Mister Polisi, Yes I Do!

Mister Polisi, Yes I Do!
Jadian


__ADS_3

Bening akhirnya diadopsi oleh Barnes dan Amanda dan sejak mereka semua mengetahui kalau Noah alergi dengan parfum wanita, semua wanita di sekitarnya Noah, memutuskan memakai bedak di ketiak mereka untuk menghindari bau badan.


Noah tinggal di tempatnya Barnes selama tiga tahun, sampai dia berhasil menguasai Taekwondo dan teknik bela diri Systema. Noah lebih dekat dengan Batari, karena Batari anak yang ceriwis dan periang. Noah tidak bisa dekat dengan Bening, karena Bening anak yang perfeksionis dan introvert.


Di suatu hari yang cerah, di saat Noah berlatih ilmu bela diri bersama dengan Batari, Noah mendelik ke Batari, "Berhenti memanggilku calon suami! Kita masih kecil, Tari"


Batari mencebikkan bibirnya ke Noah dan berkata, "Pokoknya kamu calon suamiku. Aku akan setia menunggumu sampai dewasa dan kita akan menikah. Titik"


Noah menghela napas panjang lalu berkata, "Terserah kamu aja. Capek aku ngomong sama kamu. Dijelaskan berulangkali masih aja ngeyel"


Batari kembali mencebikkan bibirnya.


Bening yang lemah lembut tidak menyukai berlatih bela diri dan dia lebih memilih menemani Amanda memasak di dapur.


Barnes dan Amanda memperlakukan Bening dan Batari dengan adil dan sama. Walaupun Bening bukan putri kandung mereka, namun Barnes dan Amanda menyayangi Bening sama seperti mereka menyayangi Batari.


Bening yang tidak menyukai kegiatan yang melibatkan fisik terlalu ekstrem, jarang ada di setiap kegiatan yang dilakukan oleh Noah yang menyukai hal-hal yang bersifat ekstrem. Namun, Bening menyimpan rasa sama Noah sejak Noah menyelamatkannya dari penculik beberapa tahun yang lalu dan Bening selalu datang ke tempat latihan dengan membawa makanan hasil masakannya.


Seperti di sore hari itu, Bening masuk ke tempat latihan yang ada di ujung timur halaman belakang kediaman luasnya Barnes Adiwilaga Darmawan dengan membawa sekeranjang kue kelapa hasil kreasinya yang dibimbing oleh Amanda.


Noah tampak bercanda dengan Batari di sela waktu istirahat mereka.


Barnes mencium pelipisnya Amanda dan langsung mencomot kue kelapa bikinannya Amanda dan berkata, "Enak banget, Sayang. Kue apa ini?" tanyanya sambil mengunyah kue yang ada di dalam mulutnya.


Amanda mengusap bibir suaminya yang belepotan kue sambil berucap, "Kue kelapa. Anak-anak masih latihan?" Tanya Amanda.


"Udah selesai. Tapi Noah dan Tari masih di ruang latihan. Aku lihat Bening juga ke sana bawa keranjang berisi kue" Sahut Barnes sambil mencomot lagi kue bikinan istri tercintanya.

__ADS_1


"Iya. Bening minta diajari bikin kue. Dan pas kuenya udah matang, dia langsung bergegas membawanya ke ruang latihan. Dia bilang, mau minta Tari dan Noah mencicipinya" Amanda menoleh ke suaminya dengan senyum manisnya sembari memasukkan kue ke dalam wadah khusus kue lalu berkata, "Mandi dulu gih. Kamu bau acem"


"Temani!" Barnes mengedipkan matanya ke Amanda dan Amanda langsung terkekeh geli, lalu berucap, "Ayok!"


Barnes langsung membopong tubuh rampingnya Amanda dan membawa Amanda berlari menuju ke lantai dua.


Noah bermain tebak kata dengan jari bersama dengan Tari, "A,B,C,D,F,G,H" Ucap Noah sembari menyentuh jarinya Batari dan jarinya.


"Harimau!" Batari langsung berteriak lantang.


Noah menghela napas panjang dan hanya pasrah saat Batari mengoleskan bedak ke wajahnya. Noah kemudian menggerutu dengan wajah cemberut, "Main sama kamu kok kalah terus"


"Salah sendiri kamu lemot, weeeekkk" Batari mencebikkan bibirnya ke Noah dan Noah langsung memencet pucuk hidungnya Batari sambil berucap, "Hahahahaha!" Noah langsung tertawa melihat wajah merah padamnya Batari dan dia kemudian berkata, "Nggak bisa napas, kan, kamu?"


Batari langsung mendorong tubuh Noah dan Noah secara spontan menarik Batari. Mereka kemudian berguling-guling di atas matras dengan saling berpelukan dan tertawa lepas.


Noah dan Batari kemudian bangkit berdiri dan mereka berdua terkejut saat mereka melihat Bening berdiri di depan pintu masuk. Batari langsung berlari mendekati Bening dan menarik tangan Bening untuk masuk dan duduk di atas matras sambil bertanya, "Kamu bawa apa hari ini?"


Bening terus menatap Noah yang tengah berjalan kemudian memilih duduk di sampingnya Batari alih-alih duduk di dekatnya Bening. Di saat Batari menyentuh bahunya, Bening tersentak kaget dan menoleh ke Batari, "Apa?"


"Ada apa di dalam keranjang yang kamu bawa?" Tanya Batari dengan wajah penuh antusias.


Noah berkata, "Iya, apa yang kamu bawa? Baunya harum banget" Noah dan Batari lalu melongok ke dalam keranjang secara bersamaan dan kepala mereka terantuk, "Aduh!" Noah dan Batari mengasuh secara bersamaan lalu mereka saling pandang dan kembali tertawa secara bersamaan.


Bening menggeram kesal di dalam hatinya melihat keakrabannya Noah dan Batari.


Noah langsung membuka keranjang, karena Bening terus diam mematung tidak menjawab rasa penasarannya dan Batari. "Wah, kue! Kelihatannya enak"

__ADS_1


Batari langsung menepuk telapak tangannya Noah, "Kamu belum cuci tangan! Ayok kita cuci tangan dulu" Batari menarik lengannya Noah lalu menggandeng tangannya Noah dan mengajak Noah berlari ke wastafel. Noah dan Batari mencuci tangan mereka di wastafel sambil sesekali saling mencipratkan air ke wajah mereka dengan gelak tawa.


Bening mengepalkan kedua tangannya melihat keceriaan yang ditunjukkan oleh Noah dan Batari.


Setelah mencuci tangan, Noah dan Batari Kembali duduk di atas matras dan memakan kue yang dibawa oleh Bening dengan canda tawa ala mereka. Bening yang pendiam hanya tersenyum lebar di tengah canda tawanya Noah dan Batari.


Sepuluh tahun kemudian..........


Noah dan Batari jadian setelah acara pesta perayaan ulang tahunnya Batari dan Bening yang berbeda tanggal saja.


Batari dan Bening secara kebetulan lahir di bulan yang sama, tahun yang sama, tapi di tanggal yang berbeda. Batari di tanggal 30 Juni dan Bening di tanggal 20 Juni dan sweet seventeen mereka dirayakan secara bersamaan di tanggal 30 Juni.


Noah menarik tangan Batari secara diam-diam dan mengajak Batari berlari ke tempat latihan. Di sana Noah menyiapkan kejutan. Noah menghias tempat latihan dengan balon bertuliskan happy sweet seventeen dan tulisan will you be my girl friend?


Batari menutup mulutnya dan dengan berbinar-binar dia menatap Noah lalu menganggukkan kepalanya berulangkali dengan penuh semangat.


Noah langsung memeluk Batari dengan senyum semringah.


Pelukan itu menimbulkan desiran indah di hatinya Noah dan Batari. Pelukan itu membuat detak jantungnya Noah dan Batari berdetak cepat dan di saat Noah memegang kedua bahunya Batari, lalu mendorong pelan tubuhnya Batari agar ia bisa melihat wajah cantiknya Batari yang imut dan lugu, Noah melihat wajah Batari merona manis.


Jantung Noah semakin kencang berdetak saat ia melihat rona manis di wajah Batari.


Batari langsung menundukkan wajahnya dan berkata, "Jangan menatapku terus, Noah! aku malu"


Noah lalu mencubit dagunya Batari dan menaikkan wajahnya Batari dengan pelan sambil bertanya dengan hati-hati, "Bo....bolehkah......a.....aku....men.....mencium kamu?"


Noah dan Batari secara sembunyi-sembunyi jadian karena, mereka tidak ingin Bening merasa tersingkirkan dengan jadiannya mereka. Noah dan Batari menginginkan mereka bertiga tetap berhubungan baik seperti di masa kanak-kanak mereka, untuk itulah mereka memutuskan untuk jadian secara sembunyi-sembunyi.

__ADS_1


__ADS_2