CINTAI AKU OM !!!

CINTAI AKU OM !!!
Isi Hati Windy


__ADS_3

Masih berlanjut ya guys kisah Windy...


Sebelum membaca otor ingatkan kembali untuk selalu tinggalkan jejak disetiap episode nya ya biar otor lebih semangat lagi nulisnya 😊


â™§â™§â™§â™§â™§â™§â™§â™§â™§â™§â™§â™§â™§â™§â™§â™§â™§â™§â™§â™§â™§â™§


Prov Windy


Saat aku mendengar ucapan tante Viona waktu itu yang mengatakan jika suamiku punya wanita lain diluaran sana, jujur hatiku sangat sakit, walau pun kak Leo menyangkal dan berusaha meyakinkan ku jika semua itu tidak benar, tapi entah kenapa aku tidak percaya, malahan justru aku semangkin penasaran, namun sebagai istri aku tetap harus mempercayai suami bukan? walau pun hati ini masih curiga, aku tetap tak boleh seuzhon sama suami sendiri apa lagi aku tau jika tante Viona itu bukanlah wanita baik, dalam arti dulu dia juga pernah menggoda om Rayen, maka tidak mungkin dia juga akan menggoda suamiku, tapi apa mungkin? bukannya dia cinra mati dengan suami dari sahabatku Niken, atau dia sudah merasa putus asa tidak bisa mendapatkan om Rayen kembali makanya dia memilih untuk menggoda suamiku? karna jujur saja, setelah dia bilang kak Leo ada wanita lain, aku sempat curiga jika wanita itu adalah dirinya sendiri, kalau tidak ngapain dia repot-repot mengatakan itu jika memang tidak penting untuknya, sungguh aku benar-benar stres memikirkannya, akibatnya aku sering merasakan sakit dibagian perutku, mungkin semua itu berpengaruh untuk janin yang aku kandung.


Tak ingin bertambah stres, aku memutuskan untuk pergi dengan Putri kebetulan dia mengajakku untuk sekedar jalan dan nongkrong seperti yang sering kami lakukan dulu, sayang Niken tidak ada bersama kami saat ini, padahal aku ingin sekali berbagi keluh kesahku dengannya, mungkin dengan itu akan membuat pikiranku sedikit tenang, karna ku tau Niken selalu memberi solusi yang terbaik, sebenarnya bisa saja aku bercerita dengan Putri, namun mengingat sahabatku yang satu ini orangnya terlalu emosional aku pun mengurungkan niatku, karna tak ingin memperbesar masalah. Singkat cerita saat aku dan Putri turun dari dalam mobil dan melangkah menuju pusat perbelanjaan tak sengaja kami melihat suamiku dan tante Viona sedang mengobrol, terlihat suamiku membawa belanjaan yang lumayan banyak, aku pikir itu adalah barang milik wanita tersebut.

__ADS_1


Jujur saja jantungku berdetak dengan cepat saat melihat keduanya, darahku mendidih melihat interaksi keduanya yang terlihat akrab, apa lagi wanita itu terlihat sangat agresif dengan suamiku, membuat amarahku kian memuncak, namun aku coba untuk bersabar sedikit saja, karna aku ingin lihat reaksi apa yang akan ia tunjukan saat aku mencoba menghubunginya, karna Putri yang memintaku untuk melihat reaksinya, ku lihat sekilas wajah sahabatku yang ternyata juga menunjukan amarah diwajahnya, mungkin karna merasa sebagai sahabat melihat sahabatnya di duakan seperti itu membuatnya ikut merasa marah.


Ku lihat ia hanya menatap panggilan dariku tanpa ingin menerimanya, berulang kali aku mencoba menghubunginya namun suamiku itu sama sekali tak berniat mengangkat telpon dariku, mungkin ia takut atau apa aku juga tidak tau, yang pasti saat itu aku merasa benar-benar merasa dibohongi oleh suamiku sendiri, sampai akhirnya aku melihat wanita sialan itu mencium bibir suamiku, namun bukannya mencoba melepaskan ciuman wanita tersebut, kak Leo sepertinya malah menikmatinya, entahlah aku juga tidak mengerti, tapi yang kulihat dia sama sekali tak berniat melepas ciuman tersebut. Ku lihat Putri tiba-tiba melangkah mendekati mereka, aku yang panik langsung mengikutinya dari belakang, tanpa kuduga Putri langsung menarik kuat tangan suamiku hingga akhirnya ciuman menjijikan itu terlepas, tanpa basa-basi Putri langsung melayangkan tamparannya dikedua belah pipi suamiku membuat suamiku dan teman wanitanya itu langsung terkejut saat melihat Putri disana. Kudengan suara Putri yang terus memaki keduanya hingga kulihat pandangan kak Leo tertuju padaku, mungin ia baru sadar jika aku juga ada disana kulihat wajahnya memucat seketika saat melihatku, namun ku lihat ia tiba-tiba melangkah kearahku dan mencoba menjelaskan sesuatu, aku yang sudah dalam keadaan kalut mengeluarkan semua yang ada didalam isi hatiku yang coba ku pendam beberapa hari ini semua emosiku kulepaskan saat itu juga, setelahnya tanpa ingin mendengar kata lagi dari mulutnya aku langsung pergi dari sana berlari tanpa arah hingga akhirnya tanpa ku sadari sebuah mobil melaju kearahku dan langsung menabrakku, saat itu aku merasakan sakit yang teramat sangat dibagian perutku, hingga aku merasakan sesuatu yang mengalir dari bawah kakiku, setelah itu pandanganku langsung gelap.


Saat aku sadar pertama kali yang kurasakan sakit dibagian perutku, jujur saja aku merasakan ketakutan yang luar biasa saat itu takut jika telah terjadi sesuatu pada bayiku, dan ternyata pada akhirnya yang kutakutkan terjadi juga, saat mama dan sahabatku Putri mencoba untuk menenangkanku dan berkata jika aku harus ikhlas, itu sudah cukup bagiku mengartikan semuanya, disaat itu duniaku benar-brnar hancur rasanya, mendapatkan cobaan bertubi-tubi, agiku benar'benar membuatku tak sanggup untuk bertahan, disaat jiwa dan ragaku terluka, tiba-tiba laki-laki itu datang dan kembali meminta maaf padaku, sungguh rasanya tak sudi lagi memandang wajahnya itu, semua karna dia, karna ulahnya aku kehilangan bayiku, apapun yang ia katakan aku tak sudi mendengarnya hingga kudengar mama mengajak Putri untuk mencari bubur diluar, disaat mama dan Putri keluar suamiku itu langsung menggenggam tanganku berharap aku memaafkan kekhilfannya itu dan dia juga berkata jika dia sangat mencintaiku , mendengar perkataannya itu membuatku mual dan serasa mau muntah, hingga pada akhirnya aku memutuskan untuk bertanya sesuatu yang sebenarnya akumpun tak sanggup untuk mendengar jawabannya, takut jika itu sangat menyakitkan, namun semua keputusan yang akan ku ambil tergantung dari jawaban suamiku tersebut. Saat itu aku bertanya apa dia dan wanita itu sudah pernah melakukan hubungan suami istri, dan jawabannya sungguh mengejutkan, saat itu kak Leo mengatakan jika dia dan tante Viona sudah melakukan hubungan tersebut, dan dia juga mengatakan jika saat itu dirinya khilaf, sebenarnya aku sudah menduganya, sebenarnya mendengar jawaban jujur darinya membuat dada ku terada sangat sesak bagai tertimpa bongkahan batu yang sangat besar, dan kini batu itu juga sudah berhasil menghancurkan hatiku berkeping-keping. Walaupun aku masih sangat mencintainya namun untuk pengkhianat aku tidak bisa memaafkan, bagiku sekali berkhianat akan selamanya berkhianat.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ ...


'' Sayang bisakah kita tunda saja kepulangan kita besok? rasanya mas masih ingin menghabiskan waktu lebih banyak dengan kamu.'' ucap Rayen sambil membenamkan wajahnya diceruk leher istrinya Niken.


'' Mas geli ah, malu itu dilihatin orang.'' protes Niken, namun sama sekali tak dihiraukan oleh suaminya

__ADS_1


'' Jawab dulu sayang? gimana kalau kita pulangnya minggu depan saja?'' tanya Rayen, kini wajahnya sudah menatap wajah sang istri dengan jarak yang sangat dekat hingga Niken bisa merasakan hembusan nafas suaminya menerpa wajahnya.


'' Kalau aku sih mau banget mas, cumakan kita harus pikirkan yang lainnya juga kan? seperti kerjaan nya mas, pasti sudah menumpuk, lagi pula hari senin besok kan aku udah mulai sekolah juga, lagi pula jika hanya ingin bermesraan kan masih banyak hari lain mas.'' ucap Niken


'' Baiklah, tapi mas mau setelah pulang kita langsung tinggal diapartemen ya sayang? mas mau bebas tanpa ada pengganggu, kamu masih ingatkan kesepakatan kita??''


next


Sebelumnya autor minta maaf ya jika terkadang up nya satu hari hanya satu atau dua bab saja, terlepas dari dunia halu, authornya juga ada kegiatan yang gk bisa ditinggalkan didunia nyata, jadi harap maklum ya.


Dan author juga berharap selalu koment positif ok 😊🤗

__ADS_1


__ADS_2