
Kota Wuhan terletak antara perbatasan benua daun wangi dan benua teratai perak yang di mana hanya kota Wuhan lah yang menjadi tempat istirahat bagi pendekar-pendekar yang hendak menuju ke benua teratai perak.
Banyak pedagang-pedagang yang berlalu lalang di sekitar kota Wuhan untuk mencari barang ataupun menjual barang yang mereka bawa dari benua masing-masing.
Semua pedagang itu akan kembali menghilang, setelah beberapa Minggu berhenti di kota Wuhan untuk melanjutkan perjalanan menuju ke benua teratai perak.
Tergolong berjarak dekat dengan kota Wuhan, terdapat sebuah dermaga besar yang di gunakan untuk pergi ke benua teratai perak, dermaga itu bernama dermaga Shianli.
Setiap harinya dermaga Shianli akan di penuhi dengan orang-orang yang merupakan pedagang ataupun pendekar untuk menaiki kapal-kapal yang sudah berjejer rapi di tepian laut.
Sedangkan Sekte gunung tengkorak berada di tengah lautan yang bisa di lalui dengan menggunakan kapal-kapal penduduk sekitar dengan biaya yang tergolong mahal.
Di dalam kota Wuhan Fang ling dan Shun Jing nampak kewalahan hanya dengan berjalan kaki, karena banyaknya orang-orang yang berlalu lalang.
Melihat Shun Jing yang seperti kesulitan untuk berjalan, membuat Fang ling merasa kasihan dan berkata,"Aku akan menggegam tangan mu, Jadi jangan takut... berjalan sedikit di belakang ku agar tidak tertabrak,"
Shun Jing hanya mengangguk malu dan berjalan sedikit di belakang Fang ling sambil sesekali memandangi punggung Fang ling yang begitu lebar.
"Aku harus mencari mereka kemana, jalannya saja sudah seramai ini dan pastinya sangat susah untuk mencari mereka di tengah lautan manusia," Batin Fang ling.
Dengan wajah kebingungan Fang ling terus memperhatikan sekitarnya dengan teliti untuk mencari Semua temannya, hingga Shun Jing menari pakaian nya dari belakang.
"Fang ling aku lelah, sebenarnya dimana semua teman mu," kata Shun Jing dengan wajah yang sudah di penuhi dengan keringat.
Cuaca yang sangat panas membuat Fang ling sedikit kehabisan kesabaran dan hendak membakar semua kota Wuhan untuk mencari semua temannya.
Namun setelah melihat wajah Shun Jing yang begitu menyejukkan hati, membuat Fang ling Menjadi seseorang yang berhati lembut dan terus Tersenyum.
__ADS_1
"Kau lelah ?! bagaimana jika kita cari penginapan, sepertinya kita tidak akan menemukan mereka hanya dalam satu hari,"usul Fang ling sambil mengusap kepala Shun Jing.
Shun Jing menoleh ke langit yang sudah mulai gelap, hingga dirinya kembali menatap Fang ling dan berkata,"Sepertinya ide yang bagus,aku juga sangat lelah,"
"Baiklah Shun Jing ayo kita cari penginapan,"kata Fang ling semangat.
Di tengah-tengah pencarian penginapan dengan cepat Fang ling menjadi pusat perhatian semua perempuan yang tidak sengaja lewat.
Semua mata perempuan itu akan terus terpaku ke wajah Fang ling, hingga mereka sengaja mengabaikan jalan walaupun mereka akan jatuh jika tidak berjalan dengan hati-hati.
Sedangkan Shun Jing merasa ada yang aneh di dalam hatinya saat banyak perempuan menatap Fang ling, dirinya merasa jika Fang ling hanya untuk dirinya seorang.
Walaupun baru bertemu satu hari yang lalu Shun Jing merasa jika Fang ling begitu istimewa di matanya, hingga dirinya tidak sadar jika ia sudah menggesekkan dadanya ke lengan kanan Fang ling dengan cukup kuat.
"Le-lembut sekali, sepertinya aku akan sangat bahagia di kehidupan ini walaupun aku hanya meminta satu istri. namun dewa begitu baik dengan memberikan ku tiga istri sekaligus," Batin Fang ling.
Tidak menghiraukan tatapan semua orang yang melihatnya Fang ling berhenti di sebuah bangunan besar dan mempunyai lima lantai, bangunan itu mempunyai sebuah ukiran kayu bernama penginapan Hong Ju.
Setelah berada di lantai dasar Fang ling dapat melihat jika lantai itu di gunakan seperti halnya kedai dan di penuhi dengan orang-orang, hingga seorang perempuan berpakaian putih berjalan ke arahnya.
"Selamat datang, apakah tuan mau makan atau menginap ? tanya pelayan perempuan tersebut dengan tatapan yang terus memperhatikan wajah Fang ling.
Fang ling membuat sebuah teratai api dan es dari kedua elemen nya dan memberikan benda itu kepada pelayan di hadapannya,"Aku ingin menginap dan makan di sini,"
"Tu-Tuan apa ini ? jika kau tidak memiliki uang sebaiknya kau keluar,"Suara pelayan itu sedikit membesar seolah sengaja untuk mempermalukan Fang ling di hadapan semua orang.
Semua orang yang berada di lantai dasar Beralih menatap Fang ling dengan tatapan merendahkan, bahakan tidak sedikit dari mereka yang tertawa.
__ADS_1
Shun Jing hanya memeluk kuat tangan Fang ling dan berkata setengah berbisik,"Fang ling ke-kenapa kau tidak mengatakan jika kau tidak memiliki uang. aku bisa membayarnya jika kau mau,"
Melihat keadaan yang seharusnya membuat dirinya merasa malu, Fang ling hanya tertawa lembut menatap Shun Jing,"Kau tenang saja,aku tau apa yang aku lakukan,"
Di sudut ruangan dasar itu terdapat beberapa orang pria bertubuh besar dan berperawakan mengerikan, mereka tertawa tanpa henti melihat Fang ling yang begitu bodoh di matanya.
Pria berwajah penuh sayatan berkata dengan nada tinggi,"Bocah sampah, Sepertinya kau sangat miskin... bagaimana kau jual kekasih mu kepada kami dan kami akan memberikan uang kepada mu,"
Mendengar hal itu tubuh Fang ling seakan ingin begerak dengan cepat untuk menghancurkan rahang orang itu, namun dirinya tidak melakukan itu karena mempunyai cara lain.
Dari lantai atas seorang pria buncit datang dengan tergopoh-gopoh ke arah Fang ling,"ada apa ini ? kenapa kalian sangat ribut, apakah ada masalah ?!"
"Tuan pemuda ini ingin menginap di sini, namun dia hanya memberikan ini kepada ku," pelayan perempuan itu memberikan kristal yang ada di tangannya kepada pria buncit di sampingnya.
Seketika keringat bercucuran dari wajah pria buncit itu, dengan tangan gemetaran pria itu termangap-mangap melihat apa yang ada di tangannya.
"K-kristal elemen tingkat sempurna ! kau mendapatkan ini dari pemuda ini ? tanya pria buncit itu kepada pelayan di sampingnya.
"Be-benar tuan, bukankah itu hanya barang sampah yng tidak ada nilainya," kata pelayan itu.
"Kau sangat bodoh ! ini adalah kristal elemen yang terbuat dari elemen murni dan mampu membuat sebuah pedang di tingkat emas !" Kata pria buncit itu.
Semua orang yang mendengar perkataan pria buncit itu membuka mulutnya lebar-lebar, mereka tidak menyangka jika yang di buat Fang ling adalah sebuah kristal elemen yang merupakan bahan utama pembuatan pedang.
Di tengah-tengah tercengangnya semua orang, Fang ling hanya menyeringai penuh nafsu membunuh dan segera berkata kepada pria buncit,"Pelayan itu sudah membuat ku malu di depan semua orang, harap senior memberikan ke adilan atau aku yang harus turun tangan ?
__ADS_1
Ilunstrasi : perubahan bentuk suci kaisar naga
Bersambung.....