Legenda Pendekar Pedang

Legenda Pendekar Pedang
Di kelilingi wanita cantik


__ADS_3

Dengan asiknya Fang ling dan Wang Yihan berbincang tentang penyelenggaraan turnamen yang akan di adakan, begitu pula dengan Shun Jing dan Yue liang yang nampak sangat akrab.


Pertujukan yang di adakan nampak begitu meriah dengan pemeran yang berupa wanita-wanita cantik, namun Fang ling tidak bisa menikmati itu. karena Shun Jing terus menatap tajam dirinya.


Wang Yihan yang melihat Shun Jing sedang melototi Fang ling, hanya tersenyum canggung sambil sesekali melirik ke arah Yue liang yang berada di samping Shun Jing.


Setelah Shun Jing dan Yue liang kembali asik mengobrol, Wang Yihan mengambil makanan ringan yang ada di meja dan berkata dengan nada setengah berbisik pada Fang ling.


"Adik Fang, apakah dia adalah pasangan mu ? karena sepertinya kau begitu dekat dengannya,"Tanya Wang Yihan Setengah berbisik.


"ah sepertinya begitu, tapi sebenarnya aku takut untuk menyatakan perasaan ku padanya," kata Fang ling Ragu.


"Hahah,kau membuatku terkejut adik Fang, tidak mungkin kau akan di tolak dengan wajah seperti itu,"


"Harus aku akui jika aku memang sangat tampan. Namun ini adalah sebuah kata cinta dan bukanlah hal yang bisa di permainkan,"


Wang Yihan mengelus dagunya dan berkata,"Memang benar, di usia mu saat ini bukanlah waktu yang tempat untuk memikirkan hal itu. kau pasti berusia lima belas tahun,"


"tidak,aku berusia Lima tahun, begitu juga dengan Shun Jing,"kata Fang ling terus terang.


Wang Yihan mendongak menatap Fang ling dengan mulut terbuka lebar," kau berumur lima tahun ?! tapi bagaimana bisa, kau terlihat seperti pemuda berusia lima tahun,"


Dengan santai Fang ling menceritakan semua tentang dirinya kepada Wang Yihan, termasuk sekte pedang bambu yang berhasil membuat Wang Yihan menaikan alisnya.


"kau berasal dari sekte pedang bambu ? sekte yang akhir-akhir ini begitu di kenal semua orang dengan kehebatan pendekar di dalamnya,"kata Wang Yihan terkejut.


"Se-sepertinya itu benar, apakah senior bisa menceritakan sekte anda ? tanya Kembali Fang ling sopan.


Wang Yihan mengusap kepala nampak ragu untuk bercerita, namun saat melihat Fang ling yang begitu ingin tau. membuatnya tetap bercerita.


"Aku dan Yue liang berasal dari sekte aliran putih dan tergolong sekte besar, yang di kenal dengan sebutan sekte bulan. Tidak ada hal yang mencolok di sekte kami membuat orang-orang tidak terlalu tertarik untuk memasuki sekte ku...Sebab itulah aku mengikuti turnamen ini agar bisa membuat sekte ku kembali terkenal," Jelas Wang Yihan.


Mendengar penjelasan Wang Yihan, Fang ling hanya mengangguk sambil sesekali mengusap dagunya karena sudah tau masalah yang di tanggung Wang Yihan dan Yue liang.

__ADS_1


"Senior Wang, aku turut sedih mendengar cerita mu, namun aku tidak akan mengalah di turnamen yang akan di adakan beberapa tahun lagi," Kata Fang ling dengan percaya diri.


"Itulah yang aku mau adik Fang, aku juga tidak akan mengalah pada mu. hanya karena kau masih anak berusia Lima tahun,"kata Wang Yihan tidak mau kalah.


Keduanya tertawa lantang dan terus bercerita hingga tidak terasa hari sudah semakin larut, sedangakan pertujukan yang di adakan sudah selesai cukup lama dan hanya menyisakan beberapa orang yang masih duduk di lantai dua.


"adik Fang, hari sudah sangat larut dan kedua gadis itu sudah lama tertidur. bagaimana jika kita kembali ke kamar masing-masing, besok kita pergi bersama ke pulau gunung tengkorak, apakah kau mau ? tanya Wang Yihan.


"Tentu saja senior, kita memiliki tujuan yang sama. sangat jarak bagiku untuk mendapatkan teman perjalanan," kata Fang ling antusias.


Keduanya berjalan ke arah pasangan masing-masing dan menggendongnya, karena kedua wanita itu sudah lama tertidur karena kelelahan.


"Baiklah adik Fang, aku akan kembali. sampai jumpa besok pagi," kata Wang Yihan.


"Tentu saja senior Wang, kita akan bertemu kembali,"


Keduanya berjalan ke arah berlawanan dengan membawa pasangan masing-masing, mereka tidak menyangka jika bisa begitu akrab dengan seseorang dalam waktu singkat.


Setelah berada di depan pintu kamar miliknya, Fang ling tidak sengaja mendengar pembicaraan seseorang tidak jauh dari tempatnya berdiri.


"Saudaraku, apakah kau sudah menyiapkan pil amarah yang aku pesan ? tanya seorang pendekar laki-laki.


"Tenang saja kak, akan aku pastikan kita akan menjadi pemenang di tahap seleksi ini," Kedua pendekar itu tertawa terbahak-bahak.


Karena tidak terlalu jelas mendengar dengan apa yang di katakan orang itu, Fang ling memutuskan berjalan memasuki kamarnya untuk segera tidur.


Di dalam kamar, Fang ling meletakkan tubuh Shun Jing di atas kasur dengan lembut, Sedangakan dirinya tidur di atas tubuh Shun Jing karena merasa sangat nyaman.


Di alam bawah sadarnya Fang ling kembali terbangun di bawah pohon persik dengan dedaunan yang jatuh menimpa wajahnya, yang begitu indah hingga dapat membuat para dewa merasa iri dengan rupa yang di milikinya.


Tidak jauh dari tempat Fang ling berbaring, ketiga kaisar naga hanya menatapnya dengan wajah datar yang membuat Fang ling merasa tidak nyaman dan memutuskan untuk menghampiri Ketiga naga tersebut.


"Kumpul-kumpul kita akan kembali rapat, gunakan hujud manusia kalian," kata Fang ling yang langsung di turuti ketiga naganya.

__ADS_1


Ketiga naga itu kembali menunjukkan hujud aslinya, namun saat setelah berubah. mulut Fang ling terbuka lebar-lebar karena Kaisar naga kegelapan adalah seorang perempuan.


"Kau perempuan ! kenapa aku baru tau ! Mata Fang ling seolah ingin melompat keluar saat Kaisar naga kegelapan lupa mengenakan pakaian seperti naga es dan api yang mengenakan pakaian bagus.


"Ha, tuan baru tau jika dia wanita ? kata kaisar naga api dengan tatapan bingung.


"Tentu saja tidak, itu karena setiap kalian berubah pasti akan mengenakan pakaian. Jadi aku mengira jika kaisar naga kegelapan adalah seorang pria seperti kalian,"


"Hahah tuan, kami juga seorang perempuan." kaisar naga es membuka sedikit pakaian di bagian dadanya dan memperlihatkan dua buah dada berukuran sedikit besar.


Seketika kepala Fang ling pusing, karena selama ribuan tahun dirinya hidup. ia baru tau jika dua kaisar naga adalah perempuan.


"jangan-jangan kau juga, kaisar naga api,"kata Fang ling dengan wajah pucat seolah tidak memiliki darah.


Dengan semangat kaisar naga api membuka sedikit pakaian di bagian dada dan memperlihatkan dua buah dada berukuran besar, namun tertekan oleh pakaian yang membuatnya tidak terlalu menonjol.


Wajah Fang ling memerah seolah seperti kepiting yang rebus hingga matang, dirinya tersungkur dengan tatapan rabun dan merasa jika dirinya sedang bermimpi.


Ketiga naga itu berlari ke arah Fang ling dan memukuli wajahnya, mencoba untuk menyadari tuan mereka.


"Ternyata dewa sangat baik dengan ku, selama ini aku selalu di kelilingi wanita yang sangat cantik" Gumam Fang ling sambil meremas dada kaisar naga api di sampingnya.



From kedua Fang ling, bentuk naga api normal.



From kedua Fang ling,naga api bentuk Suci.


Setiap binatang suci memiliki dua perubahan bentuk, di ingat oke.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2