
Hawa yang di keluarkan gadis cantik yang masih tidak sadar akan kehadiran Fang Ling terasa sangat familiar..Setelah beberapa saat Fang Ling terdiam, barulah dia tau siapa jati diri gadis itu sebenarnya.
Tetapi Fang Ling memilih untuk menunggu gadis itu sendiri yang mengatakannya.. Jika ia secara blak-blakan mengatakan identitas gadis itu maka akan terkesan aneh.. Apalagi kali ini adalah pertama kalinya Fang Ling bertemu dengan gadis itu.
Agata kesan pertemuan pertama ini tidak terlihat aneh..Fang Ling memilih untuk tidak nampak tertarik dengan gadis itu, tetapi ia juga secara diam-diam menghisap energi aneh yang memenuhi ruangan tempat ia sekarang.
"Ini adalah energi Langit Dewa..Puncak esensi terbaik dari golongan energi, bahkan mengalahkan esensi dari energi alam."Gumam Fang Ling di dalam hatinya..Ia juga mulai dapat menebak siapa gadis itu sebenarnya.
Esensi energi langit dewa dan esensi energi alam sangat berbeda.. Esensi langit dewa hanya dapat di temui di empat alam atau di dunia surgawi, memiliki energi kehidupan yang sangat besar bahkan energi alam bukan apa-apa baginya.
Di kehidupan pertama Fang Ling sering memberi nama kepada beberapa esensi energi, tetapi esensi langit dewalah yang sangat mudah di temukan... Terdapat beberapa esensi energi lain, tetapi untuk menemukan esensi energi bukanlah perkara yang mudah.
•Esensi alam
•Esensi langit dewa
•Esensi domain
•Esensi suci (Mitos)
Sejauh ini hanya empat esensi energi yang Fang Ling temukan.. Keempat esensi ini memiliki tingkat kekuatan yang berbeda-beda, esensi energi domain lebih kuat dari esensi langit dewa karena mampu menghasilkan tenaga dalam jumlah besar dengan sangat cepat.
Di antara empat esensi ini, Fang Ling hanya pernah menghisap esensi Suci satu kali seumur hidupnya..Hanya dalam beberapa tahun melakukan latihan tertutup dengan menghisap esensi Suci, ia bisa di katakan seorang dewa.
Tempat dimana Fang Ling menghisap esensi Suci berada di Pondasi Ark..Tempat tersembunyi yang berada di luar kawasan salah satu alam, untuk mempelajarinya lebih jauh ia harus pergi ke tempat itu.
Menurut Fang Ling, menemukan esensi langit dewa adalah sebuah keberuntungan setahun sekali bagi dirinya.. Karena hanya dengan menghisap esensi langit dewa di tingkatannya sekarang, Fang Ling dapat merasakan tubuhnya di penuhi dengan kekuatan murni.
Tetapi tidak berselang lama, tiba-tiba energi esensi langit dewa menghilang..Fang Ling menatap ke arah gadis yang di panggil dengan sebutan bunga Viloit, gadis itu ternyata sudah sadar dengan kedatangannya.
"Apa dia sadar jika aku sudah menghisap esensi energi miliknya secara diam-diam..? Atau hanya perasaan ku saja."Gumam Fang Ling di dalam hatinya.. Tatapan Fang Ling dan gadis Viloit tidak sengaja bertemu, beberapa saat terdiam keduanya langsung tersenyum begitu juga dengan Fang Ling.
__ADS_1
Sadar jika kedua orng itu mulai tertarik dengan satu sama lain, pemilik Paviliun itu tersenyum kecil sebelum menepuk pundak Fang Ling dan berkata jika dia akan kembali ke lantai dasar.
Fang Ling hanya mengangguk menanggapi perkataan pemilik Paviliun.. kemudian wanita buncit itu berjalan meninggalkan Fang Ling di tempat itu bersama dengan gadis Viloit yang masih duduk di bawah pohon persiknya.
Jujur saja, kepergian pemilik Vapiliun beberapa menit lalu membuat Fang'Ling merasa sangat canggung..Ia tidak tau harus mulai dari mana karena tidak mungkin baginya langsung menanyakan sesuatu kepada orang yang baru di kenalnya.
Saat melihat Fang Ling masih berdiri kikuk beberapa meter di depan..Wanita yang di kenal dengan sebutan bunga Viloit, nampak tertawa kecil kemudian dia menatap wajah Fang Ling.
Harus ia akui sangat sulit untuk membuang muka begitu sudah menatap wajah Fang Ling..Bahkan ia sendiri tidak tahan untuk tidak terus menatapnya, tetapi ia juga harus menjaga sikap agar tetap terlihat elegan.
"Apa yang kau lakukan dengan berdiri di sana sepanjang waktu..? Kemari-lah, bukankah sang kaisar naga ingin menanyakan sesuatu kepadaku."
Seketika jantung Fang Ling berdetak kencang, matanya menjadi ganas..Ia menatap wanita di depan, lalu menyeringai memperlihatkan dua taring yang lumayan panjang di sudut bibirnya.
"Lalu apa yang di lakukan kaum elf bulan di sini..? Apa sayap mu sudah patah sehingga berada di sini..?? Atau kau datang berniat menyelamatkan temanmu."
Bangsa elf itu berdiri, kemudian dia berjalan pelan ke arah Fang Ling.
"Kaisar naga memang sangat kasar..Tapi memang benar yang sudah kau katakan barusan..begini saja..aku akan membuat perjanjian, aku akan memberikan semua informasi yang kau pinta..
"Sementara kaisar naga membantuku untuk menyelamatkan kaum ku yang di tangkap.. Bagaimana, apa kaisar naga mau..?"Gadis itu meliuk-liuk di samping dan belakang Fang Ling, iapun tidak jarak menggoda Fang Ling dengan meniup telinga Fang Ling saat sedang berbicara.
Fang Ling berpikir sejenak, pilihan ini memang sangat mengiurkan mengingat ia dapat menyelamatkan Lang Ming dalam waktu singkat..Tetapi menyelamatkan kaum elf yang di tangkap akan sedikit sulit.. Karena kemungkinan elf itu sudah di jual atau berpindah tangan.
"Bagaimana..? Apa kaisar naga yang agung mau membantuku, atau masih ingin merasakan tubuhku sebagai bayarannya..??"Gadis elf itu menunjukan sedikit dadanya, tetapi Fang Ling nampak tidak tertarik.
"Kenapa aku harus menikmati tubuhmu..? Lihatlah bagaimana mana yang bisa aku nikmati, semua bagian tubuhmu rata seperti papan."
Spontan saja saat Fang Ling secara blak-blakan mengkritik tubuh gadis elf itu yang nampak sangat rata, membuat gadis itu sangat kesal hingga mengepal tangannya dengan kuat.
"Jika tidak tertarik tinggal katakan saja..kau tidak perlu mengkritiknya, memangnya kau ada hak apa mengatakan tubuhku rata."
__ADS_1
Fang Ling mengupil,"Semua orang akan menjauhi mu..Bahkan hanya dengan bermodalkan wajah yang cantik, kau tidak akan menjadi gadis kesayangan dengan tubuh seperti itu."
"Kau.."Perkataan gadis elf tertahan, ia mengepal tangannya."Huuu... Sudahlah tidak ada gunanya kita bertengkar, bagaimana.. apa kaisar naga sudah memikirkannya..?"
"Jujur saja aku tidak yakin..Mungkin temanmu sekarang sudah menjadi budak seseorang..Dan lagi kita tidak tau siapa orang yang membeli temanmu, tidak mungkin kita memeriksa satu persatu manusia di benua ini.."
Mendengar perkataan Fang Ling yang masuk akal bahkan kemungkinan memang benar adanya..Gadis elf itu nampak sangat sedih, ia langsung terduduk lemas di lantai.
"Kumohon bantu aku..Akan ku berikan apapun yang kau mau, ini semua salahku..Jika saja hari itu aku tidak mengajak dia ke dunia ini mungkin kejadian ini tidak akan terjadi."Gadis itu menangis tersedu-sedu, sementara Fang Ling yang tidak tau harus berbuat apa hanya terdiam.
Tetapi setelah di pikir-pikir Fang Ling dapat membantunya, tetapi akan lama karena ia harus menyusuri setiap petunjuk yang berkaitan dengan teman dari elf yang menangis di bawahnya.
Memang benar jika lelang hitam akan menjual elf tersebut..Tetapi Fang'Ling tidak percaya karena mengingat kecantikan bangsa elf sangat tinggi, orang-orang akan berlomba-lomba membelinya bahkan sebelum lelang itu di selenggarakan.
Tetapi menyusuri jejak bukanlah hal yang tidak mungkin di lakukan, apalagi elf ini sudah berjanji memberikan apa yang Fang Ling inginkan.
Setelah memutuskan untuk membantu elf itu, Fang Ling berjongkok dan mengusap air mata yang membasahi gadis itu dengan lembut.
"Aku akan membantumu, tetapi bantuan ku tidaklah gratis..ada harga mahal yang harus kau bayar, apa kau bersedia..?"Kata Fang Ling dengan nada lembut agar tidak menakuti gadis di hadapannya.
"Selama temanku bisa di selamatkan, apapun yang kaisar naga mau akan kuberikan.."Kata gadis itu, dia menatap Fang Ling dengan mata berkaca-kaca seolah sangat berharap dengan bantuan Fang Ling ia dapat kembali bertemu dengan temannya.
"Jangan asal memanggilku dengan sebutan kaisar naga..Aku memiliki nama lain, panggil saja kakak atau apapun, kecuali kaisar naga."Ujar Fang Ling.
"Baiklah bawahanku, ayo kita selamatkan temanku saat ini juga."Elf itu nampak kembali bersemangat..
Bahkan ia melompat-lompat kegirangan.
"Jangan seenaknya menyimpulkan, aku bukan bawahanmu atau bawahan siapapun..Dan juga jangan terlalu senang, kita masih belum menyepakati harga yang harus kau bayar."
Seketika raut wajah gadis elf yang awalnya sangat bersemangat langsung menghilang, ia merasakan sesuatu yang tidak enak berkaitan dengan permintaan Fang Ling.
__ADS_1
"Apa..?! Tidak mungkin kau meminta hal seperti itu..."
Bersambung...