Legenda Pendekar Pedang

Legenda Pendekar Pedang
pelatihan pertama


__ADS_3

Matahari mulai menampakkan diri dari ufuk timur, membangunkan sebuah kehidupan manusia biasa yang masih terbuai dalam mimpi indahnya. hingga mereka menyadari jika kenyataan lebih baik dari sebuah mimpi indah yang sementara.


Di dalam kamar, Fang ling nampak masih tertidur dengan tubuh terlentang. akibat pulang terlalu larut membuatnya tertidur hingga hampir melewati pelatihan pertamanya.


Dengan langkah pelan, luo tang berjalan masuki kamar Fang ling untuk membangunkan nya. karena pelatihan pertama Fang ling akan di mulai hingga dia sudah mampu menahan beban jubah tempur milikinya.


"fang'er bangunlah, kau akan melewati pelatihan mu jika kau tidak bangun sekarang," luo tang menepuk bahu Fang ling, hingga membuat pemuda itu membuka matanya dan perlahan berbalik menatap luo tang dengan mata setengah tertutup.


"guru... pelatihan ? bukankah aku tidak memiliki pelatihan. kenapa tiba-tiba aku di suruh Berlatih," Fang ling mengubah posisinya menjadi Duduk di samping tempat tidurnya.


"Tadi malam semua tetua setuju. jika kau akan di latih oleh guru sendiri di atas gunung Ryuzen... tempat tinggalnya semua tetua, sekaligus semua guru mu," Jelas luo tang.


"maksud guru, semua tetua akan menjadi guru ku ? tanya Fang ling bingung.


"Benar,kau akan berada di bawah pelatihan semua tetua... karena beberapa hari lagi duta besar dari sekte gunung tengkorak akan mengunjungi Sekte kita," luo tang memberikan pakaian seragam sekte kepada Fang ling.


"Guru akan menunggumu di luar, Cepatlah bersiap... kau akan menjadi satu-satunya manusia yang mampu menginjakan kaki di gunung Ryuzen dengan umur lima tahun," luo tang berjalan keluar kamar Fang ling, meninggalkan pemuda itu yang nampak masih bermalas-malasan.


Fang ling Berdiri dari tempat tidurnya untuk menggunakan pakaian yang di berikan luo tang kepadanya. Setelah selesai, Fang ling berjalan keluar kamar untuk menghampiri luo tang yang sedang menunggunya di luar.


Setelah berada di depan pintu, kaki Fang ling gemetaran saat melihat semua pemuda laki-laki dan perempuan berkumpul dengan menyoraki namanya dengan keras. Lin Yung dengan ketiga temannya dan Yu Yuan juga dengan ketiga temannya, nampak menyoraki nama Fang ling.


"Adik kecil Fang, kau adalah seorang legenda yang akan di ukir di dalam sejara sekte pedang bambu...dengan umur lima tahun, kau sudah mampu menembus tingkat pelatihan tersulit," lin Yung dan Yu Yuan bersorak semakin keras. membuat sekumpulan pemuda itu menjadi pusat perhatian.


Luo tang yang melihat sambutan semua orang kepada Fang ling lebih besar dari dirinya saat Berhasil menaklukkan gunung Ryuzen, hanya tersenyum kecut sambil menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Saudara luo, kau membawa seonggok berlian yang sangat berkualitas...aku menjadi tidak sabar untuk melihat pelatihan macam apa yang akan di gunakan patriak Yen Chun untuk melatihnya," kata Seorang pendekar tinggal sepuluh yang tidak henti-hentinya memuji kehebatan murid luo tang.


"Saudara,dimana semua tetua ? bukankah kita sudah menunggu cukup lama...tapi mereka Belum juga sampai," Luo tang Bertanya kepada tetua sepuluh karena sejauh ini hanya dia dan tetua sepuluh yang sudah bersiap untuk mengantarkan kepergian Fang ling.


Beberapa saat Luo tang mengatakan itu, Semua tetua yang berjumlah tiga ratus. terbang mendekati mereka dengan menggunakan pedang sebagai penopang tubuhnya untuk melakukan gerakan peringan tubuh.


Terlihat Yen Chun dan luo Ming menaiki seekor burung bangau putih berukuran besar mendarat di tempat luo tang dan tetua sepuluh berdiri. Sedangkan tiga ratus tetua masih melayang di atas udara memperhatikan keadaan dari atas.


"Apakah semuanya sudah siapa ? tanya Yen Chun kepada luo tang sambil mengelus jenggotnya.


Luo tang membungkuk setengah tubuh untuk memberikan hormat kepada ayahnya dan Yen Chun." Semuanya sudah siapa patriak... Fang'er sudah siap untuk melakukan pelatihan pertamanya."


"Bagus, kuharap dialah orang yang akan mewarisi Tombak naga langit yang selama ini tersegel di dalam larva gunung Ryuzen," Yen Chun menepuk pundak luo tang sambil memperhatikan sekitarnya yang di penuhi dengan pemuda pemudi.


"nak semuanya sudah siap...mari kita berangkat sebelum semua orang semakin banyak," kata luo Ming dengan anggukan kepala setuju dari Yen Chun.


"Fang'er semuanya sudah siap,apakah kau ada ucapan kepada semua teman mu ?" Tanya luo tang sambil memperhatikan semua orang di sekelilingnya.


Fang ling hanya menggelengkan kepalanya, dia berjalan mengikuti luo tang yang mengarah kepada burung bangau putih berukuran besar yang sudah di persiapkan Yen Chun dan luo Ming.


"Guru apakah kita akan naik bersama ? tanya Fang ling kepada luo tang yang ada di sampingnya.


Luo tang menggelengkan kepalanya, sebelum menjawab pertanyaan Fang ling."Tidak,guru akan terbang dengan menggunakan Jubah tempur."


Hawa kuat dan mengerikan keluar dari tubuh luo tang hingga membentuk sebuah energi hitam dan putih yang membentuk sebuah jubah tempur yang mirip dengan seekor burung Hering yang anggun.

__ADS_1


Semua orang kagum dengan kegagahan Jubah tempur milik luo tang yang mengeluarkan hawa dahsyat dan terbilang sangatlah kuat. Dari punggung luo tang, muncul dua sayap putih dan hitam.


"Guru akan menunggumu di atas," luo tang terbang pelan di samping burung bangau putih yang di tunggangi ayahnya dan patriak Yen Chun.


Fang ling hanya terkagum kagum, sambil menaiki burung bangau yang di sediakan untuk nya. Perlahan semua tetua melesat cepat dan di ikuti oleh semua orang termasuk Fang ling.


"adik aku akan menyusul mu... aku berjanji," lin Yung menangis dengan ketiga temannya yang juga ikut menangis karena kehilangan satu anggota mereka yang begitu di banggakan semua orang.


"aku juga akan menyusul mu aku berjanji," Yu Yuan bertekad dengan mengepal kepala tangannya dengan kuat.


Di atas awan, Fang ling terus menatap kebelakang hanya untuk melihat teman-temannya yang mungkin saja mereka baru bisa bertemu dalam beberapa tahun ke depan. lewat di atas awan, Fang ling duduk di atas punggung bangau putih yang memiliki ukuran lebih kecil dari milik patriak Yen Chun.


Dengan samar-samar karena tertutup awan, puncak gunung Ryuzen nampak tidak bisa di lihat karena ukurannya yang begitu besar hingga menembus langit. Dengan mata berkaca-kaca Fang ling dapat melihat hutan bambu di bawahnya yang begitu hijau dan indah.


"Ternyata ada tempat seperti ini di sekte pedang bambu... Sungguh aku baru pertama kali melihat pemandangan seindah ini," Fang ling dapat melihat ngarai-ngarai yang menjulang tinggi, hingga mereka harus berhati-hati jika melewati tempat itu agar tidak menabrak bebatuan.


Kecepatan dari burung bangau menurun, setelah mereka berada di bawah kaki gunung Ryuzen yang di penuhi dengan bunga persik dengan bangunan Berwarna merah yang di gunakan semua tetua untuk tempat tinggal.


Ratusan tetua tetap melayang di atas pedang nya, menatap Fang ling yang nampak bingung dengan apa yang harus di lakukannya. Melihat pemuda itu bingung, luo Ming terbang mendekati Fang ling dengan kedua sayap berwarna putih di punggungnya.


"Nak,di bawah mu ada sebuah tangga yang mempunyai total sepuluh ribu anak tangga. Semakin jauh kau melangkah, medan magnet akan semakin kuat menghimpit tubuh mu... Hingga kau berhasil sampai di suatu altar di ujung tangga." Jelas luo Ming dengan wajah datar walaupun mempunyai hati yang lembut.


Fang ling mengangguk mengerti dengan penjelasan yang di katakan luo Ming. dia melompat dari punggung bangau putih untuk memulai pelatihan pertamanya, yaitu menaiki Medan magnet berupa anak tangga.


Dengan tubuh terlentang, Fang ling menjatuhkan dirinya dari langit." Jubah kaisar naga... bangkitlah dari tidur panjang mu !

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2