Mister Polisi, Yes I Do!

Mister Polisi, Yes I Do!
Ingatan Telah Kembali


__ADS_3

Pangeran Abiyu langsung memerintahkan anak buahnya untuk menghadang kakak tirinya dan mencelakai kakak tirinya yang ia ketahui pergi keluar hanya dikawal oleh Felix dan tidak ada pengawal dari kerajaan Wahyatma yang mengikutinya.


Pangeran Abiyu tahu betul kalau kakak tirinya itu tidak pandai beladiri walaupun kakak tirinya itu sangat pandai di dalam olahraga panahan dan menembak.


Pangeran Abiyu menatap jala. raya dari jendela di ruang kerjanya sambil bergumam, "Kau akan mampus kali ini, Kak. Kau tidak bisa beladiri dan aku lihat tadi, kau juga tidak membawa pistol kesayanganmu. Kau masih saja ceroboh, hahahahahaha, bisa-bisanya pergi keluar hanya dengan Felix saja. Walaupun Felix pemegang sabuk tertinggi taekwondo, tapi untuk mengalahkan dua puluh orang kelas elita yang aku kirim untuk menghadang kalian, Felix tidak akan mampu menghadapinya sendirian, Hahahahahaha, dasar bodoh kau Arka!"


Ckkkiiiitttt!!!!!!! Braaaakkkk!!!!!! Wajah Felix dan wajah junjungannya terjatuh di atas balon udara yang ada di dalam mobil mewahnya pangeran Arka. Balon udara itu dipasang untuk mengurangi cedera penumpangnya saat mobil mengalami kecelakaan.


Felix dan junjungannya langsung menegakkan kepalanya dan mereka berdua refleks membuka pintu dan melompat keluar dari dalam mobil saat mereka berdua melihat ada sebuah mobil Van berwarna hitam penyok di bemper belakangnya.


"Kenapa kau ceroboh banget?"


Felix langsung menjawab, "Saya tidak sengaja Pangeran. Mobil ini tiba-tiba main nyelonong aja dan berhenti mendadak di depan mobil kita tadi"


Dua puluh orang turun dari dalam mobil Van berwarna hitam di saat Noah dan Felix masih asyik mengamati bemper belakang mobil Van yang penyok.


Noah langsung menepuk pundaknya Felix saat ia melihat ada banyak orang berdiri di belakangnya Felix. Felix refleks memutar badan untuk melihat ke depan dan dia sontak berteriak, " Siapa kalian?! Berani benar menghalangi perjalanan Pangeran Arka?"


"Kami ditugaskan untuk menculik Pangeran Arka, menyiksa Pangeran Arka di markas Bos kami, lalu membunuh Pangeran Arka"Sahut pimpinan dari gerombolan pria berbadan besar itu.


Felix langsung panik dan sontak menoleh ke belakang dengan berteriak, "Cepat masuk ke dalam mobil, Pangeran!"


Felix melompat kaget ke arah kanan saat ia melihat junjungannya berdiri di sisi kirinya alih-alih masuk ke dalam mobil. Felix langsung mendelik, "Pangeran, kenapa ada malah berdiri di samping saya?"

__ADS_1


Noah menatap tajam kedua puluh orang berbadan kekar tanpa senjata api itu, lalu berkata, "Aku akan membantu kamu"


Felix semakin melotot dan berkata dengan nada kesal, "Ta.......tapi, Anda tidak bisa beladiri"


Alih-alih merespons protesnya Felix, Noah langsung melesat ke depan dengan mengepalkan kedua tangannya. Dengan gerakan cepat, Noah mendaratkan bogem mentah ke wajah pimpinan gerombolan itu dan dengan cekatan menangkis serangan balik yang mengarah ke wajahnya, lalu dengan lincahnya, Noah melakukan tendangan ke arah samping dengan memutar telapak pada kaki 45 derajat. Pinggang Noah ikut memutar, kemudian Noah menendang ke arah perut dan kepala lawannya. Jurus yang dilancarkan Noah itu sangat mematikan. Pimpinan gerombolan yang tidak jelas darimana datangnya itu langsung tersungkur di aspal dan tidak bergerak lagi.


Alih-alih membantu junjungannya, Felix menarik kedua alisnya ke atas dan menarik rahangnya ke bawah. Lalu, Felix bergumam, "Sejak kapan Pangeran Arka bisa melakukan jurus beladiri sekeren itu?"


Di sela-sela melakukan jurus kedua, Noah berteriak ke Felix, "Jangan bengong aja! Cepat bantu aku!"


Felix langsung berteriak, "On my way, Pangeran!" Sambil mengepalkan kedua tangannya.


Untuk jurus kedua, Noah melayangkan jurus tendangan mencangkul ke depan dengan memanfaatkan bagian tumit kaki yang diangkat setinggi mungkin. Setelahnya dihempaskan sekuat mungkin tendangannya itu seolah seperti melakukan gerakan mencangkul. Noah melakukan jurus ini untuk mengincar bagian kepala maupun dagu lawan di depannya dan di dalam hitungan detik, dua lawannya langsung terhempas ke aspal dan tidak bergerak lagi.


Felix sesekali melirik junjungannya dan sambil terus melawan pira kekar di depannya, dia bergumam, "Apa aku harus tenggelam dulu di sungai sepeti Pangeran Arka biar bisa jadi sehebat Pangeran Arka saat ini?"


Untuk lawan dengan jarak pendek, Noah bergerak cepat dengan jurus memithing dan memelintir kepala di jurus mematikan teknik beladiri Systema. Empat orang berhasil ia jatuhkan lagi.


Dan di saat Felix berhasil menjatuhkan tiga lawannya, Dia melihat junjungannya terus bergerak ke depan dan melakukan jurus-jurus cepat yang sangat mematikan. Jurus yang belum pernah ia lihat sebelumnya karena teknik beladiri Systema memang hanya dikuasai oleh tentara elite Rusia.


Barnes menguasai teknik beladiri Systema berkat didikannya Duscha dan Amanda. Sedangkan Noah dan Batari menguasai teknik beladiri Systema dari Barnes.


Di saat hanya tersisa tiga orang di depannya dan ketiga orang itu tengah mengeroyok Felix dan hampir membuat Felix jatuh tak berdaya, Noah langsung melancarkan tendangan mautnya. Yakni sebuah jurus tendangan dengan memanfaatkan pisau kaki. Tujuan dari jurus ini ialah mendorong tubuh lawan dengan sasaran bagian perut sampai kepala. Dan hanya di dalam hitungan detik, Noah berhasil melumpuhkan tiga orang terakhir lawannya.

__ADS_1


Setelah melihat kedua puluh pria berbadan kekar yang berani menghadang perjalanan junjungannya, Felix menepuk pundak junjungannya dan berkata, "Terima kasih Pangeran, Anda telah menyelamatkan nyawa saya barusan"


Noah menoleh ke Felix dan berkata, "Sama-sama"


"Tapi, kapan Anda belajar beladiri Pangeran? Kenapa hanya di dalam waktu beberapa hari sejak Anda hilang di laut, Anda tiba-tiba bisa melakukan beladiri sehebat tadi?" Felix menautkan alisnya di depan junjungannya.


Noah tersenyum lebar ke Felix dan berkata, "Sejak kecil aku sudah belajar beladiri"


"Hah?! Sejak kecil setahu saya, Anda sakit-sakitan sejak Mama Anda meninggal dunia. Kita, kan, tumbuh bersama sejak kecil, Pangeran dan saya tahu benar kalau Anda tidak belajar beladiri" Sahut Felix.


Noah terus tersenyum lebar, karena ia telah mendapatkan kembali semua ingatannya di saat ia melepaskan beberapa jurus andalannya tadi.


"Kenapa Anda malah terus tersenyum lebar seperti itu Pangeran?" Felix semakin kebingungan.


Noah sontak tertawa lepas, lalu ia menepuk pundaknya Felix dan berkata, "Kita lanjutkan saja perjalanan kita!"


Felix langsung berkata, "Tunggu sebentar Pangeran! Kita harus menelepon polisi dulu biar mereka semua ditangkap dan diselidiki siapa yang menyuruh mereka untuk menculik Anda dan berniat membunuh Anda" Felix berucap sembari mengambil ponselnya dari dalam saku kemejanya untuk menelepon pihak berwajib.


Noah berdiri di depan mobil sambil menunggu Felix selesai menelepon polisi.


Felix dan Noah lalu masuk ke dalam mobil sampai polisi datang di jalanan luas, namun sangat sepi itu.


Setelah polisi meringkus kedua puluh orang pria berbadan kekar itu, Felix dan junjungannya melanjutkan perjalanan mereka kembali dan diam-diam Noah mengirimkan pesan text ke Batari, "Aku sudah dapatkan lagi semua ingatanku. Tunggu aku pulang dan kita rayakan bersama. Aku yang selalu mencintaimu, Noah Baron"

__ADS_1


__ADS_2