Legenda Pendekar Pedang

Legenda Pendekar Pedang
Mengingat masa lalu


__ADS_3

Setelah matahari terbenam dan hari sudah gelap gulita untungnya kelompok Fang Ling menemukan sebuah batu besar untuk di jadikan tempat berlindung sekaligus tempat istirahat, mereka berjalan bersama ke tempat yang di maksud.


Setelah sampai di tempat itu Fang Ling melempar bola api ke atas pasir dan menciptakan sebuah api unggun yang lumayan besar hanya dengan menggunakan elemennya.


Sontak Xiao Qing dan Xiao Bai yang kebetulan sedang duduk bersender di batu tidak sengaja melihat apa yang di lakukan Fang Ling,"Tuan, apakah api itu tidak akan padam ? Kata Xiao Qing, dia memperhatikan api yang di lempar Fang Ling cukup lama dan terlihat api itu tidak mengecil.


Fang Ling yang sebenarnya malas untuk berbicara terpaksa melakukannya,"Tidak, api ini adalah tipe abadi,"Jawabnya singkat sambil mengeluarkan potongan daging hiu dari udara kosong.


Sontak saja Xiao Bai dan Xiao Qing sangat terkejut melihat Fang Ling mengeluarkan sesuatu dari udara kosong, dengan mata membesar Xiao Bai angkat bicara,"Tuan bagaimana kau melakukannya ? apakah kau memiliki senjata kuno,"


"Sepertinya tidak, aku hanya memiliki cincin ini sehingga aku dapat menyimpan apapun yang tidak bernyawa tanpa batas,"Fang Ling menjawab tanpa menoleh ke arah Xiao Bai, sambil mengangkat jari manisnya.


Kedua gadis itu kembali terkejut yang mereka tau cincin itu di sebut dengan cincin dimensi atau cincin penyimpan, di mana keberadaan cincin itu sangatlah langkah dan yang dapat memilikinya hanyalah pendekar-pendekar hebat.


Walaupun begitu tertarik untuk membahas cincin itu lebih jauh Xiao Bai dan Xiao Qing mengurungkan niatnya mengingat sifat Fang Ling yang sudah berubah drastis.


Di sisi lain terlihat Fang Ling sedang asik membakar banyak daging ikan walaupun entah kenapa dia melakukan itu, tapi yang dirinya tau jika ia sering memasak makanan untuk kedua gadis di belakangnya.


Setelah daging hiu itu sudah masak dengan sempurna tanpa menunggu lama karena api milik Fang Ling yang sangat panas, Fang Ling menyuruh Xiao Bai dan Xiao Qing untuk makan namun dirinya sendiri hanya membawa sedikit makanan dan berjalan menjauh.


"Tuan kau mau kemana ?? hari terlalu dingin sebaiknya kau cepat kembali,"Xiao Qing mencoba menghentikan Fang Ling yang berjalan menjauh tapi dia berhenti begitu Fang Ling mengangkat tangannya.


"Jangan khawatir, aku hanya akan beristirahat di atas sana, aku akan kembali begitu selesai,"Fang Ling menjawab sambil menunjuk sebuah bukit pasir tidak jauh dari tempat Xiao Qing dan Xiao Bai.


Xiao Qing dan Xiao Bai hanya diam dan tidak ada pilihan lain selain membiarkan Fang Ling melakukan kemauannya, kedua gadis itu menatap Fang Ling yang masih terlihat dari temannya beristirahat.


"Menurut mu apa yang terjadi pada tuan Fang ? sepertinya dia sedikit aneh, aku lebih suka dirinya yang dulu,"Kata Xiao Bai sambil memperhatikan Fang Ling dari kejauhan.

__ADS_1


Xiao Qing mengeluarkan nafas panjang,"Aku juga begitu, cepatlah habiskan makan mu setelah ini kita coba untuk membuatnya kembali seperti semula,"Xiao Bai dan Xiao Qing mulai memakan masakan lezat yang di masak Fang Ling dengan lahap.


Di atas bukit pasir Fang Ling menatap langit yang di penuhi bintang karena malam itu hampir tidak ada awan sama sekali, sehingga langit terlihat seperti sungai bintang.


Fang Ling mengeluarkan nafas panjang beberapa kali,"Apa yang sudah berubah dari ku, seperti biasa elemen ini sulit untuk di gunakan walaupun memiliki kemampuan penghancur yang sangat besar,"


Ribuan tahun lalu di sebuah lokasi di mana tempat itu merupakan sebuah bukit yang di penuhi dengan gunung dan di penuhi dengan pohon persik, di tempat itulah Fang Ling tinggal sendirian.


Saat itu adalah beberapa hari sebelum Fang Ling mati di buru pendekar-pendekar yang menginginkan kekuatannya, di halaman rumahnya Fang Ling menciptakan sebuah kitab dewa tempur.


Kitab itu adalah hasil dari pertulangannya selama ribuan tahun di empat alam untuk meyakinkan masih-masing dari penduduk itu untuk membantunya melawan seorang dewa yang berniat menguasai seluruh alam sendirian.


Namun hasilnya nihil semua orang tidak percaya dengan yang di katakan Fang Ling bahkan dia sering di anggap gila, akhirnya Fang Ling berhenti semenjak tidak ada dukungan dari orang-orang, sementara saat itu kekuatannya tidak cukup untuk mengalahkan dewa yang di maksud.


Selama hidupnya pula Fang Ling menciptakan sebuah kitab tempur yang tiada duanya hasil dari pertulangannya melawan pendekar-pendekar kuat, sayangnya setelah kitab itu selesai Fang Ling meninggalkan sebelum sempat mempelajari kitab ciptaannya.


Untungnya kitab itu sempat di simpan di bawah lantai di kediaman Fang Ling dulu, namun karena dia terlahir kembali besarnya kemungkinan ada dan tidak adanya rumah itu sama-sama 50% jika rumah itu tidak ada maka otomatis kitab itu juga tidak ada.


Isi kitab itu sebenarnya sangatlah penting bagi tiga kaisar naga milik Fang Ling karena berisi pedoman di mana kitab itu mengajarkannya untuk menyeimbangkan kekuatan tiga kaisar naga yang bertolak belakang.


Di tengah-tengah asiknya mengenang masa lalu Fang Ling di kejutkan dengan kedatangan Xiao Bai dan Xiao Qing yang ikut duduk di samping kanan dan kirinya.


"Apa yang kalian berdua lakukan ? sebaiknya kalian cepat beristirahat karena di sini sangat dingin,"Fang Ling berkata sambil memperhatikan bintang-bintang di langit.


"Tuan, apakah kau ingat saat kau menemukan kami di area 2 ? saat itu kita sempat bertarung dan akhirnya kami berhasil mengikat mu di atas sebuah pohon,"Xiao Qing menatap wajah Fang Ling dari samping dan mencoba untuk menyadarkan nya, namun apa yang di jawab Fang Ling membuatnya tercengang.


"Benarkah ? mungkin itu yang di rasakan setengah jiwa ku, karena yang ada sekarang hanyalah kaisar naga api dan sedikit ingatan tubuh inti,"Tentunya tubuh inti adalah Fang Ling sedangakan jiwanya terbagi menjadi tiga tergantung memakai from apa.

__ADS_1


"Jika kau adalah kaisar naga api, lalu di mana Fang Ling ? Xiao Bai berkata sambil duduk semakin dekat dengan Fang Ling.


"Dasar bodoh tentu saja aku adalah Fang Ling, namun sebagian dari ku adalah kaisar naga yang membuat sifat ku berubah dan tidak mampu mengingat semua yang terjadi selain aku memiliki dua jiwa lengkap, atau mudahnya aku harus kembali memiliki dua jiwa naga yang tersisa untuk kembali seperti semula,"Jelas Fang Ling.


"Maksud tuan, kau memiliki satu jiwa inti yang di bagi menjadi tiga kesadaran yaitu ketiga kaisar naga yang kau maksud,"Ucap Xiao Qing.


"Sebenarnya yang kau katakan benar, tapi juga salah. Karena dari awal aku adalah anak kecil yang tidak memiliki apa-apa bahkan tidak memiliki jiwa, suatu hari aku menemukan tiga pedang di dalam gua dan sejak itulah perjalanan ku di mulai dengan tiga ekor naga yang selalu membimbing ku,"Setelah mengatakan itu Fang Ling menghembuskan nafas panjang mengetahui Xiao Bai dan Xiao Qing tidur dengan kepala bersender di bahunya.


Merasa sangat aneh dan tida tau apa-apa Fang Ling menyentuh sedikit wajah Xiao Qing dan merasa jika dia kedinginan, dengan tatapan ke atas langit Fang Ling melepaskan sedikit hawa api dari dalam tubuhnya untuk menghangatkan kedua gadis itu.


"Jujur saja aku sudah lelah"



Jangan lupa tiga hal :


1.Vote


2.Like


3.Komen


Pemaksaan, siapa saja yang tidak mau akan di bantai Fang Ling


Mampir juga ke novel teman aku, judulnya :


•Legenda dewa pohenix

__ADS_1


•Legenda dewa kematian


•Pendekar pedang immortal


__ADS_2