Legenda Pendekar Pedang

Legenda Pendekar Pedang
Satu jiwa terjebak ilusi


__ADS_3

Note : Budayakan like sebelum baca


Medusah tersenyum menyeringai, ia hendak menusuk kembali jantung Fang Ling entah untuk keberapa kalinya..Yang pasti, Fang Ling sudah kehilangan kesadaran, namun saat medusah akan kembali menusuk jantung Fang'Ling..Sesuatu yang mengejutkan terjadi kepadanya.


Bammm...!!!


Sebuah pukulan kuat mendarat di wajah Medusah, wajahnya yang bersisik itu hancur dengan keadaan tubuh tergeletak di atas tanah setelah melesat jauh akibat pukulan Fang Ling.


Uap asap putih mengebul di wajah Medudah, perlahan wajahnya yang terluka parah kembali meregenerasi..Hingga saat ia sudah pulih secara total, Medusah melihat sesuatu yang sangat mengerikan.


Beberapa meter di depan, Fang Ling sudah kembali bangkit berdiri dengan keadaan tidak sadar serta luka tusukan di jantungnya yang terus mengeluarkan darah..Bahkan warna matanya berubah menjadi putih, seperti seseorang yang sudah mati.


"Apa-apaan orang itu..?! Dia sudah kehilangan kesadaran, bahkan hampir mati..Tapi kenapa ia masih bisa berdiri bahkan menyerang ku dengan kekuatan yang tidak main-main."


Keadaan saat ini benar-benar membuat medusah kebingungan, kebanyakan orang akan langsung mati begitu tubuh adiknya sudah di bunuh..Tetapi tubuh Fang Ling yang berada di alam ilusi masih hidup, bahkan dengan lua parah sekalipun, hingga akhirnya Medusah dapat menyimpulkan sesuatu.


'Sepertinya ada yang mengacau, apa yang terjadi di luar sana.. Sampai-sampai orang ini dapat kembali hidup..?'


Medusah hendak keluar dari alam ilusi untuk melihat keadaan di luar, tetapi Fang Ling yang tidak sadar langsung bergerak cepat ke arah Medusah dan menyerangnya menggunakan dua ratai nebula dari elemen es dan api.


Di kehidupan ini terdapat dua jenis manusia, satu memiliki kecerdasan tinggi, sementara satunya memiliki kemampuan tinggi..Fang Ling memiliki kedua kemampuan itu, sehingga ia dapat mengaktifkan naluri petarungnya dalam kondisi tidak sadar.


Tidak ada efek samping dalam kemampuan tersebut, karena hal ini berjalan secara alami.. Seseorang yang terlalu lelah dengan kehidupan seperti Fang Ling akan menjadi seperti binatang buas saat rantai yang mengekang kebebasan dirinya lepas.


Sehingga secara refleks sistem saraf di otaknya, memaksakan tubuh Fang Ling untuk bergerak sesuai dengan arahan amarahnya..Sehingga dapat di lihat kali ini, jika Fang Ling benar-benar seperti hewan buas yang haus akan darah.


Serangan dan kecepatan Fang Ling secara drastis meningkat, hingga membuat medusah tidak ada kesempatan untuk menyerang..Bahkan sedari tadi, ia hanya dapat menghindari serangan Fang Ling yang berdaya hancur besar.


"Orang ini..! Sangat berbahaya, aku harus pergi, jika tidak.."Medusah hendak terbang ke atas langit berniat untuk melarikan diri, tetapi begitu akan keluar sesuatu mengikat kakinya.


"Arghhh

__ADS_1


Medusah merasakan sakit yang luar biasa begitu kedua rantai Fang Ling mengikat kakinya..Sekuat tenaga Medusah terbang ke atas langit karena tempat itu adalah jalan keluarnya, tetapi lagi-lagi Fang Ling tidak membiarkan dirinya dapat lolos.


Di atas tanah Fang Ling perlahan menarik rantai yang mengikat kaki medusah, hingga membuat siluman itu ketakutan setengah mati tatkala tubuhnya perlahan kembali ke bawah.


"Lepaskan aku, sialan..!!"


Medusah di kenal sangat dingin, nyaris tidak takut akan apapun bahkan kematian sekalipun..Tetapi di hadapan Fang Ling, pria itu seperti melihat sesosok iblis kejam yang tidak pernah melepaskan mangsanya.


Dengan kuat Fang Ling menyentak rantai nebula hingga membuat medusah terpental dan menabrak tanah..Hanya dalam seperkian detik, Fang Ling berada di samping medusah yang terkapar.


Fang Ling melapisi telapak tangannya dengan tenaga dalam, hingga telapak tangannya di selimuti cahaya kehijauan.. Sementara medusah nampak sangat ketakutan, ia merasa sudah tidak lagi bisa bergerak dan hanya dapat pasrah, begitu tangan Fang Ling perlahan-lahan menebus dadanya.


"Hei-hei, apa yang kau lakukan.. Hentikan..!"


Medusah mencoba memberontak, tetapi sudah terlambat..Fang Ling menarik keluar jantung medusah hingga membuat pria itu mati seketika.


".....


Fang Ling yang berada dalam kondisi tidak sadar, namun masih memiliki kecerdasan tinggi nampak memperhatikan jantung di tangannya.. Lalu tanpa alasan yang jelas, ia menggenggam jantung itu hingga hancur.


Sadar ada yang janggal, Fang Ling yang tengah bertarung bersama dengan Fixie melawan medusah tidak sengaja menatap ke arah dirinya sendiri yang tengah tidak sadarkan diri.


"Akhirnya jiwa itu kembali, sial..Jika saja saat baru pingsan aku sadar jika dari awal aku sudah masuk ke dalam ilusi, maka tidak akan ada kejadian seperti ini..Hei kau, apa yang tunggu..? Kemari-lah..!!"Fang Ling meneriaki dirinya sendiri yang berasal dari dunia ilusi, sementara bayangan jiwa itu masing kebingungan.


Lalu ia mencoba meningkat sesuatu.. Beberapa jam yang lalu dirinya masih bersama Yonkai, saat Yongkai akan mati.. Dirinya menyelamatkan Yongkai dengan memberikan darah kaisar naga, saat sadar jika kota yang di katakan Han Dong terlihat semakin jauh, saat itulah sebenarnya dia sudah masuk ke dalam ilusi yang di ciptakan medusah.


Lalu jiwa itupun kembali ingat jika tubuh yang digunakannya adalah milik Fang Ling..Karnaitulah ia kehilangan kesadaran.. Sebab tubuh aslinya yang pingsan karena kehausan sudah kembali sadar karena sesuatu.


Sehingga dua kesadaran yang awal mulanya adalah satu orang yang sama, berubah ketika ilusi medusah menyerang..Satu kesadaran tidak bisa di bagi dengan dua tubuh, karena itulah salah satu dari mereka harus bertarung dengan keadaan tidak sadarkan diri.


"Aku mengerti..!! Tatake !!

__ADS_1


Jiwa Fang Ling yang tidak sadarkan diri melesat dan masuk ke dalam tubuh aslinya..Seketika jiwanya yang kembali utuh membangkitkan kembali kemampuan regenerasinya, secara mengejutkan semua luka mereka menghilang.


"Haaa.. Akhirnya, inilah yang ku tunggu,"Fang Ling menghela nafas panjang.. Kemudian dia menatap ke arah Medusah asli yang ternyata berujud manusia setengah ular berwarna hitam.


Bagian atas tubuh medusah berbentuk manusia normal pada umumnya, tetapi bagian bawah tubuhnya berbentuk seperti ular berwarna hitam.


Fixie sempat terkejut saat tidak sengaja melihat Fang Ling memiliki dua tubuh."Eh..? apa yang sebenarnya terjadi di sini..?"


"Keadaan ini memang sedikit membingungkan, aku janji akan menjelaskannya setelah pertarungan ini selesai..Tetapi sebelum itu.."


Fang Ling menatap ke arah Medusa yang nampak bersiap menyerang dengan kuku jarinya yang sangat panjang, pria itu berdiri beberapa meter di depan.. Tubuhnya masih dalam kondisi prima tanpa luka sedikitpun, hal itu karena dia akan menjadi jauh lebih kuat jika berada di dalam ilusi.


Tetapi hal itu tidak bertahan lama, Fang Ling menciptakan sebilah pedang lalu menebas udara kosong..Seketika ilusi Medusah perlahan menghilang, tempat yang awalnya padang pasir berubah menjadi perkotaan.


Perkotaan ini nampak sangat tidak terawat, bangunan-bangunan di tempat itu telah sebagai hancur bahkan ada yang di timbun oleh pasir tebal.


'Berarti sejak awal, aku dan Yongkai sudah sampai di kota yang di maksud Han Dong..Tetapi kepar4t itu membuat ilusi yang seolah-olah membuat perjalanan kami masih terlampau jauh, alhasil perjalanan sia-sia itu menghabiskan sebagai besar tenaga kami.'Batin Fang'Ling, ia menatap ke arah mayat Yongkai yang tergeletak tidak terlalu jauh dari tempatnya.


Medusah tertawa terbahak-bahak, dia begitu kagum dengan Fang Ling sebab hanya pria itulah yang mampu mematahkan ilusi buatannya..Hanya dengan satu tebasan pedang.


"Kau sungguh sangat hebat, bahkan aku mengakuinya..Tetapi jangan senang dulu, nasib kalian berdua akan sama seperti kadal itu."Medusah tersenyum menyeringai ke arah Fang Ling.


"Yongkai..."Fang Ling menundukkan kepalanya, meskipun baru beberapa jam yang lalu dirinya mengenal Yongkai..Tetapi perasaan keduanya sudah benar-benar akrab, sehingga kematian Yongkai kali ini membuat amarah Fang Ling meluap.


"Xie'Xie, sebaiknya kau mundur.."Ujar Fang Ling sambil menundukkan kepala. Saat akan menanyakan alasan mengapa Fang Ling menyuruhnya mundur.. Perkataan Xie'Xie tersangkut di tenggorokan, begitu energi dahsyat meledak dari dalam tubuh Fang Ling.


"Teknik tersembunyi..Sayatan rasi bintang..!!


Mampir juga di novel temanku yang berjudul :


•Pendekar rajawali

__ADS_1


•Legenda dewa naga


Bersambung...


__ADS_2