Revenge: Terlahir Kembali

Revenge: Terlahir Kembali
Chapter 76 Hapus Postinganmu!


__ADS_3

Ivona dengan serius membaca artikel yang paling atas di laman pencarian. Dia menyadari ada seseorang yang mengunggah foto pemilik tubuh sebelumnya. Foto Ivona dalam kehidupan sebelumnya terlihat sangat kurus tidak terurus, dengan muka penuh dengan bintik-bintik hitam. Dalam foto itu wajah Ivona terlihat jutek, dengan kesan dan arogan. Ekspresi wajahnya juga terlihat datar dan dingin. Orang lain yang melihat fotonya itu bisa dipahami jika mereka menjadi salah paham. Foto Ivona dibandingkan dengan foto Vaya yang sudah diedit menjadi muncul rasa iba saat melihatnya. Dunia maya menjadi gempar melihat dua buah foto, dimana gambar yang satu menunjukkan wajah dingin dan arogan, sedangkan satunya menunjukkan gambar seorang gadis cantik yang sangat memilukan saat dilihat.


"Pantas saja orang-orang itu menghujatku, melihat wajah Ivona di kehidupannya dulu memang membuat orang sangat terprovokasi." Ivona berpikir sendiri dengan tersenyum sinis. Dia kembali mengambil satu kotak susu UHT, kemudian menyesapnya. Rasa dingin yang membasahi kerongkongannya sedikit membuatnya merasa lebih tenang.


Alexander melihat ke arah Ivona, dia sengaja membiarkan apa yang dilakukan Ivona pada komputernya, dia fokus mengerjakan kegiatannya yang lain. Dengan membawa Ivona ke ruang kerjanya, dia bisa mencegah anak itu agar tidak pergi kemana-mana tanpa tujuan yang jelas. Lagipula gadis itu sudah selesai mengerjakan semua pekerjaan rumahnya dengan hasil  excellent. Laki-laki muda itu malah merasakan, dengan adanya Ivona di sisinya saat ini, hatinya menjadi lebih tenang dan lebih semangat dalam bekerja.


"Ivona..., sekarang kamu kakak bebaskan untuk beraktivitas. Tapi jangan tinggalkan perusahaan ini, kakak masih banyak kerjaan yang harus diselesaikan. Pakai saja komputer kakak, aku akan menggunakan komputer yang lain." terdengar suara Alexander, dia mengijinkan Ivona untuk menggunakan komputernya.


"Siap kak." jawab Ivona singkat sambil mengacungkan jempol tangannya, tanpa melihat Alexander. Laki-laki muda itu hanya tersenyum melihat tingkah gadis di depannya itu.


Dengan kemampuan hackernya, Ivona segera masuk melakukan coding. Dia menguasai semua bahasa pemrograman, dengan segera dia menggunakan bahasa pemrograman HTML, serta menggunakan Javascript. Dia langsung masuk ke website yang digunakan oleh pemilik akun tanpa kesulitan, dan tampak di hadapannya unggahan artikel yang memberitakan tentang keburukan, serta foto Ivona di masa kehidupan sebelumnya.


"Tenanglah di alammu sana Ivona.., aku akan membersihkan namamu dari ulah Vaya! Gadis licik itu ternyata memiliki segudang cara remehan untuk menjatuhkanmu. Tetapi, mereka tidak tahu, dengan siapa dia saat ini berurusan." sambil bergumam, tangan Ivona dengan lincah masuk ke website pengunggah fotonya.


"Katcha.." ucap Ivona sambil tersenyum puas, dengan kecepatan luar biasa dia sudah menemukan identitas pengunggahnya. Ternyata salah satu fans Vaya yang sengaja mengunggah fotonya dengan kompensasi mendapatkan transferan uang dari Vaya. Dia langsung menemukan titik kunci untuk memblokir akun tersebut, tetapi dia masih memiliki hati. Dia akan mengajak akun pengunggah itu agar membatalkan semua kirimannya, dan akan dia ampuni jika bersedia melakukannya..


"Kamu kenapa Na..?? Sepertinya baru bahagia banget." tanya Alexander saat mendengar ucapan Ivona, dan terlihat senyum puas menghiasi bibirnya.


"Ups.., sorry kak!! Biasa, dapat undian, he..he..he.." jawab Ivona sambil bercanda.


Alexander hanya bisa menggelengkan kepala sambil tersenyum, dia melanjutkan pekerjaannya. Dengan keahlian yang dia miliki, Ivona segera meretas akun si pengunggah, dan dalam waktu yang teramat singkat, Ivona sudah mendapatkan identitas, nomor rekening bank, bahkan semua informasi pribadi lainnya sudah berada di depan mata. Setelah mendapatkan informasi nama dan nomor whattapps, Ivona langsung mengaktifkan whattapps web. Dia langsung mengirimkan chat pada orang tersebut.

__ADS_1


"Hai.., kamu tahu aku tidak?" Ivona mengirim pesan via media chatting pada pengunggah postingan tentangnya.


"Hmmm..., kamu siapa?? Dan untuk apa mengirimkan chat padaku, apakah kita merasa pernah saling kenal?" fans Vaya langsung membalas pesannya.


"Aku tidak mengenalmu, tetapi baru saja aku kenal siapa kamu, alamat rumahmu, sekolahmu, nomor rekeningmu, dan semua tentang kamu sudah berada dalam genggamanku." Ivona membuat pesan yang menimbulkan rasa penasaran bagi si penerima.


"Jangan buat onar! Apa maumu, untuk apa kamu mengetahui semua informasi tentangku?" fans Vaya mulai terpancing emosinya.


"He..he..he.., kamu salah telah menyinggung hati seseorang. Jika kamu mau aman dari masalah, hapus unggahanmu tentang Ivona, hapus fotonya, dan minta maaflah pada gadis yang sudah kamu singgung!" sambil tertawa kecil, Ivona menggodanya.


"Dalam mimpimu..., aku tidak akan tinggal diam setelah mengetahui semua. Bisa-bisanya gadis itu akan mengambil alih hak Vaya. Aku tidak bisa diam, karena aku adalah fans terbaik Vaya."


"Cuih..., fans??? Atau berapa nominal rupiah kamu mendapatkan transferan dari Vaya?? Jika tidak tahu berita yang sebenarnya, untuk apa kamu memancing keributan pada Ivona. Kamu sudah menyebarkan informasi yang tidak benar terhadap gadis itu. Sekali lagi aku bilang, Hapus semua unggahanmu!" Ivona menekankan agar fans Vaya segera menghapus postingannya.


"Good.., aku pasang semua jempol atas keberanianmu telah menyinggung Ivona. Jika kamu tetap bersikukuh pada pendapatmu, lihat saja sebentar lagi. Aku bekukan semua otorisasimu." Ivona mengancam fans Vaya tersebut.


"Ha...ha..ha.., memang siapa kamu? Apakah kamu dewa?" fans Vaya meremehkan Ivona.


Ivona tersenyum sinis, dia akan tunjukkan siapa dia. Semua orang yang sok tahu yang membicarakan tentangnya di internet, sebentar lagi akan mendapatkan balasannya.


 

__ADS_1


 


******


Sesaat kemudian, setelah Ivona mengakhiri chat pada fans Vaya. Dia hanya menggunakan satu jarinya, dan menekan tombol enter. Gadis itu tersenyum, dan dengan menggunakan dua tangannya untuk menyangga dagu dia akan menunggu respon balik para fans Vaya dari komputernya.


Fans Vaya yang barusan saling berbalas chatting dengan Vaya, dengan ekspresi gembira ingin menarik uang yang sudah ditransfer Vaya di bank. Dia kemudian segera bersiap-siap untuk berangkat.


"Yuhuyy..., akhirnya berita tentang Ivona sudah tersebar ke seluruh dunia. Dan pihak bank juga sudah mengirimkan notifikasi, jika ada uang transferan masuk dari Vaya. Aku akan mengambilnya dulu." fans Vaya segera memegang mouse komputer untuk menutup komputernya.


"Waduh kenapa ini komputerku??" laki-laki itu kaget, karena layar komputernya berubah menjadi layar hitam.


Setelah hitam sesaat, dan laki-laki itu semakin kebingungan. Tiba-tiba muncul sebaris kata di layar hitamnya "Lain


kali jadilah orang yang baik dengan membuat sebuah akun yang baru."


Laki-laki fans Vaya itu terhenyak, dia langsung duduk kembali di kursinya. Dia mencoba mematikan komputernya, tetapi tidak ada reaksi apapun. Mendadak komputernya mengalami hang, tidak bisa dioperasikan, dan juga tidak bisa untuk dimatikan.


"Ulah siapa semua ini?? Jika itu hacker, kenapa sedashyat itu reaksinya pada komputerku. Tidak menunggu hitungan menit, dia sudah bisa menghapus semuanya."


 

__ADS_1


 


***************


__ADS_2