Suamiku Brondong

Suamiku Brondong
Kenapa Dia ada disini?


__ADS_3

"Lihat tuan muda Goucher sudah tiba, koq dateng sendirian ya?"


"Jelas saja sendirian kan nona Sandra yang jadi modelnya, pasti datangnya lebih dulu untuk make up"


"Masa sih, mereka beneran pasangan?"


"Memang kamu pernah melihat wanita lain yang bisa dekat dengan tuan muda selain nona Sandra?"


"Iya juga ya?"


"Tapi aku dengar nona Merry juga sangat dekat dengan tuan muda Goucher bahkan sudah mendapat restu dari tuan besar Goucher"


"Kita lihat saja nanti siapa wanita yang akan beruntung bisa mendampingi pria tampan dan kaya pujaan hati wanita negara A'


"Aku bersedia"


"Sayangnya tuan muda tidak bersedia"


kumpulan wanita-wanita sosialita yang menghadiri peluncuran produk kecantikan terbaru dari perusahaan Goucher Corp gagal fokus mengikuti rangkaian acara begitu Ferry muncul di aula perjamuan.


Acara perjamuan memang biasa digunakan para pengusaha untuk mencari kesempatan menjalin hubungan dan mencari koneksi guna memperluas bisnisnya. Jadi begitu Ferry muncul semuanya menghampirinya untuk mengakrabkan diri agar anak emas Goucher Corp mengingat nama mereka.


Betapa terkejutnya Ferry saat melihat wajah yang seharian tadi membuatnya uring-uringan di kantor hadir diacara perjamuan peluncuran kosmetik perusahaanya.


"Jerry, bagaimana bisa dia ada disini?" tanya Ferry tiba-tiba membuat Jerry mencari sosok yang tuan mudanya maksudkan


"Maksud tuan muda, tuan Hans Prayoga?" Tanya Jerry memastikan


"Iya, kenapa dia bisa ada disini?"


"Dia menghadiri acara ini tentu saja karena perusahaannya mendapatkan undangan"


"Maksud ku kenapa orang itu bisa dapat undangan?" Ferry mulai geram mendengar jawab Jerry yang terkesan tak serius.


"karena perusahaannya bergerak dibidang entertaiment sama dengan nona Sandra dan juga tuan Hans Prayoga itu sekarang adalah CEO Bucatti Group sudah sejak tiga bulan lalu tuan Hans menggantikan ayahnya yang pensiun dan kembali ke negara IND bersama istrinya. Bahkan tuan Hans baru saja melebarkan sayapnya dengan membuka beberapa butik, jadi perusahaan yang slama ini hanya menjadi suplayer bahan saat ini melebarkan sayapnya membuat pakaian dan aku dengar nona Sandra ini juga menjadi modelnya"


Mendengar penjelasan Jerry, Ferry menghentikan langkahnya. Menantap tajam kearah Jerry membuat bulu kuduk Jerry berdiri.


"Jangan biarkan dia bertemu dengan Lia, pastikan Lia begitu tiba menemui ku dan selalu disisi ku"


"Baik tuan muda" Jerry pun pergi kembali ke pintu depan aula menunggu Lia, dia tak ingin melakukan kesalahan yang akan membuat bosnya yang tempramental itu marah dan uring-uringan.

__ADS_1


'Nona Lia ku harap malam ini kamu tidak membuat suasana hati tuan muda kacau kalau tidak aku tidak tau apa yang akan menimpa mu nanti'


'Pria dingin yang jatuh cinta benar-benar mengerikan saat cemburu. Bisa sangat tidak masuk akal'


Jerry mondar mandir sambil sibuk dengan pikirannya sampai akhirnya mobil yang dikendarai Lia terlihat berhenti di depan aula. Jerry bergegas menghampiri mobil Lia.


Begitu Lia turun dari mobil dan mulai masuk ke dalam lobby aula banyak pasang mata tak kuasa untuk tidak menatap dan mengagumi kecantikan Lia yang natural tanpa make up yang berlebihan.


Aura kecantikan Lia membuat semua mata tertuju padanya ditambah lagi wajah Lia yang oriental dan asing bagi mereka membuat pengunjung yang hadir makin penasaran dan berbisik-bisik membicarakan Lia, termasuk kumpulan wanita sosialita negara A.


"Ya ampun siapa wanita itu, cantik banget"


"Wajahnya seperti pernah ku lihat, tapi dimana ya?"


"Kalian perhatikan deh bajunya itu sepertinya serupa dengan yang tadi tuan muda Goucher kenakan, jangan-jangan itu kekasih tuan muda Goucher yang misterius"


"Wah iya benar, itu gaun couple keluara butik XX1. Aku baru minggu lalu, harganya sangat mahal"


"Jangan-jangan benar wanita misterius simpanan tuan muda Goucher"


"husss,,pelankan suara mu. Dia melangkah kearah sini"


Lia yang tak tahan mendengar gosip tentang dirinya yang dilontarkan kumpulan para wanita sosialita kurang kerjaan melangkahkan kaki kearah para wanita itu dan berniat melabraknya Tapi dia terpaksa memutar tubuhnya dan membatalkan niatnya melabrak wanita yang mulutnya seperti comberan karena Jerry mengingatkannya untuk menahan diri.


Lia hanya mengangguk dan mengikuti Jerry tapi belum juga Lia melangkah jauh tangannya sudah ditarik seseorang yang membuat langkahnya terhenti.


"Ehhh...apa-apaan ini?" ucap Lia spontan saat seseorang menarik tangannya membuat langkahnya terhenti.


Jerry yang mendengar suara nyonya mudanya, dia pun menoleh kebelakang dan melihat tangan Lia sedang dipegang pria yang tadi membuat tuan mudanya memasang wajah masam.


'Gawat kalau sampai tuan muda lihat' bathin Jerry lalu berjalan cepat kearah Lia.


"Maaf Lia, aku tidak bermaksud membuat mu terkejut" suara Hans membuat Lia menoleh menatap wajah pemilik asal suara.


"Ternyata kak Hans, kebetulan sekali bisa ketemu disini" sahut Lia sambil melepaskan tangannya yang masih dipegang Hans.


'Maaf, maaf aku tidak bermaksud asal pegang" ujar Hans sambil mengusap tengkuknya tak gatal.


"Nyonya muda, ayo kita harus ketemu tuan muda sekarang. Kalau tidak nanti saya pasti kena marah" Jerry berbisik dengan nada memelas membuat Lia tak tega.


"tidak apa kak Hans, tapi maaf sekali aku tidak bisa menemani, masih ada urusan yang harus aku urus saat ini" ucap Lia sambil tersenyum lalu pergi meninggalkan Hans yang masih terpaku tak percaya wanita yang tadi pagi dia jumpai begitu sederhana walau tetap cantik tiba-tiba malam ini dia jumpai lagi mengenakan gaun membuatnya terlihat bak bidadari turun dari kayangan.

__ADS_1


Cinta membuat setiap orang mabuk kepayang sampai lupa dengan logika dan kenyataan yang ada kalau dia telah diabaikan lagi dan lagi.


"Jerry sebenernya ini acara apa?" tanya Lia saat mereka berjalan bersisian.


"Acara peluncuran produk baru dari perusahan Goucher Corp" sahut Jerry yang tak lagi meninggalkan Lia dibelakang seperti sebelumnya, dia tak ingin kejadian seperti tadi terulang lagi.


Beruntung tuan mudanya tidak ada di sana karena dia lebih memilih menunggu di ruang istirahat dari pada berbaur dengan para pengusaha sambil sampai acara puncak peresmian dimulai dan dia harus naik panggung untuk meresmikan peluncurannya.


"Bos mu sembunyi dimana?" mendengar pertanyaan Lia, Jerry bukan menjawab malah tertawa.


"Hahahaha...nyonya muda anda begitu mengenal tuan muda"


"Kenapa kamu tertawa?, jawab pertanyaan ku" mendengar ucapan Lia membuat Jerry sekilas melihat sosok tuan mudanya.


"Maaf nyonya muda, tuan muda ada di ruang istirahat karena memang tuan muda kurang suka berbaur dengan banyak orang seperti ini. Dulu tuan muda slalu meminta saya menggantikannya untuk hadir keperjamuan yang tidak terlalu penting tapi sejak ada nyonya yang menemani tuan muda jadi mulai sering hadir diacara-acara perjamuan"


"Termasuk keacara peluncuran produk? dia tidak hadir?" sahut Lia tak percaya dengan penjelasan Jerry sebelumnya


"Iya nyonya biasanya tuan tidak menghadiri acara peluncuran produk seperti ini"


"Terus kenapa sekarang datang malah memaksa ku ikut?"


"Karena yang menjadi brand ambassador produknya nona Sandra"


Deg...Deg...Deg


Jantung Lia jadi berpacu lebih cepat saat mendengar penuturan Jerry.


"Maksud mu? Ferry hadir karena Sandra, lalu buat apa mengajak ku?" sahut Lia dengan nada kesal yang dia tahan sekuat tenaga.


"Biar nyonya tidak salah paham dan biar tidak ada gosip lagi antara tuan dan nona Sandra" Jerry berusaha menjelaskan sebaik mungkin agar Lia tidak seperti bosnya yang karena cinta jadi cemburu dan hilang akal sehatnya.


"Kamu benar-benar kaki tangan Ferry, saat seperti ini pun masih membelanya" ujar Lia sambil melangkah menuju ruang istirahat yang sudah terlihat.


Lia membuka pintu ruang istirahat tanpa mengetuknya membuat Ferry yang sedang duduk sambil mengangkat kakinya terkejut.


Saat melihat wanita yang dari tadi dia tunggu yang muncul, kata makian yang sudah ingin Ferry lontarkan kembali dia telan.


"Masyallah istri ku cantik banget, tapi tetap aja next ketuk pintu dulu ya. Kamu tadi itu hampir saja membuat jantung ku loncat" ujar Ferry sambil bangkit dari sofa dan duduk menanti Lia datang menghampirinya.


"Kan sengaja, siapa tau suami ku disini bersama cewe lain jadikan aku bisa menangkap basahnya" sahut Lia sambil mendudukan bokongnya diatas sofa.

__ADS_1


Jerry langsung pamit keluar begitu Lia sudah aman bersama sang tuan muda di ruang istirahat. Dia juga tidak mau terlalu lama berada diantara sepasang suami istri yang sering bikin baper dan rindu dengan wanita pujaan hatinya.


jangan lupa like, komen dan jadikan favorit ya novel karya ku...lophe u readers😘❤️😍


__ADS_2