
Hiruk pikuk orang-orang di luar kediaman keluarga Su mulai terdengar dan nampak begitu meriah, Fang ling mempercepat makannya untuk segera melihat seramai apa orang-orang yang ada di luar.
Sangking cepatnya Fang ling makan, sampai-sampai membuat Su Yulan yang melihatnya merasa khawatir jika dia tersedak atau sakit perut.
"Makanlah pelan-pelan, kau akan tersedak jika makan terlalu cepat,"Su Yulan menuangkan air ke gelas Fang ling dengan wajah khawatir, membuat Su Ming yang melihatnya hanya tertawa kecil.
"Sepertinya gadis kecilku sudah dewasa,"Batin Su Ming sambil sesekali tersenyum melihat Su Yulan yang begitu khawatir dengan Fang ling.
Setelah meminum air yang di tuangkan Su Yulan, Fang ling kembali memberi hormat kepada semua orang karena sudah merasa kenyang dan tidak bisa makan lagi.
"Paman aku akan pergi keluar, mungkin akan kembali larut," Fang ling meminta izin kepada Su Ming dan Su Yun untuk membawa anaknya pergi keluar, keduanya langsung saja memperbolehkan Fang ling untuk membawa Su Yulan keluar sambil tersenyum lembut.
Fang ling berjalan keluar kediaman Keluarga Su dengan di ikuti Su Yulan dan Yen Siulan di samping kanan dan kirinya, setelah berada di ambang pintu mata Fang ling berkaca-kaca.
Banyak anak kecil yang berlarian dengan menggunakan topeng dan membawa sebuah kincir angin di tangannya, mereka nampak sangat senang dengan perayaan tersebut.
Tidak hanya itu, lampu-lampu di hiasi dengan warna merah dan juga banyak pedagang-pedagang yang berjualan di gerbang merah besar di tengah kediaman semua orang.
Hari itu terlihat seperti pasar malam, namun yang membuatnya sangat berbeda dengan pasar malam yang biasa di temui orang-orang, adalah kemeriahan dan jauh lebih ramai.
Karena sudah tidak sabar, Fang ling langsung saja berjalan menuruni tangga dan menghampiri pedagang yang menjual topeng-topeng ilusi yang bisa berubah menjadi apa saja.
Saat melihat Fang ling mendekat ke barang-barang yang akan di jualnya, pria pedagang itu langsung saja mengeluarkan senyuman terbaiknya.
"Silakan tuan, kau ingin membeli sesuatu untuk kedua pasangan mu ? pedagang itu terus mempromosikan barang-barang yang di jualnya, hingga membuat Fang ling kesulitan untuk berbicara.
Pilihan Fang ling jatuh kepada topeng yang terlihat seperti iblis, ia membeli topeng yang sama untuk Su Yulan dan Shun Jing yang akan di gunakan untuk menyamar.
Secara bergantian Fang ling memakaikan topeng yang di belinya kepada Su Yulan dan Yen Siulan, kedua perempuan itu nampak sangat senang. Setelah selesai, Fang ling mengeluarkan sebuah kristal elemen dari balik jubahnya.
"Tuan, aku mengambil tiga topeng ini," Fang ling memberikan kristal yang di buatnya kepada pedagang itu, hingga membuatnya hampir terkena serangan jantung.
__ADS_1
Pedangan itu berdiri dan membungkuk kepada Fang ling beberapakali sambil mengucapkan terimakasih, Saat akan kembali berjalan, Fang ling kembali berbalik dan membeli satu topeng lagi.
"Ini untuk mu,"Fang ling kembali melempar satu kristal kepada pedagang itu dan cepat-cepat berlalu pergi meninggalkan pedagang itu.
Kristal yang di berikan Fang ling jauh lebih berharga dari koin apapun, karena kristal itu adalah bahan utama pembuatan pedang yang begitu kuat dan tergantung dari kristal yang di gunakan.
Selama berjalan untuk pergi ke kediaman Shun Jing, banyak anak-anak yang berlalu lalang dan tidak hanya itu, tempat itu juga di penuhi dengan murid-murid dari berbagai sekte di benua.
Terlihat di ambang pintu tempat keluarga Shun menetap, Shun Jing sedang duduk melamun sambil memperhatikan orang-orang yang berlalu lalang di depan kediamannya.
Melihat Shun Jing sedang duduk di pintu rumahnya, Fang ling langsung menutupi wajahnya dengan topeng yang di belinya untuk memberikan kejutan pada Shun Jing.
Setelah ketiganya tepat berada di depan Perkarangan rumah Shun Jing, Fang ling berjalan mendekati nya dan mengeluarkan sesuatu dari balik pakaiannya.
"Nona, ada seseorang yang ingin menemui," Fang ling menekan suaranya agar dapat mengelabuhi Shun Jing, namun gadis itu terlihat biasa saja saat melihatnya.
"Sudahlah jangan bertingkah bodoh, kenapa kau lama sekali," Shun Jing berjalan turun dari rumahnya dan menghampiri Fang ling yang masih berdiri di hadapannya.
"Apa yang kau katakan bodoh," Wajah Shun Jing memerah, ia langsung saja merampas topeng yang di berikan Fang ling namun dia tidak bisa memakai nya.
"Shun Jing, jangan banyak bergerak aku akan membantumu," Fang ling bergerak kebelakang Shun Jing dan mengikatkan dua buah tali penyambung topeng.
Setelah selesai Fang ling sengaja membuka topeng yang di gunakan Shun Jing dan mencium bibirnya, membuat Su Yulan dan Yen Siulan geram melihatnya.
Kedua gadis itu menyeret Kerah pakaian Fang ling dan berjalan keluar kediaman keluarga Shun, dengan di ikuti Shun Jing dari belakang.
Selama perjalanan Fang ling menceritakan apa yang akan di lakukannya untuk melihat Guru luo tang bersama pasangannya kepada Shun Jing,langsung saja gadis itu mengerti dan mengangguk.
Sambil melihat-lihat sekitarnya yang di penuhi dengan orang-orang, Fang ling juga tidak lupa untuk mencari keberadaan Guru luo tang di tengah keramaian.
Dengan manja Yen Siulan menarik lengan kiri Fang ling dan menunjuk sebuah permainan menangkap ikan dengan menggunakan kertas.
__ADS_1
"Kau ingin main itu ? Baiklah ayo kita ke sana, kalian berdua juga bermainlah," Kata Fang ling kepada Ketiga teman perempuannya.
permainan itu terlihat di penuhi dengan anak-anak dan tidak sedikit juga remaja yang ikut memainkan permainan itu.
Walaupun terkesan mainan anak-anak, Fang ling merasa sangat senang melihat Shun Jing, Su Yulan dan Yen Siulan mulai akrab dengan satu sama lain.
Setelah beberapa saat bermain terlihat ketiga gadis itu mulai merasa kesal, sudah berkali-kali mereka mencoba, namun Kertas yang di gunakan sebagai saringan terus hancur.
Melihat kekesalan mereka, Fang ling berjongkok dan mengambil sebuah alat yang di gunakan untuk menyaring ikan yang ada.
Dengan hati-hati Fang ling sedikit mengeraskan kertas yang berada di ujung alat saringan itu agar tidak mudah hancur, dalam waktu singkat Fang ling sudah berhasil mengambil beberapa ikan.
Sedangkan pedagang yang mengurus permainan itu hanya terpelongo, melihat Fang ling yang begitu mudahnya mengambil ikan yang ada hingga semuanya hampir habis.
Setelah di rasa cukup, Fang ling meminta pedagang itu untuk memasukkan ikan-ikan yang di tangkapnya ke dalam tiga plastik berisi air.
"Tuan maaf sudah membuat mu kehilangan banyak ikan, ini sebagai gantinya,"Fang ling memberikan satu kristal yang di buatnya kepada pedagang itu, hingga membuatnya hampir pingsan.
Setelah semua ikan sudah di masukan ke dalam plastik, Fang ling memberikan satu kepada ketiga temannya kecuali Yen Siulan.
Yen Siulan yang bingungpun mencoba bertanya,"Kenapa aku tidak dapat ? sedangkan mereka berdua dapat,"
"Tentu saja mereka dapat, karena mereka berdua berhasil menangkap satu ikan," Jawab Fang ling mencoba untuk menjahili Yen Siulan.
Dengan kesal Yen Siulan melipat tangannya dan memajukan bibirnya dengan pandangan kesamping," Seterah kau saja,"
Melihat Yen Siulan begitu lucu saat marah, membuat Fang ling tidak tahan untuk menjahilinya terus, ia memberikan ikan kepada gadis itu.
keempatnya kembali berjalan hingga mata Fang ling tidak sengaja melihat guru luo tang sedang berjalan bersama seorang gadis cantik di sampingnya, keduanya nampak sedang membeli kincir angin.
"Guru !
__ADS_1