
Di dalam kamar yang di sediakan oleh keluarga su, Fang ling tertidur sangat lelap hingga membuatnya terbangun saat matahari sudah berada di puncak katulistiwa.
Dengan tergesa-gesa Fang ling memakai kembali pakaian sekte yang sempat di lepasnya, setelah selesai Fang ling bergegas berjalan keluar Kediaman Keluarga Su yang kosong.
Terlihat di depan setiap perkarangan rumah-rumah, pendekar-pendekar yang akan mengikuti tahapan seleksi sudah berbaris rapih di masing-masing halaman.
Begitu juga dengan Keluarga Shun Jing yang juga ikut dalam barisan, namun terlihat hanya Shun Jing saja yang akan mengikuti tahapan seleksi tersebut.
Luo tang yang melihat Fang ling berdiri di atas ambang pintu menyuruhnya untuk masuk ke dalam barisan keluarga Su Yulan, karena mereka tidak memiliki kediaman lagi.
Dengan perasaan malu karena semua orang terus menatap lekat dirinya, Fang'ling berdiri di depan Luo tang seperti pendekar-pendekar yang mewakili keluarga atau sektenya sendiri.
Tidak tau harus melakukan apa, Fang ling hanya tegak sambil menatap ke depan dan tidak memperdulikan tatapan mata orang-orang yang tertuju pada dirinya.
Setelah berdiri cukup lama terlihat Su Ming berjalan dari ujung jalan bersama seratus pria berpakaian berwarna hitam, masing-masing dari seratus pria itu berjalan ke perkarangan rumah dan memberikan sebuah peta.
Sudah sangat jelas jika pria berpakaian hitam itu adalah tetua dari sekte gunung tengkorak, Fang ling yang sudah mengerti apa yang akan di lakukannya hanya tersenyum lembut.
Dengan langkah tegas dan terlihat sangat elegan, Su Ming berjalan ke perkarangan rumahnya sendiri yang di mana dia akan memberikan sebuah peta kepada Fang'ling.
Su Ming memberikan peta yang di bawanya kepada Fang ling dan Yen Siulan," Dengarkan baik-baik, di dalam peta ini terdapat beberapa jalur dan sepuluh tempat berbahaya dengan jebakan yang berbeda. Semua itu akan menjadi pelatihan kalian...Kalian semua akan berkumpul kembali di puncak gunung tengkorak,"
"Jangan lengah, kalian bisa saja mati terutama kau...Kau memiliki tiga elemen, namun itu tidak akan membantumu dalam kompetensi ini. Semua elemen yang ada akan di tekan agar tidak dapat kalian gunakan,"
"Hal itu bertujuan untuk melatih kemampuan dasar kalian dalam bertahan hidup, tanpa menggunakan sedikitpun elemen. Kalian hanya bisa mengolah tenaga dalam atau Qi murni, untuk kalian gunakan dalam bertarung,"
"Ingat jangan membunuh jika tidak dalam keadaan terdesak... maksud ku, kalian hanya boleh membunuh seseorang jika orang itu berniat mencelakai kalian,"
"Kalian akan terus di awasi oleh senior-senior dan tetua sekte gunung tengkorak, Jika kalian tertangkap sedang membunuh seseorang hanya karena alasan yang tidak masuk akal...Kalian juga akan di bunuh,"
Su Ming meyudahi penjelasannya dan berjalan meninggalkan Fang Ling dan Yen Siulan, ia kembali berhenti di tengah kediaman semua orang. Begitu juga dengan seratus tetua yang ada, mereka membentuk sebuah formasi melingkar.
Di dalam formasi Su Ming membuat sebuah batu hitam berdiamater cukup besar dengan warna kehitaman, batu itu di kenal dengan sebutan penyimpan elemen.
__ADS_1
Dimana setiap elemen-elemen yang masuk kedalam batu itu, akan terjaga dan tidak akan tertukar ataupun tercampur dengan elemen yang lain.
Seorang pendekar senior yang di temui Fang Ling saat baru turun dari kapal berjalan ke arahnya,"Kau mendapatkan giliran terakhir, jadi bersabarlah,"
Fang ling hanya mengangguk sambil memperhatikan wajah senior itu cukup lekat, hingga matanya tidak sengaja melihat sesuatu yang menonjol di bagian dada pemuda itu.
"Apa itu ? bukankah dia pria dan juga dia memakai pakaian yang sama dengan yang di gunakan senior pria dari sekte gunung tengkorak..Tapi Kenapa ada yang sedikit aneh,"Batin Fang ling.
Satu persatu pendekar-pendekar yang ada mengaktifkan jubah tempurnya, mereka secara bergantian menyentuh batu yang di ciptakan Su Ming.
Secara mengejutkan batu itu memancarkan cahaya berbeda-beda saat semua pendekar menyentuh nya, bersamaan dengan jubah dan elemen yang di gunakan pendekar itu menghilang.
Cahaya itu memancarkan warna...
•Hijau : Paling rendah kemampuannya
•ungu : sedang -
•merah : kuat -
•Hitam : Di atas rata-rata puncak kemampuan di tingkat pembentukan dasar.
Cukup banyak pendekar-pendekar yang mampu mengeluarkan cahaya merah, bahkan sangat sedikit dari mereka yang memancarkan cahaya kehijauan, banyaknya dari mereka memancarkan cahaya ungu.
Hingga giliran orang yang di cari-cari Fang Ling berdiri di depan batu penyimpan, pemuda itu adalah Wang Yihan dan Yue liang.
Saat Wang Yihan menyentuh batu penyimpan,batu tersebut bergetar hebat dan memancarkan cahaya putih yang sangat terang, membuat semua orang yang melihatnya terkejut.
"Ca-cahaya putih !! siapa pendekar itu,"
"Coba kau perhatikan pakaiannya, dia berasal dari sekte bulan yang juga terbilang kuat,"
Banyak orang yang berbisik dengan pasangan masing-masing, bahkan tidak sedikit dari mereka memuji kemampuan pemuda itu dan ada juga yang mencibir.
__ADS_1
Sejauh ini hanya terdapat Seratus pendekar yang mampu memancarkan cahaya putih, semua pendekar yang sudah menyentuh batu itu berbaris menghadap beberapa pendekar yang belum menyentuh batu penyimpan.
Saat giliran Shun Jing untuk maju, ia berhasil membuat batu penyimpan mengeluarkan cahaya putih terang. Begitu juga dengan Yen Siulan yang juga mendapat cahaya putih.
Setelah cukup lama menunggu gilirannya,akhirnya Fang Ling di panggil untuk menyentuh batu penyimpan yang berposisi cukup jauh di depannya.
Dengan langkah pelan dan terasa sangat canggung Fang ling berjalan mendekati batu itu, ia lupa menggunakan jubah tempur yang seharusnya di gunakan hingga di tegur oleh senior.
"Adik, kau harus menggunakan jubah tempur mu terlebih dahulu,"Kata seorang pendekar senior dengan sopan dan tidak berniat untuk mempermalukan Fang Ling.
Semua orang tertawa dan mencaci Fang Ling dengan kata-kata kotor, tidak sedikit dari mereka menyuruh Fang ling untuk tidak mengikuti babak penyisihan jika ingin selamat.
Mendapatkan perilaku itu, tentunya Fang Ling hanya tersenyum lembut dan mengucapkan terimakasih kepada senior yang sudah mengingatkan dirinya.
Dengan tatapan dingin Fang ling menatap batu hitam di hadapannya,"Jubah kaisar naga !
Tiga cahaya Holow berbentuk lambang naga terbentuk di atas kepala Fang Ling, cahaya itu menghempas tubuhnya dan menciptakan sebuah badai es.
Semua orang mundur beberapa langkah karena merasa hawa yang amat dingin ketika tubuh mereka sedikit menyentuh badai es, Di dalam badai Fang ling melangkah keluar dengan tubuh di balut Jubah tempur.
Semua orang membuka mulutnya lebar-lebar melihat jubah tempur Fang ling yang di warnai oleh tiga elemen sekaligus, dengan pelan Fang ling menyentuh batu penyimpan di depannya.
Semua orang Kembali terkejut dan tertawa terbahak-bahak melihat batu penyimpan mengeluarkan cahaya hijau, saat Fang Ling menyentuhnya.
"Hahahah, ternyata hanya seorang sampah yang menggunakan jubah tempur yang begitu dahsyat,"
"Sungguh memalukan, Jubah tempur yang begitu hebat di miliki oleh seorang sampah yang begitu tidak berguna,"
Semua orang pendekar yang ada, mencaci dan memberikan kritikan yang begitu kasar kepada Fang Ling, membuat Su Yulan, Yen Siulan dan Shun Jing begitu ingin membunuh mereka semua.
Namun tidak bagi Su Ming, dia hanya tersenyum penuh makna melihat batu penyimpan mulai bergetar hebat,"Kalian tidak tau apa-apa mengenai kemampuan seseorang...Dunia ini terlalu kecil di mata pemuda itu, hingga kekuatan yang di milikinya tidak dapat di ukur,"
__ADS_1
Ilunstrasi : Kaisar naga kegelapan
Bersambung.....