertemuannya didalam apartemen?'' ucap Windy dengan nada sedikit menyindir, seolah tau maksud dari kakaknya tersebut.


Sesil tersenyum mendengar ucapan adiknya, ia masih tak menyangka jika saingannya adalah adiknya sendiri.


'' Hanya ingin nostalgia saja, lagi pula kami kan sudah jarang ketemu, gk seperti masih pacaran dulu, yakan Regan?' ucapnya sambil melirik pada Regan, namun lelaki itu seolah enggan menjawabnya.


'' Oya Windy, jika kamu pulang nanti tolong bilang sama mama, malam ini aku tidak pulang kerumah, soalnya aku ada acara diluar bersama teman-temanku.'' sambung Sesil lagi


'' Iya kak nanti akan aku sampaikan pada mama.'' jawab Windy datar


'' Baiklah Sesil, jika memang sudah tidak ada yang ingin kamu sampaikan padaku, sebaiknya kami pulang saja, lagi pula hari juga sudah mulai gelap.'' ucap Regan


'' Hem, baiklah kalian bisa pulang sekarang.'' ucap Sesil yang memang sudah malas melihat sepasang kekasih yang ada didepannya itu.


Setelah Regan dan Windy keluar dari apartemen miliknya, wanita itu langsung meluapkan amarahnya.


''Aarrhhgggg...!!


Sesil menghempaskan barang yang ada diatas meja hingga jatuh berserakan dilantai.'' Kenapa Regan? kenapa kau lebih memilih Windy? tidak bisakah kau memberikanku kesempatan lagi? apa aku harus mencelakai adiku sendiri agar aku bisa mendapatkanmu lagi?'' gumamnya dengan suara lirih.


DIDALAM MOBIL


'' Kita makan dulu ya? habis itu baru kamu aku antar pulang.'' ucap Regan yang diangguki oleh Windy

__ADS_1


Regan menepikan mobilnya disalah satu restoran yang berada dipinggir jalan raya, setelah parkir sepasang kekasih itu langsung keluar dari mobil tersebut, untung saja Regan sudah menyuruh sekertarisnya tadi membeli pakaian yang lebih pantas untuk Windy, jadi gadis itu bisa menggunakannya.


'' Aku masih kepikiran deh, kira-kira apa yang akan kak Sesil bicarakan ya tadi sama bang Regan? mungkin karna ada aku makanya dia gk jadi mengatakannya.'' ucap Windy, saat ini keduanya sudah duduk disalah satu meja.


'' Sudahlah, jangan terlalu dipikirin, aku juga gk mau lagi berurusan dengan dia,jadi aku minta sebaiknya kita tidak usah lagi membahas masalah itu, hubungan kami sudah lama berakhir,'' ucap Regan malas


Masih ditempat yang sama, terlihat dua orang wanita berbeda usia sedang memasuki restoran tersebut.


'' Tante, coba lihat disana, bukan kah itu Windy mantan istri Leo?'' ucap salah satu wanita itu, mereka adalah Wati dan juga Rahma sepupu Leo.


'' Kau benar, dia memang wanita itu, tante gk nyangka setelah meninggalnya anak tante, sekarang dia terlihat sangat bahagia.'' ucap Wati sambil menatap tak suka.


'' Aku heran apa sih yang Regan lihat dari wanita itu?'' ucap Rahma pelan


'' Siapa Regan? apa laki-laki itu namanya Regan?'' tanya Wati


'' Iya, dia itu CEO diperusahaan besar tante, rasanya sayang banget kalau dia harus jadian dengan Windy, padahal kan masih banyak wanita yang lebih cantik dan juga terpelajar, oya tan, gimana kalau kita datangi mereka?.'' sambung nya lagi


'' Maksud kamu melabrak Windy?'' Wati memastikan


'' Ya menurut tante tidak ada salahnya kita samperin mereka.'' ucap Wati yang akhirnya mengikuti saran dari keponakannya tersebut.


Kini keduanya sudah berdiri tak jauh dari pasangan tersebut.


'' Waah seneng sekali ya sepertinya?'' ucap Wati sambil menatap keduanya bergantian.


'' Mama,'' panggil Windy sambil berdiri dari duduknya, Windy melirik pada Rahma yang berada disamping Wati.


'' Mama apa kabar mah?'' tanya Windy sopan


'' Semenjak kematian Leo aku tidak pernah baik-baik saja, apa lagi saat melihat mantan istrinya yang kini sudah menggandeng laki-laki lain dan tertawa bersama lelaki itu, semangkin membuat hati saya terluka.'' ucap Wati dengan nada penuh penekanan

__ADS_1


Mendengar perkataan ibu dari mantan suaminya yang menyakitkan, Windy sangat sedih, bukankah yang terjadi kepada Leo bukanlah kesalahannya, tapi mengapa mereka seolah mengganggap jika dialah yang bersalah.'' Maaf sebelumnya tante, jika saya ikut campur, tapi disini Windy sama sekali tidak bersalah, dia dan anak tante bercerai sebelum Leo meninggal, dan tante juga tau apa masalah mereka sampai bercerai bukan? jadi jangan pernah tante menyalahkan Windy untuk musibah yang dialami anak tante.'' ucap Regan yang akhirnya buka suara. Lelaki itu merasa tak suka jika wanita nya terus disalah-salahkan, apa lagi jelas-jelas perpisahan Windy dan Leo dulu itu bukan karna kesalahannya.


'' Siapa kamu? ikut campur segala, ini bukan urusan kamu.'' Wati tak terima karna ada orang asing yang mencoba menjelekan almarhum anaknya


'' Mah tolong maafkan bang Regan, dia gk bermaksud begitu.'' ucap Windy


'' Kamu itu Windy, sebenarnya saya merasa gk suka melihatmu pacaran dengan dia atau pun orang lain, kamu gk pantas mendapatkannya.'' ucap Wati penuh emosi


'' Jadi maksud mama aku gk pantas mendapat kebahagian? apa sebegitu bencinya mama sama aku hingga mama bicara seperti itu'' ucap nya lirih, dengan mata yang mulai berkaca-kaca.


Wati mengalihkan pandangannya,'' Ayo Rahma kita pergi dari sini, tante gk mau berlama-lama ditempat ini.'' ucap Wati


'' Tpi tan--,


'' Kalau kamu gk mau ikut biar tante yang pergi sendiri.'' potongnya yang langsung meninggalkan tempat itu.


'' Loh tan, tante tunggu tan!!'' Rahma segera menyusul tantenya keluar dari tempat tersebut.


'' Kamu gpp sayang?'' Regan menggenggam tangan Windy untuk memberikan kenyamanan disana.


'' Aku gpp kok bang, makasih ya sudah mau membelaku.'' ucap nya


'' Kamu tidak salah, mereka saja yang memng tidak suka jika melihatmu bahagia, oya boleh aku tau? kenapa kamu masih memanggil mantan ibu mertua kamu dengan sebutan mama? padahal kan kamu dan Leo sudah lama berpisah dulu.'' ucap Regan, sangat jelas dalam nada bicaranya laki-laki itu sangat tidak menyukainya, bukan karna sebutan itu, tapi karna sikap ibu dari mantan suaminya tersebut.


'' Sebenarnya sebelum kak Leo meninggal mama Wati masih bersikap baik padaku bang, bahkan setelah kami berpidah beliau juga ingin aku tetap memanggil dengan sebutan mama dan itu tidak masalah buat ku, karna memang aku juga sudah menganggapnya sebagai orangtuaku sendiri.'' jelasnya


Next


Haaii guys assalamu'alaikum selamat pagi para readers ku yang tercinta mampir juga ya dinovel terbaru otor judulnya


( GADIS PENYUMBANG ASI)

__ADS_1


Masih anget-angetnya loh baru netes soalnya🤭



__ADS_2