
Noah langsung memperkenalkan semua orang yang berdiri di depan pintu masuk markasnya ke Batari dan Felix, "Yang bertubuh tambun dan berwajah ceria itu namanya Danny. Danny pandai memasak dan pandai menembak. Danny seorang sniper. Terus, yang tinggi kekar itu namanya Santo. Santo ahli IPTEK dan ahli beladiri. Lalu, wanita cantik itu, ................"
Batari langsung menginjak kakinya Noah dan mendelik saat ia mendengar Noah memuji wanita selain dirinya, cantik.
Noah mengaduh dan Lopez langsung menyahut, "Nyonya Bos jangan cemburu! Wanita cantik ini, namanya Viona dan Viona ini adik sepupunya Bos"
Batari semakin mendelik ke Noah dan Noah langsung membisu dan panik di depan Batari. Batari langsung bersedekap dan langsung menyemburkan protes "Kenapa kau tidak pernah cerita ke aku kalau kamu punya sepupu dan ........."
Viona langsung menepuk pundaknya Batari dan berkata, "Jangan marahi Kakakku terus-terusan! Kasihan, tuh, Kak Noah panik dan ketakutan"
Batari menoleh ke Viona dan berkata, "Maafkan aku kalau aku nggak sopan tadi! Aku nggak tahu kalau kamu adalah sepupunya Noah"
"Nggak papa" Sahut Viona dengan senyum ramah.
Batari kembali menoleh ke Noah dengan melotot, "Kamu berhutang banyak cerita ke aku, Noah Baron!"
Noah langsung kesulitan menelan ludahnya sendiri ketika ia melihat wajah mengerikannya Batari saat Batari tengah dikuasai amarah. Noah langsung berkata, "I....iya, aku akan ceritakan semuanya ke kamu, nanti"
Batari mendengus kesal, lalu ia menoleh ke Viona, "Ayo kita masuk!"
Noah menoleh ke Lopez, "Dia ramah dengan Viona, tapi kenapa ia melotot ke aku, hiks, hiks"
Lopez mengangkat kedua bahunya dan berkata, "Aku nggak ikut campur Bos. Nyonya Bos itu wanita yang sangat mengerikan. Aku takut dibanting kalau aku ikut campur"
"Dasar nggak setia kawan!" Noah sontak mendelik ke Lopez. Santo dan Danny langsung tergelak geli.
Felix masih diam mematung di belakangnya Noah, karena dia masih kebingungan dengan situasi dan kondisi yang ada di depannya.
Noah lalu menoleh ke Felix, "Ikut aku! Aku akan jelaskan semuanya ke kamu"
Felix mengekor langkahnya Noah, Santo, Danny, dan Lopez, ke ruang kerjanya Noah Baron.
Felix duduk di depannya Noah masih dengan wajah penuh tanda tanya, namun dia tidak berani membuka suara untuk bertanya.
Noah meletakkan map berwarna biru tua di atas meja, kemudian berkata, "Aku adalah Noah Baron. Aku bukan Arka Bhadrika Wahyatma"
__ADS_1
"Hah?! Tapi, Anda adalah Pangeran Arka. Bagaimana bisa menjadi Noah Baron?"Felix mengerutkan keningnya.
"Aku memang mirip dengan Arka. Bedanya, Arka memiliki tubuh lebih ramping dan Arka tidak memiliki bola mata biru" Sahut Noah.
"Ah, iya benar. Bola mata Anda, berwarna biru" Felix manggut-manggut, lalu bertanya, "Kalau begitu, Anda ini siapa?"
"Aku adalah komandan pasukan khusus, divisi XZ 25, agen rahasia dan ditugaskan untuk menangkap John Murray. John Murray adalah taman akrabnya Arka Bhadrika Wahyatma" Ucap Noah.
"Hah?! Jadi, Anda polisi?" Felix mendelik kaget di depannya Noah Baron.
"Hmm" Noah mengangukkan kepalanya ke Felix.
"Lalu, kenapa saya diajak ke sini?" Tanya Felix.
"Karena, jika kamu tetap berada di istana, kamu akan celaka dan aku nggak mau hal itu terjadi padamu" Sahut Noah.
"Kenapa saya bisa celaka? Junjungan saya, Pangeran Arka Bhadrika Wahyatma memiliki kekuasaan yang sangat besar" Sahut Felix.
"Iya benar. Arka memang sangat berkuasa saat ini, tapi Arka dibutakan oleh dendam. Dia hanya memikirkan dendam dan tidak pernah memikirkan orang-orang di sampingnya. Dan demi membalas dendam, Arka mencari sekutu yang kuat, tapi sayangnya, dia memilih sekutu yang salah. Arka bisa kuat sekarang ini berkat John Murray, namun Arka juga akan hancur berkat John Murray. Kau pikirkan sendiri, kalau Arka hancur, bagaimana nasib kamu?"" ucap Noah.
Felix bergidik ngeri membayangkan nasibnya di saat junjungannya hancur, kemudian ia bertanya, "Lalu, di mana Pangeran Arka sekarang ini?"
Felix terhenyak kaget, kemudian ia berkata, "Terima kasih Anda sudah peduli sama saya dan membawa saya ke sini untuk menyelamatkan saya"
"Lopez akan mengantarkan kamu ke kamar tamu. Aku akan menemui Istriku dulu. Dia nggak tahan lapar" Noah lalu bangkit berdiri meninggalkan Felix bersama Lopez.
Viona mengajak Batari berkeliling markasnya Noah sambil bercerita soal Noah Baron sampai tak terasa langkah mereka sampai di perkebunan buah dan sayur miliknya Noah Baron.
Batari tersentak kaget dan menoleh ke Viona untuk bertanya, "Aku nggak nyangka kalau Noah juga suka bercocok tanam"
"Noah mendekam lama di sini waktu ia mengalami putus cinta denganmu dan dia menemukan bakat barunya di sini, yakni bercocok tanam" Viona terkekeh geli menatap Batari yang tersipu malu di depannya.
Batari lalu berdeham dan berkata, "Waktu itu aku dan Noah putus karena salah paham"
Viona langsung menepuk pundaknya Batari dan berkata, "Iya, aku tahu, kok. Kak Noah sangat mencintaimu, jadi kalau sampai kalian putus waktu itu pasti karena salah paham. Dan aku ngerti kenapa Kak Noah sangat mencintaimu dan nggak bisa berpaling darimu"
__ADS_1
"Kenapa?" Tanya Batari.
"Karena, kamu sangat imut dan cantik. Dulu Kak Noah sering cerita ke aku soal kamu. Dia bilang kalau kamu itu imut dan cantik. Ternyata emang benar" Sahut Viona.
Batari semakin tersipu malu membuat Viona yang menatapnya, tergelak geli.
Batari lalu berkata, "Aku masih kalah cantik kalau dibandingkan sama kamu. Makanya tadi, pas Noah bilang kamu cantik, aku langsung meradang cemburu"
Viona kembali tergelak geli
Mereka terus melangkah dan sampai ke sebuah pekarangan sangat luas.
Saat sebuah helikopter datang, Viona berkata ke Batari, "Aku harus segera balik ke Arka. Arka akan balik ke istananya dan aku harus mendampinginya"
Batari memeluk Viona dan berkata, "Senang berkenalan denganmu. Hati-hati menjalankan misi kamu. Jangan sampai terluka karena, aku ingin bertemu lagi denganmu!" Batari berkata dengan suara keras karena, suaranya kalah dengan deru baling-baling helikopter.
Viona menarik diri dari pelukannya Batari dan berkata sambil berlari dan melambaikan tangannya sembari berteriak, "Aku janji kita pasti bisa bertemu kembali dan melanjutkan obrolan kita!!"
Batari tersenyum, menganggukkan kepalanya Sembari melambaikan tangannya ke helikopter yang mulai membumbung tinggi ke angkasa.
Batari tersentak kaget saat pinggangnya dipeluk seseorang dari arah belakang.
Noah menyusupkan wajahnya ke leher Batari dan bertanya, "Kenapa bengong?"
"Aku baru aja kenal dengan Viona, tapi merasa sudah rindu saat ia pergi meninggalkan aku" ucap Batari.
Noah mencari bibir Batari dan langsung mengajak Batari berciuman.
Batari menarik bibirnya dan dengan napas terengah-engah ia bertanya, "Kenapa kau menciumku tanpa jeda?"
"Karena, aku cemburu. Kamu merindukan orang lain" Sahut Noah.
"Kau gila, ya? Aku merindukan Viona? Masak kamu cemburu sama Viona dan ...... hhmmppptthh!!!!!"
Bibir Noah kembali membungkam bibirnya Batari dengan ganas sambil menyusupkan tangannya di balik kancing atas blusnya Batari yang sudah Noah buka secara paksa. Noah terus mengajak Batari berciuman sambil melakukan gerakan meremas di titik kenyal favoritnya.
__ADS_1
Batari menarik bibirnya untuk berkata, "Noah, panas. Jangan di sini! Ah! Noah, hentikan! Nanti, ada yang lihat kita, hhmmmpppttt!!!!!?
Noah kembali membungkam bibir Batari dengan bibirnya dan tangannya terus meremas di titik kenyal sampai membuat tubuh Batari terasa panas dan Batari melemas karena gairah.............