Takdir Cinta Gadis Cupu

Takdir Cinta Gadis Cupu
Part 119. Aluna menuju kemenangan.


__ADS_3

"Perusahaan seharusnya tidak butuh asupan dana yang banyak dari perusahaan lain karena sudah bonafit. 


Tapi ada perusahaan lain yang sengaja menghancurkan dari dalam dan luar, sehingga kita akan terus bergantung padanya." ungkap Tito panjang lebar melalui meeting sesama karyawan Alexa Fashion.


"Kita terlambat, rahasia sudah bobol terlalu dalam, sekretaris Rossa dan Sisil adalah pengkhianat yang dikirim oleh papanya Angel."


"Ini buruk sekali, wanita cantik itu sudah mengelabui kita," ungkap salah satu manager yang sempat menghabiskan malam dengan dua sekretaris cantik itu. Bahkan Tito juga sering keluar dengan mereka berdua saat libur kantor.


***


Angel pagi ini sudah nampak cantik, pernikahan satu jam lagi sudah akan berlangsung. Adrian sudah tiba di sana pagi tadi bersama keluarganya. Adrian kini mirip sebagai tahanan yang tak lepas dari mata para bodyguard. 


Setelah rahasia terbongkar, tentu saja Angeline tidak mau menanggung malu karena alasan calon suami, menghilang atau kabur ke luar negeri. Jika itu terjadi, Pasti berita itu akan menjadi kabar yang menghebohkan dunia entertainment dan memalukan seumur hidup


Adrian sudah siap lebih dulu dengan memakai tuxedo warna hitam dan celana hitam pula. Dia terlihat tampan sekali hari ini. Papa Angeline terlihat menatapnya dengan senyum penuh kemenangan. 


'Dasar tua bangka licik. Kau dan anak sama saja.' batin Adrian ketika pandangan mereka bertemu. 


"Papa Angel mendekat lalu menepuk pundak calon menantunya. "Terima saja takdirmu, Angeline sangat mencintaimu, dia tidak mau kehilanganmu, sudah sering ku ingatkan tapi anak itu keras kepala, jadi lebih baik lupakan apapun yang sudah kamu ketahui lupakanlah! Dan aku juga melupakan kebohongan yang  kau lakukan padaku selama ini."


'Tidak semudah itu, kalian sudah menghancurkan perusahaan dan hidupku.'


Papa Angel berkata lagi. "Atau satu lagi, wanita yang kau cintai yang bernama Aluna akan pergi untuk selamanya."


"Kenapa wanita itu Anda hubungkan dengan masalah kita? Aku sudah melupakannya."


"Karena kau mencintainya. Jika dia tersiksa pasti kau lebih sakit."

__ADS_1


Entah kenapa ancaman Papa Angel yang menyangkutkan Aluna membuat Adrian emosi. Dia tak terima jika sampai Aluna akan terluka walau sedikit saja. 


Kini Adrian terpaksa harus mengikuti alur dari jebakan yang sudah dirancang oleh papa Angel, dengan begitu dia bisa mulai membalas kecurangan Angel. 


Pernikahan mewah yang dihadiri oleh tamu agung dari kalangan elit, kenalan Adrian dan mertuanya sudah dilaksanakan.


Sahabat Angel yang sesama model terlihat ikut bahagia melihat kawannya mendapat suami tampan seperti Adrian. "Angeline suami kamu tampan, bolehkah  aku pinjam buat memanasi mantan suamiku yang selingkuh itu," celetuk salah seorang sahabat kepada kawannya.


"Enak aja, suami aku dia hanya boleh bersama aku setiap saat, kalau kamu pinjam aku takut nanti dia akan pulangnya keterusan ke rumahmu." Angeline yang kolokan menggandeng Adrian tak mau jauh. Adrian sengaja senyum dan sedikit menggoda kawan Angel biar gadis itu marah.


Benar saja Angel marah melihat Adrian memasang pesona pada teman-temannya. Angeline langsung saja menyeret lengan Adrian ke kamar.  


"Rian, apa yang kau lakukan dengan mereka? Kenapa didepanku kamu tebar tebar pesona seperti itu? Apa kamu memang seperti ini pada setiap wanita?" Angeline memarahi Adrian di kamar yang akan menjadi ranjang pengantinnya. Mendapat amarah Adrian hanya diam saja tak menghiraukan. 


Tak mendapat respons dari Adrian, Angeline makin marah, dia merasa Adrian kalau diam seperti patung. Kalau bicara selalu menyakitkan. 


"Lanjutkan bicaramu, jika kau teruskan aku akan membuka semua aib yang ada pada dirimu," ujar Adrian kemudian. 


Angeline nampak diam, dia zakut ancaman Adrian memang benar. 


Saat mempelai sedang ribut di kamar, Dion dan Aluna datang, wanita itu tampil dengan busana couple yang sudah Dion pesan semenjak Adrian memberinya undangan.


Pasangan Dion dan Aluna tak ada duanya, dia menjadi tamu yang paling serasi di acara pesta itu. 


Nenek juga ikut hadir, tapi nenek lebih memilih sering bersama Selena dan Melani. Sedangkan Chela sejak tadi memandang Aluna yang bisa secantik Dewi hanya dengan bermodal gaun couple dengan kekasih barunya.


Aluna kembali mendapat sorotan dari undangan, rupanya Fashion show tunggal itu belum dilupakan oleh pengunjung yang hadir di malam itu. 

__ADS_1


"Mam, lihatlah, Aluna dan Kak Dion terlihat serasi, dan Aluna yang dulu berkaca mata besar itu dia sekarang sangat cantik." Chela terus saja memandang Aluna tanpa berkedip. 


Merasa kalah cantik, sifat jahil Chela kembali bangkit, gadis itu membawa minuman rasa stroberi yang  berwarna merah mendekati Aluna. 


Aluna kini sedang mengambilkan Dion puding. Wanita itu nampak bahagia dengan dua piring kecil di tangannya. Aluna todak menyadari rencana licik Chela. 


"Awww!" Chela memekik keras ketika minuman yang ada di tangannya justru tumpah mengenai dirinya. 


Semua orang menoleh ke kearah Chela yang kini dada dan perutnya tersiram minuman berwarna merah, sedangkan gaun yang dipakai saat ini berwarna putih tulang. 


"Kak Dion, kau pasti sengaja?" Chela kesal dengan Dion yangenggagalkan rencananya.


"Chela, coba kau ingat apa yang ingin kau lakukan pada Aluna baru saja, mungkin Tuhan belum mengizinkan kau mempermalukan dia, jadi kau sendiri yang kena batunya." 


Aluna memandang Dion dengan takjub, rupanya lelaki itu begitu peka dengan setiap bahaya yang ada disekitarnya. 


Aluna menghampiri Dion, dia melingkarkan kedua lengan di tengkuknya. Aluna mengucap kalimat dengan sangat mesra. " Pak Dion, terimakasih. Anda calon suami yang ideal. Selalu ada untuk melindungi."


"Aku akan berusaha melindungi istriku semampuku."


"Calon, Pak." Aluna mendongak menatap Dion.


"Iya calon." Kata Dion tersenyum


  Bagi luna Dion, memiliki semua kriteria impian Aluna, dia kadang lucu, dia bisa serius, tapi kadang dia sangat romantis.


Gaun Aluna yang mayoritas. Dari bahan sifon warna kuning muda itu akhirnya selamat dari rencana jahat Chela. 

__ADS_1


Adrian dan Angeline menyaksikan semua yang baru saja terjadi dari tangga. Angeline iri dengan Dion yang begitu tulus menyayangi Aluna. Sedangkan Adrian semakin hari semakin menyebalkan saja. 


'Mereka yang belum menikah saja tampak  bahagia, kenapa justru aku yang baru saja menikah justru selalu bertengkar.'


__ADS_2