CINTAI AKU OM !!!

CINTAI AKU OM !!!
Amarah Rangga


__ADS_3

Rangga terpaksa terus duduk bersama dengan mereka, karna Putri tak ingin ikut dengannya keruangan Rangga dengan alasan ingin melihat penampilan penyanyi baru tersebut. Rangga merasa malam ini Putri sedikit cuek dengannya, lelaki itu menerka-nerka apa yang sebenarnya terjadi, padahal tadi siang hubungan mereka baik-baik saja,pikirnya.


Tiba-tiba terdengar suara sorak dan tepuk tangan dari pengunjung cafe, bersamaan usainya penampilan Ratu diatas panggung.


'' Seru banget, Ratu memang keren.'' celetuk Sila yang tiba-tiba datang entah dari mana.


'' Loh ada pangeran tampan disini ternyata, duuh kak Rangga kok makin hari makin ganteng aja sih kak? beruntung banget kak Putri dapatin kak Rangga, aku juga mau sih jadi yang kedua kalau gitu,'' candanya membuat Alex langsung memukul kepalanya.


''Aaw, kok dipukul sih kak? sakit tau.'' dengusnya


'' Makanya jadi cewek itu jangan kecentilan.'' ucap Alex tak suka.


'' Biarin weekk, lagian ya aku kan bilang yang sebenarnya, kak Rangga itu emang ganteng, walaupun kak Alex sebenarnya juga ganteng sih, tapi lebih gantengan kak Rangga lagi, gimana dong kak.'' ucapnya sambil tersenyum mengejek pada sang kakak.


Sialan dasar adek lucknut, bisa-bisa nya dia menjatuhkan harga diriku didepan laki-laki itu, awas aja kau ya Silaaa


Batinnya Alex geram, sedangkan Putri terlihat menahan senyum, namun berbeda dengan Rangga yang hanya menampilkan wajah datarnya.


'' Kak Rangga, gimana kalau kak Putri sama kak Alex aja? kak Rangga biar sama aku.'' sambung nya membuat Rangga langsung menatap tajam pada gadis itu.


'' Iih kak Rangga bercanda kali.'' nyali Sila ciut saat melihat tatapan menghunus Rangga


Iih kak Rangga ternyata bisa seram juga ya kalau menyangkut kak Putri, aku yakin kak Alex akan sulit mendapatkan kak Putri kalau begini.


Batin Sila


'' Haii pada ngumpul disini ternyata, aku boleh gabung gk?'' tanya Ratu yang tiba-tiba datang entah dari mana.

__ADS_1


'' Eeh kak Ratu, silahkan kak duduk aja.'' sambung Sila sambil mengembangkan senyumnya.


'' Terimakasih cantik,'' jawab Ratu, kini tatapannya beralih pada gadis yang ada dihadapannya tepatnya disamping Rangga dan Alex.


'' Hai aku Ratu kamu siapa?'' tiba-tiba gadis itu mengulurkan tangannya kearah Putri, membuat Putri itu langsung menatap kearahnya.


'' Gue Putri.'' jawabnya sambil membalas uluran tangan gadis itu, dan mereka pun akhirnya berkenalan satu persatu.


Setelah berkenalan dengan Putri, Ratu beralih pada Rangga, gadis itu langsung mengajak pemuda itu bicara, yang langsung direspon dengan baik oleh pemuda itu, namun sesekali matanya melirik pada Alex yang sepertinya mencari kesempatan untuk mendekati gadisnya.


'' Iih musiknya enak nik kak, kak Putri gimana kalau kita joget dibawah??'' ajak Sila, ada-ada saja tingkah anak itu, pikir Putri


'' Gk ah, loe ajak aja Alex.'' tolak Putri


'' Ogah kalau bareng kamu baru aku mau.'' jawab Alex membuat Rangga dan Ratu menoleh kearahnya.


''Memangnya kelihatannya begitu ya kak? benarkan mereka serasi? aku juga berpikiran begitu.'' Sila langsung menjawab pertanyaan yang sebenarnya bukan tertuju untuknya.


'' Mereka tidak pacaran, sebenarnya Putri itu adalah ke--,'' belum lagi sempat Rangga menyelesaikan ucapannya Putri langsung menyela nya


'' Sila ayo, katanya tadi mau joget kan? yuk gue temenin.'' ucapnya cepat


'' Waah ayo kak, akhirnya kak Putri mau juga.'' setelah itu mereka pun langsung turun dari meja tersebut, Putri sempat melihat tatapan Rangga yang tajam kearahnya, namun ia sama sekali tak memperdulikannya.


'' Berasa kayak obat nyamuk gue, baiklah kalau gitu gue ikut turun juga, kalian teruskan aja ngobrolnya.'' setelah mengatakan itu Alex langsung turun untuk bergabung bersama Putri dan Sila, sedangkan Rangga terus memperhatikan pemuda itu yang kini sudah bergabung bersama yang lainnya.


Karna musiknya yang memang enak didengar membuat beberapa pengunjung memutuskan untuk berjoget disana, namun tiba-tiba saja musik berubah menjadi musik romantis, membuat beberapa pasangan langsung menggandeng pasangannya untuk mengajaknya berdansa.

__ADS_1


'' Yaah, musiknya berubah jadi romantis deh,'' Sila terlihat nampak kecewa


'' Yasudah yuk kita kembali saja kemeja.'' ajak Putri.


'' Eh jangan kak, udah biar aku aja yang balik kesana, kalian teruskan aja ya dansa kayak pasangan lainnya.'' ucap Sila, membuat Alex tersenyum atas ucapan adiknya itu, setelah mengatakan itu Sila langsung bergabung kembali dengan Rangga dan Ratu.


Waah ternyata adek gue gercep juga, gue aja sampai gk kepikiran, mudahan saja Putri mau diajak berdansa sama gue.


Batin Alex penuh harap


'' Gk ah, kita balik aja.'' ucap Putri yang memang tak ingin berdansa dengan Alex.


'' Ayolah Put, memangnya kamu gk lihat tu pacar kamu? dia aja sepertinya enjoy banget dengan cewek itu, masa iya kamu kalah udah nikmati aja.'' ucap Alex yang sedikit memanasi gadis berpenampilan seksi itu, ya karna Putri saat ini hanya memakai drees selutut dengan atasan yang sedikit mengekspos bahu mulusnya.


Putri melirik Rangga yang terlihat asik bicara dengan gadis itu, ia juga melihat kekasihnya itu tertawa bersama dengannya meskipun ada Sila bersama mereka tapi tetap saja gadis yang bernama Ratu itu lebih mendominasi. Sebenarnya sih sejak tadi Rangga terus memperhatikan kekasihnya itu, hanya saja waktu Ratu kembali mengajaknya bicara Rangga mengalihkan pandangannya kearah lawan bicaranya, sedangkan itu bersamaan tatapan Putri tertuju pada Rangga, jadi kesannya tatapan Putri dan Rangga saat itu tak pernah bertemu, membuat keduanya punya pikiran buruk terhadap masing-masing pasangannya.


Senyum Alex seketika mengembang saat melihat Putri menganggukan kepalanya.'' Makasih karna kamu mau menerima ajakanku untuk berdansa.'' ucapnya sambil merapatkan tubuh mereka, Alex memeluk erat pinggang Putri, dan menruh tangan gadis itu dilehernya, namun Putri menolak, dan hanya memegang kedua pundak pemuda itu, dan Alex sama sekali tak mempermasalahkannya, yang terpenting saat ini ia bisa berdekatan dengan pujaan hatinya, bahkan ia bisa mencium aroma wangi tubuh Putri yang membuat nya semangkin ingin merapatkan tubuh mereka, sebenarnya Putri merasa risih, namun karna rasa kesalnya melihat Rangga yang tak memperdulikannya dan lebih mementingkan gadis lain membuat Putri terbakar cemburu, dan akhirnya menerima ajakan Alex untuk berdansa dengannya, dengan niatan untuk sedikit membuat kekasihnya itu cemburu. Dan sepertinya dia sangat berhasil, terbukti saat tiba-tiba Rangga melihat kearah mereka, matanya langsung membola saat melihat kekasihnya disentuh laki-laki, lain dan tanpa banyak kata ia langsung turun menuju kearah mereka.


'' Eh Ga, kamu mau kemana aku belum selesai bicara loh.'' ucap Ratu saat melihat Rangga tiba-tiba meninggalkannya.


''Putri,'' panggil Rangga membuat Putri dan Alex langsung menoleh kearah nya, serta beberapa pasangan yang juga masih ikut berdansa melihat kearah Rangga, karna memang suaranya yang cukup keras saat memanggil Putri.


'' Rangga.'' gumamnya sambil melepaskan tangannya dibahu Alex, ia melihat kilatan amarah dimata pemuda itu membuatnya menelan ludah berkali-kali.


Kini tatapan tajam Rangga tertuju kearah Alex.'' Apa-apaan loe, gue biarkan loe menari bersama kekasih gue, bukan berati loe bebas menyentuh nya.'' ucap Rangga dengan amarahnya dan langsung mendaratkan bogeman mentah kewajah Alex


Buuk-buukkk, dua bogeman mendarat mulus diwajahnya, membuat suasana cafe menjadi ricuh, dan Rangga tak perduli itu, setelah nya Rangga pun langsung menarik tangan kekasihnya itu menjauh dari hadapan Alex .

__ADS_1


Next


__ADS_2