Takdir Cinta Gadis Cupu

Takdir Cinta Gadis Cupu
Part 40. Pelarian.


__ADS_3

Mata Angel mulai berkunang dan mulai bicara rancau semaunya. 


"Laki laki itu susah dimengerti dan Bodoh, Frengky, bagaimana bisa dia tertarik dan menikahi OG diam-diam dan merahasiakan dariku Bayangkan dimana harga diriku? Ini penghinaan, aku harus kalah dengan wanita berkacamata dan berpenampilan cupu seperti dia." 


Angel terus saja memukul dada bidang Frengky dan sesekali menempelkan kepalanya, sebentar menangis sebentar tertawa. Rambutnya yang indah tergerai kini sudah bercampur keringat dan basah. 


"Sudah sudah, jangan menangis," hibur Frengky dengan mengelus punggung Angeline.


"Gimana aku nggak nangis Freng, harga diriku jatuh, Kekasihku menikah dengan pelayan di rumahnya, aku hancur Freng, aku nggak punya muka lagi, bagaimana kalau sampai dunia tau. Ini akan menjadi berita memalukan." Angel terus saja berbicara seolah dia adalah satu satunya korban yang paling menderita.


Angel nekat meneguk minuman langsung dari dalam botolnya dan menghabiskan hingga tiada sisa. Angel ingin melupakan semua masalahnya dan hidup dengan tenang walau malam ini saja. 


"Frengky tolong aku,buat aku melupakan semuanya, buat aku bahagia Frengky kamu bisa membantuku kan?"


"Iya, iya bisa. Kamu istirahatlah aku akan menenangkan mu." Frengki menarik tubuh putih Angel ke dalam dekapannya. 


Memeluk Angel dalam waktu lama membuat jantung Frengky berdentum kencang, anakonda yang ada di bawahnya ikut bangun. Frengky gelisah sendiri, sedangkan Angel terus merangsek mendekap tubuhnya. 


Bibir Angel terus saja bergetar, meminta Frengky membantu melupakan masalahnya. 


****


Malam semakin larut, Angel dan Frengky mulai dikuasai nafsu, selain Franky menyukai Angel, Alkohol yang dia minum sangat mempengaruhi malam mereka yang hanya berdua saja. 


"Angel kamu yakin ingin aku membuatmu melupakan semua?" tanya Frengky


"Iya Frengky, bantu aku bagaimana caranya? ayo Frengki, kumohon


"Aku ada cara supaya kamu melupakannya, tapi kamu harus janji tak akan memarahiku."


"Aku janji Frengky, apa aku pernah berbohong padamu."


"Baiklah aku akan melakukannya sekarang. 


Frengky mengangkat tubuh Angel di atas sofa dan bibir mereka berdua saling bertautan. Tubuh keduanya yang sudah hangat karena alkohol kini semakin panas karena dikuasai oleh api gairah.


"Kamu tampan Frengky." Suara rancauan keluar dari bibir Angel. saat dia sudah terlentang di ranjang empuk.


"Benarkah? Tampan mana dengan Adrian kekasihmu itu?" Tanya Frengky yang berada di atas tubuh wanita yang selama ini hanya sebatas fantasinya saja.


"Tentu masih tampan dia." Angel menjewer pipi Frengky sambil sesekali menggigit bibirnya sendiri. 

__ADS_1


Angel merasakan tubuhnya sedang dalam buaian lembut dan dekapan hangat, dia terkadang melihat Frengky dalam sosok Adrian pria yang sangat digandrungi. 


"Adrian, aku sangat menyayangi mu." Angel mulai meremas rambut lelaki itu dan menarik kepalanya hingga tenggelam di antara kedua bukit kembarnya.   


Tangan Frengky tak mau berhenti menjelajah dan terus bermain dan berpindah di setiap titik sensitif milik Angel. 


Frengky sangat senang mendengar suara seksi Angel ketika bercinta, walaupun Angel bukan yang pertama baginya, tapi bagi Frengky Angel tetap saja wanita tercantik yang pernah dia temui daripada gadis yang lainnya..


 


Pagi hari. 


Angel menggeliat tubuhnya terasa pegal dan lelah, baju yang ia kenakan sudah raib dan ganti dengan baju baru, entah baju siapa yang dipakainya pagi ini. 


"Pagi sayang, mau teh hangat?" Tanya Frengky yang menuang minuman hangat dari teko.


Angel menyandarkan tubuhnya di sandaran ranjang. 


"Apa yang telah kita lakukan semalam?!" Tanya Angel yang menatap punggung Frengky. lagi lagi lelaki itu hanya tersenyum.


"Memangnya apa yang kamu ingat? Aku melakukan semuanya atas permintaanmu sendiri kawan. Aku hanya membantumu,"


"Sudahlah, minum teh ini, aku sudah buat untukmu."


Angel menatap Frengky dengan amarah, dia tak terima Frengky telah memakainya lebih dari satu kali, seingat Angel dia bermain di sofa, tapi saat bangun dia sudah ada di ranjang dan miliknya juga terasa sangat perih. 


"Sorry Ngel, semalam elo sendiri yang minta, jadi aku hanya membantumu, bahkan kau berulang kali memuji kehebatan diriku." Senyum Frengky terbit, membuat Angel semakin kesal. 


"Elo tau aku lagi mabok, seharusnya nggak usah turutin mau gue."


"Semalam aku juga mabok, maafkan aku sayang, sudahlah lupakan saja, jika kau hamil aku akan menikahi dirimu." 


"Frengky meletakkan tehnya kembali dan mendekati Angel, lelaki itu menarik tubuh Angel dan melingkarkan lengan kokohnya di pinggang. 


Angel menepis lengan Frengky tapi lelaki itu malah memperkuat pelukannya.


"Lepaskan gue Frengky, Adrian pasti sudah menungguku, aku akan liburan ke Bali hari ini bersamanya."


"Aku juga ikut sayang, kamu suka kan aku ikut? Siapa tahu kita akan bersenang senang lagi di sana."


, Gila kamu.oke kita datang bersama ke bandara, katakan pada kekasihmu yang bodoh itu tuk menunggumu di bandara saja."

__ADS_1


"Baiklah, aku akan bersiap dari sekarang." Angelona masuk kamar mandi dan Frengky mengejarnya. 


Tapi buru-buru Angel menutup pintunya. Alhasil Frengky hanya bisa mencium pintu kamar mandi


"Serius mau mandi sendiri?" goda Frengky dari luar.


"Pergi kamu, awas macam-macam."


"Halah, aku sudah tahu sekarang, nggak perlu malu lagi." ujar Frengky bercanda, sedangkan Angel tak lagi mengindahkan teriakannya. 


Semalam Frengky menang banyak dia hanya minum sedikit, sedangkan Angel minum sangat banyak, jadi dia tak sepenuhnya mabok. Cita citanya selama ini kini terwujud. Tapi dia Angel, pasti akan ada harga yang harus dibayar atas apa yang dia dapat semalam.


Adrian terlihat menghubungi Angel berulang kali dan mengirimkan pesan maaf kalau dia telah bersalah. Angel pura pura jual mahal dan tak mengindahkan panggilan Adrian.


****


Satu jam berlalu.


Di bandara Adrian nampak menunggu Angel yang bilang akan datang dengan Frengky, Adrian tak pernah mempermasalahkan Angel dekat Frengky. Fotografer dan Model memang harus dekat dan akrab. 


Adrian lega ketika melihat Angel dan Frengky sudah tiba, tanpa curiga apapun, karena kebetulan rumah Angel melewati rumah Frengky. Adrian mengira semalam Angel pasti pulang ke rumahnya. 


Tito sudah naik di pesawat terlebih dulu, ada Sisil dan Rosa di sisi kanan dan kirinya, dua gadis itu berlomba ingin mendapatkan hati sahabat CEO di kantornya bekerja. 


Dua pesawat yang sudah di booking oleh perusahaan Alexa lima menit lagi akan terbang, namun hati Tito dan Andrian kini sedang resah memikirkan wanita yang sama. 


'harusnya para OG juga ikut, bagaimana liburan ku disana tanpa ada OG yang menyiapkan segala keperluan ku nanti.' Adrian melamun sambil mengamati pemandangan sekitar bandara. 


Angel yang ada di dekat Adrian kembali tertidur sambil memeluk lengan kekasihmya, karena tak mau jauh.


Serta pergulatan semalam, sangat berdampak dengan tubuhnya yang kini terasa pegal. Efek minum wine terlalu banyak membuat kepalanya juga pening. 


Adrian yang mengira Angel kurang enak badan dia segera mendekap tubuh kekasihnya dan mengecup kilat keningnya. " Istirahatlah."


"Rian apa kamu sayang aku?"


"Ya, kenapa?"


"Terimakasih," ujar Angel tersenyum sambil mendongak menatap wajah tampan Adrian.


*kasih semangat emak nulis dong, like, like, vote komen dan bunga. syukur syukur ada secangkir kopi hehe hehe.

__ADS_1


__ADS_2