Istri Yang Dibenci

Istri Yang Dibenci
Ep 89


__ADS_3

Sampai di rumah Lita masih saja diam, dia keluar dari dalam mobil lebih dulu meninggalkan Fahri yang ada didalam melihatnya. Pria itu tampak menghela nafas panjang terlihat kerisauan dalam dirinya soal istrinya yang kemungkinan saat ini tengah marah gara-gara Vanya tadi..


Segera saja Fahri melepaskan seat beltnya dan bergegas turun dari mobil untuk menyusul istrinya yang sudah lebih dulu masuk kedalam rumah. Harus bagaimana lagi dia bicara dengan Lita soal hal ini.


Fahri berjalan cepat masuk kedalam rumah, dan istrinya berjalan tepat didepannya saat ini. ia segera mempercepat langkahnya dan dia langsung memegang tangan Lita, agar istrinya tersebut berhenti berjalan.


“Sayang, kamu marah denganku. Aku tidak ada hubungan apa-apa dengan Vanya” ucap Fahri berusaha menjelaskan matanya menatap nanar penuh harap agar Lita mempercayai dirinya.


“Aku tidak marah,” jawab Lita singkat menatap Fahri.


“kalau kamu tidak marah, kenapa kamu sedari tadi mendiami ku saja. Dan sekarang kenapa kamu pergi begitu saja dari dalam mobil” tukas Fahri menatap istrinya lamat-lamat.


“Aku hanya kecewa saja denganmu, kenapa kamu tidak memperkenalkan diriku tadi.” Pungkas Lita menatap kearah Fahri.


“Kamu kecewa soal itu, kalau memang kamu kecewa aku minta maaf. Bukannya aku tidak mau mengenalkan dirimu pada Vanya, karena dia sudah tahu siapa dirimu. Dan untuk apa aku mengenalkan mu dengannya, aku saja tidak ingin kenal dengan perempuan itu”” jelas Fahri pada Lita.


“Sayang,.” Lirih fahri saat Lita tidak merespon sama sekali ucapan dirinya.


“Apa,?”


“kok malah apa sih, jangan marah atau kecewa padaku ya. Soal Vanya tidak usah dibahas, kalau misalnya kamu kecewa denganku aku minta maaf. Besok-besok kalau kamu akan ku kenalkan sebagi istriku pada yang lain. Aku minta maaf ya” lagi Fahri berusaha untuk meminta maaf atas kesalahan dirinya.


“Iya, aku maafkan” ucap Lita pada Fahri.


............................


Lita berjalan mendekati Fahri yang saat ini sibuk mengerjakan pekerjaan kantornya. Lita yang mengenakan rok pendek berwarna hitam dan juga baju tanpa lengan. Dia berjalan mendatangi suaminya yang tidak menyadari kalau dia sedang mendekati.


Lita tanpa permisi dulu langsung duduk di pangkuan fahri seketika membuat fahri terkejut dan melihat istrinya.


“Sayang,.” Ucapnya menatap penampilan Lita saat ini.


“Kenapa denganmu, kamu mau kemana mengenakan baju seperti ini” tanya Fahri pada istrinya tersebut.

__ADS_1


“Kita pergi ke club yuk,” ajak Lita pada suaminya.


Seketika Fahri langsung terbelalak, dia menatap tak percaya pada Lita yang mengajaknya ke Club.


“untuk apa kita ke sana? Nggak usah” tolak Fahri dan dia menyuruh Lita untuk berdiri dari pangkuannya sekarang karena dia harus berdiri.


“Untuk menghibur diri, selama ini kita belum pernah ke sana kan?” tukas Lita menata fahri, tangannya bergerak lihat di dada Fahri. Seakan menggoda pria itu.


“kamu lagi kerasukan sayang, nggak biasanya loh kamu begini. goda aku begini bukan dirimu, kalau kamu yang dulu aku percaya tapi istriku yang..”


Cupp


Lita mengecup bibir Fahri lebih dulu, bukan suatu kebiasaan yang Lita lakukan semenjak dia kembali lagi dengan Fahri. Mata Fahri melebar menatap sang istri yang tersenyum genit padanya.


“Kamu tidak usah banyak bersuara, aku ingin menjadi Lita yang dulu. Lita yang lebih terbuka dengan perasaanya dan berani untuk bilang terang-terangnya. Kamu tidak mempermasalahkannya kan sayang?” ucap Lita mendekatkan dirinya pada Fahri dan bibirnya bergerak sensual.


“kamu ingin menjadi dirimu yang dulu? oke aku tidak masalah, aku memang menyukai dirimu yang dulu yang selalu mengungkapkan cinta secara terang-terangan padaku” Fahri tersenyum dan menarik tubuh Lita mendekat. Dia melingkarkan tangannya di pinggang ramping sang istri.


“Apa alasanmu ingin menjadi seperti dulu,?” tanya Fahri penasaran.


Fahri tersenyum manis setelah mendengar ucapan itu,


“Kamu tenang saja, aku tidak akan pernah berpaling darimu sayang, karena aku mencintaimu. Tidak ada perempuan lain di hatiku selain kamu” Fahri mengecup singkat Pipi sebelah kanan Lita.


“kamu jadi mengajakku ke Club?” tanya Fahri lagi.


“Kamu sendiri mau atau tidak,?”


“Aku tidak mau, aku menolaknya. Aku tidak ingin istriku yang cantik dipandang oleh pria lain” tukas Fahri dengan masih memeluk erat pinggang Lita.


“Kita bersenang-senang saja di rumah oke,” pungkas fahri pada Lita.


“Oke,” Lita mengangguk.

__ADS_1


“kalau begitu lanjutkan pekerjaanmu lagi, aku akan ke bawah melihat Axel yang tidur dengan Mama” ucap Lita melepaskan tangannya dari leher Fahri dan dia segera pergi setelah melepaskan tangan suaminya yang berada di pinggangnya.


“Tidak usah kamu lihat, Axel pasti baik-baik saja. Temani saja aku disini” fahri menarik tangan Lita sehingga tubuh istrinya menabrak dirinya.


“Kamu mulai aktif semenjak aku kembali, dulu kamu tidak pernah seperti ini denganku” ucap Lita


“itu kan dulu, sekarang aku mencintaimu. Kamu separuh aku saya seperti lagu yang populer itu”


“Gombal, sudah sana kerjakan pekerjaanmu lagi”


“Aku kerjakan pekerjaanku, kamu disini tunggu aku. aku ada sesuatu yang ingin kuberikan padamu”


Lita menatap Fahri bertanya-tanya, kira-kira apa yang akan diberikan Fahri padanya. Perasaan tadi pria itu tidak membeli apa-apa selain makanan di mini market.


“Apa yang mau kamu berikan padaku?” tanya Lita menatap penasaran.


“rahasia” ucap fahri lalu melenggang pergi sambil tersenyum meninggalkan Lita yang cemberut karena dirinya tak mengatakan apa yang akan ia berikan pada istrinya.


“Jangan cemberut gitu, sudah kamu di tempat tidur saja, tunggu aku menyelesaikan pekerjaanku” pungkas Fahri pada Lita.


“Dasar, kamu memang menyebalkan” ucap Lita kesal sambil menghentakkan kakinya ke lantai dan dia segera berjalan kearah tempat tidur. Oke suaminya tersebut menyuruhnya ketempat tidur, kalau dia ketiduran nantinya jangan salahkan dia. Padahal dia sudah susah-susah berdandan seperti ini untuk menggoda Fahri eh pria itu malah menyuruhnya untuk ke tempat tidur.


Lita perlahan naik ketempat tidur sambil memperhatikan Fahri yang sudah duduk kembali ke meja kerjanya. Suaminya itu sesekali memperhatikannya sambil tersenyum.


“Kamu mau menggodaku terus seperti itu, nanti kalau Axel punya adik kamu marah. Aku nggak ada pengaman loh sayang sekarang” ucap Fahri tersenyum melihat istrinya yang sudah tahu menggunakan rok pendek. Eh berbaring seenaknya sendiri tanpa berselimut. Tentu saja dalaman istrinya terlihat olehnya saat ini dari meja kerjanya.


“Apa, aku tidka menggoda mu” pungkas Lita yang langsung berdiri.


“tadi, kamu menggodaku dengan memamerkan warna pink mu” tukas Fahri


“Ap..apa, kamu melihatnya” seketika Lita langsung menarik selimutnya. Entah dia tadi memang sengaja atau tidak sengaja yang jelas saat ini dia menyelimuti seluruh tubuhnya hanya menyisakan wajahnya saja.


“Tahulah, aku mau tidur. Bodo aku nggak mau nungguin kamu sayang” ucap Lita langsung memiringkan dirinya agar tidak melihat kearah Fahri.

__ADS_1


°°°


T.B.C


__ADS_2