
Perasaan Fang Ling seketika berubah tidak enak, dia langsung terbang ke arah timur untuk memastikan keadaan teman-teman-nya dan berharap mereka semua baik-baik saja.
Sempat terbesit tentang Morata si naga mayat hidup yang sempat di jelaskan Han Dong, Fang Ling memilih membuang pikiran itu jauh-jauh.
"Tidak aku yakin mereka masih bisa hidup, aku hanya perlu datang dan mengalahkan naga rendahan itu..Tapi, hanya saja..
Fang Ling melirik ke beberapa lukanya yang masih terbuka lebar meskipun berhasil di tangkal dengan kristal megalodon, tetap saja luka itu tidak kunjung tertutup.
Luka ini sedikit berbeda karena pada dasar-nya semua luka akan langsung tertutup, tetapi kali ini sudah bermenit-menit luka yang Fang Ling dapatkan dari hujaman sirip megalodon masih tidak tertutup.
Fang Ling hanya terus terbang cepat ke arah timur tanpa memperdulikan luka yang di derita, meski begitu dia tidak tau apa yang menanti di depan.
Jeritan dan dentuman suara ledakan dari beberapa serangan dapat Fang Ling dengan dari kejauhan.
Dengan secepat mungkin Fang Ling mencoba terbang lebih cepat, hingga pada akhirnya di depan dia melihat sesuatu yang mengerikan.
"Apa-apaan..?!"
Mata Fang Ling melebar, di depan kapal lutfi di serang oleh dua monster sekaligus..Juga terlihat beberapa mayat hidup sudah berada di atas kapal.
Kedua monster itu adalah Morata si naga mayat pasir dan serpen yang kini sudah melemah akibat tidak lagi mempunyai pelindung sebelum-nya.
Kedua hewan berukuran sebesar gaban itu ternyata tidak berteman, Morata nampak ingin memangsa serpen, sedangkan serpen berusaha melawan.
Di samping kapal Lutfi nampak bersender sebuah kapal usang berwana hitam, membawa ratusan mayat hidup di atas-nya.
Semua awak kapal dan pengawas laut pasir masih berjumlah utuh, meski begitu mereka sudah nampak kelelahan.
Fang Ling segera kembali berubah kehujud manusia biasa atau normal Form, hal itu di lakukan untuk tidak membuat orang-orang terkejut.
Karena sempat mengubah hujud-nya menjadi seekor naga, otomatis saat ini Fang Ling tengah telanjang dada.
totem ketiga naga-nya bersinar terang mengumpulkan energi besar, Fang Ling mengepal kuat tangan kanan-nya dengan tatapan tertuju pada kapal mayat hidup yang berletak di samping kapal Lutfi.
"Pukulan kaisar naga..!!
Fang Ling melepaskan pukulan yang menciptakan tiga ekor naga besar, ketiga energi berbentuk naga itu melesat cepat dan menghancurkan kapal mayat hidup itu serta membunuh semua mayat di atas kapal tersebut.
Semua orang terkejut, mereka menoleh ke arah Fang Ling yang terbang tidak terlalu jauh di sisi depan kapal.
Seketika semua orang menjadi senang, terutama Fixie yang nampak sangat bersyukur karena sempat mengira bahwa Fang Ling sudah mati.
"Jangan bersantai-santai, bantu aku melawan kedua monster itu.."Ujar Fang'Ling, seraya menunjuk ke arah serpen dan Morata.
Serpen dan morata bertarung di samping kanan kapal Lutfi, pertarungan mereka mengguncang kapal serta membuat ombak menjadi semakin besar.
__ADS_1
"Tatakeeee !!!
Semua awak Lutfi berteriak, lalu tanpa basa-basi mereka semua bertarung hanya dengan menggunakan senjata seada-nya dan jubah tempur.
Fang Ling ambil alahi dari sini dan memimpin orang-orang itu untuk menyerang serpen terlebih dahulu, karena ular itu sudah sangat lemah.
Fixie juga ikut serta dalam pertarungan, meski tidak bisa melawan .. Kehebatan-nya dalam pengobatan mampu membuat orang yang terluka kembali sembuh.
Tetapi saat akan menyembuhkan luka di beberapa tubuh Fang Ling, Fixie sadar jika naga putih tadi adalah Fang Ling sendiri.
Fixie sadar karena melihat sisa sisik di beberapa tubuh Fang Ling, serta luka yang tidak kunjung menutup akibat racun berbahaya dari megalodon.
Dengan sekuat tenaga Fixie mencoba menyembuhkan Fang Ling.. Tetapi hasilnya nihil, luka di tubuh pria itu tidak kunjung menutup.
Sementara semua orang berusaha membunuh serpen yang sedang bertarung dengan Morata, selalu di halau oleh serangan Morata.
Fang Ling membantu orang-orang itu dengan menghalau serangan Morata, nampaknya naga aneh itu lebih tertarik dengan manusia.
Serpen mulai nampak melemah, ia mulai terhuyung-huyung dan pada akhirnya jatuh dan mati seketika dengan tubuh mengambang.
Semua orang mundur, tetapi berbeda dengan halnya Lumiyan yang melihat kesempatan itu segera terbang hendak mengambil kristal kehidupan serpen yang tersembunyi di bagian kepal-nya.
Pada saat yang bersamaan Morata melirik ke arah Lumiyan, dia mengerang mengerikan sebelum membuka mulut dan hendak memakan Lumiyan.
"Langkah naga petir !!
Craaaattt !!
Fang Ling kehilangan tangan kanan-nya akibat gigitan Morata yang tidak sempat di hindari, tanpa basa-basi Fang Ling memukul wajah Morata.
Braaaaak
Akibat pukulan itu Morata terhuyung dan terbang mundur, Fang Ling menciptakan ratusan Holow hitam di sekitar tubuh Morata.
Semua nampak panik dan cemas dengan keadaan Fang Ling, tetapi mereka juga sangat kesal dengan perbuatan ceroboh yang di lakukan Lumiyan.
Kembali ke pertarungan Fang Ling...
Ratusan Holow hitam yang ia ciptakan mengeluarkan satu pedang es dari masing-masing Holow, lalu Fang Ling mengkoordinasikan semua pedang itu untuk menyerang Morata.
Fang Ling memusatkan perhatiannya karena kemampuan seperti ini sangat di butuhkan konsentrasi tinggi.. Apalagi harus mengendalikan ratusan pedang di waktu bersamaan.
Terlihat di beberapa waktu Fang Ling mengayunkan telunjuknya untuk mengontrol ratusan pedang yang tengah menyerang Morata.
Morata nampak kewalahan untuk bergerak maju, karena tubuhnya terus-terusan di hujam dan di sayat ratusan pedang.
__ADS_1
Semua orang terkagum-kagum dengan kemampuan Fang Ling, wajah dan kemampuan pria itu sama-sama pada tingkat yang sama.
Meski terlihat menakjubkan karena mampu menahan satu hewan aneh di tingkat Holow merah darah seorang diri.. Sebenarnya Fang Ling tengah menahan rasa sakit.
Tiba-tiba saja beberapa menit lalu luka di tubuhnya bereaksi dan menimbulkan rasa sakit yang amat sangat.
Tetapi Fang Ling mengiraukan semua hal itu dan tetap fokus mengendalikan formasi semua pedang es miliknya.
Morata mengalami luka yang sangat serius, pedang Fang Ling berbeda pada umumnya karena mampu melukai hewan setingkat Morata dengan mudah.
Jika saja tidak di keroyok dan terkena racun, kemungkinan besar Morata sudah mencium tanah dan meregang nyawa.
Tiba-tiba Morata nekat terbang maju tidak menghiraukan ratusan pedang yang menghujam tubuhnya.
Fang Ling di buat terkejut dengan tindakan Morata, dia mengerenyitkan dahi seraya mengkoordinasikan semua pedang untuk menyerang Morata guna menghentikannya.
Karena rasa sakit yang semakin menjadi-jadi, Fang Ling hampir tak kuasa menahan dirinya untuk tetap fokus.
"Bertahanlah tubuhku..."
Fang Ling memejamkan mata untuk menghiraukan rasa sakit, lalu kembali fokus untuk menyerang Morata.
Semua orang di atas kapal tidak lagi dapat membantu Fang Ling, tenaga mereka sudah benar-benar habis setelah melewati pertarungan sebelumnya.
Meski sudah menyerang dengan sekuat tenaga, nyatanya serangan Fang Ling hanya memperlambat laju Morata..Sadar sudah tidak dapat bertahan, Fang Ling menoleh sedikit kebelakang.
Fang Ling segera mengeluarkan puluhan rantai nebula dari punggungnya dan mengikat semua orang di atas kapal di atas tiang tengah kal.
Tetapi Fixie dan Lumiyan tidak mau karena berniat membantu Fang Ling, tetapi begitu Morata berjarak beberapa meter di depan Fang Ling..Fang Ling langsung berubah ke form kaisar naga api, lalu melakukan pukulan kuat.
Pukulan Fang Ling melancarkan sebuah energi besar yang sangat panas, energi itu telak mengenai Morata dan seketika meledak.
Guncangan hebat dapat di rasakan semua orang, ombak raksasa bermunculan dan menerpa kapal Lutfi hingga terpental jauh dengan keadaan selamat.
Sementara Fang Ling sendiri ikut terkena imbas dari ledakan itu, tubuhnya setengah terbakar dan terpental akibat gelombang ledakan.
Fixie dan Lumiyam beruntung karena berada di belakang Fang Ling, sehingga tidak terluka terlalu parah..Tetapi mereka ikut terpental ke arah yang sama dengan Fang Ling, yaitu ke arah timur kota Mikaze.
Tidak seberuntung Fixie dan Lumiyan yang terpental di sebuah danau oasis gurun..Fang Ling juga terpental di tempat yang sama, tetapi ia malah menabrak pohon kelapa dengan bagian kepala terlebih dahulu.
____________________________
Fang Ling bilek :Sialnya gak ngotak
•Pendekar rajawali
__ADS_1
•Legenda sang dewa naga
Bersambung...