
Begitu Fang Ling berjarak beberapa meter di belakangnya. Su Ming sudah mengetahui dan cukup terkejut melihat Su Yulan bersamanya.
"Kapan kau datang Lan'er ? kenapa ayah sama sekali tidak tau jika kau juga ikut ke kerajaan ini,"
Sebelum Su Yulan menjawab pertanyaan ayahnya. Fang Ling telah terlebih dahulu tertawa, kemudian menyeringai.
"Tidak penting kapan Lan'er datang...Tetua Ming, ada sesuatu yang ingin ku sampaikan kepadamu tentang perang selanjutnya,"
Melihat reaksi Fang Ling, Su Ming dapat menebak jika pemuda itu masih marah dengannya mengenai masalah tadi malam. Su Ming hanya tersenyum masam menanggapinya.
"Begitu... Baiklah, sepertinya di sana cukup bagus untuk di jadikan tempat bicara,"Su Ming menunjuk sebuah pohon, di bawah pohon itu terdapat kursi batu berdiameter lumayan panjang.
Fang Ling mengangguk, merekapun berjalan menuju tempat yang di maksud oleh Su Ming. Setelah sampai mereka terdiam sejenak sebelum Su Ming mulai berkata.
"Nah,nak. Sesuatu apa yang kau ingin katakan kepadaku,"
"Bagaimana menurutmu tentang perdamaian, jika saja benua ini saling membantu ? Tetua Ming,"
Mendengar apa yang di katakan Fang Ling membuat Su Ming menghela nafas berat, dia juga memperhatikan pertandingan catur di depan.
"Jika benar itu terjadi, maka tidak ada yang namanya pertikaian antar aliran hitam dan putih. Mereka akan tertekan di dalam sangkar, begitu mengetahui jika setiap benua sudah saling membantu,"
"Tentunya hal itu hanyalah sebuah kiasan belaka, atau bisa di katakan impian yang tidak mungkin. bisa di capai,"
Fang Ling melipat tangannya, diapun tersenyum penuh makna.
"Tidak ada impian yang terlalu berat. Juga tidak ada impian yang tidak bisa di capai, karena selama ada tekad untuk melangkah maka cepat atau lambat impian itu tetap akan kita dapatkan,"
"Mengenai pembicaraan ini. sebenarnya aku telah berkerjasama dengan putri Sin Yintian membentuk sebuah perdamaian dengan sepuluh benua sebagai anggotanya,"
Mendengar usulan tersebut, Su Ming mengangkat sebelah alisnya dan beralih menatap Fang Ling dengan serius.
"Perdamaian ? sepuluh benua ??
"Nak, aku mengerti kau ingin seluruh benua hidup dalam damai dan saling membantu satu sama lain guna menekan aliran hitam...Tetap saja, hal itu mustahil mengingat hukum di semua benua,"
"Jujur saja, aku mulai dapat merasakan jika satu-persatu benua ini akan hancur entah apa penyebabnya. Namun, peperangan lalu di benua teratai perak adalah bukti jika sekarang aliran hitam memiliki pemimpin yang sangat kuat,"
__ADS_1
"Usulan mu memang sempurna, tapi apa kau telah memikirkan mereka mau ikut dalam perdamaian ini atau tidak ??
"Tetua Ming, peperangan ini tidak hanya berlangsung di benua teratai perak melainkan seluruh benua kecuali satu, yaitu benua pasir mati,"
"Jika sudah di hadapankan dengan peperangan yang tidak mungkin bisa di menangkan. Satu benua ini akan terpaksa memilih ikut dalam perdamaian atau membiarkan benua mereka hancur,"
Su Ming mengangguk,"Kau benar, tidak ada pilihan lain bagi mereka selain ikut dalam perdamaian sepuluh benua ini,"
Mendengar kata benua pasir mati entah kenapa Su Ming menjadi sangat marah, mengingat beberapa murid di sektenya di culik saat itu.
"Lalu apa, kau ingin menghancurkan benua itu ??
Fang Ling tertawa,"Ha Ha Ha, aku memang berdarah dingin. Tapi aku juga memikirkan keadaan orang-orang tidak bersalah di benua itu,"
"Lalu bagaimana caramu mengalahkannya satu benua besar seorang diri ?
"Dengan akal...Satu kali lagi saja kita memenangkan peperangan dan dapat berdamai dengan satu benua, maka para tikus di benua pasir mati akan mulai bermunculan,"
"Sadar atau tidak tikus-tikus itu akan di perintahkan oleh dalang setiap malah ini untuk mengambil surat penting perdamaian, dengan begitu mereka dapat kembali menyerang secara diam-diam,"
"Ketika mereka masuk perangkap, maka aku akan ada di sana untuk membunuh satu persatu dari tikus itu hingga benua pasir mati tidak ada lagi kontrak dengan aliran hitam,"
Wajah Su Ming menyerengit, dia nampak terkejut dengan usul Fang Ling.
"Maksudmu, kau tidak berniat membunuh semua orang di benua pasir mati melainkan membebaskan benua tersebut dari genggaman aliran hitam,"
"Begitu berhasil di lepaskan dari genggaman aliran hitam...Otomatis benua pasir mati akan masuk perdamaian dan mengikat aliansi dengan sepuluh benua, guna menyerang dalang semua malah ini secara bersamaan ??
"Benar, itulah tujuan ku... Karena musuh kita bukan sepuluh benua, melainkan aliran hitam yang menjadi dalang semua ini...Apa tetua Ming mengetahui hal mengenai sepuluh pilar aliran hitam ?
Su Ming terlihat sedang mengingat sesuatu sambil mengusap dagunya, beberapa saat kemudian diapun mengangguk.
"Aku mengenal salah satu dari mereka, tapi aku juga tau jika jumlah mereka ada sepuluh. Memangnya ada apa mengenai mereka ?
"Mereka adalah pilar aliran hitam, sedangkan Wing Muchien adalah salah satu dari mereka. Jadi total ada sembilan pilar aliran hitam yang tersisa
"Mereka semua tau betul rencana yang akan di buat pemimpin mereka. Karena peperangan lalu adalah bukti, jika benua ini sangat mudah di pecah belah dan di serang oleh aliran hitam,"
__ADS_1
"Aku juga sempat merasakan jika satu benua lain sedang di hadapkan dengan peperangan...tapi sebelum itu, kita harus mengalahkan Yun Kang,"
"Nak, mengenai Yun Kang aku juga bingung. Bagaimana jika benua Lotus salju membantunya,"
Fang Ling tersenyum, dia merasa senang karena guru Luo Tang memenangkan pertandingan catur. Kemudian dia kembali fokus dengan Su Ming di sampingnya.
"Tidak mungkin benua Lotus salju membantu, paling tidak mereka hanya akan mengirim beberapa ribu pasukan dalam diam agar tidak di ketahui benua lain... Karena sejatinya, benua Lotus salju tidak mengetahui jika Yun Kang adalah bagian dari aliran hitam yang juga terkait dengan sekte terkuat kedua yaitu sekte darah iblis,"
"Jika Yun Kang tidak cepat di bunuh maka benua Lotus Salju akan berada dalam bahaya. Karena benua lotus salju dari awal tidak mengetahui jika dia telah membantu aliran hitam, dengan begitu terdapat dua benua yang berada di dalam genggaman aliran hitam
"Tapi aku berada di sini...Aku tidak akan membiarkan sesuatu yang buruk terjadi pada satupun benua, untuk itulah kita harus segera membunuh Yun Kang sebelum benua Lotus Salju semakin ikut dalam membantu aliran hitam,"
Su Ming mendudukkan kepala,"Ternyata begitu...Sejak awal benua Lotus Salju tidak mengetahui jika Yun Kang adalah musuh mereka yang sebenarnya,"
Beberapa saat kemudian Su Ming mengangkat kepalanya dan menatap dalam mata Fang Ling.
"Bagaimana kau tau semua masalah ini dan cara mengatasinya dengan sangat efektif, siapa kau sebenarnya ??
Di tatap lekat oleh Su Ming entah kenapa membuat Fang Ling merasa geli dan kemudian tertawa.
"Apa-apaan tatapan mu itu, Su Ming ? Atau aku harus memanggil mu dengan panggilan ayah, karena kini Su Yulan adalah pasangan ku ??
Mendengar perkataan Fang Ling, Su Ming Langsung buang muka dan pura-pura memasang wajah acuh.
"Siapa yang mau pemuda bodoh seperti mu menjadi keluarga ku...Jika saja Lan'er tidak menyukaimu, mungkin sekarang kau tidak akan bisa bernafas,"
"Ayolah ayah, aku tau kau senang karena telah mengenal ku...Bahkan mungkin hanya kalian orang-orang terdekat ku yang mengetahui jika akulah yang menyelamatkan semua benua ini dari kehancuran,"
"Kau terlalu yakin, nak...Tapi kau memang benar, sudah pasti orang-orang tidak akan pernah mengenal siapa penyelamat sebenarnya, bahkan peperangan lalu saja mungkin mereka tidak tahu siapa pahlawannya...Kau ini benar-benar aneh, di luar sana banyak orang yang berlomba-lomba agar namannya di kenal oleh semua orang, tapi kau sebaliknya,"
"Setelah semua ini, apa yang kau kejar sebenarnya Fang Ling ??
Fang Ling tersenyum, dia tidak menjawab pertanyaan Su Ming secara langsung melainkan dari hatinya.
"Tidak banyak yang aku kejar...Mati dalam damai tanpa membawa penyesalan bagiku adalah sebuah kebebasan yang selama ini aku cari...Bagiku itu sudah cukup,"
Bersambung....
__ADS_1