
Yuk mampir dong di novel Emak yang satunya lagi, masa gak mau mampir sih.
Judulnya (Love with Adik ipar) klik profil emak, nanti muncul deh semua karya emak yang lama dan baru.
****
"Chela mana makanan yang kau buat?"
"Makanan? oh ya maaf aku ketiduran. rupanya Enzo kini sudah berpenampilan tampan dan rupawan, tidak lagi hot jeletot kayak tadi. Jika terus hanya memakai kain segi empat selebar dua jengkal sudah dipastikan Chela akan mati berdiri di apartement ini karena dibuat kaget dengan penampilan Enzo.
Enzo memang ceroboh karena dia terbiasa sendiri makanya bisa saja dia berjalan mondar mandir hanya memakai handuk minimalis.
Asisten yang dikirim Mama hanya datang seminggu sekali saja.
Enzo juga sengaja tak memesan makanan dari manapun, karena dia sengaja ingin mengetahui keahlian Chela memasak.
Dengan kepala pening, karena acara tidur di meja makan terganggu, Chela tetap saja datang ke dapur yang sudah berkilau sehabis di bersihkan.
"Chela mengambil dua telur dan menambahkan banyak garam, lalu Chela memberi irisan cabe hijau yang lumayan banyak, Chela yakin rasanya akan mantap sekali..
Bukan sengaja Chela memang tak bisa memasak, dia sudah manja sejak masih orok.
Saat menuang dalam teflon dan telur mengembang berubah warna menjadi putih saja Chela sudah senang setengah mati.
Dibolak-balik telur dadar, lalu di gulung dan di potong menjadi empat, lalu ditaruh diatas piring pipih. setelah terlihat layak dimakan Chela segera membawanya ke meja makan dimana Enzo sudah menunggunya.
__ADS_1
"Aku sudah bikin telur spesial ini untukmu, lihatlah, bentuknya saja sudah cantik, secantik yang buat. Silahkan dimakan."
Enzo melayangkan pandangan sinis pada Chela, lalu mengambil piring dan nasi. walaupun ini makanan paling buruk yang pernah tersaji di depan matanya, Enzo akan memakannya karena lapar yang sedang mendera tak bisa ditunda lagi.
Chela berdoa dalam hati semoga Enzo akan suka masakannya, setidaknya tidak akan menambah panjang hukuman yang akan diterimanya.
"Bufff." Enzo menyemburkan makanan di mulutnya. Selain asin rasanya juga pedas.
"Kamu sengaja ingin meracuniku ya? hah hah." Enzo membuka mulutnya lebar dan mengipas- ngipas dengan telapak karena kepedasan.
"Bantuin kipas-kipas ini pedas banget dan asin hah hah hah."
"Kipas, baiklah aku ambil kipasnya dulu." Chela segera mengambil kipas yang tak terpakai di kamar tamu.
Melihat Chela membawa kipas besar tentu saja Enzo semakin kesal.
"Katanya kamu butuh kipas," Chela berlagak polos padahal dia ingin tertawa sekerasnya.
"Payah. kau sengaja ingin aku mati!!"
Enzo segera berlari ke wastafel dan mencuci mulutnya lalu berkumur berulang kali. Benar-benar selalu sial saat bersama Chela.
Enzo lalu duduk di kursi yang tadi di duduki saat makan. lalu dia menelepon delivery supaya mengantar makanan ke apartemen sesegera mungkin..
Dilihatnya Chela pergi meninggalkannya. Gadis itu sebenarnya merasa bersalah juga karena menjadikan Enzo sebagai orang pertama yang jadi korban praktek memasaknya.
__ADS_1
"Mau kemana kamu?" tanya Enzo pada Chela.
"Semua pekerjaan sudah selesai, aku harus pulang."
"Siapa yang kasih izin pulang?" Enzo menyipitkan matanya.
"Maksud anda apa? sebentar lagi malam tiba, aku juga harus datang ke acara parti-party yang meminta aku intuk jadi bintang tamu."
"Siapa bilang kamu boleh datang ke party?
Chela tertawa. "Oh ... jadi maksud Anda kalau sudah bekerja sama dengan anda, terus anda juga berhak mengatur hidup saya begitu?"
"Bisa jadi, apalagi kesalahanmu sudah sangat banyak, termasuk telor beracun ini tadi." kata Enzo mendorong piring berisi telor asin pedas hingga tepat berada di depan. Chela.
Chela lalu duduk kembali, dan penasaran dengan telor buatan perdananya yang sejak tadi selalu dihina oleh Enzo.
"Tuan Enzo terhormat, anda ternyata orang yang tak bisa menghargai perjuangan seseorang."
Chela menarik piring lebih dekat dengannya. mengambil nasi dan telor spesial lalu mencicipinya.
"Huek ... huek ...."
Chela berlari ke kamar mandi dan memuntahkan nasi diperutnya.
"Kenapa parah banget rasanya. huek ...." Chela mencicipinya sedikit, tapi tetap saja rasanya asin dan sensasi pedas membakar mulut.
__ADS_1
'