
Batu penyimpan itu perlahan-lahan bergetar dan mengeluarkan cahaya hitam dengan petir yang juga ikut keluar, membuat semua orang yang melihatnya terdiam dengan mulut terbuka.
Melihat batu penyimpan yang tidak lagi sanggup menahan kekuatan dan menerima kekuatan Fang ling, Su Ming bergerak cepat dan melepaskan tangan Fang Ling yang menyentuh batu tersebut.
Tangan Fang ling yang tiba-tiba saja di tarik oleh Su Ming, membuatnya sedikit terkejut dan mundur beberapa langkah hingga membuatnya terjatuh ke tanah.
Fang Ling yang terduduk di tanah menatap Su Ming dengan wajah meringis,"Ada apa paman ?? kekuatan ku masih tersisa sangat banyak, bahkan belum mencapai setengahnya,"
"Jika di lanjutkan batu itu akan hancur dan membuat semua elemen yang terkumpul di dalamnya juga ikut hancur, gunakan ini untuk menyimpan sisa kekuatan mu," Su Ming mengeluarkan batu kecil berwarna merah dari balik pakaiannya.
Fang Ling yang melihat ukuran batu itu yang tidak lebih besar dari kelereng, nampak kebingungan,"Paman, kau tidak sedang bercanda bukan ?
"Tentu saja aku serius, batu ini biasa di gunakan oleh pendekar-pendekar di tingkat pembentukan inti,"Jelas Su Ming dengan menyodorkan batu yang ada di telapak tangannya kepada Fang Ling.
Dengan ragu-ragu Fang Ling menyentuh batu itu dengan ujung telunjuk nya, hingga membuat batu kecil itu kembali bergetar dan nampak tidak sanggup menerima kekuatan Fang Ling.
Untuk kedua kalinya Fang Ling kembali menarik tangannya, dan menatap Su Ming,"Paman, masih tersisa dua elemen yang tersisa...Batu itu terlihat sudah tidak sanggup menahan lebih banyak lagi,"
Dengan wajah kebingungan Su Ming mengeluarkan satu lagi batu penyimpan berwarna biru terang, batu tersebut biasa di gunakan oleh pendekar-pendekar di tingkat pengembangan Roh.
Untuk ketiga kalinya Fang Ling menyentuh batu kecil itu dengan ujung telunjuk nya, Secara keseluruhan kekuatan Fang Ling masuk kedalam batu itu bersama dengan jubah tempurnya.
Dengan wajah yang di penuhi keringat, Su Ming menyimpan batu yang berisi semua kekuatan Fang Ling dan menyimpannya di balik pakaiannya.
"Baiklah sepertinya sudah semua... kembali ke barisan mu, kita akan mencari tim secara acak,"Ucap Su Ming.
Dengan sopan Fang Ling mengangguk dan memberi hormat kepada Su Ming, sebelum berjalan ke barisan paling belakang sesuai dengan urutannya.
__ADS_1
Semua orang yang tidak tau apa-apa dengan kemampuan Fang Ling, hanya tertawa kecil sambil berbisik-bisik dengan temannya.
Sedangkan Wang Yihan yang mengetahui kemampuan Fang Ling hanya terdiam dengan wajah pucat, dirinya tidak pernah berpikir jika ada manusia yang berada di tingkat pembentukan dasar, namun setara dengan pendekar pengembangan Roh.
"Adik Fang, siapa sebenarnya kau,"Batin Wang Yihan dengan perasaan kagum yang sangat besar terhadap Fang Ling.
Tepat dua baris di depan Fang Ling adalah Yen Siulan dan Shun Jing, mereka nampak begitu tegang karena baru pertama kali mengikuti babak yang akan membuat mereka berhak atau tidaknya untuk ikut turnamen.
Tentunya Fang Ling tau apa yang kedua gadis itu rasakan, ia hanya bersikap biasa saja karena tidak ada yang mampu mencelakai kedua gadis itu, walaupun tidak memliki elemen.
Hanya sedikit dari pendekar-pendekar yang sudah mempunyai Qi atau tenaga dalam di Lautan dantian masing-masing. Hal itu karena pengolahan tenaga dalam dan Qi yang begitu lama dan sangat sulit.
Sedangkan untuk Fang ling sendiri, dia tidak mampu mengolah Qi dan tenaga dalam dengan tulang yang begitu sangat muda di tingkat alami.
Namun dengan kemampuannya dalam bertarung yang begitu hebat, hanya sedikit yang mampu mengimbanginya bahkan dengan menggunakan Qi dan tenaga dalam.
Qi dan tenaga dalam adalah suatu pembudidaya energi alam, namun bedanya. Tenaga dalam hanya mampu membuat penggunanya menjadi kuat untuk sesaat, tergantung seberapa banyak tenaga dalam yang di miliki.
Keunggulan Qi yang begitu membantu seorang pendekar jika sudah tidak mampu mengeluarkan elemen, membuatnya di minati oleh pendekar-pendekar tingkat-tinggi.
Karena begitu asik melamun, Fang'Ling tidak sadar jika gilirannya untuk menemukan dan membentuk sebuah tim yang terdiri dari dua orang.
Merasa jengkel dengan Fang Ling yang masih belum sadar dari lamunannya, seorang pendekar mencoba memukul wajahnya.
Namun sebelum tangannya sempat menyentuh wajah Fang Ling, pergelangan tangan itu sudah patah, karena pelintiran Fang ling yang cukup kuat.
"Jangan mengira kau kuat...satu keluarga mu tidak akan sanggup melawan ku,"Dengan tatapan dingin Fang Ling menatap pemuda yang hendak memukul nya, yang kini menangis memegangi tangannya.
__ADS_1
Fang ling yang hampir kehilangan kesabarannya, karena semua pendekar yang ada begitu merendahkan dirinya. Kembali melunak saat melihat wajah Yen Siulan dan Shun Jing.
Pendekar senior yang tidak sengaja melihat kejadian itu hanya diam, karena tau jika Fang Ling sudah cukup sabar dengan cacian semua orang yang merendahkannya.
Seorang gadis dewasa menghampiri Fang Ling dan berkata,"Adik kecil... kemarikan lengan mu, aku akan melihat kualitas tulang sekaligus umur yang kau miliki,"
Merasa tidak terganggu, Fang Ling menyodorkan tangan kanannya kepada perempuan itu untuk di periksa. Seketika wajah perempuan itu di penuhi keringat setelah beberapa saat memeriksa umur tulang Fang Ling.
Luo Tang yang melihat dari kejauhan dan menyadari keterkejutan pendekar perempuan itu hanya memberikan kode, agar gadis menyimpan rahasia umur yang di miliki Fang Ling sama seperti Yen'Siulan dan Shun Jing.
Setelah selesai memeriksa tulang Fang'Ling, gadis itu berdiri dan mengambil sebuah gulungan kertas di atas meja admistrasi dan kembali berjalan ke arah Fang Ling.
"Adik kecil, di dalam gulungan ini terdapat sebuah nama seseorang yang akan menjadi satu tim dengan mu,"Setelah menjelaskan cukup rinci, gadis itu memberikan gulungan kertas itu kepada Fang Ling.
Secara pelan Fang Ling membuka gulungan kertas yang di berikan kepadanya, secara perlahan gulungan itu tulisan pada kertas itu terlihat.
"Xian Guo," gumam Fang Ling pelan.
Dari dalam barisan semua orang, Seorang pria cantik yang di temui Fang Ling saat baru turun dari kapal berjalan mendekat dan berdiri di hadapannya.
"Aku Xian Guo,"katanya dengan nada datar dan sangat singkat.
Seketika semua orang membuka mulutnya lebar-lebar, karena tidak menyangka jika teman yang di dapatkan Fang Ling adalah seorang pendekar senior.
Sama seperti yang lain, Fang Ling juga tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya. Namun pria cantik di hadapannya hanya menatap datar dirinya bahkan tidak berkedip.
Seorang pendekar berperawakan cukup tampan berjalan ke depan sambil mengangkat tangan kanannya,"Aku mempunyai keluhan, kenapa dia mendapatkan pendamping pendekar senior ?
__ADS_1
Bersambung....