Legenda Pendekar Pedang

Legenda Pendekar Pedang
Keadaan Lang Ming


__ADS_3

Fang Ling memandang rendah Zhang Qing yang memeluk kakinya,"Orang lemah seperti mu apa yang bisa kau berikan kepadaku ?


"Apa saja yang kau inginkan,tuan, akan kuberikan segalanya."Zhang Qing berkata dengan nada menjilat semata-mata meminta pengampunan dari Fang Ling.


"Artefak itu, aku menginginkannya"


Zhang Qing terkejut,"Maaf ?


"Sudah kubilang aku menginginkan artefak yang kau gunakan itu, apa permintaan ku terlalu sulit ??"Fang Ling mengangkat sebelah alisnya.


"Tentu tidak tuan, hanya saja..."Zhang Qing nampak ragu, di satu sisi artefak yang di gunakannya adalah harta turun temurun dari generasi keluarganya dan di sisi lain nyawanya tengah terancam.


"Seharusnya pria tua sepertimu tau harus melakukan apa, lalu kau mau memilih yang mana ? Mati atau hidup dengan menyerahkan artefak itu kepada ku,"


"Akan ku berikan, akan aku berikan artefak ini kepada tuan...Tapi kau harus menepati janjimu untuk memberikan ku hidup setelah ini,"


"Tentu saja, apa aku terlihat seperti seorang pembohong di matamu ?"Fang Ling tersenyum licik di balik topengnya.


Dalam diam Zhang Qing mulai melepaskan artefak yang tidak terlihat melekat di bagian tengah tubuhnya, dia sekali-kali memperhatikan Fang'Ling sambil berdecak kesal mengutuk perbuatan pemuda itu.


"Setelah ku berikan artefak ini kepadanya, aku akan mendapatkannya kembali setelah mengadu kepada salah satu pemimpin pilar aliran hitam."Gumam Zhang Qing di dalam hatinya.


Setelah artefak kuno itu berhasil di lepaskan, gelombang energi dahsyat dapat Fang Ling rasakan. Di langsung merampas artefak yang berbentuk seperti pakaian tipis berwarna indah seperti bintang yang berkelap-kelip di gelapnya malam.


Namun di bagian dada kiri artefak itu terdapat retakan akibat pukulan bruntun yang Fang Ling lancarkan sebelumnya, tapi setidaknya kerusakan itu tidak terlalu parah dan mungkin saja masih bisa di perbaiki oleh penempah di empat alam atau dunia surgawi.


Artefak ini sendiri bertingkat kuno dan susah di temukan, namun masih ada yang lebih tinggi dari tingkatan ini yaitu artefak tingkat surgawi. Keberadaan artefak di tingkat surgawi sangatlah susah di temukan dan nyaris jumlahnya dapat di hitung dengan jari.

__ADS_1


Setelah memberikan artefak kesayangannya kepada Fang Ling, Zhang Qing merasa sangat bersalah namun dia harus melakukan hal ini untuk membunuh Fang Ling setelah berhasil melarikan diri.


"Tuan, apa aku sudah boleh pergi ?"Zhang Qing berusaha berkata sesopan mungkin untuk tidak menyinggung Fang Ling, karena jika tidak. Dapat di pastikan jika dirinya akan mati hanya dengan satu tebasan dari pemuda itu.


Fang Ling menoleh ke arah Zhang Qing, dia memasukkan artefak di tangannya ke dalam cincin dimensi untuk digunakan nanti.


"Katakan kepadaku kemana orang-orang mu membawa temanku ?!"Fang Ling mengambil sejarit kain lambang cobra merah sebelumnya dan melempar kain itu ke wajah Zhang Qing.


Zhang Qing buru-buru mengambil kain di wajahnya dan memperhatikan kain itu dengan seksama, beberapa saat kemudian dia nampak sangat terkejut.


"Ini memang lambang sekte ku, tapi aku tidak tau siapa yang melakukannya. Dan lagi aku tidak tau apa maksud mereka melakukan ini semua, karena sebelum ini aku berada dalam pelatihan tertutup."


Fang Ling menciptakan sebilah pedang es dan mengarahkan ujung pedang itu ke leher Zhang Qing,"Katakan semua yang kau tau, jika tidak maka leher mu kupastikan akan lepas dari tempatnya,"


"Sungguh aku tidak tahu tuan... Tapi yang ku tau, kami memiliki kerjasama dengan benua ketiga dan itu adalah keluarga besar dari kerajaan yang perkerjaan keluarga ini adalah penjualan budak,"


Ternyata tebakan Fang Ling sebelumnya memang benar jika Murad sudah ikut andil dalam kejadian ini, Kemudian dia berjalan meninggalkan Zhang Qing berencana mencari Lang Ming dengan informasi penting yang telah di dapatkannya.


Buru-buru sebelum Fang Ling berubah pikiran, Zhang Qing terbang dengan cepat namun saat baru beberapa menit tertawa lepas tubuhnya sudah hancur berkeping-keping akibat benih api yang di tanam Fang Ling tanpa sepengetahuan pria sepuh berbadan kekar itu.


"Ah, aku lupa... Untuk pergi ke benua orang itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit, kurasa sekte ini memiliki harta yang banyak."Dengan santainya Fang Ling berjalan di antara tumpukan mayat dan genangan darah, seolah-olah bau amis mereka tidak menggangu Fang Ling.


Fang Ling berjalan ke arah gedung bertingkat beberapa meter di depan, gedung itu memiliki beberapa lantai dengan satu pintu di bagian bawahnya nampak seperti gudang penyimpanan.


"Semoga saja mereka memiliki harta yang bisa aku pakai."Gumam Fang Ling, kemudian dia masuk ke dalam pintu bangunan itu, setelah berada di dalam ia langsung di sambut oleh Kilauan emas yang bergelimpangan.


Tidak terhitung jumlah tumpukan emas itu yang pasti jika di dapatkan, Fang Ling bisa menjadi orang terkaya di beberapa benua. Dengan santainya Fang Ling menghisap semua emas itu masuk ke dalam cincin dimensi, setelah semuanya habis tidak tersisa barulah ia berjalan kembali keluar.

__ADS_1


Fang Ling memperhatikan keadaan di sekitar,"Wah tempat ini kacau sekali, siapa bajing4n yang tega membunuh mereka semua ?"


Merasa perkerjaannya sudah selesai di tempat ini, Fang Ling membuka sebuah portal yang akan melemparnya ke sebuah hutan di benua kedua dekat dengan kota perbatasan benua ketiga.


Dalam hitungan menit Fang Ling sampai di benua kedua, karena benua ketiga dan kedua di pisahkan oleh lautan lepas Fang Ling harus mencari dermaga untuk pergi ke benua ketiga.


Kali ini Fang Ling tidak bisa menggunakan portal untuk menuju ke benua ketiga, karena dirinya masih buta dan tidak terlalu tau mengenai tempat-tempat di benua ilegal tersebut.


Sekarang Fang Ling berada di dalam sebuah hutan, tidak jauh di depan seingatnya terdapat sebuah kota besar yang menjadi tempat istirahat bagi orang-orang yang ingin pergi atau masuk ke benua teratai perak.


Karena memiliki waktu yang tidak banyak Fang Ling langsung bergegas menuju kota di depan, jika tidak ada halangan dia berencana langsung pergi ke benua pasir mati hari ini juga.


Ujung jalan hutan mulai terlihat, serta suara hiruk-pikuk perkotaan mulai terdengar dari kejauhan. Fang Ling bergegas menuju ke kota itu, tapi sebelum itu dia kembali ke bentuk aslinya dan melepas topeng rubah yang menutupi wajahnya.


"Hah... Lega sekali, ayo kita lihat apa ada kapal yang akan menuju ke benua pasir mati. Kuharap kapal itu ada, aku tidak bisa membayangkan apa yang terjadi dengan Lang Ming."


_________________________


Sementara itu di sebuah tempat tersembunyi di benua pasir mati, Lang Ming di bawa oleh dua orang berbadan kekar memasuki sebuah gudang gelap. Terdapat ratusan sel di ruangan itu, di dalamnya juga ada orang-orang yang di penjara dan kebanyakan korban itu adalah perempuan muda.


Walaupun nyaris saja hampir mati, Lang Ming dapat bertahan hidup karena diam-diam menghisap energi dari kristal alam hadiah dari sekte naga langit saat dia berkontribusi besar dalam membantu Shin Hye.


Meski begitu Lang Ming belum dapat bertarung, tubuhnya masih belum bisa di gerakan dengan leluasa sehingga sekarang dia hanya bisa berpura-pura pingsan.


Saat Lang Ming memasuki ruangan itu, dia segera menjadi pusat perhatian orang. Kenapa tidak, orang-orang di dalam sel membutuhkan teman baru untuk di jual apalagi Lang Ming memiliki wajah tampan kegemaran Tante.


Di bawah ini potret Fang Ling membuat layangan bersama Shun Jing !!

__ADS_1



Bersambung.....


__ADS_2