
Saat ini terlihat seorang gadis sedang melamun dibangku taman tak jauh dari kantin.
'' Putri bukankah itu Windy, ngapain dia sendiri disana sambil melamun seperti itu?'' ucap Rangga, tadinya Rangga dan Putri ingin kekantin sekolah, namun saat melewati bangku taman Rangga melihat sahabat dari kekasihnya itu sedang duduk sambil melamun, seperti sedang memikirkan sesuatu, makanya ia memberitahukannya pada Putri.
'' Iya ya, ngapain tuh anak duduk bengong disana? Ga, kamu duluan aja kekantinnya, aku mau kesana dulu, gpp kan sayang?'' ucap Putri dengan nada manja.
'' Iya yasudah sana cepat!" jawab Rangga sambil menyuruh kekasihnya itu ketempat dimana Windy berada.
'' Windy loe ngapain disini? melamun pula, lagi mikirin apa sih? bang Regan?'' cerca Putri dengan berbagai pertanyaan, membuat gadis itu menoleh pada sahabatnya
'' Put, menurut loe apa gue gk pantas bersama abang loe?'' tanya Windy tiba-tiba membuat Putri menyerenyitkan dahi.
'' Tumben tanya begituan? Kenapa? Loe udah sadar kalau misalkan loe itu emang gk pantas bersama bang Regan?'' tanya Putri dengan entengnya, memang nih anak satu mulutnya minta ditampol juga, selalu nyelengit kalau ngomong.
'' Oh jadi menurut loe begitu ya?'' sambung Windy yang kembali terlihat lesu dan murung.
Nih anak kenapa sih? tumben banget, saat gue bilang kek gitu dia biasa aja, kenapa ya?
__ADS_1
Batin Putri, sebenarnya ia hanya bercanda berkata seperti itu tadi, tapi siapa sangka sahabatnya itu seperti menganggapnya serius, memang awalnya Putri tidak begitu menyukai hubungan abangnya dengan Windy, tapi belakangan ini ia sangat mendukung nya, karna semenjak abang nya itu bersama dengan Windy, Putri selalu melihat kebahagian disana, berbeda saat dulu waktu abangnya menjalin hubungan dengan mantan kekasihnya, maka dari itu Putri memutuskan akan mendukung hubungan Regan dan Windy.
'' Win, sebenarnya ada apa sih? Kenapa loe murung kayak begini? Apa kalian bertengkar?'' tanya Putri lagi karna merasa ada yang aneh pada sahabatnya ini. Windy menoleh sekilas pada Putri, kemudian kembali menatap lurus kedepan, membuat Putri sedikit takut, takut kalau sahabatnya akan melakukan hal yang aneh-aneh nanti.
'' Win loe jangan buat gue takut deh, loe itu senebarnya ada masalah apa sih sama bang Regan? Kok loe jadi kayak gini? Apa bang Regan nayakiti loe ya? Bilang nanti gue tegur abang gue kalau memang itu benar.'' ucap Putri, ia juga tidak mau kalau sampai sahabatnya jadi murung seperti ini, kalau memang karna abangnya, Putri akan menegurnya karna sudah membuat sahabatnya jadi sedih begini.
'' Bang Regan gk ngelakuin apa-apa kok sama gue Put, gue hanya sadar diri aja, loe benar deh kayaknya gue emang gk pantas untuk bersama bang Regan, apa gue putus aja kali ya sama dia?'' ucapnya lirih, Windy pasrah jika memang Regan memilih untuk kembali pada masa lalunya, Windy akan mundur dan melepaskannya, apa lagi wanita itu adalah Sesil kakak kandungnya sendiri, jadi tidak mungkin ia akan bersaing dengan kakaknya sendiri begitu pikirnya.
'' Kenapa tiba-tiba loe berkata seperti itu sih Win? dengar! Sekarang ini gue itu udah mulai tidak mempermasalahkan jika kalian menjalin hubungan dan gue juga sudah mulai merestuinya, lalu kenapa sekarang loe malah berubah pikiran? apa karna udah ada pengganti abang gue, iya? atau karna loe udah merasa bosan sama abang gue jadi loe mau ninggalin dia begitu saja? Kalau iya kebangetan loe Win.'' ucap Putri, ia memang sengaja berkata seperti itu agar sahabatnya mau bercerita dan memberitahukan apa masalah mereka sebenarnya, karna memang setau Putri sahabatnya yang satu ini tidak pernah menceritakan hubungan pribadinya dengan orang lain termasuk dengannya, Putri tidak tau saja jika selama ini Windy selalau curhat dengan sahabat mereka Niken.
'' Entahlah Put, gue merasa gue memang gk pantas bersanding dengan bang Regan, lagi pula gue kan janda.'' ucap Windy
'' Windy ayolah jangan bikin gue takut kek gini, loe itu jarang-jarang loh kayak gini, sebenarnya apa masalahnya?'' Putri kembali bertanya.
'' Wanita dari masalalu bang Regan kembali Putri,'' ucap Windy membuat Putri langsung melotot mendengarnya.
'' Apa?? Serius loe? kak Sesil kembali?'' tanya Putri sambil menyebut nama Sesil, ternyata sahabatnya juga mengenal nya, tentu saja dia kan adiknya, bagai mana mungkin Putri tidak mengenal mantan pacar abangnya sendiri pikir nya.
__ADS_1
'' Iya dan loe tau? ternyata mantan kekasih abang loe selama ini adalah kakak gue sendiri, kaka Sesil.'' pengakuan Windy membuat Putri semangkin membelalakan matanya, tak percaya dengan yang ia dengar ini, bagai mana bisa? ini benar-benar membuatnya pusing.
'' Bagai mana bisa Win? Ini sulit dipercaya.''
'' Sama kayak loe, awalnya gue juga syok mendengarnya, waktu itu gue gk sengaja mendengar pembicaraan mama dan kak Sesil diruang tamu, ternyata mama gue juga mengetahui tentang hubungan mereka, pantas saja mama kurang setuju saat gue menjalin hubungan dengan bang Regan, ternyata ini alasannya.'' ucap Windy yang akhirnya menceritakan semua keluh kesahnya, karna ia merasa tidak sanggup lagi menyimpannya sendiri. Putri merapatkan duduknya, lalu memeluk sahabatnya untuk menguatkan.
'' Sebenarnya hubungan mereka sudah lama berakhir jadi buat apa loe takut, dengar ya! Jika memang bang Regan masih cinta sama kak Sesil buat apa dia menerima perasaan loe? Itu kan berarti dihatinya sudah tidak ada lagi yang namanya kak Sesil, Win gue tau abang gue gimana, kalau dia sudah cinta maka dia akan memperjuangkannya tidak perduli wanita itu dimana sekarang, tapi kenyataannya yang dicintai abang gue saat ini itu adalah loe dan bukan kak Sesil gue tau itu, jadi gue minta loe harus memperjuangkannya! itu pun kalau loe memang benar cinta sama abang gue.'' sindir Putri membuat Windy langsung menatap kearahnya.
'' Kenapa loe bicara seperti itu? Loe pikir selama ini gue hanya pura-pura cinta gitu sama bang Regan?'' dengus Windy membuat sahabatnya itu langsung tergelak
'' Tapi masalahnya wanita itu adalah kak Sesil, kakak gue, masa iya gue harus bersaing sama dia, gue gk mau Put, lebih baik gue ngalah aja, jika memang mereka masih saling cinta, gue bisa apa selain pasrah.'' sambung Windy yang kembali tak bersemangat.
'' Gue punya ide, gimana kalau kita buat abang gue cemburu? kalau dia cemburu berati dia cinta sama loe, sebenarnya sih kita gk perlu melakukannya karna kan kita sudah tau jawabannya, tapi disini karna loe mulai meragukan perasaan abang gue, jadi kayaknya kita memang perlu deh melakukan ini semua.'' jelas Putri
Next
ASSALAMU'ALAIKUM SEMUA...
__ADS_1
SELAMAT PAGI, DAN SELAMAT BERAKTIVITAS...