Legenda Pendekar Pedang

Legenda Pendekar Pedang
Siluman laba-laba II


__ADS_3

Saat laba-laba itu akan menerkam dirinya, Fang Ling langsung saja menusuk Tombaknya ke mulut siluman itu dan dengan cepat melompat ke salah satu pohon untuk memperhatikan keadaan.


Dengan cepat tombak yang berada di mulut siluman itu hancur berkeping-keping, bahkan tidak mampu menggores atau melukai tubuh siluman laba-laba yang berusia seribu tahun itu.


Dari dahan pohon Fang Ling memperhatikan siluman laba-laba di bawahnya sambil memikirkan bagaimana cara mengalahkan siluman itu, yang bahkan tidak terluka sedikitpun saat memakan tombak tingkat normal.


"Sudah ku duga, jika senjata seperti ini tidak akan mempan melawannya, paling tidak aku harus memiliki satu saja senjata elemen...."Pikir Fang Ling sambil melirik Xian Guo yang berada di pohon yang sama dengan dirinya.


Terlihat pemuda itu sangatlah terkejut melihat siluman laba-laba yang berada di bawah, bahkan dirinya tidak menyangka jika ada siluman ribuan tahun yang tinggal di hutan sekte gunung tengkorak.


"Nah, apa yang akan kita lakukan...aku bisa melukai siluman itu jika kau meminjamkan satu pedang elemen,"Kata Fang Ling mencoba untuk meyakinkan Xian Guo di sampingnya.


"Tapi itu melanggar aturan,"Ucap Xian Guo sambil terus memperhatikan siluman laba-laba yang mulai bergerak ke arah mereka.


"Aturan tidak akan berlaku jika kau di hadapankan dengan pertarungan hidup atau mati... pilihlah kau ingin mati di sini ?! Kata Fang Ling tegas.


Braaaaak


Getaran hebat langsung saja di rasakan Fang Ling dan Xian Guo, saat siluman laba-laba menabrakkan tubuhnya ke pohon yang di gunakan mereka untuk berkonsultasi.


Saat pohon yang di gunakannya mulai ambruk, Fang Ling dan Xian Guo melompat ke pepohonan yang berbeda untuk mengelabuhi siluman itu dan memikirkan bagaimana cara mengalahkannya.


"apa boleh buat, Sepertinya aku harus mencoba menyerang nya,"


Sebelum Siluman itu menyadari kehadirannya, Fang Ling turun dari pohon dan berjalan memutar untuk menyerang bagian belakang siluman tersebut.


Setelah tepat berada di belakangnya, Fang Ling mengeluarkan dua pedang yang di siapkan untuk menyerang siluman laba-laba yang terlihat masih belum menyadari keberadaannya.


Setelah mengambil nafas beberapa-kali, Fang Ling berlari dengan cepat dan merosot dari bagian perut siluman laba-laba dengan menyerang salah satu kakinya menggunakan kedua pedang yang sudah di siapkan dari awal.

__ADS_1


Praakk


Seketika kedua pedang Fang Ling patah saat mencoba memotong kaki siluman tersebut, terlihat jika kaki yang di serang olehnya tidak tergores sama sekali.


Siluman laba-laba yang merasa ada sesuatu di bawahnya, langsung saja mengentak semua kakinya. Membuat Xian Guo yang melihat Fang Ling sedang terjebak di antara kaki siluman tersebut, langsung bergerak cepat untuk membantunya.


Saat salah satu kaki siluman itu hendak menghantam wajahnya, Fang Ling hanya dapat menutupi wajahnya dengan pergelangan tangan, sebelum Xian Guo datang dan membawanya kembali ke atas pohon yang berada tepat di depan siluman laba-laba.


"Seperti yang aku katakan, senjata itu tidak mempan untuk melawannya...Semua pilihan ada di tangan mu Xian Guo,"Fang Ling menatap Xian Guo di sampingnya dengan wajah yang mencoba untuk meyakinkannya.


Di saat Xian Guo mulai membuka mulutnya untuk berbicara dari arah bawah, siluman laba-laba menyemprotkan sebuah cairan hijau dari mulutnya yang hendak mengenai tubuh Fang Ling.


Dengan cepat Xian Guo mendorong Fang Ling hingga membuatnya terjatuh dari pohon, namun di bagian kaki kanannya terkena cairan hijau yang membuatnya seketika ikut terjatuh.


Merasa sangat panik, Fang Ling meraih tubuh Xian Guo dan melompat ke dahan pohon untuk menghindar dari serangan lanjutan siluman laba-laba yang terlihat semakin marah.


"Maafkan aku...aku akan meminjam elemen mu sebentar,"Fang Ling menggores kedua telapak tangannya dan meletakkan darah keemasan itu ke kepalanya, sekaligus memasukan setetes darah yang sama ke dalam mulut Xian'Guo.


Dengan cepat sebelum Xian Guo kehilangan kesadarannya, Fang Ling menempelkan kedua telapak tangannya ke dada Xian Guo.


"Shingki fujin, pengikat jiwa !


Lambang tiga naga di tubuh Fang Ling bersinar terang dan kembali menghilang, saat dirinya berhasil mengambil elemen Xian Guo yang berupa elemen air.


Tubuh Fang Ling di penuhi dengan energi yang sangat kuat dan memancarkan cahaya kebiruan, yang mulai redup saat Fang Ling berjalan ke arah siluman laba-laba dengan tubuh yang sudah di balut dengan jubah tempur.


"Pengendalian elemen tingkat sempurna, tombak naga," Fang Ling menciptakan sebuah tombak dari elemen air dan menghilang dari tempatnya berdiri.


Dengan kewaspadaan yang memuncak Siluman laba-laba mengeluarkan duri tajam dari seluruh tubuhnya, untuk menahan serangan yang mungkin akan mengenai dirinya.

__ADS_1


Selayaknya sebuah siluet kebiruan, Fang Ling melesat dari atas langit dengan seekor naga yang keluar dari ujung tombaknya.


Fang Ling memfokuskan ujung tombaknya pada bagian punggung siluman laba-laba, yang memiliki pertahanan paling rendah ketimbang bagian lain tubuhnya.


Namun saat tombak Fang Ling akan mengenai tubuhnya, Siluman laba-laba langsung saja melompat dengan menggunakan keenam kalinya yang kuat.


Alhasil serangan Fang Ling hanya mengenai tanah kosong hingga menciptakan sebuah kawah besar saat tombaknya menghantam tanah, yang di mana serangan itu akan langsung membuat siluman laba-laba terluka parah jika terkena.


Tidak mau banyak basa-basi, Fang Ling bergerak cepat dengan tubuh yang tiba-tiba menghilang dan kembali muncul dari segala arah.


Merasa kebingungan untuk menyerang Fang Ling, Siluman laba-laba menembakkan jaring putih ke seluruh penjuru arah, hingga satu jaring racun hendak mengenai tubuh Xian Guo yang berada di atas dahan pohon.


Dengan mata tertutup, karena efek dari elemen air yang membuat seluruh tubuhnya menjadi setenang aliran air, Fang Ling bergerak cepat untuk menyelematkan Xian Guo.


Fang Ling melakukan gerakan vertikal dan menebas jaring racun yang hampir mengenai tubuh Xian Guo, tidak berhenti di situ. Fang Ling kembali menghilang dan muncul di atas siluman laba-laba dengan melakukan tebasan kuat yang terfokus ke bagian perutnya.


Serangan Fang Ling berhasil menggores sedikit bagian perut siluman laba-laba hingga mengeluarkan cairan hitam kental, dimanamembuat Siluman itu semakin marah dan menyerang Fang Ling dengan menggunakan kakinya.


Walaupun sempat memiringkan tombaknya untuk menahan serangan Siluman itu, Fang Ling tetap terpental dan merobohkan beberapa pohon hingga dirinya menghantam batu besar, yang membuatnya mengeluarkan darah dari mulutnya.


"elemen ini sangat lemah, bagaiman cara menggunakannya ?! ucap Fang Ling sambil memegangi dadanya yang terasa remuk.


Dengan tubuh yang sudah bergetar hebat, Fang Ling hanya dapat bersender melihat siluman laba-laba mulai berjalan mendekati dirinya dengan mata merah menyala terang.


"Jangan kau gunakan dengan gerakan kasar !! ikuti alurnya dan rasakan arus yang menuntun mu !!



Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2