
Dokter Leon Rahardian bergumam di dalam ruang kerjanya, "Dia Putrinya Barnes Adiwilaga Darmawan. Jika aku gegabah, maka aku akan mati sebelum berhasil menculik Batari. Jalan satu-satunya adalah dengan bersabar, step by step, menjadi teman mereka"
Noah dan Batari terbangun secara bersamaan di pagi hari. Batari langsung menyibak selimut dan Noah tergelak geli, lalu berkata, "Bersyukurlah aku masih bisa menahan diri. Kita tidak bertindak di luar batas. Segel kamu belum aku buka, Sayang" Noah merapikan rambutnya Batari, lalu berucap kembali, "Dan kamu tuh, ya, bisa-bisanya ketiduran setelah memprovokasi diriku dengan begitu hebatnya"
Batari langsung merosot turun dan menutup wajahnya yang memerah malu di dalam selimut. Noah ikut merosot dan melihat wajah Batari di dalam selimut, ia lalu menindih tubuh Batari dan mencium bibirnya Batari dengan gemas.
Noah kemudian menyibak selimut melompat turun dari atas tubuhnya Batari sembari berucap, "Mandilah! Kamu harus masuk kerja, kan? Kalau aku lanjutkan ciumanku, kamu akan terlambat masuk kerja"
Batari langsung melompat turun dan berlari ke mandi dengan diiringi gema tawanya Noah.
Dan hari berlalu dengan sangat cepat setelah itu. Di hari terakhir Noah berada di sampingnya Batari, Batari meminta Noah menginap di rumahnya dan dia terus menempel ke Noah.
Mereka menutup malam terakhir mereka dengan melihat bintang sambil terus berciuman dan keesokan harinya, Batari, Amanda, Barnes, dan Alex, mengantarkan Noah ke bandara.
Tiga bulan berlalu dan Batari membunuh kerinduannya yang sangat besar pada Noah Baron dengan belajar memasak, "Ma, Noah akan melamarku setelah dia pulang dari menjalankan misi. Mama bisa ajari aku memasak?"
Amanda tertawa geli dan berkata, "Mama jadi ingat dengan masa remajanya Mama. Mama nggak bisa masak karena nggak pernah diijinkan masuk ke dapur oleh Tantenya Mama. Alhasil, Mama hanya bisa masak mie instan karena, setiap hari Tantenya Mama hanya menyediakan mie instan untuk Mama. Jadilah rambut Mama keriting"
"Kejam sekali Tantenya Mama itu" Sahut Batari.
"Tapi, itu sudah lama berlalu. Mama sudah memaafkan semua kejahatannya Tantenya Mama ke Mama. Kamu memang harus pandai memasak, jika tidak, Noah akan bernasib sama seperti Papa kamu. Di awal Mama menjadi Istrinya Papa kamu, Mama cuma bisa memasak mie instan dan kata Papa kamu, itu adalah makanan terenak"
"Iya namanya cinta, Ma. Pastilah bilang enak walupun sebenarnya nggak enak" Sahut Batari. Amanda dan Batari langsung tergelak geli secara bersamaan.
Keesokan harinya, di bulan keempat setelah Noah pergi menjalankan misi, Batari berangkat kerja bersama dengan Dokter Leon Rajendra. Sejak kepergiannya Noah Baron, Dokter Leon menjadi sering bermain ke rumahnya Barnes dan dia dengan cepat menjalin keakraban dengan Barnes dan Amanda. Dokter Leon dan Batari kemudian bersahabat dan setiap hari, Dokter Leon menjemput Batari untuk berangkat kerja bareng.
__ADS_1
Tanpa menaruh curiga, Batari yang sudah sangat memercayai Dokter Leon Rahardian, masuk ke dalam mobilnya Dokter Leon Rahardian. Di sebuah pom bensin, setelah mengisi bensin, Dokter Leon Rahardian menyuntikan jarum suntik berisi cairan bening ke lehernya Batari saat Batari lengah. Batari langsung pulas tertidur dan Dokter Leon Rahardian membawa Batari ke vila pribadinya yang berada di pinggir kota.
Setelah seharian menyekap Batari di sana dan Batari belum sadarkan diri, Dokter Leon Rahardian mengirimkan pesan ke ponselnya Barnes dengan nomer ponsel yang tidak terdaftar.
Barnes membaca pelan isi pesan text yang baru saja masuk ke ponselnya, "Putri Anda ada bersama dengan saya. Dia aman dan tidak kenapa-kenapa. Kalau ingin membebaskannya, bawa Noah Baron di hadapan saya secepatnya!"
Barnes langsung bangkit berdiri dan sontak berlari ke ruang kerjanya untuk menghubungi Duscha dan The Five Jays. Setelah ia berhasil menghubungi semua anggota timnya, Barnes mengubungi Noah Baron. Noah langsung terduduk lemas di kursi yang ada di dekatnya saat ia mendengar pacarnya diculik dan berkata dengan nada lesu, "Saya akan usahakan pulang secepatnya, Om. Saya akan menghubungi Bis saya"
"Apa ini tindakannya the White Mask?" Tanya Barnes ke Noah.
"Saya rasa bukan. The White Mask ada di sini dan berada di dalam pantauan saya. Dia belum melakukan pergerakan apapun" Sahut Noah.
"Lalu siapa yang telah berani menculik Tari?" Gumam Barnes.
"Kita akan mengetahuinya saat saya pulang, nanti. Om"
Noah menemukan Batari sendirian di dalam vila dengan rompi hitam yang ada bom waktunya. Noah langsung berlari mendekati Batari. Dia mencium keningnya Batari saat ia melihat Batari menangis hebat di depannya. Noah melepas pelan rompi yang ada di tubuhnya Batari dan berucap, "Aku akan bawa bom ini keluar. Kamu berjalanlah ke sisi kiri, ada Papa kamu di sana"
"Dan kamu?" Batari memeluk Noah dari belakang.
"Aku akan baik-baik saja. Cepatlah temui Papa Kamu! Bom ini akan segera melacak, Tari. Lepaskan aku!" Noah langsung menepis tangannya Batari dan dia segera berlari kencang ke pantai. dia melompat masuk ke dalam air dan beberapa detik berikutnya terdengar suara ledakan yang sangat dahsyat, Dhuaarrrrrr!!!!!!!
Batari langsung berlari ke pantai dan berteriak histeris, "Tidak!!!!!!! Noah!!!!!!"
Barnes, Duscha dan The Five Jays menyusul Batari dan semuanya berdiri membeku di depan pantai.
__ADS_1
Joy dengan sigap menangkap tubuh Batari yang jatuh pingsan.
Dan Barnes langsung masuk ke dalam air dan menyelam disusul oleh semua anggota timnya kecuali Joy yang berlari masuk ke mobil dan membopong Batari. Mereka menyelam dan berpencar untuk menemukan Noah, namun karena hari sudah gelap, semuanya kesulitan untuk menemukan Noah. Pencarian akhirnya dilanjutkan esok hari dan selama tiga hari pencarian, Noah belum juga ditemukan dan Batari masih belum sadarkan diri.
Noah tersadar dari tidur panjangnya dan dia berusaha bangun untuk duduk dengan memegang keningnya. Kepalanya berdenyut dan sakit luar biasa saat dia mencoba mengingat siapa dirinya Noah terbangun dari mimpi indahnya selama seminggu dan tidak bisa mengingat kembali siapa dirinya. Dia duduk tegak dan bersandar di ranjang mewah. Dia menatap satu per satu semua orang yang ada di sekitarnya dan pandangannya kosong, ia sama sekali tidak mengenali semua orang yang berdiri mengelilingi ranjangnya.
Seorang wanita tua dengan outfit yang elegan dan anggun, langsung memeluk Noah Baron dengan kata, "Syukurlah cucuku Arka Bhadrika Wahyatma, baik-baik saja" Nama itu adalah nama panggilan barunya Noah Baron dan terdengar sangat asing di telinganya Noah Baron.
Nama wanita tua itu adalah, "Ambika Putri Wahyatma" Ratu dari kerajaan X yang cukup terkenal dan terpandang di seluruh jagat raya. Tidak ada satu orang pun berani mengusik keluarga kerajaan tersebut.
Seorang wanita yang tampak masih muda duduk di sebelah wanita tua itu dan ia ikutan memeluk Noah Baron dengan berkata, "Aku senang kau baik-baik saja, suamiku"
Noah Baron diam membeku. Dia berusaha mencerna kata cucu dan suami dengan baik, namun dia kembali mengerang kesakitan dan tiba-tiba dia bersin dan terus bersin dengan begitu hebatnya.
Wanita muda dan wanita tua yang memeluk Noah sontak melepaskan pelukan mereka dan wanita tua itu mengayunkan tangannya ke Sorang pria berseragam putih, "Dok, periksa cucuku!"
Lalu wanita tua itu memerintahkan semua yang berdiri mengelilingi ranjangnya Noah Baron untuk keluar dari dalam kamarnya Noah Baron.
Noah disuntik obat tidur dan kembali tertidur setelah diambil sampel darahnya. Dokter keluarga kerajaan Wahyatma menghadap ke wanita tua itu dan berkata, "Ratuku, saya akan memeriksa sampel darah pangeran pertama. Besok saya akan melaporkannya ke Anda. Saya terpaksa menyuntikkan obat tidur supaya bersinnya berhenti" Sahut dokter tersebut.
Wanita tua nan cantik dan elegan dengan julukan ratu itu kembali duduk di tepi ranjang dan mengusap wajahnya Noah sambil berkata, "Arka, maafkan Nenek! Nenek gagal melindungi kamu. Untunglah kamu bisa ditemukan padahal kamu sudah hilang lebih dari empat bulan dan syukurlah kamu baik-baik saja. Dan mulai hari ini, Nenek akan terus berada di sisi kamu untuk melindungi kamu dari niat jahat adik tiri kamu"
Pangeran kedua dari keluarga kerjaan X yang bernama Abiyu Putra Wahyatma itu bergumam kesal di kamarnya, "Sial Kenapa Kak Arka masih hidup? Padahal aku sudah perintahkan anak buahku untuk menusuknya di kapal pesiar dan melemparkan jasadnya ke dasar laut, tapi kenapa Kak Arka bisa ditemukan oleh Nenek?"
Sementara itu, wanita muda yang menyebut Noah sebagai suaminya tersenyum bahagia di dalam kamarnya. Wanita cantik dari keturunan bangsawan dengan nama Amina Putri Aryaguna itu dijodohkan dengan pangeran pertama dari keluarga kerajaan X yang bernama Arka Bhadrika Wahyatma. Pernikahan mereka baru berumur satu tahun dan selama pernikahan itu, pangeran pertama belum pernah menyentuhnya karena, masih berdinas di luar negeri.
__ADS_1
"Akhirnya aku bisa bertemu dengan suamiku. Ternyata Pangeran Arka Bhadrika Wahyatma, sangat tampan dan lebih tampan dari fotonya. Badannya pun kekar dan bagus. Aku beruntung dijodohkan dengannya dan setelah dia sadar sepenuhnya besok, aku akan sungguh-sungguh melayaninya dan menjadi seorang Istri yang sangat baik untuknya"