Mister Polisi, Yes I Do!

Mister Polisi, Yes I Do!
Penyamaran Dimulai


__ADS_3

"Kak, tolong jangan bilang ke suamiku soal rencana kita ini! Nanti kalau ada info yang aku berikan ke Kakak terus Kakak bagi ke suamiku, Kakak bilang aja kalau infonya Kakak dapat dari informan yang Kakak taruh di kediamannya Teguh! Jangan bilang kalau itu aku!"Amanda memandangi wajah Kakak tampannya dengan penuh keseriusan.


"Baiklah. Tenang saja. Aku nggak akan bilang ke Barnes kalau kamu masuk ke kediamannya Teguh nanti. Tapi, kamu juga harus janji sama Kakak, hindari bahaya! Apapun yang sekiranya berbahaya di sana nanti, hindarilah! oke?" Duscha menatap tajam kedua bola matanya Amanda dan Amanda langsung menganggukkan kepalanya dengan sorot mata penuh keseriusan.


Barnes menghubungi semua keluarganya dan juga Bryna untuk menceritakan kehidupannya dan menceritakan pernikahannya dengan Amanda Dirgantara dan juga menceritakan tentang rencananya untuk mengelabui publik soal perceraiannya dengan Amanda.


"Mama senang sekali, akhirnya kau bisa menemukan Amanda dan bisa menikah dengannya. Walaupun jalan di depan kalian belum semulus dan selancar jalan tol, Mama akan terus berdoa untuk kebahagiaan kalian dan Mama menunggu kedatangan kalian berdua ke Amerika" kata Chery Elruno Darmawan.


"Terima kasih, Ma. I Love You and I Miss You so much" sahut Barnes.


"Kak! Cepetan bawa Kak Manda ke sini kalau kau bilang Kak Manda bertambah cantik sekarang ini. Aku penasaran banget pengen cepet lihat Kak Manda, ya ..ya....ya!" Prince adik laki-lakinya Barnes merebut ponsel Mamanya dan Barnes hanya berucap, "I Miss you so much Prince" Lalu klik! Ia menutup sambungan ponselnya.


Prince menoleh ke mamanya, "Ma! ditutup ponselnya" Prince mengerucutkan bibirnya.


Chery tertawa ngakak lalu berucap, "Salah sendiri kamu nyerocos tanpa henti tadi. Kamu tahu kan kalau Kakak kamu nggak suka orang yang berisik"


Prince hanya bisa menghela napas panjang dan melangkah kembali ke kamarnya dan Chery kembali menggemakan tawanya.


Ada seorang wanita cantik yang sangat seksi tersenyum lega dan bahagia saat ia melihat dan mendengar sendiri di layar televisinya, Barnes Adiwilaga Darmawan telah bercerai dengan istrinya. Wanita itu bernama Kayla. mantan pacarnya Barnes. Kayla memekik kegirangan saat ia mematikan layar televisinya lalu ia bergegas mengambil ponselnya untuk menelepon kakak iparnya, "Kak! Jodohkan aku dengan Barnes Adiwilaga Darmawan. Aku sungguh-sungguh mencintainya"


"Dan kau nggak akan mengkhianatinya lagi kali ini? Kau nggak akan selingkuh lagi?" tanya seorang laki-laki di seberang sana.


"Kak! aku serius. Saat aku mengatakan kalau aku mencintai Barnes maka aku akan setia kali ini"


"Oke! Aku benar-benar meminta keseriusanmu karena Barnes sudah aku anggap seperti anakku sendiri. Aku sangat menyayangi Barnes karena Dia tuh cerdas, berbakat dan hatinya bersih. Jangan mempermainkannya lagi saat aku memberikan kesempatan kedua bagimu!" sahut Teguh dengan nada bicara penuh dengan ketegasan. Teguh memang benar-benar menyayangi Barnes Adiwilaga Darmawan dan begitu juga sebaliknya, Barnes pun sangat menyayangi pimpinan yang juga gurunya itu.

__ADS_1


"Siap Kak!" sahut Kayla


"Datanglah ke jamuan makan malam keluarga dua Minggu lagi untuk merayakan ulang tahun si bungsu! Aku akan undang Barnes untuk datang" ucap Teguh.


"Baiklah! Thank you Kak! Salam buat Kak Ayu, ya" sahut Kayla dengan senyum semringah dan Teguh menutup sambungan ponsel tersebut setelah menjawab singkat, "Hmm!"


Duscha tidak membuang-buang waktu lagi, dia langsung mempersiapkan Amanda menjadi wanita yang lebih tangguh lagi dengan melatih Amanda cara menggunakan senjata tajam, senjata berapi dan mengajari Amanda seni bela diri Systema dari pagi hari sampai malam tiba.


Hingga tiba waktunya, Amanda telah siap untuk Duscha tempatkan di kediamannya Teguh sebagai pengasuh anak bungsunya Teguh bersama dengan Boy, orang kepercayaannya.


Amanda menatap Boy setelah mereka saling berjabat tangan dan saling memperkenalkan diri.


Amanda menjadi persis sama seperti Amanda di masa kecil, setelah Amanda memaki wig panjang sebahu berwarna hitam dari rambut asli. Wig itu sangat mahal karena dipesan khusus oleh Duscha Igor.


Duscha juga menyuruh Amanda untuk memakai kontak lensa berwarna cokelat terang untuk menyempurnakan penyamarannya Amanda. Duscha bertepuk tangan lalu bersiul melihat maha karyanya, "Kau benar-benar beda adikku. Dulu almarhum Mama kamu setiap setengah tahun sekali menghitamkan rambutmu. Warnanya persis sama seperti ini" Duscha merapikan wignya Amanda


"Tapi masih tetap kelihatan sangat cantik" sahut Boy.


Amanda menoleh ke Boy dan mengucapkan kata, "Terima kasih"


Duscha langsung menepuk bahunya Boy dengan sangat keras, "Jangan menatap adikku terlalu lama dan jangan sering-sering memujinya cantik! Dia sudah memiliki suami dan suaminya sangat hebat dan juga sangat galak. Kau akan dicabik-cabik jika ia tahu kau memandangi istrinya tanpa berkedip dan bahkan memuji istrinya saat ini"


Boy tersenyum lalu berkata, "Maafkan saya Tuan, Nyonya. Tapi, sebagai laki-laki normal, saya hanya mengatakan apa yang ada di benak saya. Anda memang sangat cantik"


Amanda tersenyum dan kembali berkata, "Terima kasih"

__ADS_1


Duscha berkata, "Kau memang benar, Boy. Adikku memang sangat cantik"


Amanda menjentikkan jarinya dengan keras sembari terkekeh geli kemudian ia berucap, "Bisakah aku dan Boy berangkat sekarang?"


Duscha tersentak kaget lalu berkata,"Iya dan anak buahku yang selama ini menyamar sebagai agen kalian, akan mengantarkan kalian ke kediamannya Teguh. Berangkatlah sekarang dan ingat pesan Kakak, begitu situasinya membahayakan lekas kabur dan pulang ke sini!" ucap Duscha sembari mengiringi langkahnya Amanda.


Lalu Duscha menoleh ke Boy, "Jaga adik cantikku ini dengan baik, Boy!"


"Siap Bos!" sahut Boy sambil masuk ke dalam mobil.


Barnes mengalami kerinduan yang luar biasa pada Amanda namun, dia tidak bisa menelepon Amanda. Sedangkan Amanda lupa untuk menelepon Barnes karena setiap hari ia kelelahan berlatih Systema dan sibuk mempersiapkan rencana penyusupan ke kediamannya Jendral Teguh dan fokus mempersiapkan penyamarannya.


Sesampainya di kediamannya Teguh yang besar dan dijaga ketat, Boy, Amanda dan Molly yang menyamar sebagai agen penyalur tenaga kerja, harus diperiksa secara ketat. Mulai dari penunjukkan kartu identitas, lalu tes kesehatan dan terakhir, penggeledahan barang bawaan mereka dan pemeriksaan seluruh badan untuk mengecek ada tidaknya alat penyadap atau senjata tajam yang disembunyikan. Setelah semuanya clear dan aman, Amanda, Boy, dan Molly diijinkan menemui Nyonya rumah, istrinya Jendral Teguh yang bernama Ayu.


Ayu terkesan pada Amanda yang mulai hari itu berganti nama menjadi Cinta karena putra bungsunya yang terkenal bandel dan sulit untuk bisa bergaul dengan orang asing bisa mengobrol santai dengan Cinta. Amanda memang menyukai anak kecil itulah kenapa anak kecil bisa merasakan ketulusannya dan cepat akrab dengannya.


"Darren anak yang sangat aktif. Pengasuh Darren yang sebelum-sebelumnya hanya bisa bertahan selama satu Bulan saja. Aku harap kamu bisa bertahan lebih lama"


"Aku ingin memiliki Kak Cinta selama-lamanya" Pekik Darren sambil menggamit lengannya Cinta.


Cinta yang sebenarnya adalah Amanda yang sedang menyamar, tersenyum lebar ke Darren dan berkata, "Iya tampan, mulai sekarang, Kak Cinta milikmu" Darren langsung memeluk Cinta.


Lalu Cinta menoleh ke Nyonya besarnya, "Saya rasa, saya akan bertahan cukup lama di sini, Nyonya. Saya sudah sangat menyayangi Darren yang manis ini" ucap Cinta sembari mengelus kepalanya Darren


Ayu, istrinya Teguh langsung mengulas senyum lega.

__ADS_1


Saya menyayangi Darren tapi, maaf jika misi saya di sini untuk mengungkap semua kebusukan suami kamu, Nyonya. Batin Amanda yang sudah berganti identitas dan nama menjadi Cinta Raharja.


__ADS_2