Istri Yang Dibenci

Istri Yang Dibenci
56


__ADS_3

David, Rey, dan naya berlari-lari kecil di koridor rumah sakit saat ni. Mereka terburu-buru untuk segera menemui Lita. Sungguh mereka merasa khawatir dengan kondisi Lita saat ini. Mereka tadi menerima telpon dari Hp Lita yang mengatakan kalau Lita sedang berada di rumah sakit dan akan melahirkan.


“Rey kau sudah menelpon teman yang ada disini untuk mencari ruangan Lita?” ucap David sambil berjalan cepat menggandeng Naya.


“sudah, dan dia sudah menemukan ruangan Lita saat ini.” ucap Rey lirih, dan dia sedikit menahan untuk mengatakan hal lain. Karena temannya tadi memberitahu kalau Lita tidak sendiri melainkan dengan seorang pria yang datang bersamanya mengaku suami dari Lita.


“Di ruangan Mana dia sekarang?” tanya David menengok kebelakang melihat Rey.


“Di ruangan Rose,” ucap Rey memberitahu David. Mereka segera bergegas keruangan itu, berarti kalau Lita sudah berada di ruangan itu berarti saat ini dia sudah melahirkan.


“Itu ruangannya,” ucap Naya menunjuk ruangan yang ada didepan mereka.


“Aiss, dia bodoh atau apa. Sudah tahu hamil besar kenapa harus keluar rumah” kesal David tidak habis pikir dengan adiknya yang malah pergi keluar rumah dengan kondisi hamil besar.


David langsung membuka pintu ruangan itu, dia melihat kedalam dan terpaku ditempatnya membuat Naya yang ada disebelah David bingung.


“Kenapa?” heran Naya dan juga Rey dan mereka langsung melihat ke depan. Tatapan David dan Rey langsung tajam melihat seorang pria yang sedang menggendong seorang bayi dan Lita tak sadarkan diri di ranjang rumah sakit.


Fahri yang sedang menggendong bayi yang baru saja dilahirkan Lita langsung mendongak melihat pintu yang terbuka. Matanya terkejut melihat tiga orang yang saat ini menatapnya tajam. Ternyata benar dugaannya, kakak iparnya yang menyembunyikan Lita selama ini bukan itu saja tapi Rey yang dia duga pacar Lita dulu ternyata ikut andil dalam hal ini.


“Kau,” ucap David saat melihat siapa didepannya.


“kenapa kau disini, kau cari mati hah” dengan langkah cepat David segera menghampiri Fahri yang menatapnya dalam diam.


“David, David tenanglah. Dia sedang menggendong bayi, dan kau tidak lihat Lita sedang tidak sadar” ucap Rey menghalau David yang sudah mengepalkan tangannya siap akan memukul Fahri.


David terdiam melihat fahri yang menatapnya dengan raut kecewa.


“Ternyata kau dibalik semua ini kak, kenapa kau memisahkan ku dengan Lita” ucap Fahri menatap David.


David diam, dia mencoba mengendalikan emosinya, ia melihat istrinya yang berdiri disebelahnya.

__ADS_1


“Ambil bayi Lita dari tangan pria brengsek itu” ucap David pada Naya.


“Iya aku ambil” Naya segera berjalan mendekati Fahri,


“Bisa tolong berikan bayinya sebentar padaku, “ ucap Naya dengan lembut.


Fahri memberikan bayinya, sebelum memberikan anaknya itu dia mencium anaknya terlebih dahulu. Dan dia sekilas melihat Lita yang masih belum sadar karena bius yang diberikan oleh dokter.


“Aku perlu bicara dengan kalian berdua” ucap Fahri setelah menguatkan dirinya. Dia menatap David dan juga Rey,.


Dia berjalan keluar ruangan terlebih dahulu meninggalkan kakak iparnya dengan pria bernama Rey itu.


“David tahan emosimu dulu, ini rumah sakit kalau kau membuat keributan bisa-bisa kau yang disuruh pergi dari sini. Ini bukan negara kita dan disini lebih ketat” tukas Rey memperingatkan David.


David diam saja, dia langsung berjalan keluar menyusul fahri yang ada di luar. Rey mengikuti temannya itu.


....................


David langsung berjalan dan melayangkan pukulan yang cukup kuat kearah Fahri membuat Fahri yang memang tidak berniat melawan ter dusur ke lantai.


“Kau, kenapa kau bisa ada disini hah. Apa yang kau lakukan pada adikku, kenapa dia sudah melahirkan sekarang” ucap David mencengkram kuat kerah Fahri memaksa pria itu untuk berdiri.


Lita memang diperkirakan akan melahirkan bulan depan tepatnya dua minggu lagi baru melahirkan tapi sekarang dia malah sudah melahirkan.


“David tenanglah, bicaralah dengan baik-baik” pungkas Rey mencoba melepaskan tangan David dari kerah baju Fahri.


“Kau diam lah rey” David langsung menghempas tangan Rey membuat pria itu terdorong.


“Seharusnya aku yang bertanya padamu kak, kenapa kau bohong pada kita semua soal Lita yang masih hidup. Kenapa kau menyembunyikan mereka dari kita kak” tukas Fahri menatap kakak iparnya itu tidak takut.


“ini semua karena mu mengerti, kau yang membuat adikku harus jauh dari keluarganya. Kau pria brengsek yang membuat adikku menderita, kau harus habis di tanganku” David kembali melayangkan pukulan pada Fahri membuat bibir pria itu sobek dan mengucurkan darah segar.

__ADS_1


Fahri mencoba melawan, dia melepaskan paksa cengkraman David padanya.


“Aku minta maaf soal itu kak, tapi tidak seharusnya kak David menyembunyikan Lita dariku. Dia sedang hamil anakku kak” ucap Fahri.


“Cih anakmu,” desis David menatap sinis Fahri.


“Kalau begitu ambil saja anakmu itu, dan pergilah dari kehidupan adikku. Bawa anakmu” tukas David.


“Aku juga akan membawa Lita bersama ku kak, dia istriku dan ibu dari anakku”


“jangan mimpi kau bisa membawa adikku, adikku tidak sudi melihat wajahmu bahkan melihat anakmu saja mungkin dia tidak sudi”


“Kata siapa, dia pasti saat sudah sadar bahagia melihat anak kita” ucap Fahri yang tidak terima.


“Jangan terlalu percaya diri dulu dirimu,” David berjalan cepat lagi menghampiri Fahri. Dia langsung melayangkan pukulan pada pria itu. Dan dia langsung berada di atas tubuh Fahri mencengkram kuat kerahnya.


“Rasanya aku ingin membunuhmu, karena dirimu adikku mengalami gangguan psikologis” ucapnya melayangkan tinju lagi pada Fahri.


“David, David, sudahlah. Ini rumah sakit” ucap rey menarik pelan David turun dari tubuh Fahri.


“Apa maksudmu kak, kenapa dia punya gangguan psikologis” tukas Fahri tak mengerti.


“kau pikir saja sendiri, jangan banyak bicara kau harus mati di tanganku.” David akan memukul Fahri lagi tapi tangannya langsung ditahan oleh Rey.


“Rey lepas, aku ahrus memukulnya.” Ucap David.


“David Lita sudah sadar,” seru Naya saat membuka pintu dia terkejut karena David menghajar pria yang ia ketahui sebagai suami Lita.


“Kau serius,” David langsung beranjak bangun dari tubuh Fahri yang sedikit lemah, Fahri sendiri mengusap sudut bibirnya yang mengeluarkan darah dan dia bangun perlahan. Dia harus melihat Lita, dia akan meminta maaf pada perempuan itu. Dan akan berusaha sebisa mungkin agar Lita memaafkannya dan mau kembali padanya memulai hidup baru dengan putra mereka yang baru lahir. Benar anaknya dan Lita seorang laki-laki yang tampan perpaduan dirinya dan juga Lita. Dia bisa melihat ada gennya disitu.


°°°

__ADS_1


T.B.C


__ADS_2